NovelToon NovelToon
Kita Berbeda Alam

Kita Berbeda Alam

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi Urban / Fantasi Urban-Percintaan Modern / Petualangan / Cinta Beda Dunia / Mata Batin / Action / Tamat
Popularitas:379.8k
Nilai: 5
Nama Author: meidina

Rafasya tak mengira jika kelebihannya membuatnya harus kehilangan orang-orang yang di cintainya.

Rafa dan Raka akan berjuang demi cinta mereka, meski harus menghadapi semua tantangan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

maling edan

Adri susah beristirahat, begitupun dengan Mak nur dan Rania yang juga sudah tidur.

sedang Raka duduk bersandar di dinding kamar Adri, "aku lelah Rafa, aku butuh dirimu saat ini," gumamnya sambil menangis.

dia tak mengira jika bisa melihat dan membantu seperti ini bisa begitu melelahkan.

apalagi sekarang dia juga punya kesibukan lain, Raka baru merasakan yang dulu di alami Rafa.

sedang di pondok Al Muhajirin, Rafa sedang membaca tasbih, karena hatinya yang tak bisa tenang.

bahkan pria itu terus gelisah, "Ya Allah ada apa dengan diriku, kenapa hatiku terus seperti ini, seperti ada seseorang yang membutuhkan ku," batin Rafa yang mulai membaca dzikir lagi.

jam dinding menunjukkan pukul dua dini hari, Rafa tanpa sadar baru saja terbangun.

dia ternyata tertidur sebentar, dia pun bergegas mengambil air wudhu dan memilih sholat.

Rafa mengirimkan doa untuk semua keluarganya, yang bahkan belum di ingatnya satu pun.

Raka pun berjalan di sebuah jalan pedesaan, dia melihat ayahnya yang sedang bekerja.

Raka melihat rumah bergaya jaman dulu dengan joglo di depannya. Raka ingin memeluk Vian tapi tak bisa.

"ayah ..." panggil Raka sedih.

Raka melihat seorang gadis membawa minuman, tapi Vian menolaknya.

Raka tanpa sengaja melihat dinding gapura rumah yang bertuliskan nama desa itu.

"kembalilah!" panggil seseorang yang membangunkan Raka.

"ada apa dengan mimpi ini," gumam Raka.

dia pun langsung memilih bangun dan menjalankan ibadah malam, Adri juga sudah membaik.

saat ini Raka mengaji di sampingnya, Adri memang sering menjadi incaran beberapa wanita.

Karena kesendirian dan juga hartanya, bahkan banyak wanita yang mencoba memikat Adri dengan pelet.

Adri terbangun dan merasa tubuhnya remuk redam, "udah ingat om?" tanya Raka.

"ah ... aku kenapa?" tanya Adri binggung.

"om kena guna-guna, tapi tenang semua sudah selesai, memang om tadi itu kulakan gabah di mna?" tanya Raka penasaran.

"di Bojonegoro sama Nganjuk, kenapa?" binggung Adri.

"gak papa, sekarang om mandi terus sholat malam gih, lumayan masih jam tiga lebih tiga puluh menit," kata Raka tertawa.

"sudah sekarang kamu ke mushola, bentar lagi om nyusul, Rania mana?" tanya Adri khawatir karena tak melihat putrinya.

"sama eyang, semalem dia rewel jadi tidur sama eyang," jawab Raka.

Jinny duduk di tembok gapura rumah, melihat Raka yang berjalan ke musholla depan rumah.

"cowok godain kita dong," katanya sambil melambaikan tangan.

"yang ada situ yang suka gangguin orang," kata Raka menahan tawanya.

"gak asik ah ... orang-orang disini gak ada yang keluar jam segini," kata Jinny terbang di atas Raka.

"lagian msih jam setengah empat, sudah aku mau ke musholla mending tidur gih," usir Raka.

"siap bos," jawab Jinny yang menghilang.

ustadz Arifin datang, Raka sudah memaafkan segalanya, Krena sudah berlalu lama juga.

tak baik memendam dendam lebih dari tiga hari, "assalamualaikum Raka, mau ke musholla," tanya ustadz Arifin sedikit tak enak.

"waalaikum salam, iya nih kebetulan tadi saya bangun pagi, jadi hari ini jadwalnya ustadz yang mengisi tausiyah," tanya Raka.

"insyaallah ya, karena Abi harus ke pergi ke Malang untuk ke rumah pakde, dan lagi mereka disana juga sedang panen sekalian mu beli banyak bahan makanan," jawab ustadz Arifin.

"benarkah, boleh ku ikut, siapa tau kita bisa buat usaha bareng, terlebih di daerah sana terkenal dengan sayurannya," kata Raka.

"boleh, kebetulan kami nanti berangkat ke sana pukul tujuh pagi," jawab ustadz Arifin senang.

"loh loh loh... ini para pemuda desa kok malah ngerumpi disini, ayo masuk," ajak Adri yang baru datang.

"iya om, mari," jawab keduanya.

sedang di pondok Al Muhajirin, tak sengaja seorang pria masuk ke dalam kamar pondok santriwati.

dia sebenarnya ingin mencuri, kebetulan dia masuk kedalam kamar Jasmin dan dua temannya.

kebetulan ketiga santriwati sedang lelap tertidur, bukan apa pria itu yang sudah berhasil mendapatkan uang.

entah kenapa hari ini suasana begitu hening, bahkan para santri yang bertugas jaga pun bisa kecolongan.

tapi pria itu tiba-tiba tergiur oleh tubuh indah Jasmin yang tengah terlelap.

karena kamar ketiga gadis itu di area belakang dan sedikit sepi, jadilah pria itu dengan mudah memasukinya.

"walah cah ayu, aku kok malah dadi pingin ya," kata pria jahanam itu.

dia pun mengeluarkan sesuatu dari sakunya, ketiga santri itu pun pingsan karena terbius.

pria itu mengendong tubuh Jasmin seperti jaring beras dan melewati tembok pondok yang hanya satu setengah meter.

"hei siapa itu! santri keamanan!" teriak Rafa begitu keras.

beruntung Rafa melihatnya, dia pun berusaha mengejar pria itu yang lari kearah kebun pisang.

"ya Allah tunjukkan pertolongan mu," doa Rafa.

tiba-tiba seekor harimau putih muncul, harimau itu mengeram seakan ingin menerkam pria jahat itu.

benar saja pria itu menjatuhkan Jasmin dan berlari tunggang-langgang karena harimau yang mengejarnya.

Rafa pun melihat kondisi dari Jasmin, bajunya sudah terbuka dan sedikit robek.

"astagfirullah," kata Rafa mengalihkan pandangannya.

dia pun membuka baju kokonya, dan menutup tubuh Jasmin yang tak sadarkan diri itu.

"apa yang kau lakukan Rafa, bagaimana ini bisa terjadi!" kata Fadil yang baru datang.

"tolong bawa dia ke pondok, ada Santos dan Dodo yang sedang mengejar pencuri itu," kata Rafa.

Fadil pun mengangkat tubuh Jasmin, ini dalam keadaan yang mendesak jadi mereka tak mempermasalahkan.

saat sampai banyak santri yang melihat kondisi Jasmin yang tak mengenakan jilbab dan awut-awutan.

1
diara
terimakasih banyak atas karya mu author aku suka ...
Chercher
suka sama wulan
🌸💫Dhaniatree🔥🌻
ng jember jenenge amben
Chercher
rajin doa, tapi sama calon istri udah cium tangan. belum muhrim
Chercher
Rafa sembuh yuuk
Chercher
cerita sebelumnya judulnya apa ya??
RS
Luar biasa
Momz Zahira
sedihh jd teringat sma alamarhum ibu aqu 😭😭
Momz Zahira
sedih bngt ampe terharu ini 😭😭
Ririn Saftaliana
semangat kk, aq tunggu karya2 mu yg bru
Ririn Saftaliana
typonya banyak thor, tetap semangat...
GALAXY GAMING
dr awal novel thor, selalu aja orang terdekat yg mengkhianati, sedih aku apa y memang begitu, gak bisa y aman tentrem aja gitu
GALAXY GAMING
kalau berdasarkan novel yg sebelumnya, itu raka juga ada khodam harinau juga warnanya hitam, kl Rafa warna putih ko ini semua sekarang jadi punya rafa, aku agak belibet sama alur deh
GALAXY GAMING
karakternya ko beda, antara rafa dan raka kyk k tuker gitu,
arfan
up
Anonim
Eh Rania lu jdi anak angkat gk tau diri bngt udh di mskkin malah gk mw lebih baik lh pergi sna
Anonim
Jelaslah Rania kan anak angkat Adri bkn anak kandung jdi ya Adri blm nikah psti
Anonim
Dsr Rania anak angkat bkin nyusahin
Mulya Cahaya
Raka sama wulan
Zay Zay
ach babang raka aq kan jd ikut malu.😊😊😊😊☺☺☺☺☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!