NovelToon NovelToon
Purnama Tertutup Mega

Purnama Tertutup Mega

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Janda / Selingkuh
Popularitas:12.1k
Nilai: 5
Nama Author: Laviolla

Aku sibuk mengurus ibumu di atas pembaringan, sedangkan kamu sibuk menggoyang bosmu yang haus belaian. -Wulan-

Seperti cahaya purnama yang tertutup mega, semua kebaikan dan juga bakti yang sudah diberikan oleh Wulan untuk keluarganya sama sekali tak nampak di mata Awan. Wulan yang sudah dengan sabar merawat sang mertua yang lumpuh karena stroke di sela-sela kewajibannya menjadi seorang ibu muda sampai membuat wanita itu tidak memiliki waktu untuk dirinya sendiri tidak lantas membuat wanita itu mendapatkan balasan kesetiaan.

Wulan memilih untuk berpisah saat memergoki Awan berselingkuh. Wanita itu rela menjanda daripada batinnya selalu tersiksa karena Awan telah terpikat pada seorang janda kaya yang merupakan bos di tempat sang suami bekerja.

Lantas, bagaimanakah Wulan menjalani hari-harinya sebagai seorang janda? Dan bagaimana kehidupan Awan setelah kepergian Wulan? Apakah istri baru Awan bisa menjadi sosok istri dan menantu yang sempurna atau justru durhaka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Laviolla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PTM 34. Diarak

Mega dan Awan terkejut setengah mati melihat para warga yang merangsek masuk ke dalam rumah. Melihat kumpulan warga itu menjadikan Awan dan Mega luar biasa panik. Mereka bahkan belum bisa mengenakan pakaian mengingat pakaian mereka berserak di ruang tengah. Alhasil mereka dalam keadaan telanjang menghadapi para warga. Para warga pun sampai melongo melihat tontonan gratis dua manusia yang telanjang bulat seperti ini.

"Jadi rumor yang beredar akhir-akhir ini benar, bahwa di rumah ini dijadikan tempat kumpul kebo?" tanya Pak RT kepada Awan dan Mega.

Sadar bahwa dirinya telanjang bulat, Awan menarik taplak meja makan secara sembarangan kemudian menutupi tubuhnya dan juga tubuh Mega. Mereka saling berdempetan agar taplak meja makan ini bisa menutupi tubuh mereka yang polos dengan sempurna.

"Pak.. Bisa kami jelaskan. Ini tidak seperti yang Bapak pikirkan," kata Awan dengan jantung yang berdegup kencang. Apalagi saat ia melihat ada salah seorang warga yang mengeluarkan ponsel untuk merekam apa yang terjadi di sini.

"Halah... Jelaskan apa lagi? Sudah jelas-jelas Anda berdua melakukan tindakan mesum di rumah ini. Mau ngeles apa lagi?"

"Pak, Bu... Kami bukan pasangan kumpul kebo. Kami sudah bertunangan dan sebentar lagi akan menikah. Jadi, kami bukan seperti yang ada dipikiran Bapak Ibu semua," ucap Awan membela diri.

"Ckckckck sama saja itu dengan kumpul kebo, Pak. Karena Anda berdua belum resmi menikah. Pertunangan itu bukan legalitas bagi seseorang untuk melakukan zina," timpal salah seorang warga.

"T-Tapi..."

"Sudah, sudah... Karena Anda dan pasangan Anda sudah berbuat mesum, maka Anda berdua harus mendapatkan konsekuensinya," tegas Pak RT.

Bola mata Awan dan Mega sama-sama terbelalak sempurna. Mereka saling melempar pandangan dengan mulut yang sama-sama menganga lebar.

"Kon... Konsekuensi apa Pak?"

"Kami arak keliling perumahan dan kami nikahkan."

"Apa?"

Pak RT memanggil salah satu warganya. "Pak, tolong panggilkan pak ustadz di blok F ya. Sekalian tolong ambilkan gerobak sampah yang ada di dekat balai warga."

"Siap Pak!"

Lelaki suruhan Pak RT bergegas melaksanakan perintah. Sedangkan warga yang lain, masih tetap stay di rumah ini untuk memastikan Awan dan Mega tidak kabur melarikan diri.

"Ya ampun sungguh memalukan sekali. Masa orang terpelajar seperti Anda sampai melakukan hal mesum begini," ucap salah seorang ibu.

"Aku yakin hubungan mereka ini sebelumnya adalah hubungan gelap. Bisa jadi yang laki-laki menghianati istrinya atau sebaliknya," timpal ibu yang lainnya.

"Zaman sekarang ngeri ya. Hanya untuk memburu nafsu, sampai-sampai melakukan hal semacam ini. Tapi syukurlah sebentar lagi mereka akan dinikahkan dan diarak, jadi bisa membuat jera yang lainnya."

Mega kesusahan menelan salivanya. Tidak bisa ia bayangkan betapa malunya ia jika sampai diarak keliling komplek. Jika hal itu terjadi pasti akan merusak reputasinya. Wanita itu segera memutar otak agar jangan sampai prosesi arak komplek itu terlaksana.

"Pak... Bu... Saya punya tawaran," ucap Mega yang seketika membuat orang-orang di sini saling menatap.

"Tawaran apa maksud Anda?" tanya pak RT.

"Saya akan bagi-bagi uang sebanyak tiga ratus ribu masing-masing orang, asalkan saya dan calon suami saya tidak diarak dan tidak dinikahkan."

Mereka saling berbisik satu sama lain. Uang tiga ratus ribu terdengar sangat menggiurkan di zaman yang serba sulit seperti ini. Apalagi mereka dapatkan secara cuma-cuma.

"Apakah ini artinya Anda menyuap kami?" tanya salah seorang warga.

"Bukan menyuap Bu, tapi uang damai dan uang kesepakatan," jelas Mega.

"Bagaimana Bapak Ibu semua? Apa Anda semua setuju jika ada uang damai dari orang ini?" tanya Pak RT kepada warganya.

"Tidakkk!!!" jawab mereka serentak. Hal itu seketika membuat Mega terperangah karena upayanya untuk membuat kesepakatan gagal.

Pak RT kembali melirik ke arah Mega. "Bu, Anda jangan berani-beraninya menyuap kami. Pantas hukum negara ini sangat lemah karena masih banyak orang seperti Anda yang membeli hukum di negara ini."

"Tapi Pak..."

"Tidak ada kompromi dengan perbuatan zina seperti yang Anda lakukan. Maka akan tetap kami arak kami nikahkan."

Mega dan Awan semakin tersudut. Upayanya untuk berkompromi ternyata menemukan jalan buntu. Akhirnya mereka hanya bisa tertunduk lesu menunggu apa yang akan terjadi menimpa mereka.

****

Broto hanya menatap sang anak dan suaminya ini dengan tatapan nanar. Semua terjadi secara tiba-tiba tanpa pernah terpikirkan sebelumnya. Kegelisahan dan juga ketidakpercayaannya mengenai hubungan sang anak dengan Awan akhirnya hari ini terbongkar semua. Ia juga baru tahu jika sudah sejak lama sang anak melakukan kumpul kebo di rumah ini.

Setelah dihubungi oleh Pak RT, Broto bersegera meluncur ke perumahan milik Mega. Setelah tiba ia langsung menikahkan sang anak dengan Awan di hadapan Pak ustadz. Setelah ia tahu duduk perkaranya, ia benar-benar syok karena sang anak melakukan hal memalukan seperti ini.

Pelakor... Penghianat...

Pelakor... Penghianat...

Pelakor... Penghianat...

Menggunakan gerobak sampah, Awan dan Mega diarak berkeliling komplek perumahan. Pekikan suara-suara warga yang menggema seakan menarik perhatian warga sekitar. Mereka yang tengah sibuk beraktivitas di dalam rumah, seketika berhamburan keluar untuk melihat apa yang sebenarnya telah terjadi.

Mereka diarak berkeliling komplek sampai keluar gang menuju jalan besar. Sehingga bukan hanya warga komplek yang melihat Mega dan Awan namun semua pengguna jalan juga turut menyaksikan mereka.

"Mas... Ini bagaimana? Aku malu sekali," bisik Mega dengan menutupi wajahnya dengan telapak tangan.

"Aku juga malu Meg. Baru kali ini aku diarak keliling komplek dan jalan raya seperti ini."

"Ini semua gara-gara kamu Mas. Kalau saja tadi kamu tidak memancingku pasti ini semua tidak akan terjadi," dengus Mega menyalahkan Awan.

"Lah, kenapa jadi aku yang salah? Kalau tadi kamu tidak terpancing pasti ini juga tidak akan terjadi Meg."

"Setelah ini bagaimana? Papa sepertinya sudah marah sekali melihat ini semua. Aku takut kalau papa sampai menarik semua yang sudah dia berikan kepadaku."

"Semoga tidak sampai seperti itu Meg."

Di saat yang sama, taksi online yang ditumpangi oleh Wulan sembari menggendong Bagas juga melintas di jalan raya di mana prosesi arak-arakan pezina itu berada. Wulan yang baru saja berbelanja bulanan sedikit penasaran karena jalanan ini ramai sekali bahkan sedikit macet.

"Pak, ini ada apa? Kok banyak kendaraan yang berhenti di pinggir jalan?"

Saya juga kurang tahu Bu."

Saking penasarannya, Wulan menurunkan kaca mobil.

"Mas, ini ada apa ya? Kok jalanan macet seperti ini? Apa ada kecelakaan?" tanya Wulan kepada seorang laki-laki yang berjalan di pinggir jalan.

"Bukan kecelakaan Mbak. Tapi itu ada pasangan kumpul kebo yang diarak keliling komplek karena ketahuan berbuat mesum."

"Ya ampun...." Wulan sedikit syok mendengarnya. "Makasih informasinya Mas."

Dengan laju perlahan, taksi online yang ditumpangi oleh Wulan kembali bergerak. Semakin lama, semakin mendekati gerobak sampah yang di mana ada pasangan pezina di sana. Hingga pada saat taksi online yang ditumpangi oleh Wulan berada di samping gerobak sampah, kedua bola mata wanita itu membeliak penuh ketika menyadari jika orang yang sedang diarak menggunakan gerobak sampah itu adalah orang yang ia kenal.

"Mas Awan... Mega..."

"Anda kenal sama orang yang diarak itu Mbak?" tanya driver sedikit kepo.

"Dia mantan suami saya dan calon istrinya Mas."

1
Laviolla
selamat membaca semua😍
sunaryati jarum
Ibumu sudah dapat karma, dan alasan meninggalkan kamu demi kesembuhan kakekmu,itu merupakan pengorbanan juga.Termasuk mengorbankan kamu yang harus diasuh nenekmu
falea sezi
lanjutt karma buat dewa mantep misahin. anak dari ibu-nya😒
sunaryati jarum
Semoga Langit bukan putra Bu Arimbi,jadi bisa menikah dengan Wulan
Laviolla
selamat membaca semua😍😍
Ayunda
ada gitu laki model kek gtu misahin anak SM ibunya
Lee Mba Young
gendeng berarti dewa, laki bejad. mau ibuk e gk mau anak. e. semoga dpt karma.
Laviolla
selamat membaca semua😍😍
Ayunda
ya kan Arimbi ibunya Wulan,nah langit sodaraan dong SM wulan
Laviolla: hayoo saudaraan enggak🤣🤣🤣
total 1 replies
sunaryati jarum
Kok Wulan dibilang anak ibunya Langit
Laviolla: tunggu episode selanjutnya ya kak😂
total 1 replies
Laviolla
selamat membaca semua... kita ke flashback dulu ya... untuk memecahkan teka-teki perihal siapa Wulan, Inah, Arimbi dan Langit... 😂😂
sunaryati jarum: Semoga Langit bukan putra kandung Bu Arumi,jadi bisa menikahi Wulan
total 1 replies
Laviolla
selamat membaca semua😍
Hanindia
tuh kan terpesona.. nyesel kan lu wan??
Hanindia
awan siap2 terpesona lg sama wulan🤣🤣
Hanindia
badasss... wulan ternyata s3makin bersinar😍😍😍
Hanindia
awan.. lu bakalan syok liat penampilan baru wulan
sunaryati jarum
Ada orang semacam itu Ambar cuma sebagai penopang hidupnya,Ambar nanti segera blokir kartu kredit kamu jika ketahuan hilang,biar Reza tahu rasa
falea sezi
lanjut banyak🤭
Laviolla
selamat membaca semua
sunaryati jarum
Untuk apa pernikahan mewah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!