Rumput liar itulah julukanku
Cacian, hinaan dan makian menjadi makanan sehari–hari Raisa
Memiliki otak yang cerdas dan wajah cantik justru membuatku menjadi sasaran bullying bagi semua orang hanya karena kondisi keluarganya yang miskin
Setelah kembali dari kematian tragisnya Raisapun bertekad untuk membalas dendam kepada semua orang yang telah menyakitinya dimasa lalu, terutama mencari dalang dibalik kematianku yang mengenaskan
Mata dibalas dengan mata, siapapun yang menyakiti dirinya dan keluarganya akan Raisa balas berkali - kali lipat
Dengan bantuan kekuatan kalung liontin biru yang dia temukan sebelum kematian menjemputnya dan kini telah menyatu dalam tubuhnya, Raisa pun mulai membalaskan dendamnya satu persatu
Dalam perjalanannya membalas dendam,Raisa banyak menemukan fakta yang mengejutkan salah satunya adalah fakta jika dia dan sang kakak adalah pewaris asli keluarga Wu yang sedari awal berusaha untuk disingkirkan.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julieta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KENYATAAN PAHIT
Raisa tampak menggeledah kamar ibunya untuk mencari sebuah kotak kayu dengan ukiran bunga diatasnya.
Sebuah barang yang sangat dijaga dengan baik oleh sang ibu namun tak satupun anaknya diperbolehkan untuk menyentuh dan melihatnya dari dekat.
“Dimana benda itu ?”, guman Raisa sambil mendesah pelan.
Sudah semua tempat didalam kamar sang ibu dia geledah namun kotak kayu dengan ukiran bunga tak juga dia dapatkan disemua tempat.
Bahkan kemampuan indera penglihatannya yang super juga tak mampu untuk mendeteksi keberadaan benda yang akan menuntunnya kearah kebenaran yang sesungguhnya.
“Apa mungkin disana ya ?”, batinnya curiga.
Raisa pun bergegas berjalan kearah gudang dan mulai memindai semua tempat seperti sinar X melalui sorot matanya.
“Itu dia !!!”, gumannya bersorak gembira.
Setelah membersihkan debu yang menempel diatas ukiran kayu Raisa pun segera membawanya masuk kedalam kamar untuk dia buka dan lihat isinya.
“Ada sandinya ternyata”, ucapnya ringan.
Setelah mengutak atik sebentar pada akhirnya panel kayu didepan kotak tersebut bergeser sehingga tutupnya bisa dia buka.
Tak ada apapun yang ada didalamnya hanya sebuah kalung bunga dengan satu buah mutiara ditengahnya dan berlian kecil yang tampak mengelilingi kelopak bunganya.
“Apa kalung ini milik ibu ?"
"Tapi, melihat bagaimana pelitnya nenek kepada ibu tak mungkin wanita tua itu memberikan barang berharga ini kepada ibu"
"Apa mungkin ini milik nenek, ibunya ayah, istri sah tuan besar Wu”, guman Raisa terkejut dengan pemikirannya.
Untuk memastikan semuanya Raisa pun berniat menyimpan kalung tersebut kedalam brankas kecil miliknya beserta kotak kayunya.
Melihat jika ukiran yang ada diatas kotak kayu tersebut tak biasa karena memiliki ukiran bunga yang rumit, Raisa yakin jika itu adalah petunjuk penting baginya dimasa depan.
Raisa mengesampingkan urusan mengenai keluarga asli sang ayah dan kebenarannya sejenak karena ada hal penting lainnya yang harus dia kerjakan sekarang.
Setelah mengambil laptop, Raisa pun segera mengotak-atik dan mulai menjalankan aksinya.
Meski system keamanan telah ditingkatkan nyatanya perusahaan milik Andreas dan Fransisco masih bisa dengan mudah Raisa bobol sehingga semua data perusahaan langsung hilang seketika.
Kali ini Raisa tak main–main lagi sehingga membuat tim IT masing–masing pihak keteteran oleh ulahnya.
“Sial !!!”
“Bagaimana hacker itu bisa menyerang lagi !!!”
“Bukankah system keamanan sudah ditingkatkan tiga kali lipat dari sebelumnya !!!”, teriak Andreas frustasi.
Bukan hanya data perusahaan saja yang hilang, namun beberapa laporan terkait proyek besarnya juga turut raib bahkan beberapa ada yang bocor dan terekspos ke publik.
Akibat insiden tersebut banyak investor mulai bergerak untuk menjual saham mereka karena merasa jika perusahaan dalam kondisi tak aman.
Beberapa arsip yang bocor kepublik membuat para investor mengetahui permasalahan ini sehingga beramai–ramai melepaskan saham yang mereka miliki hingga membuat saham perusahaan terjun bebas dengan cepat.
Kondisi yang sama juga dialami oleh perusahaan milik mertua Andreas, Fransisco.
Saham perusahaan miliknya juga mengalami penurunan secara drastis dan banyak investor yang menuntut balik uang mereka hingga membuat lelaki tua itu murka.
Jika diteruskan seperti ini maka bukan tidak mungkin perusahaan akan mengalami pailit dalam waktu singkat.
Apalagi selain banyak data yang hilang, beberapa berkas proyek bocor keluar sehingga nilai aslinya keluar yang mengakibatkan para perusahaan yang selama ini mempercayakan proyek yang ada untuk mereka tanggani meminta ganti rugi setelah melihat rekap harga yang berada dibawah kualitas harga yang telah disepakati bersama.
“Siapa yang sebenarnya mentargetkan kita hingga membuat perusahaan dalam masalah seperti ini”, ucap Fransisco berdiskusi dengan menantunya melalui sambungan telepon karena keduanya mengalami permasalahan yang sama di waktu yang sama.
Seingat keduanya tak ada orang besar yang mereka singgung hingga membuat kedua lelaki ini pun mulai berpikir keras.
“Apa ini akibat perbuatan Laura ?”, tanya Fransisco curiga setelah cucu perempuannya itu kembali membuat ulah hingga dipanggil kekantor polisi.
“Kurasa tidak karena orang yang dia singgung dilevel bawah jadi tidak mungkin bisa melakukan hal seperti ini”, jawab Andreas menyangkal.
Belum juga masalah hilangnya data perusahaan, saham yang turun dengan drastis dan bocornya data perusahaan ke public teratasi kini keluarga Andreas dibuat syok dengan beredarnya video panas Laura dengan lelaki tua dijagat maya.
Tentu saja hal itu semakin membuat Andreas dan mertuanya murka karena tak menyangka jika Laura akan melakukan hal serendah itu.
“Hapus video itu sekarang juga !!!”, perintah Andreas tajam.
Namun seberapa keras tim IT miliknya berusaha untuk menghapus video syur Laura, usaha mereka sama sekali tak membuahkan hasil dan berakhir sia-sia.
Justru yang ada penyebaran video tersebut semakin cepat karena banyak orang yang langsung membagikannya begitu mereka melihatnya.
Bukan hanya video syur Laura saja yang viral, bahkan video aksi perundungan yang dilakukan oleh gadis itu disekolahan dan diluar tiba–tiba saja muncul dan berkembang dengan cepat membuat Debora langsung pingsan karena tak kuasa menahan malu setelah banyak sahabatnya menghubunginya untuk meminta penjelasan.
Apalagi dalam aksi perundungan tersebut ternyata tak sedikit yang merupakan anak dari para kolega bisnis Andreas maupun Fransisco hingga membuat keduanya semakin ketar–ketir karena orang yang Laura singgung adalah kolega yang loyal dan rencananya akan mereka mintai bantuan supaya perusahaan tidak sampai pailit.
Laura yang melihat video viral dirinya hanya bisa menangis dalam kamarnya karena tak menyangka jika semua perbuatan buruknya akan terekspos seperti ini.
Pada saat perusahaan papa dan kakeknya sedang dalam masa sulit justru video aksi tak bermoralnya muncul membuat banyak netizen mulai menghujatnya.
“Tidak !!!"
"Aku harus menghentikan ini segera”
“Ini tidak bisa dibiarkan begini terus jika tak ingin masa depanku hancur”, gumannya ketakutan.
Laura mencoba untuk menghubungi Alfonso siapa tahu lelaki tua itu bisa membantunya.
Tapi seberapa banyak Laura mencoba menghubungi nomor Alfonso tak aktif hingga membuatnya kesal dan membanting ponsel yang ada ditangannya dengan kasar dilantai.
“Arghhh !!!”
“Sialan !!!”
“B*****t !!!”
“Kenapa semua menjadi seperti ini !!!”, umpat Laura penuh amarah.
Caterine yang menyaksikan video Laura dijagat maya hanya bisa terdiam sambil berpikir siapa orang besar dan berkuasa yang Laura singgung hingga dia dan keluarganya bernasib tragis seperti ini.
“Mulai saat ini jauhi gadis itu dan jangan pernah lagi bersinggungan dengannya jika tak ingin terkena masalah”
“Ingat, kamu harus bersikap baik sampai hari pemilihan tiba jika tidak maka mama akan segera mengirimmu keluar negeri saat ini juga”, ucap sang mama penuh ancaman.
Caterine hanya mengangguk patuh karena tanpa disuruh dia juga akan membuang Laura karena baginya gadis itu sudah tak berguna lagi.
Untungnya dalam video perundungan tersebut tak ada dirinya padahal semua ide aksi pembullyan itu berasal darinya.
Dia cukup bersyukur selama ini Laura selalu menjadi tangannya untuk menangani semua orang yang tak patuh kepadanya sehingga tangannya tetap bersih kecuali kasus mengenai Raisa dimana dia harus turun tangan sendiri menanganinya yang justru berakibat fatal dan membuatnya mendapatkan peringatan keras dari kedua orang tuanya.
Kembali lagi dikediaman Andreas. Lelaki paruh baya itu pulang dengan wajah penuh amarah dan langsung naik keatas menuju kamar Laura.
Brakkk
Pintu kamar dibuka dengan kasar membuat Laura yang baru saja bisa memejamkan mata langsung membelalakkan matanya karena terkejut.
“Setelah apa yang terjadi kamu masih bisa tidur nyenyak !!!”
“Dasar anak tak berguna !!!”, teriak Andreas penuh amarah.
Diapun segera membangunkan Laura dan langsung memukulinya dengan kasar untuk melampiaskan kekecewaan dan amarah yang telah berkobar dalam hatinya sejak tadi.
PLAKKK
PLAKKK
BUGHHH
“Ampun pa, ampun”, ucap Laura mengiba.
Andreas yang sudah gelap mata tak menghiraukan suara teriakan dan tangisan sang anak hingga pada akhirnya Laura pingsan akibat tak kuat menahan rasa sakit yang ada barulah Andreas berhenti memukulinya dan keluar kamar anaknya dengan acuh.
“Kurung dia dan jangan biarkan keluar selangkah pun dari dalam kamar”, perintah Andreas tegas.
Pelayan yang mendapatkan perintah tersebut langsung mengunci pintu kamar Laura dari luar tanpa menghiraukan gadis itu yang masih tergeletak pingsan dilantai dengan wajah dan tubuh penuh luka dan lebam akibat pukulan sang papa.
raisa msh 14 thn.. pentilnya aja bru numbuh ya ampunn
klo othor dr aqal jodohin sama alex knp di bkn umurnya sangat tuir.. 34 gilakk.. 25 aja pdhal.