Di jaman kerajaan, Putri Lexi adalah istri kesayangan kaisar Qin, karena kasih sayang kaisar Qin terhadap putri Lexi mumbuat para selir iri. Puncak kemarahan para selir adalah ketika putri Lexi akan di angkat menjadi permasuri. Dengan dendam yang membara para selir menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh putri Lexi. Pembunuhan pun terjadi namun jiwa putri Lexi time travel ke era modern dimana jiwanya masuk ke tubuh bernama Lexiani yang selalu di bully karena tubuhnya yang subur. Akan kah putri Lexi bisa bertahan di era modern ??
Kalo penasaran yuuuk simak novel ini ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cucu Nuraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Saya Adalah Korbannya
Di sebuah perusahaan besar di pertengahan kota, seorang pria tampan sedang sibuk dengan berbagai laporannya di atas mejanya.
Terkadang tangannya sedikit di rentangkan karena terasa pegal. Saat merentangkan tangannya, di teringat dengan gadis pujaan hatinya.
"Aah apa kabarnya gadisku itu ? Kemudian dia melihat jam tangannya, waktu sudah menunjukan jam 13 : 45 aah sebaiknya aku pergi menemuinya." karena harus berburu dengan waktu.
Saat bergegas menuju pintu tiba tiba asistennya bertanya
Nick : haaai Jordan mau kemana kamu ?
Jordan : aku ada urusan sebentar, batalkan semua jadwalku hari ini.
Nick : hey ... mana bisa begitu ?? sambil menatap kesal sahabatnya.
Jordan : tentu saja bisa, karena ada kamu... bye sambil melambaikan tangannya.
Nick bagai di sambar petir di siang hari, karena jadwal hari ini adalah jadwal pertemuan dengan orang penting.
"Aduuuh bagaimana ini" ucapnya kesal.
Sementara Jordan diikuti dengan para pengawalnya menuju sekolah Lexi yang sebentar lagi akan pulang.
Setelah memarkirkan mobilnya di dekat gerbang sekolah, Jordan dan pengawal terkejut dengan ratusan sepeda yang keluar dari gerbang sekolah Lexi.
" waduuuuh alamat gadisku tak bisa di temukan kalo begini" ucapnya kesal.
Seolah mengerti, para pengawal Jordan langsung berdiri di depan gerbang sambil mengamati siswa yang berlalu lalang menggoes sepeda keluar dari gerbang sekolah.
Dengan sabar para pengawal itu mengamati sambil berharap Lexi bisa di temukan.
Para siswapun sudah sedikit surut keluar dari gerbang sekolah, semua pengawal Jordan sudah hampir putus asa tidak menemukan Lexi.
Namun pengawal bernama Dean langsung terlihat senang melihat salah satu siswa yang memakai sepeda agak slebor.
Dean : taruhan, gadis itu pasti Lexi...
Tito : aaah mana mungkin, dia sangat slebor menggoes sepeda.
Dean : kalo aku benar rokok 2 bungkus, ama kopi pahit yaa..
Tito : deal, sambil nyengir kuda.
Saat gadis yang memakai sepeda dengan slebor itu sudah dekat Dean sengaja menghalangi jalan dekat gerbang.
Namun gadis itu malah kaget dan akan menabrak Dean bukan mengeremnya.
" aawaaaaaaaaaas " teriaknya namun bruuuuk Dean dengan naas tertabrak.
Jordan Keluar dari mobil karena ada kecelakan pengawal pribadinya di tabrak sepeda. Jordan mendekati kecelakaan itu terlihat gadis pujaannnya sedang meringis kesakitan karena tabrakan dengan pengawalnya.
Jordan : Dean.. mengapa kamu mencelakai Lexi ? sambil memandang marah pada pengawalnya.
Dean terkejut sambil menahan kesal karena yang mencelakai sebenarnya Lexi bukan dirinya. " tuan apa tidak lihat kalo saya adalah korbannya ?"
Jordan tak memperdulikan pengawal pribadinya, dia hanya langsung menggendong Lexi.
" mana yang sakit? Aku bawa kamu ke mobil ya ? Kebetulan di mobil ada p3k.
Lexi hanya mengangguk dia merasakan perih di bagian lutur dan sikut tangannya.
Dean terpaku melihat tuannya begitu sayang pada gadis kecil itu. " Tuhaaan... tolong hilangkan kesialanku saat bertemu dengan gadis kecil itu." umpatnya dalam hati.
Dean langsung di bantu oleh Tito berdiri, Tito sambil cengar cengir melihat sahabatnya yang begitu apes, di tabrak sepeda dan di pelototi tuannya.
Dean : mengawa wajahmu begitu senang? sambil pasang wajah kesal.
Tito : hahahhaa aku tak menyangka kamu begitu apes.
Dean : sepertinya nenek moyangku ada salah pada nenek moyangnya, karean aku sangat apes sambil wakah sedih.
Tito : sudahlah, aku bantu kamu mengobati luka kecilmu. Lain kali kamu harus hati hati bertemu gadis tuan kita.
Dean hanya bisa pasrah mendapatkan luka lecet dan lembam akibat di tabrak oleh Lexi.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa
Jangan lupa like dan comentnya...