NovelToon NovelToon
Never Forget You

Never Forget You

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:145.3k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Shu Xiang Li seorang gadis yang kehilangan kekasihnya, Lian Cheng. membuatnya patah hati dan merasakan kesedihan yang mendalam, tiga tahun kemudian Xiang Li melihat seorang pria yang tidak lain adalah pengusaha sukses pemilik Li Yuan Group yang bernama Li Zheng Yuan, yang sangat mirip dengan Lian Cheng.

Apa reaksi Xiang Li saat melihat Li Zheng Yuan yang mirip dengan kekasihnya yang telah meninggal itu?

Dan apa reaksi Zheng Yuan di saat bertemu dengan wanita asing yang tiba-tiba memeluk dan menangis di pelukannya?

Di saat Li Zheng Yuan menyelidiki tentang Fan Lian Cheng dia mengetahui satu kebenaran yang membuatnya marah besar terhadap Ayahnya, Li Suen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Zheng Yuan menemani Xiang Li

"Apa maksud mu bertanya demikian?" tanya Li Suen dengan menatap serius ke arah Wang

"Anda berpikiran terlalu sempit, menginginkan seorang menantu yang serba bisa, wanita yang dari kalangan atas bukan berarti mereka serba bisa, mereka hanya memiliki orang tua yang kaya raya akan tetapi ini tidak bisa membuktikan jika mereka bisa berusaha membantu bisnis suaminya, kita tidak bisa beri penilaian berdasarkan latar belakang mereka"

"Kenapa aku malah merasa diri mu ini semakin lama semakin menyebalkan? aku ingin meminta mu untuk membantu ku tapi kau malah menceramahi ku"

"Li Suen, kita sudah berteman lama, kita sudah tua dan tidak muda lagi, jika kau begitu terus ini hanya akan membuat anak mu itu semakin jauh dari mu, kau juga tahu sifat anak mu itu tidak bisa di paksa, selagi dia berkenalan dengan wanita yang baik maka restui saja, dengan cara begini maka dia akan semakin dekat dengan mu nanti"

"Aku tahu latar belakang untuk calon menantu memang sangat penting bagi mu, tapi yang paling penting adalah bukan itu, yang penting adalah apakah anak mu itu bahagia? jangan lupa semenjak kepergian Kakak ipar Mei anak mu sudah tidak pernah merasakan bahagia begitu lama, sehingga dia menemukan wanita itu dia kembali merasakan kembali kebahagiaannya, tapi nasib berkata lain dia malah hilang ingatan karena kecelakaan itu, tapi apa kamu tahu apa yang kamu lakukan padanya selama ini sangat egois, buanglah rasa ego mu itu, pikirkan kebahagiaan anak mu" jelas Wang yang mengerti sifat degil dari Li Suen

"Apa aku salah jika semua yang ku lakukan untuk masa depan anak ku dan keluarga ini?"

"Tentu tidak salah, akan tetapi cara mu yang salah, aku melihat Zheng Yuan dari dia kecil, sifatnya yang ceria telah hilang setelah Kakak Mei pergi, dan kau juga sudah semakin tua, apa mungkin kau mau jika di masa tua mu tanpa anak menantu dan cucu di samping mu?"

"Sudahlah, jangan membahas ini lagi, aku butuh bantuan mu tapi kau malah meceramahi ku panjang lebar" ujar Li Suen dengan merasa risih

"Eh...aku hanya berkata demi kebaikan mu saja, jika diri mu masih degil lihat saja nanti di masa tua mu siapa yang mau menemani mu. Li Suen, kita adalah teman aku sangat memahami sifat mu itu, kau selalu ingin menang sifat mu egois dan anak mu keras kepala ini semua dari mu juga, jadi kau tidak bisa terlalu keras terhadapnya karena ini hanya akan merugikan mu" ucap Wang dengan berusaha ingin mengubah sikap Li Suen

"Aku sudah lelah, ingin istirahat pintu utama ada di sana" kata Li Suen yang bangkit dari sofanya dan melangkah ke arah kamar

"Dasar tua egois" ketus Wang yang kesal melihat sifat temannya itu

Qing Dao

Zheng Yuan bersama Xiang Li dan Fa Wei makan malam bersama di sebuah restoran, sambil membahas urusan proyek baru mereka, setelah dua jam kemudian mereka pun kembali ke hotel dan masuk ke kamar masing-masing

Setelah masuk ke kamar Xiang mendekati jendela dan melihat pemandangan malam yang sangat indah

"Tidak menyangka aku kembali ke sini, tapi ini karena urusan kerja bukan untuk pulang ke rumah" kata Xiang Li yang sedang melihat pemandangan yang di seberang hotel tersebut

Di sisi lain Zheng Yuan yang tidak bisa memejamkan mata lalu bangkit dari kasurnya dan menuangkan wisky ke gelasnya

Sambil meneguk minumannya dirinya berjalan mendekati jendela itu, pemandangan malam kota Qing Dao membuat Xiang Li dan Zheng Yuan tidak ingin melewatinya

Tidak lama kemudian mereka yang berada di kamar bersebelahan sama-sama berjalan ke balkon untuk melihat pemandangan di malam itu. saat mereka berdiri di balkon mereka saling menatap dengan merasa canggung

"Tuan Li, Anda belum tidur?" tanya Xiang Li dengan mencari topik

"Tidak bisa tidur, pemandangan sini sangat indah aku tidak ingin melewatinya" jawab Zheng Yuan

"Iya, apakah seebelumnya Anda juga tinggal di sini?"

"Iya, aku memang sudah biasa di hotel ini, bagaimana dengan mu, apakah kau suka di sini?"

"Aku tinggal di kota dari kecil, jadi aku sangat menyukai Qing Dao, pemandangannya sangat indah" jawab Xiang Li dengan senyum

"Aku sering ke sini, di saat malam aku pasti akan berdiri di sini menikmati pemandangan indah di malam hari, ini sangat menyenangkan"

"Tuan Li, kenapa anda tidak membeli villa saja di Qing Dao dan memilih tinggal di hotel?"

"Karena aku suka tinggal di kamar ini, aku juga tidak tahu mengapa, mungkin saja karena pemandangan sini" jawab Zheng Yuan dengan senyum

"Selama di Qing Dao aku baru kali tinggal di hotel mewah seperti ini, datang ke Qing Dao sama seperti pulang ke rumah sendiri"

"Apa kau ingin pulang ke rumah mu?"

"Ini belum waktunya"

"Kenapa? kita sudah berada di sini, jika kau ingin pulang melihat rumah mu aku bisa menemani mu aku juga ingin melihat keindahan lainnya di kota ini"

"Boleh juga, sekalian makan sesuatu yang enak"

"Besok kita akan ke rumah mu, dan kau bertanggung jawab untuk memperkenalkan makanan yang paling enak di sini"

"Baiklah, tuan Li" jawab Xiang Li dengan senyum

"Panggil nama ku"

"Ha...nama?"

"Benar, ini bukan jam kerja jadi panggil saja nama ku"

"Iya, aku mengerti"

Di malam itu Xiang Li dan Zheng Yuan mengobrol sambil melihat pemandangan indah yang ada di depan mata mereka, dengan wajah mereka penuh senyuman dan candaan, Zheng Yuan yang di kenal tidak suka berbual dengan wanita di malam itu Xiang Li bisa membuatnya tersenyum bahagia

Keesokan harinya

Zheng Yuan menemani Xiang Li pulang ke rumah lamanya..

Mereka berjalan sambil melihat pemandangan kota itu dan dalam gang kecil menuju ke rumah Xiang Li terdapat banyak rumah yang di tempati oleh tetangga yang sangat ramah, di sepanjang jalan menuju ke rumahnya para tetangga menyambut mereka dengan penuh senyuman di wajah mereka

"Zheng Yuan, silahkan masuk. maaf, rumah ku sangat kecil

Zheng Yuan masuk ke dalam rumah Xiang Li yang sederhana dengan satu ruangan tamu dan dapur serta 2 kamar di dalam rumah itu

"Silahkan duduk" kata Xiang Li dengan membuka jendela-jendela rumahnya

"Sini sangat nyaman, kelihatannya kau memiliki tetangga yang sangat ramah"

"Mereka sudah seperti keluarga sendiri, selama ini mereka sering membantu ku"

"Tentu sini sangat nyaman bagi mu, kan?"

"Iya, aku tinggal di sini dari kecil, walau kecil tapi sangat nyaman bagiku"

Di saat Zheng Yuan duduk di kursi dengan melihat kesekeliling rumah itu tiba-tiba saja muncul bayangan di kepalanya sehingga rasa sakit itu kembali di rasakan olehnya

"Aaarggttt" keluhan Zheng Yuan yang sedang memegang kepalanya

"Zheng Yuan, kenapa?" tanya Xiang Li yang menghampirinya dan duduk di samping Zheng Yuan

1
Endang Sulistia
keren
Endang Sulistia
🤦🤣🤣🤣
thv30
alur yg ini agak ngebosenin bagus yg tentang gangster gitu, namanya agak sulit di sebut
Pikachu: Silakan mampir karya

MAFIA BERDARAH DINGIN
Cruel Love Of Gangster.
Ranjang Psikopat
Dendam Sang Pembunuh
Pembunuh Profesional
Mafia Berhati Malaikat
King Mafia & Careless Girl
total 1 replies
thv30
namanya susah bgt
Ray
Dan tamar juga cerita Outhor😔🙏Selalu semangat berkarya ya Outhor💪🙏😍
𝕽𝖊𝖉ᵏⁱᵗª️𝕱𝖆𝖋𝖆
novel nya ku baca satu persatu ampek tamat... tp untuk yg ini agak susah inget nama nya... 🤭🤭🤭
M4w4r
😘😘😘
Nurwana
astaga tuan Li suen.... tunggu saja waktunya kemarahan anakmu.
Nurwana
betul itw dokter Wang.....
Nurwana
syukurlah Li suen tdk serangan jantung.....
Nurwana
mudah-mudahan pas tau kebenarannya, li sue tdk mengalami serangan jantung.
Adin Simantawul
aku suka karyamu thor😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
Adin Simantawul
keren banget.. menyentuh sekali😀😁😁
Adin Simantawul
mantapp jiwaa... kerennn🥰🥰🥰👍👍👍👍👍 semangat author😍😍
Adin Simantawul
Aku suka gayamu,,🥰🥰🥰
Andreanie
agak susah baca nama2 tokohnya 🤭
玫瑰
Singgah pula di sini 😊
🔵Ney Maniez
👍🤗🙏🙏
🔵Ney Maniez
sdh baca👍🤗🙏🙏
🔵Ney Maniez
👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!