Kenalin nama gue Alexsa Pretanita Wijaya. Gue sering di bilang badgirls, entah dari mana gue disebut itu gue juga nggak tau, tapi kesukaan gue itu telat!!!Yeaaa guee sering banget telat kesekolah, dan katanya pembuat onar,apalagi sama si ketos yang super dingin itu.
Dan kenalin juga musuh langganan gue tiap pagi kalau bukan Gavin Alexsander. Dia seorang ketos di sekolah gue dan dia yang tiap hari jadi langganan gue buat masuk keruangan ternyamannnya dimana lagi kalau bukan Ruang OSIS.
Asal kalian tau aja masak gue yang cantik bak bidadari begini di Katain monyet ,kan jahat banget gitu.kesel?? Pasti pakek banget malah.
Yang gue heran tuh kok bisa dia jadi most wanted di sekolah, menurut gue cewek cewek di sekolah gue matanya udah pada minus deh, orang muka datar, kayak es balok begitu kok di taksir. Herman gue😐
"Berisik, lo mau jatuh?" Ucapnya.
"Turunin gue cepetan" teriakku.
"Nggak."
"Lo mau bawa gue kemana?" Tanyaku。
"KUA."
"Whattttt??"
Jangan lupa tinggalkan vote komen dan like ya teman teman🙏🤩🤩
follow @fitrifhyanty05
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ulet keket
" Ra aku gak tau perasaan ini mulai dari kapan, yang pasti saat ini aku memilik perasaan untukmu, aku bukan tipe cowok yang romantis yang bisa memberi kata puitis untuk memintamu menjadikan kekasih, tapi mau kah kau menjadi pacarku dan kelak menjadi ibu dari anak anakku??? ucap Angga sambil menatap Zahra dan menggenggam tangan Zahra
sedangkan saat juga kaget tiba tiba Angga menyatakan cinta nya, ada rasah terharu dan bahagia ternyata perasaannya selama ini tidak bertepuk sebelah tangan saja.
" Iya aku mau " ucap Zahra gugup di campur senang
" beneran Ra kamu mau ?" tanya Angga untuk memastikan jawaban Zahra dan Zahra mengangguk, Angga langsung memeluk Zahra dan Zahra membalas pelukan Angga cukup lama mereka berpelukan tiba tiba ada teriakkan yang memanggil nama mereka
" ZAHRA"
" ANGGA"
teriak Gavin dan alexsa secara bersama,dan membuat sang pemilik nama melepaskan pelukan mereka dan melihat siapa yang memanggil mereka dan ternyata Gavin dan alexsa yang dari arah jalan menuju gubuk ,ya memang tadinya alexsa dan Gavin melihat pemandangan air terjun, setelah itu alexsa ingin melihat lihat di area kebun teh akhirnya Gavin menuruti keinginan istrinya,dan tidak sengaja melihat sepasang kekasih eakk baru juga jadian
dengan Angga yang menyatakan cinta nya untuk Zahra dan Zahra menerimanya, ada rasa haru di benak alexsa melihat temannya sudah menemukan dambatan hatinya, karna Zahra tipe orang yang jika menyukai seseorang itu di pendam sendirian.
" cie udah gak jomblo lagi kalian" ejek alexsa
" selamat ya bro" ucap Gavin
" kalian sejak kapan disini" tanya Zahra
" sejak Angga mulai menyatakan cintanya ke elo" jawab alexsa dan di anggukin oleh zahra
" Lo gak romantis ga msak nembak cewek di kebun teh" cibir alexsa sambil tertawa
" ya gpp gue kan beda,kam emng maunya aku nembak kamu dimana ra?" tanya Angga
" dimana aja yang penting sama kamu" jawab Zahra malu malu
" ya ellah dah pada bucinn aja nih anak" sahut Gavin
"ya udah yuk Vin kita tinggal aja mereka"ucap alexsa dan di anggukin Gavin lalu mereka pergi meninggalkan sepasang kekasih yang baru saja jadian
❇️❇️❇️❇️
saat ini mereka semua sudah kembali ke vila kecuali 2 Abang mereka dan pasangan entah Mereka pergi kemana,
alexsa dkk dan di bantu Nadia mereka memasak untuk makan siang mereka, semua bahan sudah ada semua karna tadi alexsa meminta Mila untuk mampir membeli sayuran dan bahan masak untuk beberapa hari di vila
mereka sekarang ingin membuat gurame asam manis yang sudah di vailet, sedang tumis kangkung dan udang goreng crispy , tempe crispy dan terong crispy tak lupa juga hidangan pencuci mulutnya alexsa sengaja membuat puding tadi waktu pagi sembari memasak omelet untuk Gavin
mereka para cowo masih berada di sofa didepan tv sedang bermain game, dan tiba tiba ada suara teriakan dari luar memanggil nama Gavin
" GAVIN KAMU DISINI KAN" teriak seorang gadis dari luar pintu dan mengetuk ngetik pintu ya
" hey itu siapa? " tanya alexsa setengah berteriak
" gak tau, gue bukain dulu" jawab Baim dan mejeda dulu game nya
ceklek
nampak lah gadis cantik memakai pakaian casual yang sangat pas di badannya,dan make up tipis, tapi itu semua malah membuat Baim berdecak kesal karna harus bertemu dengan gadis ini lagi
" siapa im" ucap Gavin dari belakang Baim
" Gavin aku kangen tauk sama kamu , kenapa ngak ngajak aku sih kalau kesini" ucap Elia yang langsng nyelonong masuk dan ingin memeluk Gavin tapi untungnya Gavin menghindar
" kamu ngapain disini" tanya Gavin datar dan dingin
" ya nyamperin kamulah Vin" ucap Elia
" dasar ganjen" cibir Baim dan menepuk pundak Gavin setelah itu pergi untuk kemeja makan karna keempat wanita cantik yang telah usai memasak memanggil mereka,
" lebih baik Lo pergi aja deh El ,dan siapa yang ngasi tau Lo kalau gue disini"tanya Gavin dengan masih menampilkan wajah datarnya
" tadi pagi aku ke rumahmu tapi kamu tidak ada kata Tante kamu ke vila sama temen temanmu yang ada di puncak ya udah aku nyamperin kamu kesini" jawab Elia
" ck sekrang Lo pergi gue gak mau teman teman gue yang malah mengusir Lo" ucap Gavin dan ingin pergi tapi siapa sangka Elia malh mencekal tangan Gavin dan memutar badan Gavin ke semula Elia berjinjit dan tiba tiba mencium pipi Gavin, Gavin marah ia marah dia sudah berbaik hati tidak menyakiti wanita yang selalu terobsesi padanya tapi malah dirinya bertindak kurang aja pada dirinya.
" SAYANG " ucap alexsa setengah berteriak dan mendekati Gavin dan Elia
deg
tiba-tiba jantung Gavin berhenti berdetak, karna itu adalah alexsa Gavin takut alexsa salah faham dengan yang dia liat
alexsa langsung memeluk lengan tangan yang tadi di cekal oleh Elia dan
cup cup cup
alexsa mencium bekas ciuman Elia di pipi Gavin untuk menghilangkan ciuman gadis tak tau diri itu
" ayok makan Vin semua sudah menunggu"ucap alexsa dan di anggukin oleh Gavin sebelum pergi Gavin mengecup pipi chubby alexsa dahulu dan mengandeng alexsa menuju keruang makan, dan mengabaikan Elia yang masih berada disana
flasback on
"tadi gue itu ya waktu gue sama Kevin beli belanjaan ini semua gue ketemu ulet keket itu berada disana juga " ucap Mila.
" siapa Ulet keket?" tanya Zahra
" itu Lo yang kemarin meluk meluk Gavin di acara wisuda" jawab Mila dan alexsa mengkerut kan dahinya.
" ngapain dia disini" tanya alexsa
" ya ketmu gavin lah sa, namanya aja ulet keket" jawab Baim tiba tiba dan duduk dimeja makan
" noh orangnya ada di depan, samperin aja dari pada nanti Gavin di ambil, gue udah muak liat mukak nya" ucap baim dan alexsa segera bangkit dari duduknya untuk menemui Gavin
dan saat akan memanggil Gavin alexsa melihat Gavin yang tiba tiba di cium Elia dan marah iya itu yang di rasakan alexsa kenapa Gavin tidak menghindar tapi itu semua dia tepis karna dia juga tidak akan membiarkan Gavin bersama ulet keket itu akhirnya alexsa memanggil Gavin dan mencium Gavin tepat dimana Elia mencium Gavin untuk menghilangkan kan bekas ciuman itu.
flasback off
Elia dengan tidak tau dirinya mengikuti mereka berdua ke arah dapur Gavin yang sudah duduk di meja paling ujung di samping kirinya masih ada bangku kosong milik alexsa yang memang tadi ke dapur lagu untuk membuatkan Gavin es jeruk karna tadi saat mereka berjalan kemeja makan Gavin meminta es jeruk jadi alexsa membuatnya dahulu
dan di samping kursi alexsa ada Mila dan Kevin , di samping kanan Gavin ada Angga zahra Nadia dan Baim diujung sana
tiba tiba Elia duduk di samping Gavin yang mana itu adalah tempat duduk alexsa
" heh Lo ngapain masih disini sih?" ucap kesal Baim
" dan kenapa Lo duduk disitu" ucap Mila yang juga kesal
" ya biarin lah gue kan mau ngelayanin Gavin" ucap Entang Elia
" itu tempat alexsa, pindah Sono Lo di meja bundar itu" ucap Zahra menunjuk meja bundar yang memang juga untuk makan
" gue maunya disini" ucap Elia kekeh
alexsa datang membawa es jeruk pesanan Gavin dan melihat kursinya sudah diduduki ulet keket, dan alexsa tak ambil pusing terserah gadis keket itu alexsa ingin mengajak Gavin duduk di meja sebelah aja
" sayang ini es jeruknya" ucap alexsa lembut untuk membuat iri Elia
" iya makasih sayang" jawab Gavin
" kamu mau makan apa aku ambilkan dulu , nanti kita duduk disana" ucap alexsa
" aku mau tumis kangkung dan udang crispy aja" jawab Gavin dan alexsa mengambil piring dan isi nasi tapi tiba tiba piringnya di rebut oleh Elia
" biar aku ambilkan ya Vin" ucap Elia
" ck gak tau diri banget sih" ucap Angga yang kesal karna sikap gadis di depannya itu
sembari Elia mengambilkan untuk Gavin, alexsa mengambil piring dari dapur dan juga mengambil makanan untuk Gavin
" ini Vin" ucap Elia menyerahkan piring ke depan Gavin dan Gavin langsng mendorongnya kehadapan Elia
" makan sendiri" ucap Gavin dingin
" kan aku ngambil buat kamu" ucap Elia
" gue gak minta" jawab Gavin
" ayok Vin kita duduk disana" ucap alexsa Yang sudah mengambil makanan untuk Gavin dan ingin mengambil makan untuk dirinya sendiri tpi di cegah oleh Gavin
" sini duduk" ucap Gavin sambil menepuk pahanya agar alexsa duduk di sana dan alexsa yang juga ingin mengerjai Gadis yang tak tau diri itu akhirnya menurut untuk duduk di paha Gavin seperti anak kecil saja polri ya tapi msa bodoh, alexsa duduk d paha Gavin
"siapin yank" ucap Gavin merengek dan di anggukin alexsa
" Yee BUCIN banget " ucap Baim
" IRI BILANG BOS" ucap Gavin dan alaxsa kompak
" sudah ayo makan" ucap Kevin menengahi mereka
alexsa dengan telaten menyuapi Gavin dana sesekali untuk dirinya sendiri , Elia yang melihat itu langsng pergi dari sana dan entah kemana
di dalam mobil Elia sangat kesal melihat Gavin bersama dengan wanita lain
" gue gak akan nge biarin Lo sama cwe lain Vin selain gue, gue akan melakukan apapun untuk miliki Lo" ucap Elia dalam mobil sembari menahan emosinya dan melajukan mobilnya ke hotel yang berada di dekat vila.