NovelToon NovelToon
Menjadi Permaisuri

Menjadi Permaisuri

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Romansa / Masuk ke dalam novel / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: Hasan`•

Seorang perempuan yang ahli dalam ilmu berpedang, berkuda, menembak serta lain nya dan memiliki jabatan penting di sebuah instansi militer di dunia modern tiba tiba terkejut saat terbangun dan masuk ke dalam tubuh seorang Permaisuri yang lemah.

Go Hae Ri masuk kedalam tubuh permaisuri yang lemah di dalam sebuah novel yang pernah dia baca.

Bagaimana perjalan Go Hae Ri saat menjadi permaisuri yang lemah, mampukah dia merubah dirinya sendiri saat menjadi Permaisuri dan menaklukkan musuh musuh nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasan`•, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mimpi masa kecil

Permaisuri Hanuel yang terbaring di kasur nya dan masih mengalami pingsan bermimpi tentang masa kecil nya.

Mimpi masa kecil Permaisuri Haneul

"Kaka ayo bermain dengan ku, biar kau cepat pulih" Hanuel kecil berbicara dengan nada nya yang begitu ceria mendekati seorang anak laki laki yang masih terbaring sakit di kasur nya.

"Hanuel nanti saja main nya, dia masih ke sakitan. Nanti kalau dia sudah sembuh kau boleh bermain dengan nya" Jendral Chaewon yang merupakan ayah dari Permaisuri Haneul mencoba mencegah Hanuel kecil yang ingin mengajak anak laki laki yang masih terbaring si kasur nya.

"Siapa nama mu kaka ?" Tanya Hanuel kecil sambil menatap anak laki laki tersebut.

"Hanuel sayang kaka ini sedang istirahat dan tidur dia perlu ketenangan biar cepat pulih, kalau dia sudah sadar baru Hanuel bisa bertanya dan bermain dengan nya" Ibu dari Permaisuri Haneul mencoba memberikan penjelasan yang sederhana agar Hanuel kecil dapat mengerti.

"Jadi kaka ini sedang istirahat ibu ?" Tanya Hanuel kecil kembali kepada ibu nya.

"Betul sekali sayang, sekarang kita pergi dulu ya biarkan kaka ini istirahat" Sahut ibu nya kembali dan mengajak Hanuel pergi dari kamar anak laki laki yang masih terbaring tersebut.

Selama beberapa hari anak laki laki tersebut terbaring di kasur nya dan akhir nya tersadar dengan keadaan badan yang masih banyak memar serta rasa sakit di sekujur badan nya.

"Kau sudah bangun nak !? Apa kau bisa duduk ? Kalau bisa minumlah obat mu terlebih dahulu" Ucap Jendral Chaewon yang membantu anak laki laki tersebut duduk secara perlahan dan memberikan nya obat

"Terimakasih paman" Balas anak laki laki tersebut dengan rasa sakit yang masih menggerogoti sekujur badan nya laku perlahan meminum obat yang di berikan Jenderal Chaewon.

"Siapa nama mu nak ?" Jendral Chaewon bertanya dengan perlahan sambil meletakkan mangkok obat yang sudah habis di minum oleh anak tersebut.

"Nama saya Rewook, Saya di kirim oleh orang tua saya untuk ikut dan mengabdi kepada Putra Mahkota Jin-Woo" Jawab Rewook kecil yang kembali berbaring ke kasur nya.

"Rewook nama yang bagus, sekarang kau masih terluka tinggal lah di sini sampai luka luka mu sembuh Rewook aku akan meminta kan izin untuk mu" Sahut Jendral Chaewon dengan ramah membuat suasana menjadi hangat.

"Terimakasih paman, tapi saya hanya rakyat biasa ! Saya mungkin akan susah membalas budi paman nanti" Rewook kecil menatap ke arah Jendral Chaewon dengan tatapan mata nya yang sendu.

"Tidak perlu balas budi nak, saya senang bisa merawat mu apa lagi anak perempuan yang ada di balik pintu itu dia setiap hari datang ke sini untuk menjenguk mu" Jendral Chaewon menyadari akan kehadiran Hanuel kecil yang sedari tadi berdiri di balik pintu.

"Ayahhh, mengapa ayah memberi tahu kaka ini ? Aku jadi tidak bisa mengejutkan kepada diri nya hmp" Hanuel kecil langsung keluar dari persembunyian nya dengan wajah nya yang sedikit cemberut.

Lalu Hanuel kecil langsung mendekati Rewook yang masih terbaring di kasur nya, Hanuel kecil naik ke atas kursi kecil sampai tinggi badan nya setara dengan Rewook yang sedang terbaring.

Hanuel kecil dengan polos nya menyentuh kening Rewook membuat Rewook menjadi terpesona. Hanuel kecil lalu berkata.

"Tuhan sembuhkan kaka ini agar dia bisa bermain dengan ku" Ucap Hanuel kecil yang berdo'a kepada tuhan agar menyembuhkan Rewook.

Secara berangsur angsur Rewook pun akhir nya pulih, Rewook merasa bahagia setiap hari bermain dengan Hanuel, tetapi Rewook juga merasa begitu berat meninggal kan kediaman Jendral Chaewon karena hanya di sanalah dia mendapatkan kehangatan dan kebahagiaan, tapi dia sadar akan tugas nya yang harus menjadi bawahan Putra Mahkota Jin-Woo pada saat itu.

"Paman, bibi, adik kecil terimakasih sudah merawat saya selama ini, jaga diri mu baik baik ya adik kecil" Ucap Rewook dengan ramah dan rasa berat di hati nya meninggalkan keluarga Jendral Chaewon.

"Kaka mau pergi kemana ? Kapan kesini lagi? Hanuel masih ingin bermain bersama kaka !" Hanuel kecil merasa sedih saat Rewook pergi.

Rewook hanya bisa terdiam dan tersenyum melihat Hanuel yang mulai merengek, Rewook kecil sudah tidak bisa berkata apa apa lagi saat melihat Hanuel kecil yang menangis.

"Rewook pergilah nak, Paman akan menenangkan Hanuel. Jika ada apa apa kau harus bilang dengan paman" ucap Jendral Chaewon lalu mengangkat Hanuel yang mulai menangis.

"Tidakkk kaka, kaka, kaka..." Hanuel kecil menangis begitu keras sambil meronta dan ingin turun dari pangkuan sang ayah agar bisa mengejar Rewook yang mulai hilang dari pandangan mata nya.

"Suatu hari nanti kalau aku ada kesempatan aku akan mengabdikan diri ku untuk paman, bibi, dan adik kecil" Gumam Rewook kecil dalam hati nya yang sudah mengerti tentang pengabdian di umur nya yang masih terbilang sangat muda.

Di saat mimpi masa kecil nya berlalu Permaisuri Haneul terbangun dari pingsan nya dalam keadaan menangis, tetapi entah mengapa dia lupa dengan anak laki laki yang ada di mimpi nya tersebut.

"HAH !!!" Permaisuri Hanuel terbangun dari pingsan nya dengan perasaan nya yang terkejut dan air mata nya yang mengalir.

"Apa tadi !? Siapa anak laki laki tersebut ? Mengapa aku memimpikan diri nya?" Gumam Permaisuri Haneul dalam hati nya.

"Yang Mulia" Eun-Hye yang sedari tadi khawatir akhir nya merasa lega karena Permaisuri Haneul yang sudah siuman.

Permaisuri Hanuel perlahan menengok ke arah samping kanan nya dan dia melihat ada Eun-Hye, tabib istana, dan Rewook yang sedang memasang wajah khawatir nya.

"Akhir nya Permaisuri Haneul siuman, Permaisuri Haneul anda harus memperhatikan lagi jam istirahat anda Permaisuri, anda terlalu kelelahan hingga mengalami pingsan dan demam" Ucap tabib istana kepada Permaisuri Haneul.

"Saya akan meninggalkan obat untuk anda, dan minumlah obat ini setelah makan, obat ini si minum sebanyak tiga kali sehari" Sambung tabib tersebut lalu meletakkan beberapa jenis obat di meja Permaisuri Haneul.

"Kalau begitu saya izin permisi dulu" Dengan Perlahan tabib tersebut pergi dari hadapan Permaisuri Haneul.

Dan yang tersisa hanya Eun-Hye dan juga Rewook yang berbeda di sisi Permaisuri Haneul.

"Maaf sudah menyita waktu istirahat anda Yang Mulia sampai mengakibatkan anda mengalami kelelahan, saya mohon untuk undur diri selamat beristirahat Yang Mulia" Rewook juga perlahan meninggalkan ruang Permaisuri Haneul dan hilang dari pandangan Permaisuri Haneul.

"Permaisuri istirahatlah lagi, hamba akan mengambil makanan, dan merebus kan obat untuk anda Permaisuri" Ucap Eun-Hye sembari menutupi kaki Permaisuri Haneul dengan selimut.

"Kalau begitu aku akan makan setelah aku bangun tidur nanti Eun-Hye, aku masih merasa begitu sakit kepala, kau juga istirahat lah Eun-Hye" Sahut Permaisuri Haneul lalu menutup mata nya secara perlahan.

1
sasa adzka
kali ini aku mendukung pembinor😂😂😂😂 sudah berulang kali baca.. cerita keren seh😍
sasa adzka
kakak aku mampir lagi kesekian kali loh🤭🤭
Gemma: terimakasih banyak kak yaaa, sudah dukung aku... sayang kalian, kaka kaka semua nya🫶🫶🫶
total 1 replies
Erna Masliana
karya yang bagus.. ceritanya seru singkat padat tamat
Erna Masliana
heh sudah jadian
Erna Masliana
nah kan
Erna Masliana
manfaatkan saja orang yang sedang pamer 🤣🤣🤣🤣
Erna Masliana
ayolah buat para wanita desa cuci mata 🤣
Erna Masliana
ho'oh.. jadi permaisuri bukannya bahagia malah riweuh ngurusi selir..capek deh
Erna Masliana
kerjain aja sepupu jauh mu itu 🤣
Erna Masliana
nikmati saja kebersamaan mu Reewook
Erna Masliana
apakah Reewook? terus anak yang sedang sembunyi dibalik tirai hitam siapa?
Erna Masliana
playing victim...cih
Erna Masliana
wuaaahh berarti awet muda.. skincare apa y
Erna Masliana
oh kirain dia kerjasama dg rumah Lily apa siapa tuh namanya lupa.. Reewook kamu yang tau coba ceritakan
Erna Masliana
berarti jendral yang menyembunyikan keturunan asli Kaisar terdahulu dia hanya menunggu waktu untuk mengembalikan tahta
Erna Masliana
Haneul sepupu Jin woo ..Pei juga sepupu Jin woo dari ibu suri..hadeuh
Erna Masliana
hukumannya sangat ringan harusnya di pukul juga tangan atau kakinya saja kalo memang sedang hamil
Erna Masliana
sepupu menikah
Erna Masliana
menjijikan
Erna Masliana
👍👍 Reewook
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!