NovelToon NovelToon
PUTRI PALSU

PUTRI PALSU

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Chicklit / Tamat
Popularitas:62.6k
Nilai: 5
Nama Author: Alma Kadier Carally

Aku terpaksa meninggalkan kehidupan di kerajaan & tinggal bersama bibiku di sebuah desa terpencil, menanggalkan gelar & bahkan namaku. Kejutannya tidak berakhir sampai di sana, ternyata aku memiliki kekuatan sihir yang terpendam. Dan saat aku membiasakan diri dengan kehidupan baruku, aku melihat peristiwa mengejutkan yang membuatku bertanya-tanya, mungkinkah gadis yang datang dari Panti asuhan yang di kelola para penyihir & diakui sebagai putri yang asli juga putri palsu sepertiku. Jadi siapakah putri yang asli ?! Ayo baca biar g penasaran🙏🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alma Kadier Carally, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35

Mengapa? Karena sebuah ramalan yang tidak ada hubungannya denganku, karena kebetulan aku lahir pada saat yang tepat dari seorang pria yang merasa sangat tidak bahagia sehingga tidak peduli padaku. Hanya karena itu, aku tidak akan pernah…

“ Amelia!”

Suara tajam Bibi Vania menyentakku dari perasaan bingung yang menyelubungiku. Pada saat itu barulah aku melihat angin yang berputar di dalam rumah, menarik rok Bibi Vania, rambutku, & tanaman herbal yang tersebar di meja.

Sihir lagi. Tetapi aku tidak tahu cara mengendalikannya, cara menghentikannya. Aku tidak bergerak, nyaris tidak bernapas saking kagetnya, & sedikit demi sedikit sensasi sihir yang terasa sesak di dadaku mulai berkurang lagi saat sihirnya mengalir keluar dari tubuhku.

Perlahan-lahan, anginnya berkurang, & saat akhirnya benar-benar menghilang, aku terduduk lemas di atas kursi terdekat.

Sang Dewa Tanpa Nama, aku membahayakan diriku sendiri & semua orang yang ada di sekitarku. Lihat saja apa saja yang sudah kulakukan saat merasa sakit hati & marah. Apakah aku akan membakar rumah saat tidak bisa mengendalikan emosi lagi? Aku cepat-cepat menelan ludah saat mimikirkan kemungkinan itu.

Bagaimana kalau aku melakukannya sekarang? Sepertinya tidak mungkin; aku merasa lelah, sama lelahnya jika aku harus berlari ke Vivaskari & kembali lagi ke sini. Namun, tidak ada seorang pun yang bisa memberitahuku apa yang mungkin terjadi, tidak seorang pun yang bisa membantuku mengendalikan diri.

Bibi Vania berdehem.

“ Seperti yang tadi kubilang, ibumu, memiliki kekuatan. Menurut pengamatanku, sebagian besar kekuatannya digunakan untuk menjerat orang, untuk memaksa mereka melakukan kehendaknya. Itu salah satu alasan mengapa aku….. tidak menyukainya. Aku selalu menduga dia menggunakan sihir pada ayahmu, itu membuatnya jatuh cinta padanya.”

Aku tidak mendongak & terus menatap pangkuanku.

“ Apa dia terlatih?”

Aku merasa, bukan melihat, bibiku mengedikkan bahu.

“ Bukan di kampus di Vivaskari. Dia mengaku pernah belajar dengan seorang penyihir selama di perjalanannya. Dia bilang orang-orang yang tinggal di sana tidak terlalu mementingkan seremoni seperti kita.”

Itu memang benar, jika mengacu pada semua yang kuketahui soal praktik sihir Farvaseen. Mereka tidak memiliki kampus ; alih-alih, siapa pun yang memiliki kemampuan sihir hanya perlu mencari seorang penyihir yang mau menerima mereka sebagai anak didik.

Para penyihir di Vivaskari selalu bersikap angkuh saat mendengar gagasan seperti ini, mereka bilang itu pendekatan yang tidak disiplin & karena itulah tidak ada penyihir Farvaseen yang benar-benar terkenal selama dua abad terakhir. Bagaimanapun, itu tidak membantu.

“ Seharusnya Bibi memberitahuku,” aku berkata lelah.

“ Aku…sekarang aku berbahaya. Aku membunuh sulur yang sedang berbunga. Tanaman itu berubah menjadi abu di tanganku. Aku nyaris menciptakan sebuah angin badai di ruangan ini tanpa berniat melakukannya. Seandainya kau memberitahuku…”

Aku berhenti berbicara, tidak yakin. Apa yang terjadi? Aku tetap tidak punya siapa pun untuk dimintai tolong. Di Treb bahkan tidak ada penyihir tradisional.

“ Aku tak suka sihir,” jawab Bibi Vania.

Aku mendongak menatapnya. Aku belum pernah mendengar siapa pun mengatakan hal semacam itu. Kau tidak punya pilihan untuk menyukai atau tidak menyukai sihir. Sama saja seperti kau mengatakan tidak menyukai udara; itu sesuatu yang sudah ada, sesuatu yang tidak bisa diganggu gugat. Sebagian orang memilikinya & sebagian lainnya tidak, seperti rambut berwarna merah atau jarak pandang lemah.

Bersambung

1
Supriadi Adi
waalaikum salam
Dini
kk
Dini
semangat berkarya thor👍
Nabila
Keren
Pelangi
Keren👍
Ana
Keren
Ana
Author sulap jadi bidadari😀
Ana
Pasti gara2 kekuasaan nih.
Nanzkii
Keren thor🫶🏻
Nanzkii
Ciuman pertama Amelia diambil Jose😠
Nanzkii
Devan, Amelia rindu😁
Sity aminah aminah
sampai bingung mau komentar apa
Alma KC: Terima kasih sudah berkenan mampir 🙏🥰🌹
total 1 replies
Nabila
Luar biasa
Aulia
Keren banget
Adinda
Luar biasa😍👍🫶
Adinda
Kaburrr💪
Adinda
Menyelamatkan putri asli😍👍
Adinda
Luar biasa
Adinda
Perjalanan ditemani oleh Devan😍🫶
Adinda
Sukses belajarnya Amelia.💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!