Bella terpaksa menikah dengan putra keluarga Prayoga Grup, Nugi tanpa cinta. Karena itu akan membantu memulihkan perusahaan ayahnya yang hampir bangkrut.
Ini membuat Nugi yang punya kehidupan bebas memberi tawaran nikah kontrak pada Bella. Tanpa menjadikan semuanya rumit, Bella setuju. Semuanya aman, hingga Bella hamil padahal hati keduanya belum menyatu.
Bagiamana kisah pernikahan kontrak ini?
Novel ini kolab dengan author Isshabell
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 35
Mama tersenyum senang tanpa tahu kalau sebenarnya Nugi tidak pernah mengatakan punya istri. Putranya itu menyembunyikan pernikahannya. Pun sebenarnya kedatangan pria ini juga bukan ingin menjenguk, melainkan hanya suatu kebetulan saja karena ia gagal menemukan rumah Bella, orang yang sebenarnya ingin ia jenguk.
"Istri Nugi memang sedang sakit. Dia pasti ingin langsung ketemu istrinya. Tadi siang saja dia panik ketika istrinya itu enggak angkat teleponnya. Padahal namanya orang sakit ya enggak mikirin buat terima telepon kan?" ujar Mama Nugi justru bercerita tanpa tahu Reynand tengah menebak-nebak.
Bibi datang membawa dua minuman.
"Ini di minum dulu." Mama meletakkan minuman di depan Reynand.
"Iya terima kasih." Reynand mengangguk. "Jadi ... Nugi baru saja menikah ya Tante?"
"Masih di anggap baru memang meskipun sudah hampir dua bulanan."
Dua bulan itu bukannya sebelum aku melakukan kerjasama dengan dia? Reynand masih ingat ketika mereka bertemu dan saling berbincang. Waktu itu bahkan dia mengatakan belum punya pasangan. Dia juga tampak tenang ketika mengatakannya. Jadi mana yang benar? Tidak mungkin mamanya berbohong kan? Apa dia sengaja menyembunyikan pernikahan? Untuk apa?
***
Sementara itu di dalam kamar.
Nugi yang masuk menoleh pada tubuh Bella yang terbaring di atas ranjang. Perempuan itu masih memejamkan matanya. Nugi tidak segera menuju ke lemari pakaian. Ia menyempatkan sejenak untuk mengamati perempuan ini.
"Kehamilan ini pasti membuatmu hancur. Karena kita bukan pasangan yang sesungguhnya," gumam Nugi.
Nugi tahu dengan pasti perasaan Bella sekarang. Makanya dia berbesar hati untuk menundukkan kepala dan memilih untuk melalukan pendekatan pada perempuan ini. Meski bukan pria baik, setidaknya ia merasa harus menjadi calon ayah yang baik untuk janin yang di kandung Bella. Karena itu adalah anaknya juga.
Hhh ... Nugi menghela napas sejenak lalu menuju ke lemari pakaian. Mama tadi benar, pria ini sebenarnya ingin melihat keadaan istrinya.
Syukurlah dia tidur, karena aku membawa Reynand ke rumah ini tanpa ijinnya, batin Nugi. Sambil melepas kemeja, ia berpikir tentang keberadaan Reynand dalam rumah ini.
Sebenarnya ini sangat beresiko. Karena bisa saja Bella menemukan Reynand saat pria itu belum pulang. Namun kemungkinan itu sangatlah tidak mudah. Karena wanita ini pasti enggan menemuinya karena rasa marah dan benci yang begitu besar padanya. Apalagi melihat tidur Bella yang lelap. Kemunculan Reynand tidak akan ketahuan bahkan mungkin sampai pria itu pulang.
Nugi mengganti pakaian dengan atasan kaos yang nyaman. Lalu dia turun setelah memastikan sekali lagi bahwa Bella terlihat tidak pucat lagi.
"Aku tidak tahu persis apa yang kamu rasakan dalam kehamilan ini, tapi aku harap semoga ini tidak begitu menyiksamu, Bella." Setelah menatap wajah wanita itu, kini padangan Nugi beralih pada perut Bella. "Jangan membuat ibu kamu menderita dan kesakitan sayang. Aku akan merasa sangat bersalah jika dia kesakitan. Karena aku bukan orang yang diharapkannya dalam mendampinginya sebagai suami dan seorang ayah. Bekerja samalah dengan ayah agar ini tidak menyusahkan ibumu." Setelah menghela napas, Nugi keluar dari kamar.
Dia merasa semua akan terkendali dengan mudah karena melihat Bella begitu nyenyak. Nugi lupa kalau ada mama yang tengah mengobrol dengan Reynand di ruang tamu. Bahkan tanpa sengaja sudah membongkar pernikahannya dengan Bella yang ia rahasiakan.
..._____...
good job thor 👍