NovelToon NovelToon
Gelora Hati Seorang Gus Dan Gadis Mafia.

Gelora Hati Seorang Gus Dan Gadis Mafia.

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Romansa / Kriminal dan Bidadari
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Seorang gus bernama Ali Mahendra adalah putra kiyai kharismatik yang dipersiapkan menjadi penerus pesantren—jatuh cinta pada Nayla Malika seorang gadis yang terjebak dalam dunia Mafia karena masa lalunya yang rumit antara ibunya wanita Indonesia dan sang ayah pria Arab Saudi.

Sang Kiyai yang tahu jika Putra tunggalnya mencintai Nayla, berusaha mencarikan calon istri yang baik---anak dari Kiyai di pesantren lain.

Ning Syifa Maulida seorang anak Kiayai yang akan di nikahkan oleh Gus Ali.

Mampukah Ali dan Nayla bersama dalam perbedaan dunia sosial dan lingkungan. Atau Bagaimana Ali mengatasi masalah ini agar tak kehilangan Nayla

Cinta mereka bukan hanya tentang dua hati, tapi tentang dua dunia yang saling bertolak belakang: sajadah dan senjata, doa dan darah, dzikir dan dendam semuanya menjadi satu dalam novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Pagi ini, sinar matahari menyelinap dari celah jendela, membelah tirai tipis dan jatuh di wajah Nayla.

Matanya berusaha menyesuaikan cahaya matahari yang masuk, kepalanya masih terasa berat.

Efek anestesi yang di suntikan Fahad---saudaranya membuat kepalanya sakit.

Dan secara diam-diam, Fahad yang seorang Dokter juga melakukan pemeriksaan medis.

Pemeriksaan mendeteksi penyakit, penyakit menular s*xsual atau penyakit lainnya.

Beruntungnya, Nayla masih p*rawan dan tubuh Nayla hanya positif menggunakan narkotika jenis ganja.

Yah, Nayla sangat menjaga kesuciannya meski hidup di tengah para mafia dan gengster.

Dirinya berusaha menjaga kesuciannya, dengan menunjukkan kecerdasannya-----triknya berhasil yang membuat pimpinan geng keihn amat melindunginya.

Selayaknya barang tak boleh pecah.

Jika menggunakan Narkotika jenis sabu, Nayla jarang memakainya----karena ganja cukup bisa membuatnya lebih rileks dibandingkan alkohol.

Nayla tak sadar saat di bius, saudaranya memeriksanya----disaksikan oleh ibu dan ayahnya.

Celananya juga sudah di ganti, karena untuk melakukan pemeriksaan celana harus di lepas di bagian sensitif.

Nayla yang sadar terduduk lemas, dirinya tak sadar celananya sudah di ganti tapi masih warna hitam----bahannya dari rayon.

Celana yang di pakaikan kemarin adalah celana ketat, berbeda celana yang di berikan orangtuanya lebih lebar dan besar.

Seketika Nayla berubah lebih tenang, tidak lagi meledak seperti amarahnya semalam.

Tangannya sudah tak terikat tapi kepalanya masih sakit, lalu matanya berusaha mengedarkan ke sekeliling.

Di sekitar ada banyak foto-foto masa kecilnya, masa kecil yang sia-sia.

Fotonya waktu masih bayi di peluk oleh ibunya----Ratna, dan fotonya sendiri saat usia enam tahun.

Deretan bingkai kayu tersusun rapi.

Foto seorang anak kecil, rambutnya panjang dengan poni di depannya---tersenyum manis.

Ada foto lain, seorang bayi duduk di pangkuan Ratna, tapi wanita itu tanpa ekspresi.

Ratna berfoto karena di paksa oleh ibunya, agar mau menerima Nayla.

Nayla berdiri mendekat, jarinya menyentuh salah satu bingkai foto itu.

Hatinya hanya berdecih.

“Cuihh… muna banget nih si Ratna,” ucapnya lirih dengan nada sinis.

Suaranya serak seperti bangun tidur, matanya menatap foto itu lebih lama.

Tanpa sengaja air mata mengalir, dirinya melihat foto sang nenek yang sudah lama tiada.

Di foto itu sang nenek---ibunya Ratna memeluk Nayla yang masih bayi.

"Ngapain pasang-pasang foto-foto ginian, drama banget nih betina satu!" umpat Nayla yang tak suka menatap ibunya.

Karena sang Ibu yang membuat masa kecil Nayla hancur, karena sang ibu juga dirinya harus bertahan hidup diantara para mafia.

Di jual sejak usia delapan tahun adalah masa terkelam bagi Nayla, saat itu harga Nayla adalah lima ratus juta.

Sebuah angka yang tak akan dilupakan Nayla seumur hidupnya, angka yang membuat masa kecilnya sirna.

Tiba-tiba pintu kamar terbuka.

Ceklek.

Nayla segera menghapus air matanya kasar.

Menarik napas dengan dalam sebelum menoleh ke belakang.

"Kamu sudah bangun?" ucap seorang wanita dengan lembut.

Wanita yang mengenakan abaya hitam dengan bordiran emas rumit, juga selendang tipis warna senada.

Tangannya membawa nampan berisi bubur ayam.

"Ini mama bawain kamu bubur buat sarapan," ucapnya.

Nayla memejamkan mata, tangannya menggenggam erat bingkai di tangannya.

"Bawa lagi, saya nggak mau," tolak Nayla dengan suara serak.

Senyum Ratna seketika menghilang begitu saja.

"Kenapa?" tanya Ratna dengan nada suara halus.

Nayla membalikan tubuhnya, tangannya menggenggam bingkai di tangan.

"Pake nanya lagi! Kenapa?!" kata Nayla menatap ibunya.

"Bawa lagi, asal lo tau semenjak lo jual gua! Udah nggak ada gua ibu!" tunjuk Nayla.

Ratna berusaha menarik napas, demi menarik hati kembali putrinya.

Tangannya berusaha mendekati, namun di tepis kasar.

"Nggak usah megang gua," marahnya.

"Jijik gua ama wanita kagak ada hati nurani!" lanjutnya.

"Nayla dengerin mama, mama minta kamu kembali. Mama minta maaf karena sudah jual kamu."

"Mama sama Baba akan tebus semua, kita akan ke Mekkah...," lanjutnya dengan suara lirih.

Nayla kali ini membalas dengan nada tinggi.

"Eh kagak usah, daripada gua ngikut lo ke negara laki yang udah bikin hidup lo ancur dan gua tumbalnya, lebih baik gua jadi gelandangan!"

Nayla seolah memiliki kebencian mendalam pada Ratna, masa kecilnya yang hilang sudah tak bisa di kembalikan.

Masa kecil yang indah seharusnya berlaku bagi setiap anak.

Namun, tak setiap anak memiliki keberuntungan masa kecil yang indah.

Nayla adalah salah satu anak yang tak beruntung itu.

"Mama...hiks...minta maaf...hiks," ucapnya.

Ratna tak mampu mengatakan apalagi, selain permohonan maaf pada Nayla.

"Maaf nggak akan bisa ngembaliin semuanya," jawab Nayla.

Nayla matanya juga sudah berkaca-kaca, dan dirinya tak segan memaki ibunya dengan kata-kata kasar.

"Udah cukup, lo bawa sarapannya keluar."

Gadis ini rupanya sangat tak sudi menerima apapun uluran tangan ibu kandungnya, karena luka yang di toreh sang ibu begitu mendalam.

"Dan apa maksudnya lo ngambil gua, majang foto-foto masa kecil gua. Yang sebenernya nggak guna," ucap Nayla mengangkat bingkai foto di tangannya.

Ratna menghela napas, dirinya segera mendekat ke arah putrinya.

"Kamu mau apa biar mama buatin," kata Ratna, tak lupa dengan mata berkaca-kaca.

Nayla menatap ibunya, menghapus air matanya dengan kasar.

"Gua mau lo lepasin gua, biarin gua menjauh."

Deg.

Nayla Malika memilih menjauh dari masa lalu yang kelam, masa lalu yang mengingatkannya akan duka.

"Kamu ngomong apa, Nak. Jika aku melepaskanmu kamu akan hancur! Kamu tahu tubuhmu saat di periksa positif ganja!" kata Ratna kali ini suaranya meninggi.

Mata Nayla mendelik ke arah, Ratna dan langsung emosi.

"Jadi lu gerepe-gerepe gua waktu gua di bius!" marah Nayla menatap sang ibu.

"Mama ngelakuin itu demi kebaikan kamu Nayla!" teriak Ratna yang sudah habis akan kesabaran menghadapi Nayla.

"Kebaikan? kebaikan apaan? baru sadar lo akan kebaikan gua!" marah Nayla.

"Kebaikan gua adalah puas dendam gua terbalas!" teriak Nayla memecahkan bingkai foto masa kecilnya ke lantai.

Prang!

Suara pecahan kaca yang menggema di pagi yang seharusnya menjadi kedekatan antara ibu dan anak.

Namun, hanya rasa sakit di hadapi antara Nayla dan ibunya.

Teringat akan masa lalu.

1
falea sezi
sakit nya itu sakit bgt terhadap ibunya ayah nya dan Tuhan hmmm semoga qm tobat ya nduk
Putri Sabina: nanti juga tobat kak😉 tuhan maha membolak-balikkan hati manusia kok🥺😉
total 1 replies
falea sezi
Ratna bner bner ibu pelacur cocok lu di benci
Putri Sabina: sabar kak
total 1 replies
falea sezi
ibuk kayak gini pusat neraka
Putri Sabina: banyak kak ibu yang seperti ini di dunia nyata🥺
total 1 replies
Dayang Rindu
Hay kak, karya baru? 🔥
Dayang Rindu: sama aja, 😁
total 2 replies
Muhammad Isha
iklan buat mu
Putri Sabina: makasih udah mampir Kak
total 1 replies
Muhammad Isha
jangan lupa mampir
knovitriana
cerita yang menarik
knovitriana: iklan buat mu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!