NovelToon NovelToon
Pernikahan Beda Kasta

Pernikahan Beda Kasta

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Tamat
Popularitas:458.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: NCY

Calina Sanders menikahi seorang putra mahkota karena ingin mencari keadilan atas kematian ibunya.

Sedangkan Kama El Barrak menikahi Calina karena ingin mencari seorang pendonor yang sesuai untuk penyakit langkanya.

Siapa yang menyangka, Calina malah terjebak didalam istana megah itu seperti seorang tahanan. Sedangkan Kama perlahan mulai mencintai wanita yang dinikahinya.


Bagaimana mereka bersama setelah kehadiran orang ketiga diantara keduanya? Sedangkan sang Ratu begitu membenci Calina yang hanya seorang wanita dari kasta terendah.

Yuk Simak bersama Kisah Cinta menarik antara Kama dan Calina.
Jangan lupa dukung author berupa like, koment dan vote ya gaes. Jiayou 💪🏻🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NCY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masa lalu

Hari hari diisi dengan penuh kemesraan antara Kama dan Calina. Mereka tak mempedulikan lagi sikap Ratu yang makin membenci Calina.

Siang itu pada acara puncak festival musim semi.

Kama mengenakan kostum Elvis Presley dan Calina menjadi seorang Marlyn Monroe. Keduanya mengisi acara seni dipanggung kesenian. Dengan sebuah gitar ditangan Kama, bak seorang gitaris profesional Kama mengiringi beberapa lagu untuk para penonton.

"Istriku," panggil Kama pada Calina yang lagi berbincang dengan beberapa orang dibawah panggung.

"Ya?" sahut Calina.

"Ingat, sejam lagi kita akan ke hotel. Butuh waktu beberapa jam untuk tiba disana," ucap Kama sambil melirik arloji ditangannya yang saat itu sudah menunjukkan pukul 1 siang.

"Baiklah," sahut Calina.

Calina menelpon Lala seorang panitia Spring festival.

"La, tetep fokus pada penjurian kostum nya ya, saya akan ke peresmian hotel. Mungkin baru akan kembali pukul 8 malam. Saat saya dan pangeran tiba bisa langsung umumkan pemenangnya. Kamu bisa handle disinikan?" tanya Calina.

"Baik putri, saya dan tim akan melakukan yang terbaik," ujar Lala.

Saat itu juga Calina menghampiri Kama.

"Kita langsung ke hotel sekarang yuk? Jika jalannya sejam lagi waktu kita disana akan sangat mepet," ajak Calina.

Saat itu Kama dan Calina langsung menuju hotel.

Harley sudah terlebih dahulu disana.

Didalam mobil...

"Calina? Apa mungkin dikehidupan sebelumnya kita pernah bertemu?" tanya Kama tiba tiba sambil pandangan nya fokus pada jalanan didepan.

Calina melirik suaminya yang baru saja mengajukan sebuah pertanyaan aneh.

"Apa kamu percaya akan sebuah reinkarnasi?" tanya Calina.

"Ya. Sepertinya Akhir akhir ini aku mulai percaya akan hal itu." Kama.

"Apa yang membuatmu berpikir begitu sayang?" Calina.

"Sejak bertemu dengan mu aku mengalami banyak sekali de javu. Semua yang aku lakukan bersamamu sepertinya pernah kulakukan sebelumnya. Seprti bermain gitar, makan otak otak, lagu snow flake, dan tadi lagu the distance. Aku tiba tiba merasa bersemangat dan seolah aku menjadi orang lain saat menyanyikan lagu itu," ujar Kama.

"Jika aku mengatakan bahwa kamu kehilangan ingatan kamu saat kecil, apa kamu akan percaya?" tanya Calina.

"Hilang ingatan? Jika ada hal seperti itu, mengapa ibu tak pernah cerita denganku?" ujar Kama ragu.

"Apa kamu tak pernah memiliki kenangan masa kecil dengan seorang gadis?" tanya Calina.

"Semua yang ku ingat tentang teman gadis, itu adalah Odette," jawab Kama.

"Bagaimana mungkin kamu mengingat kejadian buruk itu. Memori otakmu mu pasti akan menolak untuk mengingat hal itu," dumel Calina pelan. "Ibumu telah menyembunyikan banyak hal darimu. Saat kecil kamu sering bermain didekat danau, makanan kesukaan mu saat itu adalah otak otak. Dan kamu memiliki sebuah gitar klasik berwarna hitam," ujar Calina agak jengah, mengingat Kama begitu membela ibunya.

Namun semua yang dikatakan Calina tak ada satupun yang membekas dalam memori Kama.

"Ibuku tidak sejahat itu. Dan mana mungkin aku bermain didekat danau? Aku ini sangat takut dengan air," ucap Kama.

"Seseorang telah mati demi menyelamatkan mu yang mulia. Kamu bisa seenaknya melupakan kejadian itu. Tapi tidak bagi seorang gadis kecil yang menjadi saksi atas kejadian itu," ucap Calina bersihkeras dan penuh amarah.

Kama tiba tiba menghentikan laju kendaraannya saat menyadari Calina mulai emosi.

"Calina, ada apa dengan mu. Apa maksud perkataan mu? Ini adalah kali kedua kamu mengatakan hal itu. Dan kamu kenapa harus marah marah seperti ini?"

"Semua yang aku katakan benar, aku adalah Caca teman masa kecilmu. Kenapa kamu tidak mencoba mencari kembali ingatan mu yang hilang itu?" ucap Calina.

"Calina siapa kamu? Apa maksud mu terus menerus mengatakan itu? Jika kamu adalah Caca? Apa ini tujuan mu masuk ke istana?" tanya Kama agak emosi.

"Aku adalah Caca, anak dari seorang pengasuh diistana. Demi menyelamatkan nyawamu, ibuku telah mati tenggelam didanau itu. Tak ada satupun yang menolongnya. Saat itu semua orang hanya fokus pada keselamatan mu. Yang mulia, tujuan ku masuk istana adalah agar kamu tau bahwa ibuku telah rela mati demi menyelamatkan nyawa berharga seorang pangeran. Aku memakamkan ibuku sendirian. Tak ada satupun ucapan belasungkawa dari kalian. Yang ada, aku malah diusir keluar dari negara ini," ucap Calina. Kesedihan terpancar pada wajah Calina. Airmatahampir saja keluar dari kedua pelupuk matanya.

"Drama apa yang sedang kamu buat Calina? tolong kita tak akan membahas masalah aneh ini lagi?" ujar Kama.

"Aneh? Apakah aneh jika seorang anak menuntut keadilan atas kematian ibunya?" tanya Calina.

"Sudah lah, jangan membahas masalah ini lagi. Aku muak dengan trik mu Calina, berikan aku sebuah bukti kemudian aku akan mempercayainya," bentak Kama kemudian melanjutkan fokus mengemudi.

Apa ini tujuanmu mendekatiku? Kamu mencoba membuatku mengingat semua kenangan buruk yang kamu alami? Jika saja aku bisa mengingat satu baris dari apa yang kamu katakan, mungkin aku akan percaya. Ahhh, Calina...

Tangan Kama Menggaruk rambutnya yang tak gatal kemudian menghempaskan tangannya ke atas stir mobil. Deru nafasnya terdengar gundah, tatapannya terus lurus ke jalanan menuju luar kota.

Kama, Apakah terlalu sulit buat mu mencari satu bait memorimu yang hilang? Apa kah kamu lupa akan kasih sayang mama terhadapmu? Kasih sayang yang tak pernah kau dapat dari ibumu. Bahkan mama jauh lebih menyayangi dirimu daripada diriku.

Calina terkenang akan saat saat indahnya bersama ibunya.

......................

Flash Back.

17 tahun silam.

Saat negara Artylic masih dibawah pimpinan King Martin, kakek Kama. Calina dan ibunya tinggal diistana bagian belakang.

"Ca, bawakan ini buat Kama," ucap Lucia ibu Calina.

"Tapi ma, bagaimana jika ada putri Sophia?" tanya Calina yang saat itu berusia 10 tahun.

"Pangeran dan putri sedang berada diluar kota. Ayo bawa makanan ini. Kama ada dikediaman neneknya. Ingat nenek Ratu sedang sakit, jangan mengajaknya bermain main lagi," ucap Lucia mengingatkan.

Calina kecil berjalan menuju ruangan Ratu Marie.

"Kama?" panggil Calina dengan suara agak pelan seperti hampir berbisik.

"Kama?"

Saat itu Ratu Marie tengah bersandar dikursi roda diruangan tengah. Saat mendengar suara Calina, Ratu Marie langsung mengajaknya masuk.

"Calina? Kau kah itu?" ucap Marie dengan suara sengau dan pelan.

"Ratu, ini saya. Saya datang mencari yang mulia Kama," ujar Calina kecil dari balik pintu.

"Sini masuklah Calina, Kama sedang menonton tv didalam. Uhuk uhuk."

Calina menghampiri Marie yang saat itu agak terbatuk batuk. "Yang mulia, Calina ambilkan segelas air putih ya," ucap Calina kemudian menuangkan segelas air putih hangat dari meja disamping mereka.

"Apa itu yang ada ditanganmu Calina?" tanya Marie sambil meneguk habis air putih ditangannya.

"Ini gorengan yang ibu buat untuk yang mulia Kama," ujar Calina.

"Boleh saya mencicipnya sedikit?" tanya Marie.

"Tidak, anda tidak boleh memakan gorengan. Atau anda akan semakin sakit yang mulia," ucap Calina.

"Jika hanya mencicip 1 apakah tidak bisa? Saya selalu ingin makan makanan buatan ibumu, rasanya seperti memakan masakan dari sahabat karibku Anna," ucap Marie sambil mengenang Anna nenek dari Calina.

Calina mendekat kemudian memberikan apa yang ada ditangannya.

"Janji ya, anda hanya akan memakannya 1," ujar Calina.

Marie mengangguk kemudian mulai mengunyah gorengan dan sambil terbatuk batuk.

"Ajaklah Kama, dia ada didalam," ucap Marie.

Saat itu Kama dan Calina berpamitan untuk bermain dibelakang istana.

Sang Ratu yang begitu menyayangi cucunya, selalu memberikan izin pada Kama asalkan itu bersama Calina dan ibunya.

Kama dan Calina kecil berlarian dengan gembira dihalaman belakang dekat Danau.

Kebahagaiaan terpancar jelas diwajah Kama, seolah bermain diluar adalah suatu hal yang luar biasa baginya. Karena saat ibunya pulang, dia tak akan mungkin bermain diluar apalagi bermain bersama Calina.

Saat menjelang Sore, Lucia mencari Kama dan Calina ke kediaman Ratu. Namun Kama dan Calina tak berada disana. Marie mengajak Lucia berbincang sejenak.

"Yang mulia, apa Calina tadi kesini?" tanya Lucia.

"Ya, tadi dia disini. Pasti saat ini mereka sedang bermain dihalaman belakang istana," ujar Marie.

"Lucia, tinggal lah sebentar. Ada yang ingin ku bicarakan."

"Baik yang mulia."

"Hingga saat ini, saat melihatmu saya selalu merasa bersalah. Saya belum menjalankan perintah Ayahanda untuk mengembalikan gelar bangsawan keluargamu. Takutnya, saya akan segera meninggal sebelum menjalankan maklumat itu," ucap Marie lirih.

"Yang mulia akan sehat selalu dan akan berumur panjang dan juga, tanpa gelar bangsawan itu, hamba sudah merasa senang bisa melayani yang mulia. Terlebih yang mulia sudah begitu baik terhadap keluarga hamba," sahut Lucia.

"Leluhurmu adalah salah seorang pendiri kerajaan ini, sedangkan kakek buyutmu adalah panglima perang yang telah berjasa memerdekakan negri ini. Hanya karena ulah ibumu Anna yang menikah dengan seorang musuh, gelar bangsawannya dilepas. Padahal Ayah saya sudah pernah berpesan, anak anaknya akan tetap mendapatkan gelar bangsawan. Kesalahan ibumu tidak seberapa dibandingkan jasa keluarga mu turun temurun," ucap Marie panjang lebar sambil terbatuk menahan perih didadanya.

"Yang mulia, masuk lah. Istirahatlah dikamar anda. Hari semakin sore. Diluar lerlalu dingin." Lucia mendorong Marie masuk kedalam kamarnya. "Lain kali saya akan ke sini untuk berbincang dengan anda lagi yang mulia."

"Lucia, kelakuanmu sangat mirip dengan ibumu. Terlalu banyak mengalah juga tak baik," ucap Marie.

"Sudah sore, saya akan cari anak anak diluar. Yang mulia istirahatlah dulu." Lucia keluar dari kamar Ratu untuk mencari Kama dan Calina dihalaman belakang istana.

Bersambung...

1
[🦉]Susi Soemarsi
puas bgt sama alurnya ceritanya. recommand bgt buat yg suka baca novel🤗🤗
[🦉]Susi Soemarsi
yeyy akhirnya selesai juga bacanya😍. suka sama alurnya plus konfliknya yg nggc mbulet jadi nggc pening bacanya.thank' dan
semangat terus ya thor berkaryanya💪😇
[🦉]Susi Soemarsi
sudah kuduga kalo shopia itu selingkuh sama adipati. soalnya kek gitu bgt sih ngebelanya😌😌
[🦉]Susi Soemarsi
wahh nggc nyangka ternyata calina itu anak bangsawan😍😍
[🦉]Susi Soemarsi
semoga calina cepet hamil, biar nggc jadi cerai🤗
Nurma sari Sari
hadiah Rio mungkin aquarium yg pernah di beli Rio waktu dipelelangan barang antik di kerajaan
Nurma sari Sari
ya ampun sampai segitunya, kok yg lebih berperan memberi perintah adalah ratu, kemana rajanya. kok rajanya seperti GK ada fungsinya di dlm istana
Nurma sari Sari
lanjut
Nurma sari Sari
seru...😊
Nurma sari Sari
lanjut thor 👍
Nurma sari Sari
oooh....sombong nya....
Nurma sari Sari
semangat Carlina karena kamu lah pilihan Kama sang pangeran
Nurma sari Sari
sekolah tinggi bahkan sdh menjadi dosen dan model, diusia yg sdh 27 th Carlina baru merasakan ciuman untuk yg pertama kalinya ???? 🤔
Nurma sari Sari
mampir...
Nurma sari Sari
menyimak
🫧Alinna 🫧: Selamat membaca, semoga terhibur 😊
total 1 replies
R Ghofur Hidayat
jadi penasaran deh, pangeran cinta beneran pa nggak
🫧Alinna 🫧: Terima kasih sudah mampir 🙏🏻😊
total 1 replies
R Ghofur Hidayat
kapan malam pertamanya
🫧Alinna 🫧: Udah deket 🤭
total 1 replies
R Ghofur Hidayat
ikut bahagia deh tapi juga sedih gimana lanjutnya..
R Ghofur Hidayat
l@njut Thor..
R Ghofur Hidayat
penasaran jadinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!