NovelToon NovelToon
Tuan Besar

Tuan Besar

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Action / Romantis / Balas Dendam / Pembunuhan
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: jeloveus

Alexander Moralez Arzallane adalah seorang laki - laki berkuasa yang menyeramkan, tinggi besar dengan wajah yang dingin,, tidak pernah tersenyum, ganas dan sangat menakutkan. Psikopat sekaligus pemimpin Mafia yang sangat berbahaya.

Seorang Tuan Besar Arzallane yang berkuasa, hidup dengan banyak konflik dari masa lalunya yang penuh dendam dan pembalasan.

Sampai suatu hari bertemu dengan putri dari orang yang membuat hidupnya hancur.
Akankah ada cinta yang dapat mengubah jalan hidup seorang Tuan Besar Alexander Moralez Arzallane.

Cerita adalah asli hasil pemikiran dan sudut pandang pribadi penulis.

No plagiat

Tanggapi cerita dengan bijak, karena ini hanya sebuah karya imajinasi penulis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jeloveus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. Kinara ( Part 2 )

Dokter Zalline melangkah keluar ruangan meninggalkan Kinara yang terbaring lemah.

" Paman Jackie, tolong panggil perawat penjaga ya ! Saya akan ke Rumah Sakit Pusat untuk menemui Dokter Richard. Mumpung masih pagi mungkin beliau belum penuh jadwal kunjungnya. Saya ingin mengkonsultasikan kondisi Nona Kinara. " ucap Dokter Zalline kepada salah seorang penjaga yang setia berdiri di luar ruangan.

Paman Jackie mengangguk hormat. " Baik, Nona. "

" Saya tinggal dulu, Paman. Pastikan Nona Kinara jangan dibiarkan sendiri supaya tidak kesepian dan merasa sedih. " Sebuah senyum tersungging manis di wajah Dokter Zalline.

" Permisi Paman. "

Jackie menunduk hormat. Kemudian dengan cekatan tangan kokohnya segera meraih interkom di atas meja di dekat tempatnya berdiri.

Jackie segera menghubungi perawat petugas untuk menjaga Kinara.

Di dalam kamar, nampak Kinara masih termenung. Matanya tertutup sempurna. Tetapi pikirannya melalang buana entah kemana. Potongan - potongan ingatan tentang masa lalu berloncatan keluar dalam ingatan Kinara.

Kinara menangis tertahan. Suaranya tercekat ditenggorokan.

Saat ini, Kinara sedang berada di titik terendah dalam hidupnya, kacau, terpuruk. Kelumpuhan pada kedua kaki dan tangannya benar - benar membuat semangat hidupnya hilang. Daya juang untuk tetap hidup benar - benar hilang. Kinara merenung bagaimana hidup akan ditempuhnya jika tubuhnya saja hanya bisa terbaring di atas ranjang tanpa bisa bergerak sama sekali. Ini adalah kondisi yang sangat menyedihkan. Untuk sekedar membasahi tenggorokannya saja harus membutuhkan tangan orang lain untuk mengambilkan seteguk air. "Bagaimana jika harus membersihkan tubuhnya ? "

Kinara memejamkan matanya rapat - rapat. Hatinya benar - benar remuk dan ketakutan akan masa depan yang membuatnya semakin tersesak.

Sudut matanya sudah deras dengan air matanya. Sulit bagi Kinara untuk menguasai emosinya saat ini. Dirinya sangat terpuruk.

" God, help me !" batin Kinara berdoa. " Tolong, kuatkan aku, Tuhan ! Aku ... . "

Air mata Kinara semakin deras mengalir di sudut matanya. Hancur. Terpuruk. Sedih. Bingung. Kecewa. Marah. Entahlah, perasaan Kinara benar - benar kacau. Hidup tanpa bisa bergerak dan berada di tangan seorang yang tuan besar yang kejam. " Oh God ! " Helaan nafas Kinara semakin terasa berat.

Kinara membuka matanya perlahan, menyesuaikan dengan cahaya di dalam ruangan. Melihat ke depan terlihat sebuah jendela besar terbuka. Awan yang biru, dengan sesekali burung nampak beterbangan.

Kinara mengerjap sebentar, menghilangkan bulir air mata di sudut matanya. Kinara menarik nafas kembali mengatur kembali hatinya. Marah, sedih dan menyesal tidak akan ada artinya lagi. Dirinya lumpuh.

Kinara menghela nafas dengan susah payah, rasa remuk diseluruh tubuhnya dan perih dibeberapa bagian tubuhnya sangat menyiksa sekali. Kinara mencoba menggerakkan tangannya untuk meraih gelas di atas nakas.

Gagal. Tangannya tidak bergerak sama sekali.

Kinara mengerahkan seluruh tenaganya dan mengumpulkan semua kekuatannya pada ujung jemarinya, tapi sia - sia. Tidak bergerak. Tangannya benar - benar tidak dapat bergerak. Terasa sangat berat dan kaku.

" Oh no. Ini benar - benar menyedihkan ! " batin Kinara mulai menertawakan dirinya sendiri.

Dengan ekor matanya, Kinara menatap gelas di atas nakas, andai sebuah keajaiban terjadi, gelas dapat bergerak dan mendekat kepada dirinya ... akh Kinara sangat haus.

" Akh, aku sangat haus sekali. Coba saja aku seperti peri - peri dengan tongkat saktinya ... pasti hidup lebih mudah atau paling tidak punya kekuatan super, tinggal kedip wush ... apa yang diinginkan langsung ada. Hahaha ... Kinar - Kinar halumu semakin tinggi. "

" Ups ... tunggu gelas benar - benar dapat bergerak dan .... "

Surrrt ... glek. Glek.

" Akh ... segarnya. Aku punya kekuatan super ... Ternyata aku benar - benar mempunyai kekuatan super .... . " Kinara membatin dengan senyum mengembang di wajah cantiknya. Sekalipun ada beberapa luka yang menghias wajahnya, tapi garis cantik diwajahnya masih sangat terlihat jelas.

" Hhmm. Apakah Anda sedang berpikir, Anda menjadi seorang yang mempunyai kekuatan super, Nona ? " Sebuah suara bariton mengagetkan Kinara.

Kinara tersentak, matanya sedikit mengerjap. Senyumnya hilang seketika.

Bibirnya yang basah karena habis minum, sedikit terbuka karena terkejut.

" Selamat siang Nona Kinara, bagaimana kabar Anda ? " Han Liu menyentuh ujung tangannya.

Han Liu sedikit tersentak. Seperti tersengat aliran listrik begitu tangan kokohnya menyentuh ujung tangan Kinara.

" Maafkan kelancangan saya, Nona. " ucap Han Liu memperbaiki sikapnya yang berani menyentuh ujung tangan Kinara.

" Dokter Zalline mengatakan bahwa Anda mengalami kelumpuhan. Tetapi saya berharap Anda tidak menjadi putus harapan. Saya akan mengusahakan Dokter terbaik untuk memulihkan kondisi Anda, Nona. Jadi tetaplah tenang ! Anda pasti sembuh. " lanjut Han Liu.

Kini tangan kokoh Han Liu menggenggam tangan Kinara untuk menyalurkan semangat dan optimisme supaya Kinara tidak menjadi terpuruk, tetap mempunyai semangat untuk bertahan hidup dan menjadi sembuh.

Kinara mengerjap sejenak memandang wajah laki - laki di sampingnya. Seingatnya laki - laki ini adalah sosok sekretaris tuan besar yang super dingin itu.

" Oh ya kemana, laki - laki raksasa itu ? Aku tidak melihatnya sama sekali. Tidak menjengukku. Uh ... terakhir ... aku hanya merasakan kehadirannya saat dia mencekik leherku , dan aku hampir mati karenanya ... . " Kinara sibuk dengan pikirannya. Mata indahnya nampak sesekali memandang seluruh ruangan mencari sosok tinggi besar seperti dalam pikirannya.

" Anda mencari siapa, Nona ? " Suara Han Liu menelisik seraut wajah yang penuh tanda tanya dan beberapa kali tertangkap mata sedang mengamati seluruh ruangan.

Han Liu tersenyum kecut. Merasa kalah telak, karena gadis yang terbaring tak berdaya sedang mencari tuan besarnya. Tapi dengan cepat Han Liu mengubah wajahnya kembali menjadi kaku.

" Anda mencari Tuan besar, Nona ? " Han Liu penasaran.

Mata Kinara mengerjap kembali menetralisir keingintahuannya. Perasaannya tiba - tiba menjadi gundah seketika.

1
Taryumi 2003
kasian banget dude .terlalu kejam Alexander..
Bunny🥨: “Ketika tubuh jadi taruhan untuk keadilan. Mampir juga yu di ceritaku berjudul "kesepakatan di Atas Ranjang.” ditunggu kehadirannya ❣️
total 1 replies
Taryumi 2003
merasa punya penyakit gituan, ga ush pakai pakai wanita lah...
Taryumi 2003
Lo kira baju,..
Taryumi 2003
och pake gaun , berangkt kerja.. kirain kabur dari pesta .
Tin Wulan
kapan up date nya Thor,lama banget
Nazimah Mamat
lamanya na
Muhammad Arya Hadinata
thor udah lama nunggin kok nggak update padahal udah lama loh
Muhammad Arya Hadinata
bagus sekali
Yuni Herwani
bagus ceritanya buat penasaran
Har Zega
Luar biasa
Ijonjanbi
g up kah kk
Devi Handayani
kenapa ga lanjut thor😭😭😭😭
✿︎ Cﺃꪀꪻꪖ white 💦 ❥︎⏤͟͟͞͞R ᥫᩣ
blm up lagi kah
Muhammad Arya Hadinata
hehehe kayaknya ada yg lagi suka suka gitu deh,belom sadar aja kali ya semangat Thor jangan mudah menyerah menyelesaikan up selanjutnya
Tati Cahya
jangan bilang kalo hati nya tuan besar Hello Kitty 🤣
Devi Handayani
lanjut tuan besar😁😁😁
✧͢⃟ᤢ🌹⁹
next kak...
✧͢⃟ᤢ🌹⁹
penasaran
cepat up donk
Muhammad Arya Hadinata
lanjut
Devi Handayani
hadehhh kebanyakan musuh pusing pala ainggg😵😵😵😵😵😓😓😓😓
Tati Cahya: bukan lagi..🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!