Pria itu benar-benar tidak menyangka jika satu malam itu berhasil membuat Vior mengandung anaknya.
Pernikahan yang didasari atas kesalahan apakah akan bertahan lama?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ding-dong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Manja!!!
Kegiatan itu jelas menguras tenaga ekstra, Prince harus menghela nafas sabar berkali-kali demi kesenangan calon anaknya yang akan lahir tidak lama lagi, di tambah lagi di usia kandungan Vior yang semakin membesar, Vior butuh olahraga khusus ibu hamil, setiap tiga hari seminggu Prince akan menemani Vior untuk olahraga rutin agar anaknya nanti lahir sehat.
Ternyata menjadi calon orang tua tidaklah mudah, merasa lelah setelah seharian dikerjain oleh Vior, Prince naik ke sisi tempat tidur untuk istirahat juga, untungnya dia adalah suami yang cekatan, kalau tidak mungkin Vior akan menangis seharian penuh dan berakhir Prince yang kena marah Rara karena di anggap menjadi suami yang tidak becus.
Prince baru saja memejamkan mata saat dia kembali bangun karena suara Vior yang ingin diambilkan air minum, Prince bangun melirik jam digital di meja yang menunjukkan pukul sebelas malam, setidaknya sudah satu jam Prince bisa memejamkan mata.
"Cuma air? nggak mau yang lain?" tanya Prince sebelum dia pergi ke dapur, Vior mengusap kelopak mata lalu mengangguk.
Prince turun menuju dapur, padahal persediaan air tidak pernah kehabisan di kamar, tapi sepertinya ini memang ujian yang harus membuat Prince ekstra sabar menghadapi Vior, memiliki istri yang belum sedewasa usianya harus membuat Prince lebih banyak sabar dan sabar sampai bayi itu lahir.
Prince kembali ke kamar dengan membawa satu botol besar dan satu gelas, Vior menerima gelas berisi air yang sudah Prince tuangkan dari botol, meneguk sampai puas sampai gelas yang sudah kosong di letakkan di meja.
"Kalau sudah, sekarang balik tidur lagi yah, ini masih malam dan besok kita harus jalan-jalan, Dokter menyarankan agar kamu banyak olahraga," ucap Prince.
Namun Vior menggeleng menolak, menarik Prince untuk duduk di tepi tempat tidur tepat di depan Vior, memeluk pinggang Prince posesif.
"Kamu mau apalagi? kamu harus banyak istirahat loh," tanya Prince.
"Pengen kamu, adek bayi mau kamu ngunjungin dia, katanya kangen udah seminggu nggak di sapa," kata Vior pelan tapi bernada manja.
Prince menghela nafas, bukan dia tidak tertarik dengan tawaran Vior barusan, tapi seharian ini dia di buat pontang-panting kesana kemari untuk mencari keinginan Vior yang aneh-aneh dan saat mau tidur pun Prince di beri pekerjaan tambahan.
"Besok aja yah, kamu pasti capek seharian ini," dalih Prince padahal dia yang capek dan tidak mau mengakuinya, jangan sampai Vior kembali nangis kalau Prince berkata jujur.
Namun di luar dugaan Vior justru berkata.
"Kamu nggak sayang sama aku lagi? atau sudah nggak sayang sama anak ini lagi? kamu... kamu udah..."
"Ssstttt, bukan kayak gitu Vior, aku sayang kok sama kalian, nggak luntur kasih sayang ku sama kalian sampai sekarang," Prince jadi bingung Vior malah kembali menangis.
"Iya, iya, aku kunjungi adek bayinya sekarang, tapi sekali aja yah abis itu kamu tidur," ucap Prince.
Vior mengangguk, dalam hati Prince berseru sabar, hormon kehamilan Vior saat menginjak bulan ke enam ini benar-benar drastis, keinginan untuk di sentuh setiap hari benar-benar besar, padahal baru kemarin Prince memberi Vior kepuasan tapi hari ini Vior bilang dia sudah seminggu tidak mengunjungi bayi nya? kesabaran yang benar-benar di uji batin Prince.
Dan akhirnya Prince kembali menuruti keinginan Vior untuk mengunjungi bayi nya.
makan tuu cinta, mamposss sekalian sorry thor aq kesel sama si prince
next Thor,,,