Ini Kisah beberapa anak remaja dengan cerita cintanya masing-masing, kisah dimana ada beberapa gadis yang menemukan kekasihnya dengan jalan yang berbeda-beda. Sandra Aditama seorang gadis pendiam yang memiliki sahabat baru dari sekolah barunya yang bernama Lexa Arandita gadis tomboy dan Dinda Azani gadis yang periang serta aktif, Sandra juga memiliki sahabat lama yang bernama Desy Amanda Puspita, mereka tidak lagi bersahabat karena suatu masalah di antara mereka berdua.
Sandra yang di taksir beberapa di sekolah nya karena paras cantiknya itu juga memiliki beberapa musuh di sekolah nya.
hy readers mau tau kelanjutannya yuu simak ceritanya..
mohon dukungannya ya like,rate dan vote dan tambahkan ke daftar fav nya Terimakasih 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurmay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berangkat Duluan
Tring...
sebuah pesan masuk ke ponsel Rudy.
seseorang telah mengirimkan pesan sebuah foto.
Rudy mengeraskan rahang nya saat melihat foto yang di kirimkan dari nomor yang tidak di kenal.
" Apa maksud dari pesan ini, dan pria ini siapa"gumam Rudy dengan semburat emosinya.
"lo kenapa Rud?" tanya Dendi. "ini ada yang ngirimin foto Sandra pelukan sama cowo" jelas Rudy.
"siapa pengirim nya" tanya Dendi.
"ga tau, nomor nya ga di kenal, gue telpon udah ga aktif" Rudy masih emosi.
"terus lo marah gitu sama Sandra, Rud lo jangan gampang percaya sama foto yang belum tau keasliannya, dan kalau itu foto emang asli lo juga kan belum tau kebenaran nya" ucap Dendi menasehati temannya.
"iya juga sih, tapi tetep aja gue gaterima kalau Sandra di peluk cowo lain" ucap Rudy.
"cemburu boleh, tapi jangan berlebihan! yang berlebihan itu ga baik Rud" ucap Dendi.
"hhuuufft tau ah"Rudy berlalu pergi.
" eeh bro, Rudy ternyata bucin banget ya sama Sandra "ucap Attha
" iyah gitu daaah" ucal Dendi.
Edo hanya menikmati drama sahabatnya sembil memainkan game di pansel nya.
////////
Di kediaman Aditama
Sandra dan Dimas baru sampai rumah setelah mengantarkan 2 sahabt sandra.
"ayoo kaa masuk" ajak Sandra.
"iya iya sabar"..
" Mama pasti senang melihat kaka datang ke sini "
"Mamaaaa adek pulang, lihat niih siapa yang adek bawa" teriak Sandra.
"dek jangan terial-teriak sih" ucap Dimas.
"apasih deeh,pulang-pulang udah teriak-teriak kaya tarzan aja" ucap Mama Rena.
"Dimas anak Mama, kamu sudah pulang na" ucap Mama langsung memeluk Dimas.
"maaf Mah baru bisa kesini" ucap Dimas.
"gapapa sayang,yang penting kamu sehat, itu aja udah cukup" ucap mamah sayang.
"huuuu ada ka Dimas, adek di lupakan" Sandra pura-pura merajuk.
"heheh maaf dek, abisnya Mama kangen banget sama kaka Dimas mu ini"ucap Mama Rena.
" kamu sudah beri kabar Papa, kalau kamu udah di Indonesia "tanya Mama Rena.
" tadi Dimas udah ke kantor Papa mah. sebelum jemput Sandra "jawab Dimas.
" Mah kak, adek ke kamar dulu ya, mau bersih-bersih dulu, kalian lanjutkan kangen-kangenannya aja" ucap Sandra yang berlalu pergi ke kamar nya.
"iissh anak itu" gumam Mama Rena.
Dimas mengedarkan pandangannya, dia melihat sekeliling rumah yang dulu di tinggalinya bersama Mama Papa dan Sandra.
"banyak yang berubah ya Mah" ucap Dimas.
"iyah Dim, biasa ini permintaan princess rumah ini, itu si Sandra"ucap Mama Rena dan Dimas hanya terkekeh geli karena dia tau sifat Sandra yang manja, yang permintaan nya harus selalu di penuhi.
" bagaimana kabar kamu saat disana nak"tanya Mama.
"Alhamdulillah Mah."..
" Mama senang kamu bisa berhasil Dim"ucap Mama Rena dan mengelus lengan Dimas.
"makasih ya Mah, kalau bukan karna Mama dan Papa, Dimas ga akan jadi seperti ini" ucap Dimas tulus.
"jangan gitu sayang, bagaimana pun itu juga karena Dedikasi dan kerja keras kamu"..
" tetap aja Mah, semua ini karena campur tangan Mama dan Papa."ucap Dimas.
"Maah adek laperr" ucap Sandra yang tiba-tiba datang.
"oh iyah Mama sampai lupa ngajak kalian makan, ya udah ayuk kita makan, mamah udah masak banyak" ajak Mama Rena.
"ayok Dimas, kamu pasti kangen sama masakan Mama kan" ucap Mama Rena menarik tangan Dimas.
"tuh kan anak cantiknya dilupain" gerutu Sandra.
//////////
Di sebuah club, ada seorang pria yang sedang meminum-minuman beralkohol dengan di temani gadis-gadis berpakaian minim.
"gue harus cepat-cepat misahin hubungan mereka, gue garela Sandra jatuh ke pelukan siapapun itu selain gue" gumam melantur pria itu ,karena pengaruh alkohol yang di konsumsinya.
/////
Keesokan harinya
"Maah adek berangkat" teriak Sandra
"Adek ini masih pagi, bisa ga sih ga usah teriak-teriak" omel Mama Rena.
"heheh iyah maah maaf"..
" kamu berangkat sama siapa dek"tanya Mama.
"samaaa....
ucapan sandra tergantung karena bu yi suara klakson mobil.
Tiin tin....
" siapa tuh dek?"tanya mama.
"Assalamu'alaikum....
Sandra dan Mama menoleh dan menjawab Salam orang yang baru datang itu.
" waalaikum salam"jawab Mama dan Sandra kompak.
"Ka Dimaaass" sandra langsung berlari dan memeluk Dimas.
Mama Rena yang bisa tersenyum hangat melihat interaksi kedua nya.
"kamu mau berangkat sekolah ya dek" tanya Dimas.
"iyah ka..
" ya udah mau kaka anterin ga"tawar Dimas.
"mau bangeetttt...
" Dimas kamu kan baru datang, biar Sandra berangkat sendiri, kamu sarapan aja sini"ucap Mama.
"gapapa kok mah,ya udah mah Dimas antarkan Sandra dulu ya." pamit Dimas.
"ya sudah hati-hati, lepas antarkan Sandra, balik lagi kamu kesini ya"..
" siap maah"Dimas dan Sandra pun berangkat..
tidak lama Sandra dan Dimas berlalu pergi, ada sebuah mobil yang berhenti di depan rumah sandra.
Mama Rena yang mendengar bunyi suara mesin mobil pun berbalik lagi dan membuka pintu.
"kamu Rud, pasti mau jemput Sandra ya?" ucap Mama Rena.
"iyah Tan, Sandra ya udah siap belum?" tanya Rudy setelah bersalaman dengan ibu kekasihnya itu.
"aduuh sandra baru aja berangkat"..
" udah berangkat "gumam Rudy.
" iyah Rud, baru aja keluar tadi"..
"oh ya udah Tan, gapapa... kalau gitu Rudy pamit ya Tan" Rudy pun berpamitan dan berlalh pergi.
Di sekolah.
Sandra dan Dimas sampai di depan gerbang sekolah.
"makasih ya ka,adek sekolah dulu"..
" iyaa, belajar ya g benar"ucap Dimas mengusap sayang kepala sandra.
"siap bos" ucap Sandra dan langsung turun dari mobil.
Sandra melambaikan tangan nya dan Dimas pun berlalu pergi..
Sandra memasuki area sekolah.
Tin...
"astaga gue lupa kasih tah Rudy kalau gue berangkat duluan" gumam Sandra karena tahu kalau yang membunyikan kelakson adalah kekasihnya itu.
setelah memarkirkan monilnya Rudy langsung menghampiri Sandra.
"kamu kenapa berangkat duluan" tanya Rudy tanpa basa basi.
"hehe maaf lupa" ucap Sandra yang memasang muka lugunya.
"ya udah lain kali kabarin ya kalo mau berangkat duluan" ucap Rudy tanpa menanyakan dengan siapa Sandra berangkat.
sebenarnya Rudy ingin sekali menanyakan soal foto, tapi dia tahan,karena Rudy mau Sandra yang bercerita sendiri, Rudy pun memancing pembicaraan.
"San, kemarin kamu pulang sama siapa" tanya Rudy
"ooh kemarin aku di jemput sama ka Dimas Rud" jawab Sandra dengan entengnya.
*Dimas siapa ya, ko dia panggilnya kaka, bukannya Sandra anak tunggal, ga mungkin Dimas yang dia bialng itu kakanya* batin Rudy.
"Dimas siapa san?" tanya Rudy hati-hati.
"ooh ka Dimas itu dia...
" pagi sandraaaa.."teriak Dinda dan Risa yang baru datang, dan memotong ucapan Sandra
"hy pagii,"..
" Lexa belum datang ya?"tanya Sandra
"belum keknya" jawab Dinda.
"ya udah san, aku duluan ya ke kelas" pamit Rudy.
"oh ok..
Rudy berlalu pergi setelah mengusap kepala Sandra dengan lembut nya.
" sosweet "ucal Dinda gemas..
dan Risa hanya tersenyum miris, Risa sebenarnya merasa cemburu karena bagaimana pun Risa masih menyimpan perasaan untuk Rudy, tapi dia harus mengikhlaskan itu semua.
" ya udah yuk gaesa kita ke kelas"ucap Sandra pada 2 sahabat nya itu.
setelah Sandra Risa dan Dinda berlalu pergi dari arena parkiran.
Ada sebuah mobil memasuki arena parkiran, ternyata itu mobil Attha dan ada seorang gadis yang bersama Attha,
ya itu Lexa yang berangkat bareng dengan Attha.
Attha dan Lexa turun dari mobil dan berjalan bareng menuju kelasnya masing-masing.
banyak pasang mata yang menyaksikan seorang Attha dan Lexa berjalan bareng, ada yang mencibir ada pula yang bilang kalau mereka berdua terlihat serasi.
dan ada dua gadis yang menatap benci pada Lexa, ya itu Vio dan Riri..
"sial,, dia emang nantang gue" gumam Vio.
"sabar Vi, kita cari titik lemahnya tuh perempuan jadi-jadian ok" ucap Riri.
"benar kata lo Ri" ucap Vio dan tersenyum miring.
bersambung...
happy reading..
jangan lupa tinggalkan jejaknya ya,budayakan like vote dan rate⭐5nya ,terimakasih 🙏🤗
Kak May, perasaan aku masih sama seperti 2 bulan lalu. Makasih udah balikin namanya jadi Desi😭😭 Huaaaa Nikhole sweet amat lu, Pak.