NovelToon NovelToon
Sebatas Ibu Sambung

Sebatas Ibu Sambung

Status: tamat
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: samudra lee

Meninggalnya Sang Istri saat melahirkan membuat Tama Wijaya enggan membuka hati untuk wanita lain, termasuk gadis bernama Kinara Larasati, wanita yang baru saja dirinya nikahi beberapa saat yang lalu.

"Kamu hanya ibu sambung untuk kedua anakku. Jadi, jangan pernah berharap kalau aku akan menganggapmu istri. Ingatlah! Pernikahan kita hanya sebuah kesepakatan. Aku sudah membantumu melunasi semua hutang tante dan pamanmu. Sebagai gantinya kamu sudah setuju untuk menjadi ibu dari kedua anak kembarku. Jadi, jangan pernah berharap lebih dari itu!" Tama memberi peringatan keras kepada wanita yang saat ini berdiri di hadapannya.

Derai air mata yang jatuh di kedua pipi Nara-wanita itu biasa disapa, tak lantas membuat hati Tama luluh. Laki-laki itu semakin kokoh membangun dinding pembatas antara dirinya dan Nara.

Bagaimana kelanjutan rumah tangga Tama dan Nara disaat tujuan keduanya hidup berumah tangga itu berbeda? Dan mampukah Nara mengambil hati Tama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samudra lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

"Aku tidak bilang kalau aku mulai mencintai Kinara. Tapi, bagaimana pun kita sudah menikah dan hidup bersama dalam satu atap, bukankah peluang untuk mencintai itu semakin besar. Apalagi ada pepatah jawa yang mengatakan witing tresno jalaran soko kulino yang artinya cinta datang karena terbiasa," jawab Tama panjang kali lebar.

"Tapi, meskipun begitu aku tetap tidak akan membiarkan posisi Kiara digantikan oleh orang lain. Ingat, kamu sudah berjanji padaku. Kalau perlu bangun lah dinding yang kokoh di hatimu agar wanita itu tidak bisa merangsek masuk ke dalamnya!" suruh Dewi dengan tegas.

Kali ini Tama tidak menjawab. Dia sudah menbangun dinding itu sejak awal pernikahanya dengan Kinara. Namun, ia sendiri sadar kebaikan Kinara, ketulusan wanita itu dalam mencintai kedua anaknya sedikit demi sedikit mulai menghancurkan dinding itu.

"Aku dengar kalau Taki dan Maki dirawat di sini karena bekal yang istrimu buat untuk mereka. Jika dia benar menyayangi Taki dan Maki, dia tidak akan melakukan itu," tutur Dewi.

"Apa Mirna yang melaporkan hal ini pada Mama?" tebak Tama.

"Aku yang bertanya padanya, dia hanya menjawab pertanyaanku."

"Benar bahwa Taki dan Maki dirawat disini setelah memakan bekal yang dibuat oleh Kinara, tapi... aku percaya kalau dia tidak salah. Kinara adalah wanita yang baik, dia tidak akan tega melakukan hal keji itu pada mereka," terang Tama.

Dewi tersenyum kecut. "Lagi, kamu membela wanita itu. Padahal sudah jelaskan kalau bekal itu penyebab kedua cucuku masuk rumah sakit. Kamu berubah Tama. Lihat saja kalau sampai Taki dan Maki kenapa-napa lagi gara-gara istri barumu, aku tidak akan pernah memaafkanmu!" Setelah mengatakan itu, Dewi beranjak pergi dari sana.

Tama hanya menghela napas panjang menatap kepergian mantan mertuanya tersebut.

Kinara yang berdiri di balik tembok tersenyum mendengar Tama membelanya. Beberapa saat setelah Dewi keluar mencari Tama, dokter datang dan memberitahu bahwa Taki dan Maki sudah diizinkan untuk pulang. Kinara pun sengaja mencari Tama untuk mengatakan hal tersebut. Namun, saat ia tiba di ruang tunggu ia mendengar Dewi terus menyalahkan suaminya atas kematian almarhum istri pertama Tama dan juga menyalahkanya atas insiden yang menimpa Taki dan Maki.

Kinara bahagia karena Tama membelanya dihadapan Dewi. Tadinya Kinara pikir, suaminya tersebut akan diam saja saat sang mantan mertua menyalahkan dirinya atas insiden yang terjadi dengan Taki dan Maki.

"Keluarlah! Aku tahu kamu disana!" suruh Tama.

Kinara pun keluar dari tempat persembunyianya.

"Sejak kapan kamu disana?" tanya Tama.

"Lumayan untuk bisa mendengar sedikit perdebatan mantan mertua dengan mantan menantu," jawab Kinara.

"Mau apa kamu mencariku? Aku yakin kamu kesini bukan untuk menguping."

"Dokter sudah mengizinkan kita membawa Taki dan Maki pulang hari ini."

"Kalau begitu segera berkemas, sebelum ke kantor aku akan mengantar kalian pulang!" suruh Tama.

Kinara mengangguk.

"Ya sudah sana siap-siap!" suruh Tama lagi saat melihat Kinara masih berdiri di tempatnya.

"Pak Tama," panggil Kinara.

"Hm."

"Terima kasih karena Bapak sudah percaya pada saya dan membela saya didepan mantan mertua Bapak," ucap Kinara sambil tersenyum.

Tama sedikit salah tingkah. "Ehm... kamu tidak salah, makanya aku membelamu."

"Sekali lagi terima kasih ya, Pak," ucap Kinara.

Tama hanya mengangguk samar seraya berdehem.

Mata Tama membulat ketika Kinara tiba-tiba mencium pipinya.

"Aku bersiap-siap dulu," ujar Kinara. Dengan sedikit berlari wanita itu meninggalkan Tama yang masih mematung.

Tama menyentuh pipi yang baru saja dicium oleh Kinara. Ciuman sekilas itu ternyata mampu membuat jantungnya berdegup tak beraturan.

"Tidak! Ini salah! Aku harus mengendalikan hatiku," gumam Tama.

1
ms. S
mirna ini ART ga tahu diri, ngelunjak dan ga pantas buat dipertahankan mmg lbh baik dipecat daripada kita mumet mikirin dia
Jisa Ajach
luar biasa
prima yanary
Luar biasa
sari tambang
Kecewa
Anaknya Baba: coba baca novel Poppen kak, siapa tahu sesuai selera kakak.
total 1 replies
sari tambang
Buruk
Rosi Artika
Luar biasa
Misaza Sumiati
waduuuh Mirna ke ngarep banget
Dwi Nur
Luar biasa
TongTji Tea
orang aneh ...anaknya juga udah meninggal bertahun2 yang lalu.Kalo Tama tunduk sama mantan mertua ,laki2 g punya pendirian sih
TongTji Tea
seketika nyanyi lo baca namanya taki .
" taki-taki...taki-taki ...rumbaaa "...🎤🥁🪇
kiy
Luar biasa
sherly
susanto nih emang hrsnya kamu tinggalkan Ren... dah pemalas, pengangguran plus tukang utang
sherly
Bu Reni kayaknya suamimu tu lebih baik kamu tinggal aja, ngk ada gunanya sama sekali deh...
sherly
Mirna ooh Mirna. hahahhahah strategimu kurang pass .. bukannya kembali kerja malah dikembalikan ke kampung...
sherly
ujung2 nya Mirna kena tipu Ama paman dan bibi si Nara... malangnya nasibmu Mirna pengen banget jd istri Tama hadewww.... mimpinya ketinggian
sherly
tdnya tegar giliran mau dikasi duit 5 JT mulai deh gamang... dasar
sherly
hahahha Tama bisa salto salto dia diruangan HBS kena gombal si naara
sherly
hahahahaja Pepet terus Nara jgn kasi kendor tu si tama
sherly
pecat aja si Mirna...
sherly
hadew pecat aja sih simirna , kembar titip Ama nenek bintang dulu pulang kerja br dijemput.. seblm ada pangasuh yg baru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!