NovelToon NovelToon
Menjadi Tawanan Bos Mafia

Menjadi Tawanan Bos Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Pembunuhan / Gotcha ! Hati Boss Mafia / Menikah dengan Musuhku / Persaingan Mafia / Gangster / Enemy to Lovers / Romantis / Tamat
Popularitas:20.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sonata 85

Synopsis.

Leon Wardana sudah lama pensiun dari dunia gelap, dulu ia dijuluki Naga Asia .Bos Mafia yang paling ditakutin, setelah menikah deng gadis cantik yang jadi tawananya dulu, karena rasa cintanya pada istrinya ia berubah dan beralih profesi menjadi pebisnis dan hidup bahagia. Namun setelah ia tua dan memiliki putri yang cantik jelita. Ternyata putrinya diculik oleh gengster kejam, Leon ingin menyelamatkan Chelia, ia dan Putranya Okan Wardana tidak tinggal diam, ia balik menculik adik sang gengster. Apakah Okan Wardana mengulang kisah orang tuanya, jatuh cinta pada gadis tawananya?

Follow @IG nata
Fb. Nata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sonata 85, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembalasan kecil untuk si Tuan angkuh

Melihat tingkah dan sikap ceria Jovita.

Di dalam hati Bi Atin ia berharap Jovita Lah yang berada disisi Leon, ia yakin Jovita yang bisa mengubah sifat keras lelaki itu.

Leon masih  menyeret tangannya sampai  ke kamar.

“Apa yang ingin kamu lakukan menyeret ku kesini?” Jovita protes.

“Temenin aku Tidur.”

“Eh …? Aku baru bangun masa aku harus tidur lagi, tidur, tinggal tidur saja sih, kenapa harus ditemenin ribet amat”

“Ckkk … gara-gara kamu, saya tidak bisa tidur.” Suara Leon terdengar meninggi dan wajahnya semakin pucat.

“Memangnya aku ngapain? Disuruh keluar aku keluar, aku tidur di tempat bibi, lagian kamu’kan ada dayang-dayang cantik, kenapa kamu tidak suruh mereka yang kelonin kamu, kena”-

“Diam…diam,diam lah, kamu cerewet.” Leon menutup mulut jovita dengan telapak tangannya,

“Uuuuh … aku tidak bisa napas,” suara Jovita dari balik telapak tangan Leon, mulutnya terkekap.

Leon menariknya ke ranjang memeluknya tubuh mungilnya mengkekapnya di dadanya. Saat Jovita brontal, lelaki itu berdecak kesal.

“Diamlah! Aku mau tidur”

“Kamu egois. Memaksa orang seenaknya, aku, minum juga belum main paksa suruh tidur lagi, memangnya aku badut mu! Memangnya aku boneka mu? Aku siapa ? Kenapa kamu selalu memelukku  seperti ini, aku bukan-“

Mulutnya ngegas terus. Leon menutupnya mulut lagi dengan tangan.

“Tolong, diam lah, aku sakit,” suaranya melemah, badannya sangat panas.

Mendengar kata tolong keluar dari mulut Leon  ia berhenti,

Tetapi bagaimana mau disuruh tidur lagi, baru juga bangun.

 ‘Ada apa sih dengan laki-laki gila ini, kenapa ia selalu ingin memelukku kalau mau tidur. Bukanya dia membenciku’ Jovita bermonolog dalam hatinya.

Sepuluh menit kemudian Leon terlihat sudah tidur, nafasnya sudah mulai teratur.

“Tidur, tidur saja seperti itu kenapa harus memelukku,  tanpa memelukku kamu juga bisa tidur,”ujar Jovita, ia merosot kan tubuhnya dari dekapan Leon.

“Jangan pergi aku bilang.” Leo terbangun matanya memerah mungkin karena ia sudah sempat terlelap.

“Aku mau minum.”

Leon duduk dan memberikan gelas minum dari nakas di samping ranjangnya.

“Sudah, kan?”

“Tapi aku gak mau tidur lagi,”

“ Bukan kamu tapi saya yang mau.” Mata leon semakin mengecil.

“Iya, sudah tidur,” Tiba-tiba matanya menatap tajam kearah Jovita

“Jangan buat aku marah lagi, diam lah, kalau kamu tidak ingi saya bolongin lagi,” ujar Leon, Jovita langsung tak berkutik saat  di bilang ingin melobanginya, bibirnya di pincingkan dan matanya memutar membulat, ia selalu kalah sama lelaki otoriter itu

Ia menurut, tapi dalam hati ia merungut kesal,

‘Kenapa…? Kenapa …! harus seperti ini coba?’

Ia bergerak sedikit saja leon langsung buka mata.

Tetapi, karena terus merasa terganggu Leon membuka laci di samping tempat tidurnya  mengambil borgol lagi, ia memasangkannya  ke tangannya dan ketangan jovita,

“Haaa … begini lagi, kamu tidak bosan apa memborgol ku terus-terusan?”

Leon diam dan menutup matanya dengan tenang

Tapi saat melihat kunci borgol di letakkan sembarangan, otak jovita berputar , ia mengambilnya  dan menyembunyikannya di tempat paling tersembunyi di balik Branya.

‘ Ha,ha,ha terimakasi Dewa”ucap hara melirik patung kecil dewa Leon yang di tempatkan di atas meja kerja Leon.

Ia tertawa kegirangan dalam hatinya,

 ‘Ini hari pembalasanku’ kata Jovita

Di paksa berbaring lama-lama matanya ikut tertidur juga.

Leon merasa perutnya keroncongan  karena dari tadi pagi, ia belum memasukkan apa-apa ke lambungnya, karena itu cacing-cacing dalam lambungnya pada berdemo. Saat ia  melirik ke dinding di mama jam berbentuk segi empat itu di gantung.

Sudah hampir jam satu siang, setengah hari ia tidur, satu tangannya terasa mati rasa karena boneka tidurnya, menjadikanya lengannya jadi bantal.

Ia melirik gadis bertubuh mungil itu, ia selalu tidur dengan gayanya yang khas, meringkuk kearak ketiaknya dengan jari jempol di jepit antara bibir bawag dan atas.

“Kenapa aku bisa tidur lelap saat bersamanya? Selama itukah aku tidur tadi? aku lapar”

Ia ingin turun dan membiarkan Jovita tidur, ia mencari kunci borgol tetapi tidak menemukanya,  benda kecil itu, tidak ditemukan.

“Oh  kemana  benda sialan itu.” Leon mencari kemana-mana tidak ditemukan.

Merasa ada yang krasak –krusuk membuat Jovita terbangun. Iai melihat Leon sibuk mencari, ia sudah tau benda apa yang di cari lelaki itu,  ia pura-pura tutup mata, tapi ia tersenyum lici.

‘Ini saatnya pembalasanku mengerjai kamu ular Naga …ha, ha”

Leon sudah merasa sehat, tapi  kehilangan kunci borgol itu membuat pusing lagi.

Paling apesnya lagi, ia mau ke kamar mandi.

“Oh, sial, brengsek kemana perginya?  “Ia memaki  dan merasa kesal.

”Hei kamu bangun ,”tangannya menggoyang-goyang pundak Jovita.

“Haaa … ada apa?” Tanya Jovita dengan mata di kucek-kucek pura-pura blo,on

“Apa kamu melihat kunci borgol ,ini?”

Ia menggeleng, ia tahu Leon ingin ke kamar mandi,  karena terlihat tangannya  memegangi aset pribadinya . Melihat itu Jovita kembali merebahkan tubuh.

“Ih, gila aku tidak tahan lagi, kamu bangun, ayo kita ke kamar mandi”

“Aku, tidak ingin ke kamar mandi, kalau kamu kepingin, di sini saja kita lakukan,” ujar Jovita

‘Ha,ha, rasain lu kebelet kencing’

“Eh, dasar bodoh, kamu pikir mau apa, aku mau buang air kecil, ayo bangun!”

“Aku masih mengantuk,”ujar Jovita ia mulai mengerjai Leon.

“Jovita Hara…! Aku kebelet pipis,”

Ia menarik tangan jovita yang  berpura-pura jadi lemas bagai tidak punya tulang dan tidak bisa bangun.

“Hei,  aku mau ke kamar mandi!”

“Iya pergilah, biarkan aku tidur sebentar lagi,” suara Jovita di buat seperti orang teler.

Karena Jovita tidak mau bangun, ia mengendong Jovita ke kamar mandi, membawanya  ikut berdiri.

“Kita mau ngapain?”

“Aku mau pipis”

“Aiiis bau” kata Jovita berdiri di belakangnya menutup hidung,

‘Haaa..

 Di Kepalanya seperti bersinar sebuah bola lampu. ‘Aku juga sebentar lagi  mau ke kamar mandi untuk hal yang lebih besar’

Maka saat ini mereka berdua setali dua uang, kemana Leon pergi,  maka Jovita harus mengekor, dan sebaliknya kemana Jovita pergi Leon harus ikut.

Keluar dari kamar mandi terlihat sangat senang,

“Ayo kita cari kuncinya, sebentar lagi aku ada pertemuan dengan seorang klien di Mall, kita tidak boleh seperti ini,.” Hara pura-pura ikut sibuk mencarinya,

Leon terlihat duduk putus asa di sisi ranjang, ia memegang kepalanya,menggaruk-garuknya dengan kasar.

Tiba-tiba setan keusilannya dari otak Jovita keluar.

“Auuuh ….” Tangannya memegang perutnya, “Aku sakit perut, perutku mulas aku belum melapor pagi ini ke kamar mandi,” ujar Jovita dengan tatapan mata memelas.

“Apaa? Maksudnya, kamu mau buang air besar?” Mata leon  membesar.

“Iya, iyalah ke kamar mandi emang mau apaan, lagi? Dangdutan?”  Jovita memegangi perut dengan wajah pura-pura tersiksa.

‘Putus,putus deh urat maluku yang penting bisa ngerjain si manusia kutup utara ini’ ucap Jovita dalam hati.

“Oh, sial kamu mau ngajak saya melihat kamu-“

“Ayo…! buruan. Kamu tidak ingin melihat aku berak di kasur mu, kan,”  Potong jovita menyeret tangan Leon.

“Tunggu,tunggu aku mau bawa bantal dulu.”

‘Ha, ha,ha …  mari kita mulai misi pembalasan ‘ ujar Jovita dalam hati.

Jovita membuang rasa gengsi dan rasa malunya saat itu, ia berpikir inilah kesempatan ia untuk membalasnya.

 closetnya bentuk yang duduk, jovita duduk dengan tenang dan leon berdiri di sampingnya, wajahnya di tutup bantal.

Mulut Leon tidak berhenti mengumpat.

Bruk-bruk-bruk

“Oh, my god, sial,”  rutuk Leon mendengar suara gas  dari perut Jovita.

Jovita tidak sedikitpun meras, ia malah ketawa licik dan ia tambahin lagi suara dari mulutnya.

Bruuut … bruuut …!

“OH my god kamu menjijikkan, buruan aku mau pingsan, gila!”

“Sabar ini belum tuntas,” jawab Jovita suaranya seperti orang ngeden.

Leon bergelidik dan merasa tersiksa ia, menutup wajahnya dengan bantal, di pendamkan di bantal.

Di sampingnya Jovita duduk dengan  tawa di tahan.

‘Ini baru pembalasan pertama Tuan Naga. Tunggu sampai besok’

Bantu Vote  like dan kasih hadiah juga, iya kakak,

 Agara authornya semangat up tiap hari.

 Baca juga;

-Berawal dari cinta yang salah. (Tamat)

-Menikah dengan Brondong (ongoing)

-Menjadi tawanan bos  Mafia (ongoing)

-Bintang kecil untuk Faila (ongoing)

1
Anggye syahab
ini cerita kapan updatenya kak..sudah tahun 2026
rarr
nma mc cweny Jovita ap hara thor
falea sezi
hmmm ikan sama kek bapaknya tukang celup ternyata
falea sezi
pelakor nie kaila
falea sezi
makan tuh orang gila dlu qm lebih Bianca dari hara sono nikahin biar kalian sama2 gila/Curse/
falea sezi
halah dlu qm belain Bianca dripada hara ampe hara minggat
falea sezi
anehhh skg di cari uda nikah aja lu ama Bianca anak manja biar hara dpet berondong kaya bukan laki tua bodoh kayak qm
falea sezi
laki tolol mending hara ma lainnya aja
falea sezi
males tokoh utama menjijikan
falea sezi
salsa habis ngapain ma Leon hmmm abis enak enak padanya
Ida Nuryanti
Luar biasa
Nadhia aryani Wijaya
ini ada yg di hapus ya kak episode nya jadi gak nyambung episode nya
Septi Zetro
hara kenapa sih...
sudah tau dulu leon mafia dan sekrang sudah gak mau ngingat2 masalalu..
seharusnya paham dengan apa yg dilakukan leon..
sering kecewa dengan sikap hara..

terus kok ada cerita tunangan sama beni bagaimana thor padahal dari kecil sudah dijodohkan dgn toni
Mon Lisa
Biasa
Mon Lisa
Kecewa
Barry Slange'an
kebetulan aq asli kalimantan..tepat nya kalteng..
Mr.VANO
cari la teman yg bawak positif...
karna klu teman negatif akan susa untk membersikanny.
Mr.VANO
setanggu itu piter masih lemah klu di adapkan istri melahirkan
Mr.VANO
tindakan om piter sdh tepat ..
Mr.VANO
klu aku puny uang byk byk byk,aku mau buat rmh sakit.ke selamatan dl baru administrasi ,klu untk org tdk mampu gratis..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!