[TAHAP REVISI!]
WARNING⚠️⚠️⚠️
Skip bagi yang tidak suka bertele-tele🙏🙏🙏
_____________________________
Mengisahkan tentang gadis berumur 16 tahun yang dulunya ceria dan manja kini menjadi sosok yang dingin dan kejam hanya karena sebuah keluarga. Sebuah dendam membuatnya terjun ke organisasi dunia bawah. Organisasi yang penuh dengan pertarungan, hingga pertumpahan darah. Namun ia tidak takut akan hal itu demi membalaskan dendamnya.
Di dalam kehidupannya yang penuh konflik ini, ada sesosok pria yang diam-diam mencintainya. Ia tidak peduli sama sekali tapi kehadiran pria itu perlahan mengisi kehidupannya.
Penasaran bagaimana kelanjutannya? Yuk simak!
Jangan lupa follow IG Author dulu hehe:-(
IG Author: @cpri_counfsa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SasaNayonara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
GMK_Eps 34
Setelah menempuh perjalanan yang jauh,akhirnya Reiyana dan Rina sampai di kediaman keluarga Aditama.Keduanya segera turun dari mobil,Rina masih menatap kosong Kediaman Aditama tak terasa air mata menetes dari pelupuk matanya.
"Jangan menangisi orang yang belum tentu menangisimu!"Ucap Reiyana yang melihat Rina meneteskan air mata
"Aku hanya menangisi untuk kali ini karena tidak lain kali!"Jawab Rina
"Hapuslah air mata mu dan ayo kita masuk!"Ajak Reiyana
"Baiklah"Rina segera menghapus air matanya
Setelah Rina menghapus air matanya,Reiyana segera mengajak masuk Rina.Rina pun memencet bel mansion Aditama.
Tingg..tongg..tingg..tongg
Tidak berapa lama,pembantu keluarga Aditama pun membukakan pintu mansion.Pembantu itu cukup terkejut ketika melihat nonanya pulang setelah semalam tidak pulang.
"Sore Bi"Sapa Rina dengan senyum
"Sore juga non Rina!non Rina semalam kemana aja?bibi khawatir sama non"Ungkap bi Lilis
"Aku di rumah kakak ku bi"Jawab Rina dengan senyum
"Apa bibi tidak salah dengar??non Rina punya kakak?kan setahu bibi non Rina itu adik dari nona Sindi!"Tanya bi Lilis
"Tidak salah kok bi!Ini perkenalkan kakak ku namanya Reiyana"Ucap Rina memperkenalkan Reiyana
"Oh ini yah!wah nona sangat cantik"Puji bi Lilis ketika melihat Reiyana
"Hmmmm"Singkat Reiyana
"Maafin kakak ku bi!ia memang seperti itu jika dengan orang baru!oh iya apakah papa dan mama ada di rumah?" tanya Rina
"Tuan dan nyonya ada di rumah sedangkan nona Sindi belum pulang!"Jawab bi Lilis
"Boleh kah kami masuk??"Tanya Rina dengan sopan
"Tentu saja non Rina!silahkan masuk!"Bi Lilis mempersilahkan Rina dan Reiyana masuk ke dalam mansion Aditama.
"Silahkan duduk di ruang tamu dulu non Rina dan Reiyana!bibi akan memanggil tuan dan nyonya dulu" Bi Lilis langsung naik ke lantai atas untuk memanggil majikannya
Sambil menunggu pemilik mansion itu datang,Reiyana menatap keseluruhan mansion yang tidak seberapa besar di banding mansionnya.Tidak berapa lama terdengar langkah kaki menuruni tangga mansion.
"Wah wah lihatlah anak tidak tahu diri ini!masih berani menginjakkan kaki di rumahku"Ucap nyonya Aditama dengan lantang menuruni tangga berjalan berdampingan dengan tuan Aditama.
Rina dan Reiyana segera menoleh ke asal suara itu dan mendapati tuan dan nyonya yang sedang menuruni anak tangga.Tidak berselang lama tuan dan nyonya Aditama sudah sampai di ruang tamu dan langsunh duduk di sofa.
"Untuk apa kau datang lagi kemari anak pungut?"Tanya tuan aditama dengan nada mengejek
"Hahah papa seperti tidak tahu saja!ia ke sini pasti ingin kembali masuk ke dalam keluarga Aditama"Sahut nyonya Aditama
"Aku ke sini untuk mengambil barang ku pa!"Sahut Rina
"Barang yang mana kau maksudkan??"Tanya nyonya Aditama
"Barang ku yang ada di sini!"Jawab Rina
"Semua barang itu pembelian dari uang ku jadi kau tidal berhak membawanya!"Ucap tuan Aditama
"Kau dengarkan apa kata suamiku!anak tidak tahu diri masih berani datang kemari setelah mengecewakan anak kesayangan ku bahkan sampai membuat tangan anak ku bengkak karena teman mu!"Ucap Nyonya aditama dengan penuh amarah
"Anak nyonya itu memang berhak mendapatkan sedikit pelajaran biar dia tau bagaimana rasanya jika salah satu anggota tubuhnya sakit!!"Sahut Reiyana yang sekarang mengambil alih pembicaraan.
"Siapa kau berani ikut campur masalah keluarga ku?"Tanya nyonya Aditama
"Nyonya tidak perlu tahu namaku yang jelas tangan anak mu itu sakit karena ulahku"Kawab Reiyana dengan santai tapi dingin
"Jadi kau yang sudah membuat tangan anak ku sakit!berani sekali kau"Sekarang Tuan Aditama marah setelah mendengar ucapan Reiyana.
"Memang aku berani!anak tuan dan nyonya itu harus di beri pelajaran karena semua orang udah bosan di beri pelajaran olehnya jadi sekarang aku yang beri pelajaran padanya"Sahut Reiyana dingin
"Cih dasar anak kecil!kau berani berurusan dengan keluarga kami!kau pasti akan mendapat akibatnya"Ancam nyonya Aditama dengan amarah yang sudah di puncak
"Pasti ku tunggu akibat yang nyonya maksudkan itu"Sahut Reiyana
"Kauuuu awas saja!kau Rina,dasar anak tidak tau diri sudah di tolong malah tidak tau di untung!kami susah payah menghidupi anak pungut seperti kau tapi rupanya kau tidak menghargai pertolongan kami"Ucap Nyonya Aditama dengan geram menunjuk ke arah Reiyana
"Untuk apa menghargai pertolongan jika hanya untuk di jadikan pembantu anak semata wayang"Sahut Reiyana
"Diam kau!"Perintah tuan Aditama
"Akuuu menghargai pertolongan kalian!aku kira pertolongan kalian ikhlas tapi ternyata hanya untuk di jadikan pembantu"Ucap Rina dengan meneteskan air mata
》Bersambung《
akan tetapi kalau tidak di jelaskan nanti para pembaca akan nanya...
jadi harus gimana atuh y???
kadang othor kih asal halu bikn cerita tidk bisa memposisikan ke haluanya🤡
jadine ps bca kya badut🤡
emng dia tdk punya walk in chlset ye😆