Menepati janji pada pria kaya raya. Harus menebus semuanya dengan menukar salah satu putrinya untuk menikah dengan CEO Terkenal seluruh dunia no 1.
Pria yang akan menjeratnya dengan pernikahan diatas kertas, melahirkan sang pewaris, selain itu ada rencana tersirat di balik pernikahan itu. Dan pastinya yang tidak diketahui oleh si wanita, ia dijadikan istri kedua.
Maaf jika ada sedikit Typo dan cerita nya kurang berkesan atau menarik.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon utayi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 35
Alister yang melihat kala itu, langsung berlari ke arah istri nya yang tergeletak diatas lantai lalu menggendongnya ala bridal style.
"Dasar menyusahkan saja!" Umpat nya.
Ia membaringkan tubuh Nabilla di atas ranjang, ia menatap wajah istri nya yang pingsan itu dengan otak terusan berpikiran apa penyebab istri nya pingsan. Ataukah ia hanya berpura - pura, biasanya seperti itu. Tapi untuk itu ia membuktikan nya dengan mendekati wajah istri nya berinisiatif untuk menciumnya, tapi tidak ada reaksi apapun ia pun mengurungkan nya. Ia beneran pingsan rupanya.
Setelah beberapa menit menunggu.
Pak tom datang ke kamar, dengan seorang dokter yang tak lain dokter keluarga Alister . Pria itu mengerutkan keningnya menatap ke arah gadis yang terbaring di atas ranjang kamar Alister sendiri.
"Kau tidak melakukan hal yang macam - macam setelah bercerai dengan istri mu?" tanya dokter Hasan menyelidiki.
"Cepat kau periksa keadaan istriku." Jawab Alister dengan tatapan datarnya .
"Whattt?! Tunggu sebentar. istri? Maksud mu kau menikah lagi ?" pekik nya dengan terkejut .
"Jika kau sudah tahu untuk apa bertanya, kau mau ku pecat atau ku pincangkan tulang - tulangmu itu! lebih baik periksa keadaan istriku itu!" Seru Alister sangat ketus, tidak ada lembut nya sama sekali.
"Baiklah - baiklah. Kau ini suka sekali mengancamku, aku akan memeriksa nya." Ujar Dokter Hasan, mulai mengeluarkan stetoskop dan juga alat yang lain akan mengecek keadaan Nabilla.
Setelah beberapa menit.
"Bagaimana?"
"Dia tidak kenapa - kenapa semuanya normal." Ujar Dokter Hasan menatap wajah Alister yang masih menekuk dengan kesal.
"Lalu apa penyebab istri ku pingsan? Kenapa sampai sekarang belum sadar juga!" Ujar Alister semakin lama dirinya semakin darah tinggi.
"Memangnya aku ini dukun bisa tahu kenapa istri nya bisa pingsan." batin dokter Hasan ikutan merasa kesal dengan pertanyaan Alister yang sangat menyebalkan.
"Mungkin saja nyonya kaget, biasanya kan itu penyebab seseorang pingsan jika bukan ada keluhan lainnya." Jawab Dokter Hasan dengan hati - hati agar Alister tidak tambah marah lagi dan ujungnya ia yang selalu di salahkan lalu diusir.
Memang Alister menyebalkan bukan?
"Begini saja, aku akan memberikan obat penyubur untuk Nyonya ." Tawar Dokter Hasan.
"Untuk apa ?" Alister mengernyit heran.
"Kau ingin punya anak bukan? Jadi aku memberikan obat penyubur untuk Nyonya agar lebih mempercepat nyonya hamil, kau sudah melakukan nya bersama istri mu? seperti nya kau sangat mencintai nya. Aku belum pernah melihat mu seperhatian ini terhadap wanita." Tutur Dokter Hasan membuat Alister tersenyum sinis.
"Berikan saja, " Dokter Hasan pun mengiyakannya dan memberikan obatnya kepada Alister.
• •
Nabilla terbangun, ia menatap ke sekeliling nya mengingat - ingat lalu ia menyadari apa yang terjadi padanya. Ia bangkit dari tempat nya, ia buru - buru menuju lemari pakaian nya.
"Aku harus segera pergi dari sini, rumah ini sangat menyeramkan." Nabilla memasukkan semua pakaian yang dibutuhkan nya saja ke dalam kopernya.
Tidak lupa juga dengan Haircare, skincare dan body carenya. pakaian suaminya ia biarkan saja, Nabilla tidak mau tahu yang ada dalam pikiran nya sekarang hanya ingin pergi dari rumah yang sudah ia anggap sangat menyeramkan.
Seketika pandangan nya terhenti terhadap sesuatu benda diatas meja bertuliskan 'Jangan lupa diminum rutin, aku selama beberapa hari ini akan ada pekerjaan mendadak diluar kota. Jadi aku tidak sempat memberritahumu, aku juga sudah menyuruh pak Toni untuk mengantarmu jika keluar rumah, tapi awas jikalau ketemu pria aku tidak akan mengampuni jika aku pulang nanti'
tiba tiba senyuman terukir di bibir nya Nabilla sampai ia melupakan apa tujuan utamanya.
"Ahh ya hantuuu.." Pekik Nabilla mengingat kejadian kemarin.
*
Jangan lupa setelah membaca tekan tombol like ♥╣[-_-]╠♥
kok amelia nampar dinda?
mulai wkwkw
gemes aku