NovelToon NovelToon
LEVEL UP !

LEVEL UP !

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: gilang imannuel

Kiyan adalah laki-laki muda berusia 20 tahun, seorang yatim piatu selalu diejek, dibuli dan dihina.

Kehidupannya dilalui penuh kesengsaraan,walaupun begitu dia memiliki seorang kekasih yang baik, peduli dan tulus padanya.

Hal tersebutlah yang membuat dia bahagia, namun tiba-tiba dunia menjadi kacau.

Zombie, monster, iblis, Dewa dan ras lainnya bermunculan secara bertahap, tidak ada yang dapat dilakukan oleh manusia ketika kekacauan tersebut datang.

Namun alam semesta membantu mahluk bumi agar menjadi lebih kuat dengan sistem yang menuntut mereka untuk naik level dan menjadi kuat.

Kiyan yang mengetahui hal itu berjuang keras untuk bisa menjadi kuat dan melindungi orang yang dia cintai.

Penasaran dengan kelajutannya?

Pantengin terus novel LEVEL UP !

UPDATE SETIAP HARI
JAM 05:00
UP 1 CHAPTER

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gilang imannuel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34. Bingung....

Ketika Kiyan keluar dari dungeon kastil Raja iblis, dia telah memiliki rencana untuk mengisi waktu dimulai dari mengumpulkan beberapa Prajurit kuat, mengembangkan serta memahaminya dan membuat persiapan untuk melanjutkan penyelesaian dungeon kastil Raja iblis.

Namun apa yang membuat Kiyan terkejut adalah sebuah suara yang sangat familiar ditelinga nya.

Lalu dengan penuh rasa keterkejutan dia pun segera berbalik dan Kiyan segera melihat sosok cantik yang sangat dikenal.

"Tunggu dulu itu Jean?" ucap Kiyan dalam hatinya, karena wanita yang memanggil dirinya memang benar adalah Jean.

Tapi banyak perubahan pada Jean, baik dari penampilan dan aura yang keluar dari tubuhnya.

"Kumohon jawab aku!" ucap Jean dengan perasaan yang masih campur aduk.

Sementara itu Kiyan hanya diam dan linglung, melihat ekspresi Jean yang benar-benar seperti seseorang yang tidak berdaya.

"Apa yang harus aku lakukan? apa aku pergi atau menyangkalnya?" banyak rencana aneh muncul dipikirkan Kiyan, karena dia masih belum terlalu siap untuk bertemu dengannya.

"Kenapa kau tidak menjawabku? apakah kau tidak mencintaiku lagi?" tanya Jean dengan air mata yang mulai mengalir.

Setelah mendengar pertanyaan Jean, Kiyan hanya bisa kaget dan mulai bimbang, dikarenakan awalnya Kiyan berencana untuk menyangkalnya lalu pergi.

Namun melihat ekspresi serta perasaan Jean, hati Kiyan pun menjadi luluh dan dia segera bergumam dalam hatinya "Walaupun ini terlalu mendadak, tapi dengan kekuatanku sekarang aku setidaknya bisa bersamanya! lagi pula aku tidak ingin mengkhianati perasaannya."

Dengan helaan nafas lega, Kiyan pun segera mendekati Jean yang mulai menangis karena tidak mendengar jawaban dari Kiyan.

[Dominator touch, telah digunakan]

Lalu dengan gerakan lembut, Kiyan segera menariknya kedalam pelukannya lalu dia pun segera berkata "Apakah aku telah banyak berubah sampai tidak mengenali suamimu lagi?"

Merasakan kehangatan dalam pelukan Kiyan dan jawaban yang ingin didengar oleh Jean, emosi yang selalu dia tekan akhirnya lepas dan Jean segera membalas pelukan Kiyan dengan erat.

"Tidak...aku akan tetap mengenalimu apapun perubahan yang terjadi padamu, karena aku sangat mencintaimu!" jawab Jean dengan air mata yang mulai mengalir.

Kemudian keduanya hanya diam dan tidak berkata apapun, hanya saling merasakan kehangatan dan cinta yang diberikan oleh mereka masing-masing.

Suasana hangat dan romantis membuat mereka berdua lupa waktu, lalu Kiyan segera mengambil inisiatif untuk berbicara "Jean...."

"Hm?" gumam Jean dengan lembut yang menunjukkan bahwa dia masih ingin dipeluk.

"Aku mencintaimu." Segera setelah mendapatkan celah Kiyan segera menanamkan ciuman lembut di bibirnya.

Dengan responnya yang cepat Jean juga segera menjawabnya dengan lembut "Aku juga mencintaimu...."

Setelah lama berciuman ada gairah yang perlahan mulai naik dimasing-masing hati mereka, tapi karena kondisi serta tempat Kiyan segera menghentikan tindakannya dan segera melepaskan bibirnya dari bibir Jean.

"Kenapa kau tidak menjawab pertanyaan aku dari awal?" tanya Jean yang sedikit terengah-engah, dimana gairahnya juga perlahan padam.

"Bagaimana tidak, aku juga kaget setelah melihatmu muncul mendadak dan juga aku waktu itu baru saja menyelesaikan misi didalam dungeon." Kiyan hanya menjawab dengan senyum tipis diwajahnya.

"Apakah benar? saat itu aku dapat merasakan jika kau memiliki rencana lain setelah lama menatapku." Ucap Jean yang segera menaruh rasa curiga.

"Um...aku tidak berkomentar lagi." Kiyan hanya segera mengangkat bahunya.

Lalu Jean segera menatap sosok pria yang sangat dia rindukan, kemudian dia segera memberikan kecupan lembut padanya.

"Apakah kau memiliki rencana aneh atau menyembunyikan sesuatu dariku?" tanya Jean dengan marah.

"Tentu saja tidak, tapi sebelum melanjutkan pembicaraan sebaik kita mencari tempat aman dan sepi dulu." Ucap Kiyan dengan tiba-tiba.

"Kenapa...?" tanya Jean dengan penasaran.

Lalu secara mendadak suara dentuman keras segera terdengar "KBOOM!"

"A-Apa itu?" Jean pun segera mengubah ekspresi wajahnya, namun karena melihat Kiyan yang masih memeluknya dia hanya bisa bingung.

"Hah...mereka berdua ini! sudah kubilang tadi hanya menjaga arena sekitar, tapi malah berburu!" ucap Kiyan dengan kesal.

Kembalilah!" perintah Kiyan yang segera menarik Chaos dan Dusk dimana mereka dengan liar menyerang setiap monster yang ada dihadapan mereka.

Namun Jean segera kaget melihat aura hitam segera masuk kedalam bayangan Kiyan, awalnya dia ingin bertanya namun karena sekarang adalah momen yang bagus Jean hanya bisa diam.

"Baiklah ayo pergi dulu." Ucap Jean yang segera mengambil inisiatif untuk menarik Kiyan yang masih dipusingkan karena, suasana yang sudah bagus telah hilang oleh prajuritnya.

Kemudian setelah menemukan tempat yang tenang dengan pemandangan indah, Jean segera mengeluarkan sesuatu dari Inventorinya.

Dimana ketika dia membuang benda aneh tersebut segera terbentuk sebuah rumah mewah, dengan lapisan pelindung.

"Apa-Apaan ini?" tanya Kiyan yang bingung dengan apa yang dia lihat.

"Ini adalah sebuah Item khusus yang dapat menyimpan sebuah rumah bahkan mendesainnya semauku, dimana aku mendapatkan ini ketika membuka Random box." Jawab Jean yang segera menarik Kiyan masuk.

Kiyan hanya bisa kaget melihat arsitektur mewah dan berkelas dari rumah, lalu secara tiba-tiba ada pesan muncul didepannya.

[Status pernikahan]

Jean meminta konfirmasi!

"Apa lagi ini?" Tanya Kiyan yang segera kembali bingung.

"Itu merupakan status pernikahan dimana seseorang yang disebut player yang telah memiliki pasangan atau menikah, dapat melakukannya. Dimana masing-masing dari pasangan akan dapat melihat status, isi inventori, melacak keberadaannya dan hal lain dari pasangan mereka." Jawab Jean dengan senyum penuh semangat.

"Hem...mirip dengan SAO ya, tapi kenapa aku sampai tidak mengetahui hal seperti ini?" Tanya Kiyan yang masih bingung.

"Sudahlah aku tidak perlu ambil pusing lagi! aku terima!" perintah Kiyan yang masih bingung.

[Telah dikonfirmasi!]

Status: Telah Menikah

Istri : Jean

Status ini dapat dilihat oleh semua orang, jika anda mengizinkannya.

"Sepertinya aku harus memeriksa lebih lanjut perkembangan dari sistem ini." Sambung Kiyan yang masih pusing.

"Sudahlah kau akan mengetahuinya nanti, sebaiknya kau segera mandi! bukannya kau sudah sangat lama didalam dungeon?" tanya Jean dengan senyum tipis.

"Ah...benar juga!" segera Kiyan segera pergi kekamar mandi yang berada didekat dapur.

"Namun kau tidak boleh meninggalkan aku ketika tidak diawasi ya!" ucap Jean yang memberikan sebuah peringatan.

"Ya...setelah aku selesai membersihkan diri, aku akan langsung datang ke kamar!" jawab Kiyan yang sudah berada dikamar mandi.

Disaat Kiyan membersihkan dirinya, ada kebingungan aneh yang muncul dipikirkannya karena hal yang terjadi hari ini terlalu mendadak.

Namun apa daya. Karena tidak ingin mengkhianati perasaan dan cinta dari Jean, mau tak mau dia akan tetap bersamanya.

"Kami telah bersama sekarang dan tujuan awal telah selesai, lalu tinggal menjemput keluarga Jean tapi apakah dia akan tetap mengizinkan aku untuk masuk dungeon sendiri?" segera pertanyaan yang membuat dia bingung muncul.

Namun apa daya karena Kiyan hanya dapat menunggu jawaban darinya.

Lalu disaat yang sama dimana Jean juga ikut membersihkan dirinya, segera muncul senyum aneh diwajahnya serta dia segera menjilati bibir dengan gaya menggoda.

1
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
next
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!