NovelToon NovelToon
Magic War

Magic War

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / Misteri / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:339.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Aryady

Udah ku remake jadi Destiny Seeker.
____________

“Aku akan pergi berpetualang untuk menyelesaikan tugas ku di masa lampau.”

Dia adalah yang terkuat, seluruh mahluk hidup takut pada nya, seluruh mahluk mengagumi nya dan seluruh mahluk hidup membenci nya.

Setelah 5.000 tahun peristiwa terbentuknya Asgrad, seorang pemuda pergi berpetualang demi memenuhi permintaan terakhir dari kakeknya.

Di petualangannya, dia menemui banyak orang, mengunjungi banyak tempat dan menciptakan pertemanan. Tapi sebenarnya, itu semua adalah sebuah takdir yang sudah direncanakan oleh seseorang sejak lama sekali.

Akankah takdir tersebut membawa pemuda itu pada sesuatu yang disebut kebahagiaan atau malah sebaliknya?
Semua jawabannya ada di Novel ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryady, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch 34 – Jangan Seperti Dulu

“Beast Magic - Feather Knife!”

SRAK!! SRUAK!! SREK!!

Bulu-bulu dari Nero dengan sangat mudah nya menghabisi para penyerang, tapi tidak mudah bagi Nero melakukan hal tersebut.

Dia membutuhkan konsentrasi tinggi untuk melakukan nya, tentu apa yang dia lakukan sangat menguras Magi dan Energi Mental nya.

Di sisi lain, Aranri dan Anna sedang di sibukkan dengan lima orang penyerang, walaupun kalah jumlah, mereka masih bisa bertarung seimbang.

Beberapa menit kemudian, lima orang itu berhasil mereka berdua kalahkan, namun harus di bayar dengan luka sayatan yang cukup dalam di bahu kiri Aranri.

Anna memberikan Pil Penyembuh pada Aranri, sebelum pergi untuk membantu Nero yang terlihat sedang sangat kerepotan.

“Dragon Aura!“

Dengan mengaktifkan Dragon Aura, Anna langsung bisa membasmi musuh yang berniat untuk menyerang Nero.

Berkat bantuan tersebut, Nero bisa kembali menyerang seperti sebelum nya, namun sekarang butuh beberapa serangan untuk menghabisi satu orang.

Anna juga demikian, dia semakin kelelahan seiring berjalan nya waktu. Karena Dragon Aura sangat menguras Tenaga Murni pengguna nya.

Sampai pada akhirnya, Anna dan Nero terpaksa saling memunggungi di tengah-tengah kepungan belasan penyerang.

Mereka berdua mengigit bibir mereka sendiri, tanda bahwa mereka sedang sangat frustasi.

“Tunggu saja, setelah semua ini selesai, akan aku bunuh si j*l*ng penipu itu...!”

“Percuma saja mengeluh saat ini, Nero. Kita tidak akan terbebas dari situasi ini.”

Sebenarnya ada banyak sekali orang yang melihat kondisi Nero dan Anna saat ini, namun mereka tidak bisa membantu sama sekali, karena masih di sibukkan oleh lawan masing-masing.

“Kau memang benar, tapi tetap saja, cara nya menyamar benar-benar membuatku muak!”

Seperti yang Nero katakan, beberapa hari yang lalu Rin tanpa alasan yang jelas mendekati mereka berdua di Guild Association, dari situlah mereka bertiga mulai akrab.

Tidak ada kecurigaan sedikit pun yang Anna dan Nero tunjukan atas niatan Rin mendekati mereka berdua, dan sekarang mereka benar-benar menyesal.

Karena kedekatan tersebut, Rin sampai di rekrut Anna untuk bergabung dengan Guild nya yaitu Blue Rose. Guild tersebut sudah cukup besar.

Jadi, jika ingin bergabung tidak akan semudah itu, butuh kepercayaan yang tinggi dari para anggota penting di Guild, dan Rin sudah mendapatkan nya.

Rin juga sudah berjanji tidak akan mengkhianati Guild, namun kenyataan berbanding terbalik dengan kata-kata manis nya.

Karena itulah Nero sangat marah pada Rin, walaupun hubungan nya dengan Rin tidak terlalu dekat, hanya sebatas teman. Tapi tetap saja, penghianatan adalah tindakan yang tidak bisa Nero maafkan.

Namun Nero sadar, sekarang bukan saat nya menyalahkan orang lain atas semua yang saat ini sedang terjadi. Karena tetap ini adalah kesalahan diri nya juga.

“Nero, kita akan menerobos untuk mencari bantuan...”

“Baiklah.”

Mendengar ucapan tersebut, para penyerang yang dari tadi diam, kini mulai menyerang untuk menghentikan niatan dua gadis itu dengan serangan terbaik mereka.

Anna dan Nero juga sudah menyiapkan serangan terbaik mereka untuk menghadapi serangan yang akan datang.

Saat jarak antara mereka berdua dengan para penyerang sudah tinggal beberapa langkah lagi, tiba-tiba terjadi sesuatu yang sangat mengejutkan...

JDUAR!!! DRUAK!!! DRAK!! BRAK!!!

Dentuman suara keras itu datang dari arah gerbang masuk Kota dan baru berhenti saat seorang Pria menabrak Podium Penonton di Stadium.

Ya, dari gerbang Kota seorang Pria terpental dengan sangat keras. Membuat semua orang yang melihat nya menelan ludah berat.

Nero dan Anna yang melihat kesempatan dari keterkejutan orang-orang, langsung menghabisi seluruh penyerang yang mengepung mereka.

Setelah itu, mereka berdua melesat menjauh dari medan pertempuran untuk memulihkan tenaga.

Sekitar Sepuluh Menit Yang Lalu.

Di Gerbang Kota.

Lian dengan kecepatan nya yang sangat tidak wajar, dapat begitu mudah nya menghajar Lucas dan Heldrik.

Dua Pria itu hanya bisa berusaha untuk menahan serangan yang menghujani tubuh mereka, tapi sepertinya semua itu sia-sia saja.

Karena seiring berjalan nya waktu, luka sayatan di tubuh mereka berdua semakin banyak, mengakibatkan mereka kehilangan banyak tenaga dan darah.

“Ahahaha...!! Bermain dengan kalian berdua ternyata sangat menyenangkan!” Lian tersenyum menyeringai sambil terus menyerang.

Melihat Lian yang entah kenapa malah kegirangan, Lucas dan Heldrik hanya bisa mengumpat dalam hati.

Tidak ada yang bisa Heldrik dan Lucas lakukan untuk mengalahkan gadis yang saat ini sedang menghajar habis-habisan diri mereka berdua.

Karena itu Lucas dan Heldrik hanya bisa pasrah jika harus mati. Kekuatan Lian yang terlalu besar itu, hampir mustahil untuk mereka berdua tangani.

DUAKH!! SRAK! DAK...

“Hu-h...”

“Dia...”

Lucas dan Heldrik tidak bisa berkata apa-apa serta sangat kebingungan, ketika mereka berdua sudah tidak lagi di hajar lagi oleh Lian.

Tapi ada yang lebih membuat mereka berdua bingung, yaitu tingkah laku Lian yang tiba-tiba berubah, gadis itu seakan-akan baru saja melihat hantu.

Saat ini Lian nampak sangat panik, wajah nya pucat pasi seperti tidak memiliki darah dan keringat dingin membasahi wajah hingga punggung nya.

Tanpa Lian sadari, air mata mulai menetes dari ujung mata nya. “Aku... Aku- Aku tidak mau! Jangan menjadi diriku yang dulu!”

Alis Lucas dan Heldrik naik turun karena tingkah laku Lian. Jujur mereka panik jika Lian akan kembali menggila.

Namun di sisi lain, ada sedikit rasa tenang di hati mereka berdua, karena bantuan yang dari tadi mereka tunggu akan segera datang.

Dan benar saja, beberapa detik kemudian, seorang Pria muncul dari ruang hampa, tepatnya di samping lokasi Lucas dan Heldrik berada.

Pria itu datang dengan senyuman, namun senyuman nya langsung hilang saat melihat sekeliling nya. “Lucas, Heldrik! Apa yang sebenarnya terjadi?!”

Pria itu jelas bingung, karena melihat Lucas dan Heldrik terbaring lemas di tanah dengan kondisi tubuh yang benar-benar babak belur.

Tapi ada yang membuat Pria itu lebih bingung, yaitu Lian yang sedang berbicara dengan dirinya sendiri sambil menangis.

“Mas-ter Yi... Cepat- Serang dia...” Lucas berkata dengan susah payah, jari nya menunjuk ke arah Lian.

Orang yang Lucas panggil Master Yi itu, mengerutkan kening nya. “Kau pasti tidak akan membuat ku menggunakan Teleportation Ring untuk datang melawan gadis kecil ini kan?” Master Yi berpikir Lucas salah menunjuk.

Sesuai perkataan Master Yi, tadi saat sedang di hajar oleh Lian, Lucas sempat menggunakan telepati untuk menghubungi nya.

Karena keberadaan Master Yi yang sangat jauh dengan Kota Archi, dia jadi terpaksa menggunakan Teleportation Ring untuk ke sini.

“Ma-ster... Jangan... Per-nah... Mere-mehkan-nya...” Heldrik memperingati.

Master Yi hanya menggelengkan kepalanya, menganggap bahwa kedua Murid nya itu sedang mengigau karena babak belur.

PUK!

Master Yi menepuk pundak Lian. “Hei gadis kecil, kau ini kenapa? Dan apa kau tau apa yang sebenarnya terjadi pada mereka berdua?” Master Yi menunjuk Lucas dan Heldrik.

“Tidak! Jangan mengingat nya! Jangan Lian! Jangan!!” Lian masih tidak menyadari keberadaan Master Yi.

“Hoi... Cepat jawab, jangan malah ngelantur.”

Lucas dan Heldrik yang dari tadi hanya melihat, sebenarnya sangat ingin sekali memperingati Master Yi, namun mereka berdua sudah tidak memiliki cukup tenaga.

“Hiks... Aku tidak mau... Hiks... Menjadi seperti dulu...”

“Gadis ini...”

Master Yi yang sudah mulai kesal, kembali menanyakan pertanyaan yang sama, namun dengan penekanan pada beberapa kata.

“Tidaaak...!!!” Lian malah semakin menjadi.

“Hei gadis kecil... Asal kau tau, aku sangat benci di abaikan! Cepat jawab!”

“Tidak mau! Pergilah dasar Iblis!!” Lian menjerit histeris.

Karena sudah terlalu kesal dari tadi di abaikan, Master Yi pun memutuskan untuk melayangkan sebuah pukulan pada Lian, menuruti permintaan Lucas.

Namun pukulan tersebut tidak pernah mengenai target nya, karena tiba-tiba tangan Lian menahan pukulan Master Yi.

“Ugh...! Ugh...!!” Master berusaha melepaskan tangan nya dari cengkeraman Lian.

Lian yang dari tadi hanya menundukkan kepalanya pun menatap Master Yi yang ada di belakang nya itu, dengan tatapan yang sangat mengerikan.

“DASAR PENGGANGGU!!!”

BUAKH!!! JDUAR!!!

Dengan sangat tidak terduga, pukulan keras Lian lancarkan tepat pada perut Master Yi, membuat Pria itu terpental jauh dan daerah sekitar situ rusak parah.

Lucas dan Heldrik otomatis terpental menjauh, kemudian baru berhenti saat tubuh mereka berdua menabrak sebuah pohon.

Karena hal itu, Heldrik langsung pingsan, namun tidak dengan Lucas, dia masih bertahan sebentar dan melihat ada semacam tanda hitam di kening Lian.

Will Continue In Chapter 35 >>>

1
Asiyah Asiyah
betul banyak org tua .bahkan aq yg lansia sdh bc novel ini 2 x dg akun yg beda..mgkin pembaca spt kami lbh sk jk authornya bs lbh santun kerkata2 pd tiap akhir episodenya
Asiyah Asiyah
hmm sp disini msh ada jejak Ut tp kok sdh lp ya klo prnh baca
Asiyah Asiyah
Ut akun lm q
Asiyah Asiyah
lho coment q yg lalu dg akun lm msh ada. hehe trnyata mmg sdh prnah baca ini
Asiyah Asiyah
sptnya prnh baca novel ini dl
KW808
semangat, kak...yang ini juga diteruskan saja...keren !!!
KW808: siyaaaaap...pasti sy baca...
apapun karya author, akan saya LIKE tiap serinya.
Tetap sehat dan semangat selalu, kak.
Keep rockin' your fantasy masterpiece
🤟
total 2 replies
Aiko Suyitusono
ceritanya bagus tapi terlalu ke MC nya aja
Aiko Suyitusono
moga2 peran utamanya gak terlalu op dan kejam
khanz_
menurut aku disini bnyak orang tua yang baca,karena dikehidupan nyata mungkin udah mumet,jadi klo baca cerita yang lurus aja
KW808
aaaaaaah..aq nanggung neh..
KW808: jika ada link lanjutannya, sy akan tetap beri like tiap serinya..jaminan pasti!!!
total 1 replies
Dwi Sutriani
2 3 Mak lampir
halo saya mampir
Rickenz Malelak
mcx lemah sekali
TonopNaya Hwa Gie
semakin jauh cerita semakin dalam chapter nya, semakin menurun Like'nya....

#tanyaKenapa?
TonopNaya Hwa Gie
makin ke chapter sini Likenya menurun ya?
하늘
Kak ijin promosi...

Yang suka baca cerita fantasi apa lagi ada kisah cintanya juga bisa baca novel aku judulnya "Kisah Cinta Dua Dunia. " Bisa di cek di profilku...
Dijamin rekomendasi banget...
Terimakasih, ditunggu dukungan dan kunjungannya...

Semoga Author makin banyak pembacanya...
Septya
Yang penting Anjay
Ipink Loloangin
mna2 sja thor yg penting ktax mencapai hitungan😅😅😅😅😅
Oo Oo
ceritanya bagus..cuma pertarunganya kurang, kalo beberapa pertarungan mc selama ini saat berpetualang di ceritakan pasti lebih seru.
Oo Oo
ceritanya sangat bagus..tp sayang sekali gk lanjut.
Oo Oo
novel ini bagus..tp mgkn kurang promo.
alur ceritanya baik, mc nya dlm bertambah kuat setahap demi setahap dan di gambarkan dgn baik.
cuma pengambilan cerita utk Balf agak aneh, knp harus membunuh rekannya sendiri, demi menolak bergabung dgn musuh. Serang musuhnya kn lebih masuk akal.
Kecuali organisasinya mau membasmi org baik, baru masuk akal membasmi anggota sendiri. kyk Hitachi di Naruto,membasmi klannya sendiri demi desanya sendiri.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!