NovelToon NovelToon
Pura Pura Istri

Pura Pura Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Pengganti / Romansa / Tamat
Popularitas:351.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Kaa_Zee

Tanpa sengaja bertemu pria asing saat melarikan diri, membawa Arlene masuk kedalam satu masalah baru. Pria itu Dean Mcdermott. Menawarinya sebuah pekerjaan yang membuatnya tercengang sekaligus menggiurkan.
"Aku akan menawarimu suatu pekerjaan dengan gaji tinggi, berikan no rekeningmu dan aku akan membayar uang muka!"
"Hah?"
"Pura puralah jadi Istriku dan ikut ke rumahku sekarang juga!"

Simak kelanjutannya yuk....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaa_Zee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.35

"Maaf, apakah anda sedang memiliki kartu lain untuk pembayaran ini?" tukas Manager Hotel dengan tatapan yang sulit diartikan.

Arlene tersentak, dia langsung bangkit dan menghampirinya. "Apa kau serius?"

"Tentu saja Nyonya, kau fikir aku bercanda?"

Imelda dan juga Sandra tergelak sekaligus bertos ria, mereka senang karena tujuannya tercapai, Arlene tidak bisa menggunakan kartunya untuk pembayaran pesta, sesuai dengan harapan mereka.

"Apa yang aku bilang, kau hanya mengada ngada soal kekayaanmu, nyatanya kau masih miskin Nyonya pembohong!" Imelda tertawa hingga girang bukan main.

Mereka bertepuk tangan dengan wajah yang tentu saja bahagia.

"Ini tidak mungkin, semua uangku ada di kartu ini." Arlene mulai panik.

"Tapi nyatanya tidak ada kan. Ayolah mengaku saja kalau kau ini miskin, sekali miskin tetap miskin!" tambah Sandra yang membuat Arlene semakin panik "Ayo kita pergi, Percuma saja ... aku tidak mau berurusan dengannya, biarkan dia yang mengurusnya sendiri." Imelda mengajak Sandra untuk pergi meninggalkan Arlene, mereka kembali berkumpul dengan membicarakan Arlene yang tidak bisa membayar biaya pesta mewah itu.

Tentu saja wajah Arlene terlihat khawatir dengan keringat yang mulai bercucuran,

"Tapi tuan itu mungkin, baru saja suamiku mengirimkan uang ke dalam kartuku ini!"

"Sudah jelas kartu anda tidak berfungsi!" Manager mulai bicara dengan nada yang ketus. " Jadi sekarang silahkan Anda hubungi suami anda untuk segera kemari dan membayar semua tagihan. Atau jangan jangan apa yang dikatakan orang tadi itu benar? Kau tidak memiliki uang tapi hanya berlaga sok kaya." pungkasnya lagi.

"Tolong periksa sekali lagi Tuan!"

"Maaf Nyonya, kami tidak punya waktu meladeni anda. Kalau anda tidak bisa segera melakukan pembayaran ini, Maaf kami akan melakukan tindakan dengan melaporkan Anda kepada polisi atas kasus penipuan."

Arlene menggelengkan kepalanya, "Tidak ... aku tidak mau dilaporkan."

"Kalau begitu Anda selesaikan pembayaran ini dan jangan membuat masalah dengan kami."

Arlene berjalan mondar-mandir dengan resah. Dia tidak mungkin menghubungi Dean untuk segera datang setelah apa yang Dean katakan sebelumnya.

"Apa yang harus aku lakukan?" Cicitnya dengan bingung.

Semua yang hadir mulai membicarakannya, tepuk tangan dan pujian yang tercetus beberapa jam sebelumnya kini sudah berubah.

Riuh tepuk tangan menjadi sorak sorai cemoohan, Arlene bahkan tidak berani keluar dari ruangan itu, dadanya berdegup kencang saat memdengar cacian dan hinaan yang menyakitkan.

"Si miskin yang berpura pura kaya!"

"Sok sok an mengadakan pesta semewah ini dan membuat kami malu!"

"Cih dasar tidak tahu diri! Sepertinya dia tidak punya kaca di gubuknya!"

Kasak kusuk terdengar kasar dan membuat Arlene sakit hati. Dia menggigit sedikit bibir bagian dalamnya dan hampir menangis.

"Sudahlah untuk apa kita ribut di sini, jelas jelas memalukan saja itu, tidak sudi aku berteman dengannya."

"Sudah kebanyakan gaya...!"

Suara suara hinaan sudah tentu jelas ditelinganya saat ini, jangan di tanya soal tatapan semua tamu undangan padanya. Menusuk ulu hati dan membunuhnya seketika.

Imelda dan Sandra terus tertawa dan bahagia, bahkan tepuk tangannya terdengar paling kencang.

"Apa yang kau lakukan di sini?"

Arlene menoleh ke arah suara dibelakangnya saat melihat Dean berjalan masuk dan menghampirinya.

"Kenapa kau biarkan mereka menghinamu sayang?" Semua orang hampir tidak berkedip sekaligus bertanya tanya siapakah pria yang kini bersama Arlene.

Termasuk Imelda dan juga Sandra.

"Kenapa kau diam saja dan tidak menghubungiku. Sudah tahu kartumu yang saat ini kau pegang hangalah untuk uang jajan Alleyah saja."

Arlene masih menganga tak percaya dengan sandirwara yang tengah di mainkan Dean, sekaligus merasa lega karena kedatangan Dean.

"Aku ....! Aku..."

"Aku sudah tahu, sekarang tenanglah!" ujar Dean dengan mengeluarkan kartu hitam miliknya.

"Manager!" serunya dengan menggelegar.

Seorang pria yang mereka sebut manager hotel pun datang menghampiri dan tersentak kaget saat melihat Dean. Siapa yang tidak mengenali pria yang berasal dari bangsawan Australia yang memilki aset kekayaan yang tidak akan pernah ada habisnya itu

"Selesaikan semuanya!" seru Dean yang langsung menyerahkan kartu miliknya. "Dan jangan lupa menghitung berapa mulut yang berani menghina istriku!" tukasnya lagi.

Manager hotel tentu saja mengangguk dengan kaget bukan kepalang, "Aku tidak suka istriku di hina dsn di rendahkan!"

Suara Dean tentu saja sangat keras, hingga terdengar ke arah ujung dimana Imelda dan Sandra berada.

"Ya ... Tuhan! Harusnya kamu hubungi aku kapan pun, terlebih saat orang orang busuk itu menghinamu."

Entah apa yang kini di rasakan oleh Arlene, kedua matanya terlihat berkaca kaca dan menatapanya sendu.

"Jangan menangis untuk hal yang sepele ini, kalau kau mau kita bisa membeli hotel ini dan kau yang mengurusnya. Hm!"

"Apa? Jadi benar Arlene itu orang kaya dan pria itu ... Pria itu adalah suaminya?" Desis Imelda yang menatap Sandra.

Namun Sandra tidak menggubrisnya, tatapan tidak percaya tertuju pada keduanya.

"Ini tidak mungkin!"

1
Rosita Tumbelaka
kakean coro... aturan2 yg bodoh dari org2 yg sok Borjuis... tdl akan bawa ke Surga tanpa petcaya Kristus
Mas Budian
kok gak jelas banget ending nya thor.
Mas Budian
wkwkwk
Santi Rizal
ko udah selesai Thor... msh menggantung nih
Santi Rizal
di ulang ternyata
Santi Rizal
makin rumit kan?
Santi Rizal
pergilah Arlene...biar si Dean makin kehilangan
Sunny Kwok
pa novel ini da tamat
Juspina Sian
tpi katanya lanjut baca episod 113????
Juspina Sian
mna akhirnya
Teddy Aktadi
Luar biasa
Sunny Kwok
ceritanya bagus tp crta akhirnya tdk enakin
bibi
lanjut
bibi
up
bibi
next ah
bibi
lanjut ya
Yuli Ana
ko keulang thor isi nya sama dengan part sebelum nya
Yuli Ana
bagus 👍👍👍
Yuli Ana
jangan bikin Dean pisah lagi sm Arlene thorr
Sophia Aya
anak Robin itu Dean , jangan sampai tertipu sama alexa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!