Kisah seorang siswi SMA yang menyukai Cowok populer yang ada disekolah nya, bersama sahabat laki-lakinya yang sudah dia anggap sebagai kakaknya. Mulai dari melakukan hal konyol untuk memikat hati Pria popoler tersebut
Dapatkah ia memikat hati pria tersebut? Dalam Novel berjudul Kamu MilikKu
*Menikah Muda.....
*Kecurigaan.....
*Kesedihan......
*Kasih Sayang.....
Bakal kamu rasakan dalam Novel ini.
Salam Novi & Iyan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novianingsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 34
Lovi pun pergi ke kamarnya dan membuka laptopnya. ia mencari nama Nita di ig nya, dan tangisnya kembali menyelimuti nya ketika melihat semua postingan Nita
Nita bahkan belum menghapus poto kebersamaan nya dan afier di ig nya. kini pikiran lovi pergi ke hal yang terkesan berlebihan
"Mereka sering menghabiskan waktu bersama" guman lovi sambil terus melihat postingan kebersamaan nita dan afier yang dirasa tidak habis-habis
Kemudian lovi menelpon wira, ia ingin pulang dan bersama kakaknya
"Hallo" sapa wira dengan suara seakan mood nya sedang sangat bagus
"kak.... aku kangen kakak" kata lovi dengan suara yang sangat asing bagi Wira, sebelumnya lovi tidak pernah menangis saat wira di sisinya
"Ada apa? kakak jemput ya?" kata wira
"lewat pintu belakang aja ya kak, di depan ada tamu'' kata lovi
Wira pun mematikan ponselnya dan bergegas masuk mobil untuk menjemput lovi. Setibanya Wira di blakang gerbang rumah tersebut, ia melihat lovi berdiri sambil sesekali menghusap pipinya
"Ayo masuk" kata wira, lovi pun langsung masuk ke mobil wira, ia bahkan tidak berbicara atau meminta izin pada afier terlebih dahulu sebelum ke rumah wira
Setibanya lovi di rumah orang tuanya atau sekarang sudah milik wira, wira langsung menuntun adiknya masuk ke rumah tersebut
"ada apa?" tanya wira yang duduk di samping lovi
"gak papa, aku cuma kangen" kata lovi sambil memeluk Wira
"kamu pikir kakak mu bodoh? kamu mau nyembunyiin apa ke kakak? hah?" tanya Wira
Tidak ada kata untuk mengelak lagi untuk lovi, ia menceritakan semuanya pada Wira, tentang Resmi, Nita, dan Afier tentunya
Wira tidak bisa berkata-kata, ia hanya memeluk erat lovi sambil merenung. Sebagai seorang kakak, ia tidak bisa melindungi adiknya yang apalagi sudah menikah. Ia hanya memiliki sedikit hak untuk ikut campur dalam kluarga mreka
"Aku mau nemenin kakak di sini yaa" kata lovi yang ingin menginap di sana
"kamu harus pulang sayang, kamu gak boleh lari dari masalah kamu" kata wira
"tapi aku pengen disini sampek afier nyari aku" kata lovi
"hmm iya iya, kamu udah makan? udah mau malam lo ini" tanya wira
"belum" kata lovi sambil memajukan bibir bawahnya
"tunggu ya, tadi Vina ngasi kakak makanan" kata Wira keceplosan
"aiiiiiiik.... Vina? vina yang mana ya? ohh inget vina yang itu...." kata lovi sambil meledek kakaknya dengan senyuman yang di tutup dengan tangan nya
Wira langsung memeluk adiknya yang sangat ia sayangi, andai saja ia tidak melakukan hal konyol waktu itu, pasti mereka lebih bahagia
"Kamu udah pernah diapain sama fier?" tanya wira yang masih memeluk lovi dari blakang
"Gak pernah diapa-apain kok, paling cuma nyium aja" kata lovi
"gak pernah ngelakuin hal yang menyeramkan itu kan?" tanya wira lagi
"enggak, gak pernah" kata lovi
"Trus malam pertama nya ngapain aja?" tanya wira yang melepaskan pelukannya dan duduk di meja depan lovi
"dia cuma duduk di atas aku, terus mencium aku beberapa kali, trus tidur" kata lovi
"nikah macam apa itu" guman Wira
"Aarrrgghhh udah kak makanan nya mana??." rengek lovi
"ehh ia, bntar bntar" wira pun pergi ke dapur untuk memanaskan makanan yang di berikan vina, lalu menuangkan nya di dua buah piring
"Taaadaaa✨" kata Wira yang membawa dua piring dengan makanan hangat di atasnya
Mereka pun memakan makanan tersebut, dan sesekali sambil menyuapi makanan mereka
aneh