NovelToon NovelToon
HEART'S OWNER

HEART'S OWNER

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Balas Dendam
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Mempunyai Mama yang tidak menyayanginya dan dikhianati oleh sang kekasih disaat lagi sayang-sayangnya membuat Belva memilih menjauh dan hidup sendiri tanpa cinta dari siapa pun.

Siapa sangka, Belva menjadi owner skincare sukses dan kaya raya. Disaat kehidupan Belva sudah sangat sempurna, Belva dipertemukan dengan seorang Tentara yang begitu sangat menyebalkan dan selalu membuat Belva darah tinggi.

Akankah Belva kembali menemukan cintanya? Adakah orang yang benar-benar tulus ditengah-tengah kondisi Belva yang sedang dilanda krisis kepercayaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34 Rencana Bondan

"Kamu cukup diam saja, biar aku yang bekerja," seru Belva.

Yuri mulai mempersiapkan kamera dan Belva menyiapkan skincare yang akan diiklankan. Belva mulai memakaikan sunscreen ke wajah Abi, Abi hanya bisa diam bahkan dia sudah beberapa kali menelan ludahnya sendiri. Wajah keduanya sangat dekat, bahkan Abi bisa merasakan hembusan napas Belva.

"Santai Pak, jangan tegang gitu," ledek Yuri.

Beberapa saat kemudian, akhirnya selesai juga. "Bagaimana, bagus gak?" tanya Belva.

"Bagus Bel, hanya saja Pak Abinya terlihat tegang," sahut Yuri dengan kekehannya.

"Tuh 'kan produk aku bagus banget, wajah kamu jadi makin segar. Bagaimana rasanya?" tanya Belva.

"Lumayan enak," sahut Abi gugup.

"Kamu pakai ini setiap mau berangkat dinas," seru Belva.

"Gak bakalan sempat, mana ada Tentara mau berangkat dinas skincare-an dulu, yang ada aku bakalan telat," sahut Abi.

"Yaelah, ini hanya sunscreen doang tinggal usapkan di telapak tangan lalu pakai di wajah palingan cuma beberapa detik doang," sahut Belva.

Belva melangkahkan kakinya hendak pergi tapi sayang kakinya kesandung kabel dan terjatuh tepat ke atas pangkuan Abi. Keduanya kaget dan saling pandang satu sama lain, sedangkan Yuri memilih pergi keluar diam-diam. Beberapa saat kemudian, Belva tersadar dan langsung bangkit dari duduknya.

"Sudah selesai, terima kasih atas bantuannya," seru Belva gugup.

Belva dengan cepat keluar dari ruangan live itu. Abi menggaruk kepalanya yang tidak gatal, dia begitu sangat gugup dan salah tingkah. Abi pun ikut keluar dari ruangan itu dan menyusul berkumpul di ruangan tengah bersama Yuri dan karyawan Belva.

"Pak Abi jangan pulang dulu, si Lina sedang membuat mie," seru Yuri.

Belva duduk di sofa dengan memakan buah-buahan. Tidak lama kemudian, Lina dan Gina datang sembari membawa beberapa mangkuk mie instan untuk semuanya. "Silakan Pak Abi, dimakan," seru Lina.

Semuanya makan mie itu hanya Belva saja yang tidak makan mie. "Yuri, minta dong satu suap saja," rengek Belva.

"No, no, no," sahut Yuri sembari menggoyang-goyangkan jari telunjuknya.

Wajah Belva seketika cemberut. "Ini makan punya aku saja, belum dimakan kok," seru Abi sembari mmberikan mangkuk mienya.

Yuri dengan cepat menahannya. "No Pak, Belva punya maag gak boleh makan mie," sahut Yuri.

"Oh, kalau begitu kamu makan buah saja jangan makan mie," ucap Abi.

Semuanya terlihat memakan mie, hanya Belva saja yang makan buah-buahan. Wajah Belva tampak cemberut, apalagi Yuri dan Abi seakan sengaja menikmati mie itu sembari tertawa-tawa. Belva pun memilih duduk membelakangi mereka dan nonton TV membuat Abi dan Yuri tertawa.

***

Keesokan harinya....

Tissa menghampiri Bondan yang saat ini sedang duduk di halaman belakang. "Ada apa Papa manggil Tissa?" tanya Tissa sembari duduk di samping Papanya.

"Venny sudah berangkat ke kantor?"

"Sudah Pa, tumben Papa gak ikut ke kantor?" tanya Tissa kembali.

"Ada sesuatu yang mau Papa bicarakan sama kamu, makanya Papa gak ikut Venny ke kantor," sahut Bondan.

"Mau bicara apa?"

Bondan mulai menceritakan rencananya kepada Tissa membuat Tissa membelalakkan matanya. "Papa serius? ini bahaya loh, Pa," ucap Tissa tidak percaya.

"Lebih bahaya lagi kalau dia melaporkan Papa ke polisi, kamu juga bakalan keseret nantinya," sahut Bondan.

"Gak mau, Tissa gak mau masuk penjara Pa," rengek Tissa.

"Makanya kamu harus mendukung Papa dan kasih tahu di mana dia bekerja," ucap Bondan.

Tissa pun dengan senang hati memberitahukan tempat Belva bekerja di Bandung. Bondan langsung memerintahkan anak buahnya untuk mengikuti dan mengawasi Belva. "Kalau bisa, bikin dia mati saja Pa, biar tidak ada yang mengusik kita lagi dan kita bisa menguasai seluruh harta Mama Venny," ucap Tissa dengan senyumannya.

"Tentu saja, itu memang rencana Papa," sahut Bondan.

Keduanya tersenyum puas, mereka ingin menyingkirkan Belva dan juga Venny. Pagi itu seperti biasa Belva dan Yuri berangkat menuju toko, begitu juga dengan Abi yang sudah berangkat dinas. Anak buah Bondan terus mengikuti Belva dan Belva tidak menyadarinya sama sekali.

"Bel, kok perasaanku gak enak ya," seru Yuri pada saat sampai di toko.

"Gak enak kenapa?" tanya Belva.

"Entahlah, pokoknya aku gak enak saja," sahut Yuri.

"Sudah jangan dipikirkan, buang jauh-jauh perasaan itu," ucap Belva.

Keduanya langsung masuk ke dalam toko dan Bondan memerintahkan anak buahnya untuk terus memantau Belva. Setelah berbicara dengan Tissa, Bondan pun segera menyusul Venny ke kantornya. Sesampainya di kantor, Bondan bergegas menuju ruangan kerja Venny.

"Sayang, hari ini aku harus pergi ke Bandung," seru Bondan.

"Ke Bandung? mau ngapain?" tanya Mama Venny bingung.

"Kemarin ada seorang pengusaha yang menghubungi aku dan ingin bekerja sama dengan perusahaan ini, tapi pengusaha itu meminta bertemu langsung dengan aku," dusta Bondan.

"Ya, sudah aku ikut kamu ke Bandung," ucap Mama Venny.

"Eh gak usah, kamu 'kan sedang sibuk mana pekerjaan kamu sedang banyak di sini. Kamu jangan khawatir, biar ini aku yang urus nanti kalau sudah deal aku bakalan ajak dia untuk bertemu dengan kamu. Lagi pula aku juga cuma satu hari di sana, besok pagi aku pulang lagi ke sini," ucap Bondan meyakinkan.

Venny terdiam sejenak, memang saat ini dia sedang banyak sekali pekerjaan. "Ya, sudah aku gak ikut," seru Mama Venny.

"Kalau begitu aku berangkat sekarang ya, kamu hati-hati di rumah. Kalau kamu gak berani tidur sendiri, kamu suruh Tissa buat tidur menemani kamu," ucap Bondan.

Venny menganggu. Bondan menghampiri Venny lalu memeluk dan mencium kening Venny. Entah kenapa Venny gampang sekali luluh oleh Bondan padahal Bondan sudah sering melakukan kesalahan.

Setelah mendapat izin dari Venny, Bondan pun segera pergi menuju Bandung. "Aku harus bereskan semua orang yang berani menghalangi rencanaku. Sebentar lagi harta Venny dan Belva akan menjadi milikku," gumam Bondan dengan senyumannya.

***

Cukup lama anak buah Bondan mengintai Belva, hingga menjelang jam makan siang terlihat Belva masuk ke dalam mobilnya sendirian tanpa Yuri. "Itu dia mau pergi, ayo ikutin dia!" seru Bosnya.

"Baik, Bos."

Belva saat itu akan pulang karena kondisinya sedikit kurang enak badan, bahkan maagnya sedang kambuh dan dia tadi lupa membawa obat maag sehingga sekarang terpaksa dia harus pulang sendiri. Tiba di jalan sepi, mobil Belva disalip membuat Belva terkejut dan menginjak rem secara mendadak. Beberapa pria keluar dari dalam mobil dan mendobrak kaca mobil Belva.

"Keluar kamu!" bentaknya.

Belva sudah mulai ketakutan. "Cepat buka pintunya, atau saya tembak kepala kamu," ancam mereka sembari menodongkan pistol ke kaca mobil Belva.

Belva semakin ketakutan, dia tidak bisa berbuat apa-apa bahkan saking ketakutannya tangannya sampai bergetar. Selain takut, akibat merasakan maag juga yang menjadi alasannya. Belva memegang perutnya, keringat sudah mengucur di wajahnya.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
ya elah mokondo ..Cemen amat maen nya culik2an
yaniSuryani
wah udah mulai main culik culikan nih,,,,
Abi...iya pasti Abi bisa selamtin Belva
Riasusi
double update kk poppy lanjut 👍😘😘😍
ꪶꫝNOVI HI
belva dalam bahaya
Naysila mom's arga
semoga abi nolongin belva kasihan bgt dia
yaniSuryani
ih...Abi sama Belva tuh vibes nya kaya Kyara dan mas Al gak sih,,, rumahnya saling berhadap-hadapan,,, terus sama² abdi negara yg melindungi cewek kesayangan 🤭🤭
yaniSuryani
tuh mulut rem blong banget ya marMarimar,,,, lihat aja nanti Belva bakalan jauh lebih bahagia hidup sama abangmu 😂
yaniSuryani
si mario otaknya masih belum sampe dikasih kode² kaya gituan,,, tetep aja oon 🤣🤣
yaniSuryani
bahaya nih si Bondan pasti bakalan nekat sama Belva
yaniSuryani
utung sekarang ada mas Abi yg bakalan lindungi Belva
yaniSuryani
uhuuuuuyyyyy kebongkar semuanya 🤣🤣🤣
yaniSuryani
ya pulang naik taxi lagi lah gimana sih,,,,, udah mah datang gak di undang pulang minta di anterin lagi 👻
yaniSuryani
ih kebangeten oonnya Mak Venny 🤭
yaniSuryani
emang beda ya orang yg otaknya waras sama yg goblok 🤭🤭🤭🤭
yaniSuryani
puas banget akuuuuu🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yaniSuryani
ini si Tissa kapan kebongkarnya sih udah gak sabar akuuuu🤣🤣🤣
yaniSuryani
sering² aja kerjasama kaya gini,,, siapa tau jadi cinlok kan ya🤭
yaniSuryani
ketawain si Mario aja terus aku 🤣🤣🤣
yaniSuryani
udah lah Tissa mau segimanapun kamu tetep jauh dibawah Belva 🙄
yaniSuryani
nasib si Mario gimana ya,,, sekarang aja udah mulai ragu sama si Tissa 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!