NovelToon NovelToon
Cinta Jangan Datang Terlambat

Cinta Jangan Datang Terlambat

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Nikahmuda / Duda / Tamat
Popularitas:739.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: aveeiiii

Tidak ada seorangpun wanita, ingin mengalami pelecehan seksual dalam hidupnya.

Bintang Amalea yang biasa dipanggil Lea, mengalami hal mengerikan itu saat baru saja mulai bekerja. Pria yang tega melakukan perbuatan itu adalah orang yang sangat ia hormati, dan kejadian itu meninggalkan trauma mendalam dalam hidupnya.

Erik kakak kelas saatvSMU yang masih menyimpan hati padanya mau menerima Lea dalam keadaan mengandung

Akankah Erik tetap setia berada di samping Lea,
di saat ia masih berjuang menghadapi trauma paska pemerkosaan di masa lalunya?

*Ini novel pertama mohon maaf kalau banyak tyoo dan salah penempatan tanda baca 🙏, belum sempat revisi 🙏*

follow IG : ave_aveeii

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aveeiiii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ganbatte !

"Kalau aku bilang, aku akan menikahimu ... bagaimana?" tantang Erik.

"Kamu sudah gila!, mau kamu kemanakan anak dan istrimu?" sergah Ghea kesal.

"Kamu sudah dengar sendiri tadi siang, dia tidak mencintai aku. Aku sudah lelah menanti tanpa kepastian."

"Kamu mencintai istrimu?" tanya Ghea sendu.

"Menikahi wanita yang sedang mengandung anak orang lain, menunggu hingga satu tahun berharap hatinya terbuka ... menurutmu apa artinya itu." Erik berjalan lemas dan duduk di kursi tamu.

"Lalu kenapa sekarang kamu mau menyerah?"

Erik menarik tangan Ghea untuk duduk di sampingnya, "Mungkin karena kamu?"

"Apa maksudmu karena aku?, kita sudah melakukan sesuatu yang salah, jangan kamu tambahkan aku label sebagai perebut suami orang." Ghea berdiri menjauh dari sisi Erik.

"Pengakuan cintamu sudah cukup bagi aku. Beri aku waktu Ghea."

"Sebelum kamu benar-benar selesai dengan istrimu, tolong jangan datang lagi seperti ini."

...🔹️...

Hanya denting piring dan ocehan dari Maura yang memenuhi ruang makan malam ini.

Erik menghentikan suapannya, diperhatikannya Lea yang berada di hadapannya sedang menyuapi Maura.

Wajah wanita yang pernah mengisi lamunannya setiap hari itu, kini dihiasi lebam di rahang dan luka di sudut bibir, yang sudah terlihat sedikit memudar.

Erik meremas jarinya hingga terlihat memutih, penyesalan selalu datang terlambat.

Ia sudah melukai hati dan fisik wanita yang di sayanginya, hanya karena dikuasai ego dan harga diri.

Dulu ia sering membayangkan Lea bersanding dengannya dan mimpinya itu sudah terwujud, Lea sudah menjadi istrinya.

Saat ini mereka berada dalam meja makan yang sama, dengan seorang anak yang lucu meski bukan darah dagingnya tapi ia sangat menyayanginya.

Akankah sekarang dengan mudahnya ia melepaskan wanita ini.

Bagaimana bisa ia begitu bodoh sekarang.

Erik berada dalam persimpangan hati dan situasi yang rumit.

Mendapatkan hatinya yang terbelah, harus mengambil keputusan yang tepat dan cepat jika tidak ia akan kehilangan keduanya.

Pelajaran berharga bagi kita, jangan coba-coba bermain api jika belum siap untuk melepas. Karena jika salah langkah akan terjilat api hingga hangus tak berbekas.

Erik kaget ketika melihat Lea juga sedang memandangnya, ternyata tanpa sadar ia sudah melamun cukup lama.

"Sakit?" Erik menyentuh pelan pipi Lea.

"Ga sakit, ga apa-apa," sahut Lea sambil tersenyum.

"Kak Erik tadi dari tempat Ghea?" Erik mengerutkan keningnya, dari mana Lea tahu.

Lea tersenyum tipis melihat reaksi Erik, "Hanya menebak aja, karena dari pulang tadi Kak Erik diam dan melamun terus."

"Apa kamu mencintai aku Lea?, tadi siang kamu berikan pertanyaan itu pada Ghea ... jika sekarang aku berikan pertanyaan itu padamu, apa jawabanmu?"

Lea menaruh sendok di atas piring lalu memandang lekat ke arah Erik, "Jika hatimu sudah terbagi, apa masih ada arti perasaanku bagi Kak Erik?"

Erik terperangah dengan pertanyaan balik dari Lea, "Aku tidak bisa memilih Lea ... kamu benar aku memang brengs*k dan pengecut." Erik menangkupkan kedua tangannya menutupi wajahnya.

Lea menarik nafas panjang yang terasa berat di dadanya, "Tidak apa-apa kalau Kak Erik tidak bisa memilih ... aku yang akan memilih."

Erik menengadahkan wajahnya menatap Lea yang tersenyum namun dengan sorot mata yang sedih.

Tanpa membalas perkataan Lea, Erik bangkit berdiri dan berlalu masuk ke dalam kamar.

Lea meraih handphone-nya dan mengetik pesan untuk Nina.

Nin, bagaimana caranya urus perceraian?

berubah rencana lagi?

Lebih cepat lebih baik kalau lama akan banyak hati yang tersiksa

whatever lah Lea, rumit sekali masalahmu. aku cari informasi dulu nanti aku kabari segera. by the way kamu datang ke orang yang salah untuk tanya beginian. Aku nikah aja belom sudah ditanya urus perceraian 😑

Lea mengakhiri pesannya dengan Nina lalu beralih ke Maura.

"Sayang, kita pasti bisa meski hanya berdua saja, Ganbatte Maura!." Lea mengangkat kedua tangan mungil Maura yang langsung disambut dengan tawa terkikik geli balita satu tahun itu.

(unyu banget ya pingin towel pipinya 😘. pic from pixabay)

...🔹️...

Lea memberikan map berisi berkas untuk memproses gugatan cerainya pada Nina.

"Yakin kamu?" tanya Nina kesekian kalinya.

"Yakin atau tidak yakin, sepertinya memang ini jalan yang paling baik. Aku merasa hubunganku dengan Kak Erik juga tidak semakin membaik malah sebaliknya."

"Meski beberapa waktu lalu kami sudah melakukan hubungan intim malah sekarang Kak Erik semakin terasa jauh dan dingin."

"Itu bukan hubungan intim tapi KDRT!." Nina menekankan.

"Berkasmu ini aku bawa dulu, ini hari pertama kamu kerja di tempat Kinanti kan?"

"Ho oh, aku bawa Maura titip ke rumah cinta dulu, habis itu langsung ke tempat Kinan. Doain ya Nin, aku grogi banget baru ini kerja di kota besar."

"Percaya deh, penilaian Kinanti itu tidak pernah salah. Kamu pasti mampu, semangat mama Maura."

Setelah membawa Maura ke tempat penitipan anak di rumah cinta, Lea langsung menuju ke tempat kerja Kinanti.

Ojek online membawanya ke pusat kota Surabaya yang sangat sibuk pagi ini.

Lea memasuki gedung bertingkat tujuh yang di dominasi oleh kaca.

Pada gedungnya bertuliskan 'Ray Manly Cipta Kreatif'.

Karena sedikit segan dan kurang percaya diri untuk melangkah masuk seorang diri, Lea memutuskan menghubungi Kinanti lewat telepon selularnya, meminta untuk menjemputnya di depan pintu masuk.

Saat ia sedang menekan tombol panggilan ke Kinanti, tangannya di senggol seseorang cukup keras sehingga handphone-nya tidak sengaja terlepas lalu terlempar jatuh meluncur ke bawah tangga.

"Heeiii, hati-hati!" dengan sedikit kesal Lea menuruni anak tangga untuk mengambil handphone-nya.

Pria bertubuh besar itu seperti tidak menghiraukan teriakan Lea, hanya menoleh sekilas dan berbisik pelan pada security yang sedang berjaga. Lalu tanpa menoleh kembali pria itu memasuki mobil yang pintunya sudah terbuka untuknya.

Setelah mobil yang dinaiki pria tersebut berlalu, security itu mendekat pada Lea.

"Maaf apa ibu sudah buat janji untuk meminta sumbangan atau sponsor? jika belum bisa kembali lagi setelah buat janji terlebih dahulu." Lea terbelalak sedikit melongo mendengar pertanyaan security itu yang terdengar sopan tapi menjengkelkan, karena dengan halus seperti hendak mengusirnya.

Apa penampilannya seburuk itu?, padahal untuk hari pertamanya ini dia sudah mempersiapkan penampilannya secara khusus.

"Saya bukan mau minta sumbangan atau sponsor pak, tapi saya bekerja di sini. Ini hari pertama saya."

"Ow maaf bu, tadi disangka bapak peminta sumbangan atau minta sponsor karena ibu hanya berdiri di depan pintu."

Bapak? orang yang tadi? mengapa seperti tidak asing ya?

"Lea, kamu kenapa masih di sini?, ayo buruan masuk." Kinanti menggiring Lea masuk.

"Maaf ya harus minta dijemput di depan, aku malu ga pede Kin." Lea melirik penampilan karyawan yang ada di gedung itu.

Semua berpenampilan modis dan trendy, dengan rambut yang tertata rapi bahkan beraneka warna. Baju mereka pun juga terlihat mahal dengan wangi parfum yang jelas bukan harga puluhan ribu.

Kinanti tersenyum geli melihat reaksi Lea, "ga lama lagi kamu juga akan seperti mereka, lihat saja nanti."

...🔹️...

Terima kasih supportnya berupa like, komen dan vote 🙏🥰

Rekomendasi lagi nih karya dari teman author kalian wajib baca "My Husband is a Vampire" karya nitaamelia

1
falea sezi
harusnya satu kantor tau biar kapok tu pelakor sok jd korban lu aja gatel
falea sezi
slaah sendiri g bs nahan nafsu mu sih rik jd kehilangan kn loe skg nyesel g guna
falea sezi
heleh lebay
falea sezi
kayaknya jodoh nya Lea nih
Ran Aulia
😂😂😂😂😂 cemburu bilang bos 🤣🤣🤣
Ran Aulia
😁😁😁😁 sabar ya Rik
Ran Aulia
Luar biasa
blecky
Devi g ingat dlu pernh memaki Lia kyk apa blm lea Tau jka hamil Dan sblm beni berniat mlamar Lea Dan membuat aerik mnjdi temeng buat nyelmatkan lea
Firgi Septia
mustinya Lea penjarakan si beni
Darojah Syafii
Luar biasa
Cerita Aveeii
terima kasih supportnya 🙏🫰🥰
Frans Fs
Lea yang malang /Whimper/
Frans Fs
wkwk
indira kusuma wardani
Luar biasa
Cvmelati Travel
dokter sama pasien sama sama gendeng, hadehhh
Cvmelati Travel
hahqhahaahaha... betul juga dokter, gantian posisinya
Cvmelati Travel
mantan suami dan suami koplak.. hmmm... kan bagus kalo akur...
Cvmelati Travel
ekstrakurikuler pak dokter.. wkwkkw
Cvmelati Travel
badai pasti berlalu.. itulah kehidupan... bersabarlah sebentar duhai hati.. perih kau jalani saja.. karna mentari tetap bersinar dan tidak akan pernah menghianati waktu yg terus berputar...
Cvmelati Travel
jangkrik kalee thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!