NovelToon NovelToon
My Step Brother

My Step Brother

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Cinta Terlarang / One Night Stand / Tamat
Popularitas:57.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mariana

Bianca Fernandez baru saja putus dengan kekasihnya yang berpacaran dengannya selama tiga tahun. Hatinya sangat hancur dan ia memutuskan pergi ke suatu tempat dan tak sengaja bertemu dengan Lucas Taylor. Ironisnya takdir kembali mempertemukan mereka yang ternyata akan menjadi saudara tiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mariana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 35

Terkadang momen sekarang yang kita jalani tak dapat diulang kembali dikemudian hari. Terkadang juga akan ada masa dimana hari ini akan dikenang dengan perasaan rindu.

Hal ini juga yang dipikirkan oleh Bianca. Setelah sekian lama merenungi hubungan terlarang antara dirinya dan kakak tirinya yakni Lucas, ia telah memutuskan untuk menikmati hubungan mereka hingga masa pura-pura berpacaran mereka usai.

Bohong jika ia mengatakan tidak menyukai Lucas... Munafik jika ia mengatakan sama sekali tidak tertarik dengan anak sulung sekaligus pewaris keluarga Taylor itu. Iya, tentu saja ia terlena dengan tingkah laku Lucas yang berhasil menyalakan percikan-percikan cinta dalam hatinya.

Mungkin ia telah dijuluki anak durhaka karena telah melakukan dosa besar terhadap Tuhan dan Anastasia. Hatinya mungkin bisa mempengaruhi otaknya tetapi otak tidak bisa mempengaruhi hatinya. Akhirnya hatinya tetap akan selalu menang dan kali ini ia memilih untuk egois dan mencintai kakak tirinya. Yang harus ia lakukan adalah berusaha agar rahasia mereka tidak terbongkar hingga perjanjian diantar mereka berakhir.

Sekarang Bianca sedang berada di sebuah toko bunga untuk memesan buket bunga untuk ucapan selamat pada Lucas yang memenangkan penghargaan sebagai 'Pengusaha muda menginspirasi'.

Ia menggeleng pelan saat melihat sebuah artikel online yang membahas Lucas di ponselnya. Artikel yang dibuat itu pada dasarnya membicarakan tentang sepak terjangnya dalam dunia bisnis dan keberhasilannya dalam meraih penghargaan yang booming hari ini, namun malah lebih dominan membicarakan ketampanan dan seluruh daya tarik dari paras pria itu.

Bianca akui ketampanan pria itu adalah kesempurnaan paripurna miliknya yang akan selalu menjadi daya tarik utama pada dirinya. Kesuksesannya? orang-orang hanya menganggap kesuksesannya sebagai bonus atau pelengkap pada dirinya.

"Terima kasih." Ucap Bianca seraya mengambil buket bunga yang sudah dirangkai oleh karyawan toko itu.

Tanpa ia sadari Gabby sedang mengamatinya dari sebuah mobil di seberang jalan toko itu. Ia sedang menelpon seseorang, "Apakah sudah beres?"

"Iya, Nona." Terdengar sahutan suara pria dari seberang telepon.

Gabby langsung saja menutup panggilan itu, ia beralih pada buket bunga di samping dan di hidupnya dalam-dalam. "Kau hanya akan membutuhkan ku, Lucas." Ia pun menghidupkan mesin mobilnya dan mengendarainya ke kantor Lucas.

Bianca juga terlihat senang menghirup rangkaian bunga itu. Ia melangkah keluar dari toko itu dan berjalan menuju mobilnya yang terparkir rapi di bahu jalan. Tanpa menaruh curiga sedikit pun dengan keadaan mobilnya, Bianca langsung saja menghidupkannya dan mengendarainya menuju ke gedung perusahaan Taylor Company.

Tidak afdol jika mengendarai mobil tanpa mendengarkan musik, tangan Bianca pun terulur untuk menghidupkan musik. Ia bersenandung ria sambil terus fokus menyetir.

Semua berjalan dengan baik hingga akhirnya saat mendekati sebuah persimpangan, tiba-tiba rem mobil itu tidak berfungsi.

"Ada apa ini?" gumam Bianca seraya terus menginjak pedal rem.

Wajahnya langsung pucat pasi saat menyadari remnya blong, dengan cepat ia membelok tajam stir ke arah kiri hingga membuat mobilnya menghantam keras pembatasan jalan dan tubuhnya juga ikut menghantam stir mobil. Tidak hanya itu, sebuah mobil di belakangnya juga ikut menabrak bagian belakang mobilnya

Kondisi Bianca terlihat sangat mengenaskan, kepalanya terlihat berdarah begitu juga beberapa spot di wajahnya juga terlihat luka-luka. Hingga akhirnya kesadarannya menghilang, Bianca langsung saja pingsan.

Di kediaman Taylor...

"Kau yakin mau ikut Bunda ke kantor?" tanya Anastasia melihat Lusy yang telah siap dengan pakaian formal kembali mengecup pipi anaknya, Rosella yang berada dalam gendongan bibi.

Lusy mengangguk, "Iya, Bunda. Abang akan marah besar kalau orang terdekatnya tidak datang pada hari yang berkesan padanya. Di hari kebahagiaannya jangan sampai kita tidak datang atau ia tidak akan berbicara dengan kita sampai ia puas."

Anastasia terkekeh, ia baru tahu kalau Lucas memiliki sifat seperti itu. "Bukannya kadang dia tidak perduli dengan keberadaan kita? Dia juga jarang ngobrol kalau kita lagi rame-rame."

"Seperti itulah, Abang. Tapi sebenarnya dia itu bisa dibilang haus kasih sayang dengan orang-orang yang berada di sekitarnya. Lihat saja walaupun dulu tidak menyukai Bunda, sekarang ia menerimanya kan? Bahkan Lusy tahu kalau setiap bekal yang Bunda kirim pasti akan selalu dimakan oleh Abang." Jelas Lusy lalu meraih tangan Anastasia, "Ayo kita jalan." Anastasia mengangguk senang dan berjalan berdampingan dengan anak tirinya itu.

Jujur saja ia terkejut mendengar perkataan Lusy tentang kepribadian tersembunyi milik Lucas dan tentang anak laki-lakinya itu yang akhirnya membuka diri untuk menerimanya. Jika dipikir kembali lagi, semua ini terasa sangat mustahil. Dulu ia begitu tidak dipedulikan oleh Lucas dan bahkan beberapa kali mendapatkan perkataan pedas darinya. Namun sekarang pria dingin itu terasa menjadi anak manis di matanya, ia harus tetap memperhatikan Lucas. Ia tahu hidup kelam yang telah dilalui pria kulkas dua pintu itu.

_

Di salah satu ruangan pada perusahaan Taylor Company disulap sedemikian rupa menjadi sebuah tempat party yang begitu mewah. Hiasan sekeliling di penuhi oleh guci-guci mahal dan dindingnya terdapat beberapa lukisan ternama. Tidak terlepas juga oleh lampu gantung yang sangat mewah terpasang cantik di atas langit-langit ruangan itu.

Banyak sekali orang-orang yang berada di dalam ruangan itu, rata-rata semuanya menggunakan setelan formal yang harganya bikin nangis dompet kaum rakyat jelata.

Segala acara yang berlangsung akan digunakan sebaik-baiknya oleh para pengusaha-pengusaha ini, ada yang mencari kolega untuk melakukan kerjasama, ada yang sedang bercengkrama antar kolega agar dapat bekerja sama lagi, berbeda dengan para ibu-ibu yang ngerumpi tentang harga pakaian dan aksesoris yang dipakai oleh wanita lain dan tentang arisan mereka, tetapi ada juga yang berusaha mencari calon suami dari anak perempuan mereka, contohnya yang sedang dihadapi oleh Lucas.

"Selamat ya, Lucas. Kamu sangat luar biasa diusia yang sangat muda ini." Ujar seorang wanita paruh baya.

Lucas menatap datar wanita itu yang sedang menyikut anak gadisnya yang sedang berdiri di belakangnya.

"Se- selamat, Tuan Taylor." Ujar gadis itu dengan terbata-bata.

"Terima kasih atas dukungannya Nyonya dan Nona Shelton." Ucap Lucas seraya celingukan mencari seseorang dan nampak tidak memperdulikan anak dan ibu yang belum juga beranjak dari hadapannya.

"Ini anak saya, Cristin. Mungkin kalian bisa berkenalan, dia sedang jomblo dan memang belum pernah berpacaran." Jelas Nyonya Shelton seraya menarik anaknya untuk sedikit ke depan.

Lucas memandang tidak minat gadis itu, "Aku sudah ada pacar, Nyonya Shelton." Jawab Lucas lalu berjalan meninggalkan mereka, menuju beberapa orang yang sedari tadi menarik perhatiannya.

"Kalian sendirian? Dimana Bianca?" tanya Lucas begitu saja saat bertemu dengan adiknya dan ibu tirinya.

Anastasia dan Lusy mengernyit bingung, Lucas langsung saja menanyakan Bianca. Di pikiran Lusy mungkin saja Bianca berbuat salah terhadap Lucas makanya kakaknya itu mencarinya untuk memarahinya, karena memang seperti itu mereka berdua. Berbeda dengan Lusy, Anastasia semakin curiga ada sesuatu yang tidak beres antar mereka berdua.

Lusy mengangkat bahunya tanda tak tahu, "Aku tidak tahu, bukannya ia sudah duluan?" Lusy memandang Anastasia dengan tatapan bertanya-tanya.

Anastasia mengangguk, "Tadi dia pamit duluan untuk membeli bunga."

...Bersambung......

1
cacasilmi
wtf
dewi
mkasih ceritany, suka
Opan Wumbo
kok tamatnya cuma begini aja
gak seru...thor
Dian Rahmawati
akhirnya mau otw halal
Opan Wumbo
bukan soal cin2nya upnya yg lama thor kami menunggunya
Dian Rahmawati
wah mahal cincin nya
Dian Rahmawati
oh ulang tahun
Dian Rahmawati
ada rahasia apa nih ya ?
Opan Wumbo
thor jangan lama2 upnya jadi takut lupa jalan ceritanya
Mariana: Maaf banget yaaa semua readers yang nunggu updatenya... Sebulan ini lagi sibuk sama perkuliahan... autor akan berusaha semaksimal mungkin... ☺️
total 1 replies
Dian Rahmawati
bianca sama lucas udh tau ternyta
Ayden Ausky
kasih clbk thoorrr ayah+ibunya bianca dan gaby
Dian Rahmawati
wah Gabby dan Jo clbk nih
Dian Rahmawati
seru banget
Dian Rahmawati
terbongkar semua
Dian Rahmawati
bianca apa udh ingat
Dian Rahmawati
Gaby jujur
Dian Rahmawati
waw mama nya Jonathan selingkuh
Dian Rahmawati
Hana kok jdi benci gtu
Dian Rahmawati
Gabby dan Bianca saudaraan ternyata
IG : Gledekzz97
Nex thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!