Siapa yang menyangka jika seorang yang murah senyum adalah mafia.
dan siapa juga yang akan menyangka jika istri dari sang mafia itu hanyalah wanita yang polos juga lugu.
namun wanita yang polos dan lugu itulah yang dapat menggetarkan hati sang mafia. memuat sang raja mafia itu begitu kehilangan ketika istrinya menghilang dan baru di ketemukan setahun silam.
namun entah bagaimana istrinya yang telah hilang hilang setahun silam kini muncul menjadi istri dari salah satu rekan bisnis sang mafia yang berasal dari china.
di ketahui jika istrinya itu ternyata hilang ingatan dan di temukan oleh wisatawan dari china.
namun siapa yang menyangka jika wisatawan yang menemukan istrinya itu benar- benar keluarga asli dari sang istri.
dan setelah sang mafia mengakui perasaannya pada sang istri entah bagaimana jika sang mafia menemukan berbagai macam rahasia dari istrinya itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon flowr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Zena dan Zen
“ kau tidak apa- apa?” tanya Zen yang melihat sedari awal hingga penolakan Zena kepada Gin.
Gin menatap kepada Zen sejenak kemudian menarik nafas kasar dan membuangnya dengan lemah.” seperti yang kau lihat.” jawab Gin sendu.
Zen tak menjawab apa- apa, ia hanya ikut duduk di samping tempat duduk Gin.
“ setelah ini ia pasti akan enggan bertemu denganku.” ungkap Gin.
“ kau benar, akan susah membujuknya agar mau ikut dan bertemu dengan mu lagi.” ucap Zen ikut menyenderkan tubuhya ke senderan kursi.
“ tapi menurutku tadi ada kemungkinan ia mulai mengingat anda.” ungkap Zen tidak menggunakan bahasa formal. Semenjak di beri misi oleh Gin- Zen mulai tidak menggunakan bahasa formal di luar kepentingan kantor atau kerja sama proyek.
“hem?” ucap Gin malas.
“ aku lihat tadi Zena sama sekali tidak menolak mu ketika kau menciumnya, ada kemungkinan beberapa memori mulai kembali, mungkin ada baiknya jika menunjukkan tempat kalian berdua tinggal.” ungkap Zen.
“ tapi bagaimana caranya?” ungkap Gin mengingatkan jika Zena pasti enggan untuk bertemu kembali.
“ untuk itu biar saya yang memikirkan, jika saya juga Zena akan datang ke Mansion anda anda tinggal mempersiapkan diri seperti biasa anda tinggal berdua dengan istri anda.” ungkap Zen. Yang hanya di anggukkan Gin.
---
Setelahnya Gin dan Zen memilih untuk kembali fokus menyelesaikan proyek mereka sementara Zena ijin untuk kembali pulang dan istirahat di Apartement nya.
“ kenapa kau pulang lebih dulu?” tanya Zen pura- pura.
“ Zen?” panggil Zena tidak mempedulikan pertanyaan Zen.
“ hem?” ucap Zen melonggarkan dasinya dan duduk ke sisi Zena.
“ apa tuan Gin itu sudah memiliki istri?” tanya Zena.
“ hem.” jawab Zen seenaknya.’ dan istrinya itu kamu.’ batin Zen.
“ tapi dia bilang istrinya itu menghilang apa kita bisa membantunya?” ucap Zena tiba- tiba.
“ kenapa? Kau bersimpati dengannya?” ucap Zen mulai tertarik arah pembicaraan Zena.
“ eng..” ucap Zena menunduk, ia sendiri tak dapat menggambarkan perasaannya saat ini.
“ kau menyukainya?” ucap Zen memancing.
“ TIDAK!” ucap Zena cepat takut Zen tersinggung.
“ oke aku hanya bercanda jangan marah seperti itu.” ungkap Zen mengelus kepala Zena.
‘ lagi pula kau bukan benar- benar istri ku, aku disini hanya membantu kalian dan melancarkan bisnis ini, pasti ayah dan ibu akan bangga padaku karena berhasil meraih kerjasama dengan perusahaan terbesar di Jepang milik tuan Gin, yang bahkan ayah tak bisa dapatkan.’ batin Zen.
“ jika kau merasa simpati bagaimana jika akhir pekan kita ke mansion tuan Gin, kebetulan beliau mengundangku kesana.” jelas Zen beranjak untuk mengambil minuman bersoda.
“ jangan kebanyakan soda, Zen. Itu tidak baik untuk lambungmu.” ungkap Zena.
“ ish! Kau semakin cerewet seperti ibuku.” ucap Zen.
“ dan kau ini masih seperti anak- anak di umurmu yang sudah menginjak 25 tahun ini.” ucap Zena membalas kata- kata Zen.
Mereka memang tak pernah bersikap selayak suami istri lebih seperti kakak beradik, meski mereka tinggal berdua dalam satu flat apartement yang sudah Zen beli.
0o0
hai! hai hai!!
jangan lupa ninggal jejak ya, jika kalian pernah mampir ke karya author.
saran gapapa coment juga ga masalah, kurangnya author apa, atau mau nambah ide nanti author masukkan deh
saran dan coment kalian sungguh berharga bagi sang penulis amatir agar lebih berkembang lagi.
terima kasih
arigatou gonsaimasta
Xie xie
thankyou
see you next time.
hati2 Zen....
like n semangat 1 vote just for u