NovelToon NovelToon
GET MARRIED With Uncle Arkhan

GET MARRIED With Uncle Arkhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Beda Usia / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Cintamanis / Romansa / Tamat
Popularitas:24.4k
Nilai: 5
Nama Author: Indah Mawarni

"Om, mau makan apa? Biar aku buatkan", jawab Rayla yang sebenarnya tidak tega pada Arkhan.

"Om? Emangnya saya Om kamu apa?", celetuk Arkhan kesal.

"Tapi, Omnya Lisa kan? Nah, aku ini sebaya Lisa berarti kalau Lisa panggil Om, otomatis aku panggil Om juga dong", jawab Rayla tidak mau di salahkan.

Jawaban Rayla itu semakin membuat Arkhan kesal. Ya, dia paham jika umur mereka jaraknya agak jauh. Tapi, kan rasanya gimana gitu jika di panggil Om sama calon istri. Begitulah pemikiran Arkhan.

"Ya udah deh nggak usah jadi! Aku mau tidur aja!", ucap Arkhan ngambek dan langsung memiringkan tubuhnya membelakangi Rayla.

Rayla menggigit bibir bawahnya yang hampir mengulum senyum. Rasanya lucu juga melihat pria dewasa masih mau ngambek begitu. Rayla tidak bilang apa-apa lagi dan langsung keluar dari kamar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah Mawarni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. PELAKOR

"ALYA!!!"

Seketika itu Alya dan Bobby terkejut dan langsung melihat ke arah sumber suara yang sangat kuat itu. Bola mata Alya langsung membesar melihat sosok yang di kenalnya sudah seperti monster yang akan menerkamnya.

"Kak..."

"DIAM!!!", teriak Rayla lagi sambil ngos-ngosan, bukan karena habis lari namun itu karena sangking marahnya.

Alya langsung terkejut lagi mendengar jeritan Rayla. Tubuhnya mematung namun gemetaran. Sedangkan Bobby memandang remeh Rayla. Dengan santai ia bertolak pinggang.

"Tega kamu Alya, mengkhianati aku. Salah apa yang aku lakukan padamu sehingga kamu tega mengkhianati aku kayak gini, ALYA?!", lanjut Rayla yang begitu sangat kecewa.

Bagaimana tidak. Selama ini Rayla sangat percaya pada Alya. Apapun yang Alya inginkan pasti Rayla wujudkan. Alya yang menjabat sebagai sekretaris itu pun tidak lepas dari dukungan dari Rayla. Sampai banyak yang iri pada kenaikan Alya.

Alya berlari mendatangi Rayla. Ia mencoba memegang tangan Rayla.

"Kak... Aku nggak maksud mengkhianati kak...", ucap Alya terputus.

Rayla langsung menghempaskan tangan Alya, "Lalu kamu pikir apa namanya yang cocok untuk seorang karyawan yang membocorkan rahasia perusahaannya kepada perusahaan pesaingnya?"

Alya juga merasa sedih dan sangat bersalah. Ia tidak menyangka jika Rayla secepat ini mengetahuinya. Padahal baru saja ia ingin menghentikan semuanya. Tapi, malah ia ketangkap basah.

"Al, aku sangat kecewa padamu. Tega sekali kamu Al, hiks. Karena ulahmu aku jadi menyalahkan sahabatku sehingga hubungan kami renggang. Kau tau bagaimana hancurnya hatiku, ha?", lanjut Rayla yang sudah berlinangan air matanya.

Lalu, tiba-tiba Alya berlutut di hadapan Rayla. Alya juga tidak kalah sedih, ia pun juga ikut menangis. Rayla pun terkejut sampai ia mundur selangkah.

"Aku akui aku salah kak. Aku minta maaf. Aku khilaf. Aku tidak berpikir panjang. Maafkan aku kak. Aku janji akan bekerja lebih giat lagi untuk membuat inovasi baru di produk kita dan kali ini aku janji demi Allah tidak akan memberikannya lagi pada siapapun kan. Aku mohon beri aku kesempatan kak", pinta Alya sambil menangis.

Rayla tidak mampu melihat Alya lagi. Ia mendongakkan kepalanya dan mengusap air matanya. Sulit sekali rasanya untuk percaya lagi pada Alya. Karena kesalahan yang di lakukannya sangat fatal.

"Cukup Al! Untuk apa kamu lakukan itu! Hal sepele begini aja di besar-besari! Drama banget!”, celetuk Bobby tiba-tiba.

Rayla yang mendengar celetukan itu langsung naik darah lagi. Bobby benar-benar pria brengsek. Tidak ada sama sekali rasa bersalah di tunjukkannya.

"Lihat Al, apa laki-laki seperti dia yang kamu bela-belain selama ini? Pria brengsek yang akan menghancurkan karir kamu!”, cemooh Rayla yang tingkat geramnya sudah sampai level puncak.

Alya memejamkan matanya, menguras habis air matanya sambil mengepalkan tangannya di atas pahanya mendengar ucapan Bobby dan Rayla yang saling menyepelekan.

"Anda jangan asal bicara! Apa maksud anda? Jangan sementang anda pemilik perusahaan bisa seenaknya menjelek-jelekkan orang lain. Anda saja yang terlalu mendramatisir!”, sangkal Bobby dengan kesal.

"Kenapa? Memang kenyataan begitu. Kamu pria brengsek yang hanya memanfaatkan Alya untuk kepentingan dirimu sendiri!" sanggah Rayla lagi yang tidak mau kalah.

"Lalu apa bedanya dengan anda? Anda juga memanfaatkan keahlian Alya untuk kepentingan Anda juga kan? Untuk memperkaya anda juga kan?", balas Bobby lagi.

"Diam! Cukup!!!", teriak Alya yang sudah tidak tahan lagi mendengar pertengkaran keduanya.

Ia pun berdiri lalu memandang lelah Rayla dan Bobby.

"Sepertinya kamu salah menyukai pria seperti dirinya, Al", ejek Rayla yang masih kesal.

"Apa kakak pikir selama ini pilihan kakak benar?", ungkap Alya memberanikan diri.

Rayla pun terdiam. Ia masih berpikir siapa yang di maksud oleh Alya.

"Ya kak. Aku tau kalau kakak dan Pak Ben memiliki hubungan. Tapi, apakah kakak tau kalau kakak adalah seorang pelakor", sambung Alya sampai menyipitkan matanya.

Plak! Spontan Rayla langsung menampar Alya. Rayla cukup sakit hati mendengar ucapan dari Alya.

"Kamu jangan asal bicara, Alya! Aku bukan pelakor..."

"Tapi Pak Ben sudah punya istri dan dua anak kak! Apa namanya wanita yang mendekati suami orang kalau bukan pelakor?!" lanjut Alya dengan lantang.

"Cukup!"

Bobby langsung ambil tindakan. Ia menarik tangan Alya ke belakang dan ia maju ke depan berhadapan dengan Rayla.

"Sebelum anda menuduh orang lain, sepertinya anda harus berkaca dulu", ucap Bobby menyunggingkan senyumannya.

Kemudian, Bobby menarik tangan Alya kembali untuk pergi dari situ. Namun, sebelum pergi Alya kembali menghentikan langkahnya.

"Kalau kakak ingin tahu tentang Ben. Kakak bisa datang ke komplek rumahku. Karena Pak Ben adalah tetanggaku", ucap Alya lalu ia dan Bobby pun berlalu pergi.

Tinggallah Rayla yang masih terpatung di sana. Dan pada akhirnya tubuhnya tak kuasa menahan hingga ia terduduk lemas. Air matanya mengalir begitu saja.

***

Rayla keluar dari mobilnya. Ia sudah berada di kawasan rumah Alya. Jantungnya berdebar kencang. Ingin tidak percaya tapi ia ingin membuktikannya.

Rayla berjalan sendirian dengan kesedihan yang ia alami. Pikirannya pun sudah macam-macam. Namun, tetap berharap jika Alya berbohong padanya.

"Sudahlah Mas, akhiri saja pekerjaan itu. Aku takut kualat Mas", ucap seseorang di sebalik pepohonan dan semak.

Rayla yang hendak melintasinya pun mendengarnya. Langkahnya terhenti karena merasa penasaran.

"Tapi, hanya ini cara kita satu-satunya untuk mendapatkan uang, dek. Hani harus segera di operasi", ucap seorang pria.

Rayla langsung terkesiap. Ia hapal betul suara itu. Suara orang yang paling dirindukannya sekaligus dicintainya. Jantung Rayla semakin tidak karuan dan tangannya mulai gemetaran.

Ia menyibakkan dedaunan yang menghalangi pandangannya. Dan bola mata Rayla pun langsung membulat ketika memang benar itu adalah Ben. Lalu wanita itu, dan anak yang di gendongnya...

Wanita itu pun tak lepas dari ingatan Rayla. Ia berpikir pernah bertemu wanita itu sebelumnya. Dan sekelebat ingatannya pun hadir.

Ya, saat itu Rayla, Arkhan dan Lisa sedang joging di taman kota. Rayla dan Ben pun bertemu. Lalu saat mereka duduk berdua ada seorang anak yang menghampiri Ben dan memanggilnya dengan sebutan ayah. Ya, Rayla ingat anak itu sama persis. Dan wanita yang bersama Ben itu pun sama persis dengan yang di lihatnya bersama dengan anak tersebut.

Rayla juga ingat bagaimana mereka terlihat tidak saling kenal. Rayla benar-benar tidak curiga sama sekali saat itu.

Rayla melepaskan tangannya dari dedaunan itu. Air matanya mengalir dengan deras. Ia begitu merasa bodoh. Ia terlalu naif berharap Ben masih mencintainya. Seharusnya ia bertanya sejak awal pada Ben, tapi karena terlalu percaya diri ia malah lupa diri dan banyak menyakiti orang-orang yang menyayanginya.

***

1
Indah MB
arkhan jadi Adam
Indah MB
rangga di ganti arkhan
Indah MB
rayla di ganti Vio
Indah MB
mengerutkan diganti mengetuk
Indah MB
hapus kata "akan"
Indah MB
rasa diganti harus
Indah MB
alsa di ganti alya
Indah MB
awalnya seharusnya nama ben
ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐
cepat hiatusnya ya kak In. udah gak sabar mau lihat Rayla dan Arkhan nikah🥰🤗
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Semangat Arka kejar trs Rayla sampai dpt
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Seharusnya Rayla memberitahukan kepada kedua ortu kalau mau pergi jgn buat panik kyk gini
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Makin Sulit buat Arkan bisa bersama Rayla
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
Indah MB: iya Ry.. makasih Ry
total 1 replies
ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐
bunga dan iklan mendarat kak in 🥰
semangat terus ya kak ❤️💐
ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐
Untung aja Aisyah baik ya orangnya. apalagi yang ditolong mantan Suaminya loh.
mudah2an secepatnya Rayla dinikahi Arkhan. 🤭
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Alhamdulillah kalau Ray tdk kenapa2
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
Indah MB
iya Ry..
makasih ya Ry
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Kyk tdk terjadi apa2 sama Rayla
Makin sulit Buat Arka utk bersama Rayla
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
Sarah Yuniani
nggantung ya
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Semoga Arkan lekas menyelamatkan Ray Dr Gilang
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌: Jadi itu bnr Ben bukan halu Ray aja
total 2 replies
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Wah obat laknat yg dikasih ke Ray tuh
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih Iklan
Indah MB: Iya Ry. Kasian Rayla
makasih ya Ry
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!