NovelToon NovelToon
AMERICAN CROWS

AMERICAN CROWS

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Bad Boy
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kazeo24

Cikampek adalah kota yang selama berabad-abad hidup dalam keterasingan dan dikenal sebagai wilayah yang sangat berbahaya. Banyak para petarung kuat berambisi menaklukkannya, tetapi hanya sedikit yang berani menginjakkan kaki di sana karena adanya perjanjian lama dengan berbagai pihak. Dahulu, satu-satunya cara membebaskan dan menguasai Cikampek adalah menaklukkan seluruh petarung terkuat hingga mencapai puncak dan memperoleh gelar Kaisar, sebuah gelar warisan sejak era awal yang pertama kali dikenal di Jakarta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kazeo24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28 THE WHEBE ALLIANCE

​VROOMM…

​Sedan mewah hitam itu melaju membelah jalanan Cikampek yang kian gelap. Di dalam kabin, suasana terasa sangat berat.

​Ryuka menyandarkan kepalanya ke jok kulit, matanya menatap kosong ke luar jendela, namun pikirannya masih tertancap pada pidato Maruken di atas rooftop gedung Mahkamah Agung tadi.

​Nama "Imperial Crows" terus berdenging di telinganya bagaikan lonceng kematian yang memanggil dari masa lalu.

​"Bang Denza," suara Ryuka memecah keheningan, terdengar serak dan penuh rasa penasaran. "Soal gelar Kaisar atau Imperial Crows itu... setahu gua, gelar itu buat orang yang berhasil nguasain seluruh Cikampek, kan? Tapi gua mau nanya satu hal... apa emang udah ada yang pernah beneran jadi Kaisar di kota ini? Maksud gua, sepanjang sejarah Cikampek?"

​Denza yang sedang mengemudi terdiam sejenak. Ia melirik Ryuka dari kaca spion tengah dengan tatapan yang mendadak berubah menjadi sangat dingin dan serius.

​Denza menarik napas panjang, lalu menyulut sebatang rokok. PFTT… Asap putih mengepul, menutupi wajahnya yang tampak mengeras.

​"Kaisar?" Denza terkekeh, namun tawanya terdengar kering. "Dengerin gua baik-baik, Ryuka. Jawabannya adalah nggak pernah. Satu kali pun belum pernah ada orang yang berhasil jadi Kaisar di Cikampek. Semenjak zaman dahulu kala, era lama, sampai era modern sekarang, satu nama pun gak pernah tercatat berhasil naklukin kota ini sepenuhnya."

​Ryuka dan Gilang yang duduk di kursi belakang langsung membelalakkan mata. "Hah? Gak pernah sama sekali?" seru Gilang tak percaya.

​"Gak pernah," tegas Denza. "Gelar Imperial Crows itu dianggap sebagai sesuatu yang tabu. Di Cikampek, kalau ada seseorang yang bener-bener berhasil naklukin lima wilayah sekaligus—Barat, Utara, Timur, Selatan, dan Pusat—itu bakalan jadi hal yang di luar nalar. Beritanya gak cuma bakal bikin geger jalanan sini, tapi seluruh dunia bakal terkejut. Cikampek ini diakui dunia sebagai salah satu kota paling berbahaya. Kalau ada satu orang yang bisa megang kendali mutlak di sini, itu berita yang bakal mengguncang skala global."

​Denza mengetuk kemudi mobilnya mengikuti irama mesin. "Tapi... saat ini ada satu orang yang lagi gila-gilaan ngejar takhta itu. Namanya Oky Febrian dari Fraksi T.O.M. Lu lihat sendiri kan beritanya tadi? Dia baru aja dinobatin jadi Ruler ketiga bagian barat dalam sejarah yang berhasil nyatuin wilayah Barat sepenuhnya."

​"Dia udah megang Barat," lanjut Denza dengan nada mencekam. "Kalau dia berhasil ngeratain Timur, Utara, Selatan, dan puncaknya adalah Pusat... maka dia bakal jadi Kaisar pertama dalam sejarah dunia bawah di kota ini. Dia mau mecahin rekor yang gak pernah bisa dilakuin siapa pun selama seabad terakhir."

​"Tapi kenapa sesusah itu, Bang?" tanya Ryuka, dahinya berkerut. "Maksud gua, kalau dia punya pasukan banyak, harusnya bisa kan?"

​"Masalahnya bukan cuma soal jumlah pasukan, Ryuka," jawab Denza, matanya menyipit tajam. "Masalah utamanya adalah pribumi kota ini. Penduduk asli dan para petarung terkuat di Cikampek adalah keturunan Bangsa Galactian."

​"Bangsa Galactian?" Ryuka dan Gilang bergumam serempak.

​"Ya. Sebuah bangsa petarung yang muncul jauh setelah bangsa Viking punah. Kita semua yang berdiri di puncak kekuatan kota ini punya darah itu," jelas Denza. "Darah Galactian bikin fisik seseorang ada di luar batas wajar manusia. Ketahanan tubuh dan daya hancur pukulannya jauh di atas rata-rata manusia biasa, gak peduli badannya kecil atau gede. Belum lagi potensi supranatural buat ngeliat Aura, hawa keberadaan petarung yang bisa bikin orang biasa pingsan cuma dengan ditatap."

​"Bayangin," Denza menekankan suaranya, "lu harus naklukin kota yang isinya monster-monster Galactian yang gak mau tunduk sama siapa pun. Mereka lebih milih mati bertarung daripada harus nyembah kaisar. Makanya gelar itu tabu. Setiap ada yang hampir berkuasa, darah Galactian yang haus perang di kota ini bakal bangkit buat narik orang itu turun lagi ke tanah."

​Ryuka terdiam, tangannya sedikit gemetar. Pikirannya melayang membayangkan ratusan monster dengan kekuatan fisik gila bertarung di setiap sudut jalan.

​"Mustahil... ini bener-bener gila!" seru Ryuka tiba-tiba dengan wajah yang memerah penuh gairah bertarung. "Gua kira kota ini cuma soal tawuran biasa, ternyata isinya bangsa haus darah?! Kota ini bener-bener sakit!"

​Gilang ikut heboh, ia menepuk pundak Ryuka keras-keras. "Gila, Ka! Kita beneran ada di dalem sarang monster! Pantesan aja orang luar yang masuk sini harus dikeroyok massal dulu di perbatasan. Isinya orang-orang di luar batas wajar semua!"

​"Gua jadi makin semangat!" Ryuka tertawa liar, auranya mulai terasa memberat di dalam kabin mobil. "Jadi kalau gua bisa naklukin kota ini... gua bakal jadi orang pertama yang ngelakuin hal yang mustahil itu?"

​Denza hanya tersenyum miring melihat reaksi Ryuka. "Tahan nafsu lu, Bocah. Lu baru aja masuk. Sekarang kita punya urusan lain di Utara."

​Mobil terus melaju, meninggalkan suasana mencekam di kabin tersebut menuju wilayah utara yang tak kalah gelap.

​Wirasaba – Cikampek Utara

​Sementara itu, jauh di bagian utara kota yang berdebu dan berbau oli mesin, atmosfer terasa sangat mencekam di sebuah warung kelontong kecil di daerah Kampung Baru. Di sana, hanya ada pendar remang lampu kuning yang berkedip, menerangi sosok Zela yang sedang duduk diam.

​Zela menatap gelas minumannya dengan mata yang tampak menghitam, hawa kebencian masih menyelimuti tubuhnya. Di depannya, duduk seorang pria berwajah keras dengan luka parut di lengannya. Dia adalah Bram, pemimpin Fraksi Gamusi dari Wirasaba.

​"Lu yakin sama rencana ini, Zel?" tanya Bram dengan suara berat. "Utara ini udah lama jadi tempat sampah yang gak dipeduliin aliansi besar. Tapi sekarang OKOM udah gerak masif di Barat. Oky Febrian udah jadi Ruler ketiga dalam sejarah Cikampek Barat. Kalau mereka masuk ke Krajan, kita yang ada di Wirasaba ini tinggal nunggu waktu buat dilibas."

​Zela tidak menjawab, ia hanya menatap pintu warung yang terbuka.

​TAK! TAK! TAK!

​Dua sosok pria lain melangkah masuk ke dalam warung. Atmosfer seketika menegang. Bram refleks memegang sebuah tongkat baseball di samping kursinya.

​"Santai, Bram. Gua ke sini bukan buat nyari ribut," ucap pria itu. Dia adalah Gani, pemimpin Fraksi Utara Clan dari wilayah Wirasaba Pusat—wilayahnya berada di tengah-tengah utara dan pemegang lapangan yang baru saja didatangi Ryuka tadi sore.

​Di belakang Gani, menyusul seorang pria dengan tatapan licik dan dingin bernama Bagas, pemimpin Fraksi Daborija dari wilayah Kampung Tengah, Wirasaba.

​Biasanya, ketiga fraksi besar di Wirasaba ini—Gamusi, Utara Clan, dan Daborija—adalah musuh bebuyutan yang gak pernah bisa duduk satu meja tanpa ada darah yang tumpah. Mereka adalah penguasa lokal yang selalu bertempur memperebutkan wilayah Utara yang padat.

​"Oky Febrian udah nyatuin Barat," Bagas angkat bicara, suaranya terdengar seperti desisan ular. "Dia bawa belasan fraksi di belakangnya; T.O.K, Arko19, BK Lads, WAR19, Los Verinto, Bringin Gank, Warjal, Kepaduri sampai Spezialis Gank. Kalau kita tetep berantem sendiri-sendiri kayak biasanya, Wirasaba bakal jadi lahan baru buat aliansi OKOM."

​Bram menoleh ke arah Zela, lalu kembali menatap Gani dan Bagas. "Zela yang bawa kabar ini ke gua. Dia bilang aliansi Slonong Boys di selatan juga lagi panas gara-gara Cijalu. Sukaseri lawan Oky yang bawa fraksi inti T.O.M tadi sore di daerah dekat perbatasan kita ke pusat. Kita kejepit di tengah-tengah."

​Gani menggebrak meja kayu warung tersebut. BRAKK! "Gua gak sudi tunduk sama Anjing Barat! Wirasaba punya aturannya sendiri! Meskipun gua benci sama lu berdua, tapi gua lebih benci lihat orang luar ngatur-ngatur tanah kelahiran gua!"

​Zela akhirnya mendongak. Auranya yang pekat membuat lampu warung sedikit meredup. "Aliansi sementara," ucap Zela dingin, memotong semua perdebatan. "Bentuk pertahanan di perbatasan Krajan. Kalau OKOM lewat dari garis itu, kita habisi mereka semua di sana sebelum mereka nyentuh pusat Utara."

​Bagas menyipitkan matanya. "Lu beneran beda sekarang, Zela. Hawa lu... kayak monster. Tapi gua setuju. Aliansi sementara 'Whebe' resmi dibentuk malam ini. Kita jaga gerbang Wirasaba."

​Ketiga pemimpin fraksi itu saling mengunci pandangan. Di luar sana, angin Wirasaba menderu kencang, membawa kabar tentang invasi besar-besaran aliansi OKOM yang dipimpin oleh sang Ruler ketiga, Oky Febrian.

​Perang besar antar wilayah di Cikampek bukan lagi sekadar prediksi, melainkan sebuah kepastian yang akan segera membakar habis apa pun yang dilewatinya.

​Zela berdiri, melangkah keluar dari warung tanpa pamit. Ia menatap langit utara yang hitam pekat. Di dalam kepalanya, suara-suara masa lalu dan kebencian terus berbisik, memacu darah Galactian-nya untuk terus mendidih di ambang meledaknya perang puncak Cikampek.

1
DANZ XYZ
/NosePick//NosePick//Applaud/
Arashiii22
keren bangat sialan
Dongo Dipelihara
siapa yang di maksd maruyama abang nya zela kah?
Kazeo24: Yap itu abang nya zela
total 1 replies
Dongo Dipelihara
prolog yang keren
Kada Wijaya
DAMN BROO
Ekaa
/Plusone/
damai kami sepanjang hari
THISS IS PEAK BRO!!
AZIKAZUE
GOKSS PARAH SELAMA INI 22 BAB TERNYATA CMN PROLOG🤭
Kazeo24: BENER SEKALII
total 1 replies
AZIKAZUE
terus bekarya bang✌🏻
Kada Wijaya
OH GITU🤭
Kada Wijaya
👍👍👍
Kada Wijaya
lanjutt perang nya
Kada Wijaya
BADASSS🔥🔥🔥
kaka pelenger
GOKILLL
RezaFitra
/Casual//Casual/
Dongo Dipelihara
menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!