NovelToon NovelToon
ME vs OM OM

ME vs OM OM

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Misteri
Popularitas:738.8k
Nilai: 5
Nama Author: Cha Ae-Ri

Apa keinginanmu?
Ketika ditanya seperti itu, mungkin beberapa orang akan menjawab: punya banyak uang, punya barang branded, hidup mewah, traveling keliling dunia, tinggal di hunian eksklusif, bahkan ingin menjadi orang terkenal.
Mungkin bagi orang lain, hal-hal tersebut hanyalah sebuah mimpi sempurna yang mustahil. Tetapi bagi Rosaline, semua itu adalah kenyataan hidupnya. Rosaline, terlahir dengan sendok perak.
Alih-alih menikmati semua kemewahan yang dimilikinya, Rosaline lebih memilih hidup dalam penyamarannya sebagai gadis biasa untuk mencari kebahagiaan sejatinya. Keinginannya sangat sederhana, dia ingin dicintai dengan apa adanya, bukan ada apanya.
Namun siapa sangka, dibalik kehidupan Rosaline yang sempurna, ada kenyataan yang disembunyikan rapat darinya.

Sebuah cerita tentang kehidupan, keluarga, teman, kasih sayang, cinta, pengorbanan, dan rahasia.
Join me as Rosaline, untuk mencari tahu kelanjutan ceritanya dan mengungkap rahasia besar dibalik kehidupannya.

Jika kalian mencari bacaan romantis komedi yang dikemas dalam alur cerita yang berbeda dari yang lainnya, maka ini adalah pilihan novel yang tepat. Bukan novel dengan alur cepat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cha Ae-Ri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pagi Yang Heboh

Cahaya dari luar yang menembus ke dalam jendela kamar, membuat Rosaline terbangun dari tidurnya. Dia berbalik dan melihat gadis kecil di sampingnya masih tertidur lelap. Kondisi badan Rosaline juga sudah sangat membaik. Semalam dia juga bisa tidur dengan nyenyak. Ternyata benar apa yang diucapkan William, kalau badannya akan terasa lebih enak setelah meminum jahe hangat.

Perlahan Rosaline turun dari tempat tidur agar tidak membangunkan Adeline, lalu dia pun bergegas membersihkan diri.

Sekitar pukul tujuh pagi setelah Rosaline selesai membersihkan diri dan sudah rapi, dia turun kebawah dan melihat para pelayan sedang bekerja.

“Selamat pagi semua” sapa Rosaline ramah dan tersenyum hangat kepada para pelayan yang sedang berada di dapur.

Suara itu mengejutkan para pelayan karena sekarang gadis itu juga sedang berdiri dihadapan mereka.

“Selamat pagi nona muda...” pelayan yang berada di dapur menyambut hangat sapaan dari Rosaline, kemudian kembali melanjutkan pekerjaannya.

“Apakah tidak masalah jika aku ikut membantu?” ucap Rosaline sambil mendekati pelayan yang sedang memasak.

“Nona, nona tidak perlu repot-repot membantu. Lebih baik nona beristirahat saja”

“Aku mohon, biarkan aku ikut membantu. Setidaknya dengan melakukan ini, aku bisa sedikit membalas kebaikan tuan dan nona kecil kalian karena sudah baik kepadaku...” jawab Rosaline.

Melihat nona muda di depannya yang terlihat tulus ingin membantu, membuat para pelayan di dapur tidak tega menolaknya dan memilih mempersilahkan Rosaline membantu mereka. Lalu salah satu pelayan memberikan Rosaline apron (celemek) baru agar pakainnya tidak kotor.

Para pelayan merasa takjub melihat skill memasak nona muda di hadapan mereka. Rosaline terlihat cekatan menggunakan pisau dan mahir memotong bahan makanan. Bahkan gadis itu juga tidak terlihat kikuk dengan barang-barang yang ada di dapur. Rosaline sudah bagaikan nyonya rumah yang mengendalikan dapur itu. Jika begini, gadis itu bukannya yang membantu mereka, tapi justru merekalah yang membantu Rosaline memasak.

Setelah Rosaline selesai memasak hidangan untuk sarapan dan menatanya di meja makan, tiba-tiba terdengar suara gaduh dari lantai atas. Membuat seluruh penghuni rumah terkejut mendengar suara tersebut.

William hanya memakai handuk yang menutupi bagian bawah saat suara gaduh itu terjadi. Tanpa pikir panjang, dia dengan cepat keluar dari kamarnya dan menuju ke tempat sumber suara. Setelah membuka kamar dari sumber suara tersebut, William terkejut melihat keadaan kamar yang sudah berantakan tak berbentuk, dan Adeline pun sedang menangis sambil membuang barang-barang yang ada di dalam kamar.

Pria itu dengan cepat langsung mendekati gadis kecilnya. “Sweetie, ada apa denganmu? Kenapa kamu seperti ini?” ucapnya dengan panik. William melihat wajah gadis kecilnya itu sudah dibasahi air mata dan juga terlihat ketakutan.

Namun Adeline mengabaikan pria itu dan justru gadis kecil itu mondar-mandir di kamar seperti orang kebingungan.

“Apa kamu sedang mencari sesuatu?” tanya pria itu cemas.

Di waktu yang bersamaan, para pelayan juga sudah berkumpul di depan kamar itu. Melihat nona kecil mereka yang terlihat seperti sedang mengamuk.

“Apa yang terjadi?” suara seorang gadis yang terdengar familiar, muncul dari balik pelayan yang sedang berkumpul di depan kamar. Para pelayan memberi jalan agar gadis itu bisa segera masuk ke dalam kamar.

Betapa terkejutnya Rosaline melihat kondisi kamarnya yang sudah berantakan, barang-barang berserakan, terlebih dia juga melihat Adeline yang sedang menangis di samping tempat tidur.

Rosaline kemudian mendekati Adeline. Gadis kecil itu terlihat bergetar dan ketakutan, wajahnya pun juga sudah basah dengan air mata.

Rosaline menghela nafasnya. Sepertinya dia tahu apa yang sedang terjadi dengan Adeline saat ini. Dia tidak menyangka kalau gadis kecil itu akan bertindak hingga sejauh ini.

“Apa kamu berpikir kalau tante sudah meninggalkanmu begitu saja?” ucap Rosaline sembari menghapus air mata di wajah Adeline.

Gadis kecil itu menganggukkan kepalanya. Membuat para pelayan tak percaya bahwa nona kecilnya bisa histeris seperti ini karena merasa ditinggalkan oleh Rosaline. Mereka menyadari betapa nona kecilnya ini begitu terikat dengan nona muda yang sudah menginap di rumah tuannya.

William pun juga sangat terkejut karena gadis kecilnya membuat gaduh sepagi ini hanya karena mengira Rosaline sudah meninggalkannya. “Adeline, sebenarnya apa yang membuatmu bisa menyukai Raline sampai seperti ini...” ucap William dalam hati.

Rosaline menuntun Adeline supaya gadis kecil itu duduk di atas tempat tidur. Kemudian dia memeluk erat Adeline, mencoba menenangkan gadis kecil itu. Setelah beberapa saat, Rosaline mengendurkan pelukannya dan menatap gadis kecil itu.

“Adeline sayang, tante beritahu. Perbuatanmu ini tidak benar dan sangat salah. Anak baik tidak boleh bersikap seperti ini. Jika kamu menginginkan sesuatu, kamu harus mengatakannya dengan baik-baik. Bukan malah melakukan hal-hal seperti ini. Tante tahu kalau Adeline tidak begitu suka banyak bicara, dan tante juga tidak akan memaksamu. Tetapi tante ingin, Adeline tidak pernah lagi mengulang perbuatan seperti ini. Tante ingin Adeline berpikir dua kali sebelum bertindak dan memikirkan akibatnya. Mengerti? Jadi sekarang berhentilah menangis, karena tante masih ada disini, tante tidak akan pergi tanpa memberitahumu...” ucap Rosaline memberikan pengertian dengan lembut, namun tetap terkesan tegas terhadap gadis kecil itu.

Adeline dengan patuh menganggukkan kepalanya. Dia selalu menerapkan dalam hati dan melakukan apa yang Rosaline katakan kepadanya. Saat gadis kecil itu menghapus air mata di wajahnya, suara manis dan imut keluar dari mulutnya. “Maafkan Adel...”

Rosaline membelai lembut rambut Adeline. “It’s okay little princess. Tante tahu kok Adeline tidak bermaksud melakukan semua ini...” ucapnya tersenyum, lalu mencium kening gadis kecil itu.

William sulit mempercayai apa yang dilihatnya sekarang. Adeline begitu patuh dengan semua yang diucapkan Rosaline. Dia tidak menyangka bahwa gadis kecilnya bisa selekat ini dengan orang lain yang bahkan tidak memiliki hubungan apapun dengan William.

Para pelayan pun juga tidak bisa berkata-kata melihat adegan nona kecilnya yang begitu menyayangi nona muda yang baru mereka lihat semalam.

“Nona kecil benar-benar patuh, bahkan dia juga meminta maaf” ucap lirih pelayan muda yang menjadi pengasuh Adeline sambil tersenyum.

Kemudian William mendekati gadis kecilnya dan Rosaline. “Sweetie, sebaiknya kamu segera membersihkan dirimu. Karena sekarang kamu terlihat begitu kacau”

Rosaline membalikkan tubuhnya untuk melihat wajah pria yang berdiri dibelakangnya. Begitu dia berbalik, Rosaline terkejut sembari wajahnya berubah menjadi benar-benar memerah.

Pria itu memperhatikan reaksi Rosaline terhadapnya yang sedikit berbeda. Gadis itu terlihat bersikap aneh dan bingung di saat yang bersamaan. William mengira bahwa Rosaline mungkin saja masih merasa sakit, karena wajah gadis itu terlihat memerah.

Rosaline tidak bisa mempercayai apa yang matanya saat ini lihat. Pria yang berdiri di depannya itu benar-benar memiliki bentuk tubuh yang baik dan proporsional. Rosaline memang tidak pernah memperhatikan bentuk tubuh pria itu sebelumnya. Tetapi saat melihatnya dalam keadaan seperti ini, melihat bahu dan dada yang bidang, rambut yang masih sedikit basah, bentuk perut yang menjadi legenda idaman para pria maupun wanita, dan di dukung dengan wajah yang jangan ditanyakan lagi seberapa tampannya, membuat akal sehat Rosaline lenyap seketika.

Ini memang bukan kali pertama Rosaline melihat tubuh seorang pria. Dia sering kali melihat tubuh kakaknya, Rayen, yang sama bagusnya dengan tubuh pria itu. Tetapi tetap saja Rosaline akan ternganga jika melihat tubuh pria selain kakaknya.

Oh astaga! Om om jaman sekarang benar-benar sudah menjadi ancaman. Bahkan pria ini sudah punya Adeline dan masih memiliki bentuk tubuh yang sangat menggiurkan seperti ini. Jika semua om om yang sudah punya anak memiliki bentuk tubuh seperti William, maka semua populasi gadis single sepertiku yang berada di muka bumi ini, mungkin tidak akan bisa terselamatkan saat sedang berhadapan dengan om om semacam dirinya – racau Rosaline dalam hati.

“Apa kamu masih sakit? Wajahmu sekarang terlihat memerah” tanya William kepada Rosaline, dia masih tidak sadar dengan apa yang terjadi.

Rosaline kembali tersadar saat mendengar pria itu bicara dengannya. “Aaa-ee-ehh o-om eh ttu-tuan William...uhhm...aku...aku...” Rosaline tidak bisa menyelesaikan ucapannya. Dia begitu malu hingga tidak fokus dengan kalimat yang ingin diucapkannya.

Untung saja, kepala pelayan segera datang bagaikan malaikat penolong yang menyelamatkan Rosaline. Kepala pelayan itu mendekat ke tuannya dan langsung menyematkan handuk piyama ke tubuh William.

Ketika William merasakan tubuhnya dibalut handuk oleh kepala pelayannya, akhirnya dia menyadari mengapa gadis itu bertingkah sangat berbeda dan aneh terhadapnya. William pun juga turut ikut malu menghadapi situasi sekarang ini.

Dasar kau bodoh sekali William! Bisa-bisanya kau tidak sadar jika sekarang sedang bertelanjang dada. Pantas saja wajah Raline memerah saat berhadapan denganmu – ucap William dalam hati merutuki dirinya.

“Permisi nona muda Raline, biarkan saya membawa nona kecil Adeline untuk membersihkan badannya...” ucap pengasuh Adeline memecahkan kecanggungan suasana.

Akhirnya kehebohan di pagi hari itu pun berakhir, dan suasana rumah William kembali menjadi damai.

1
tresna
gimana udah 2024 kok gak up"
Admi Winarni
hope for up in 2023
Admi Winarni
setiap makan malam selalu ku intip nih kk,
Admi Winarni
masih setia ama raline William kk, di tunggu up nya
beybi T.Halim
diawal sdh asyik nee...😍🎶
fhayy
mampir kak seperti nya menarik... terima kasih undangan nya. btw ini udah tamat / blm ya ? kog aku lihat masih on going tapi tahun nya 2020 hehe
Magda Lena
author yg baik, ini ceritanya bagus banget... tolong di lanjuti yaa...
semoga author dlm keadaan baik2 saja... kami kangen dgn karyamu yg sangat bagus...
arlie
RIP.. (RASANY PENGEN PUTUS ) ? KAH ? 😁
Yuhana
thor.....kok ga lanjut, sakutkeh?
Risma
g jls bngwt sih gantung critanya,
Risma
menyebalkan setahun lo gantungin critanya klo g njat buat novel g usah buat bikin penasaran aja
Risma
setahun nggu g tamat juga crita nya
Dewi Kania
ini kpn updateny thor
uhuuuyyy
di lanjut gk yaaaa
Atika Vallen
lama gak baca ini
ngarepnya udh tamat..
eh pas baca lg msh sama kya pas trakhir baca,,
😅😁😁😁😁
Etty Bachtiar
udh lma bgt gk lnjut
Septanti Nuraini
Hay thor kmu dmn thor ini novel gmn ceritanya rosaline nya slalu ku tunggu thor
Siti Masithoh
ini mau sama siapa yah..??
Anonim
mampir aq kak
Maryam Josela
kapan lanjutannya ada lagi thor. ..thor kamu ga pingsan kan thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!