Genre: Komedi Fantasy
Sinopsis:
Akibahara Yousuke seorang pemuda pemalas yang tidak sengaja menemukan sebuah aplikasi mencurigakan di ponselnya, ketika dia mencobanya ia menemukan dirinya telah berada di dunia lain dan di saat yang sama ia telah mengaktifkan sebuah sistem yang akan terus memberikannya misi gila yang tidak bisa dia hindari, kegagalan memberikannya hukuman dan tidak mencoba adalah kematian, itulah aturannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 34 : Beast Grizzly
Yousuke menembakan senjata api ke arah Beast Grizzly namun tentu itu sia-sia, tubuhnya lebih keras dari goblin ataupun Hobgoblin yang dia pernah lawan.
"Ayane lakukan sesuatu?"
"Awauwawa wawa."
"Ayane tidak bisa diandalkan saat dia sedang makan! Lebih baik kita lari," ucap July di depan.
"Naze da!" (kenapa!)
Emilia berfikir untuk menembakan sihir tapi sihirnya juga tidak bisa menghentikannya, setelah beberapa kali dia pun terkapar.
"Aku lemas."
"Oi, paling tidak jangan menambahkan beban lagi."
Yousuke hanya memegangi kepalanya karena harus menggendong Emilia di bahunya sebelum kembali berlari.
"Dia jelas monster di tingkat A, apa dia lebih menakutkan dari seekor naga!"
"Jangan konyol, dia masih bukan apa-apa dengan naga, naga jauh lebih mengerikan."
"Turunkan aku Yousuke, aku akan menembakan sihir lagi."
"Kau bisa mati jika kehabisan mana lebih jauh dari itu."
Mereka berbelok di persimpangan jalan, alih-alih mengambil rute yang terbuka kelompok Yousuke lebih menggunakan rute yang sempit yang terhalang rimbunnya pepohonan.
Beast Grizzly tidak menyerah, dia menghancurkan pohon di depannya dengan satu tebasan tangan yang membuatnya memang makhluk yang mengerikan.
"Aku sudah selesai makan, mari kita kalahkan monster ini."
"Oh akhirnya," Yousuke menunjukkan wajah bersyukur.
Monster ini jelas tipe yang akan terus mengejar targetnya sebelum dia mendapatkannya dia tidak akan berhenti.
"Mari berpencar dan sergap dia dari arah berbeda."
"Baik."
July berlari ke kiri. Ayane berlari ke kanan, adapun Yousuke berlari lurus dan dia tetap dikejar.
"Dia pasti sangat membenci pria, karena hanya mengejarmu Yousuke."
"Itu karena salahmu, dia tahu bahwa aku membawa beban jadi dia berfikir bahwa aku mangsa yang lebih cepat dihabisi."
"Oi, aku tidak seberat itu oke."
Sebuah panah menancap di kaki Beast Grizzly yang membuatnya sedikit terhenti untuk mencari datangnya arah panah tersebut, di saat yang sama July melompat-lompat untuk mengarahkan target padanya, dan itu berhasil karena Yousuke segera bersembunyi membuat Grizzly kebingungan.
"Duduk saja di sini dan pulihkan manamu, saat bisa menggunakan sihir lagi langsung ikut bertarung."
"Aku mengerti."
Yousuke menarik belati dari penyimpannya sebelum melesat maju, July telah terpojok dengan serangan Beast Grizzly yang membuat Yousuke bisa melompat untuk menyergapnya dari belakang, dia bergelantungan di punggung Grizzly sembari menusuk-nusukan belatinya.
"Keras sekali."
Yousuke dijatuhkan, saat dia akan diinjak ia berhasil berguling ke tanah. Di waktu bersamaan panah meluncur dan kembali menancap sisi tubuh Beast Grizzly.
"Nice Ayane."
Ayane berada di atas pohon dan ia bergerak dengan cepat sembari menembakan panahnya, skill dari seorang pahlawan memang tidak bisa diremehkan, July menebas dan Yousuke mengganti belatinya dengan pedang dan melakukan hal sama.
"Kau harus mengalirkan mana ke dalam senjatamu untuk menyerangnya, pedang biasa tidak akan bisa melukainya," ucap July demikian.
"Aku belum belajar soal itu."
"Mati saja kalau begitu."
"Siapa yang mau mati."
July dan Yousuke saling berdebat bahkan saat mereka berdua dalam pertarungan ini. Ayane pikir pertarungan seperti ini akan jauh lebih membantu untuk pengalaman rekan partynya karena itulah dia hanya menyerang dengan serangan seadanya.
Beast Grizzly hampir mengenai tubuh July, beruntung dengan sigap Yousuke merangkul July hingga terhindar dari bara bahaya.
"Aku tahu kau suka dipukuli tapi bukan ide bagus jika terkena serangannya."
"Sudah aku katakan aku ini bukan M."
Dari kejauhan Emilia telah bersiap mengirim sihirnya. Dia mengarahkan tangannya selagi merapalkan mantra.
"Aku akan menghentikan pergerakannya kalian berdua seranglah."
Yousuke melihat dengan bangga, ketika sihir dilepaskan sihir itu menghantam Grizzly namun itu bukan sihir untuk melumpuhkan lawan melainkan menambahkan kekuatannya.
"Ugh, sepertinya aku salah sihir."
Yousuke berteriak terkejut.
"Ini bukan waktunya ngelawak, ini urusan hidup dan mati!"
July dan Yousuke melompat mundur sebisa mereka, tanah yang terhantam cakar Grizzly hancur berkeping-keping dan itu lebih buruk dari sebelumnya.
Sihir kedua Emilia berhasil mengenainya, itu berhasil membuat Beast Grizzly terhenti dengan rasa kantuk. Di saat yang sama panah Ayane menembus punggung monster tersebut hingga Yousuke yang baru bisa mengaliri mana menebas lehernya, karena tidak dalam July melakukan serangan kedua hingga kepalanya terpenggal dan jatuh.
Mereka semua akhirnya bisa menghembuskan nafas lega.