Pada suatu malam Liana yang bersiap-siap untuk tidur setelah ia membaca salah satu buku novel favoritnya yang berjudul romansa fantasy. Kemudian ia merasuk di salah satu karakter antagonis yaitu Leyna yang akan meninggal ditangan tokoh utama pria di novel fantasy yang ia baca saat sedang berada dikamar.
Apakah Liana yang merasuk sebagai Leyna akan mampu bertahan agar tidak dibunuh oleh tokoh utama pria?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MllyyyStar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 34
Srak
Srak
Setelah Selesai memindahkan posisi Shane dan Greisy sesuai dengan perintah Leyna, mereka bersama-sama mulai menuju arah kembali ke tempat peristirahatan, namun saat ditengah-tengah perjalanan
"Bagaimana bisa kita kembali dengan tangan kosong? ayo kembali sebentar untuk berburu." ucap Sally
"Langit sudah mulai gelap, para hewan buas mungkin sudah mulai berkeliaran, sebaiknya kita segera kembali." ucap Veronica menjawabnya
"Bagaimana menurutmu?" tanya Alice kepada Leyna
"...Aku akan membantu kalian mendapatkan hewan buruan, ikuti aku." ucap Leyna yang kemudian menuju hutan yang lebih dalam
Mereka tetap mengikuti Leyna walaupun mereka sempat ragu sebentar
Seperti yang Leyna katakan, Leyna akan membantu mereka untuk mendapatkan hewan buruan, dan dengan cepat Leyna telah membunuh beberapa hewan buas menggunakan senar busurnya bahkan dari jarak yang sangat jauh, Leyna dengan tenang dapat menembakkan busur tepat mengenai hewan buas tersebut hingga terjatuh
"Wo~ah, aku tidak tahu bahwa putri dari kerajaan Amethysta ternyata adalah seorang gadis yang sangat hebat." ucap Kylie memuji Leyna dengan takjub
Setelah dirasa cukup, Leyna dan yang lain segera kembali ke tempat peristirahatan
"Kau tidak membawa hewan buruanmu?" tanya Alice yang melihat Leyna kembali dengan tangan kosong
"Sebelum ini aku sudah berburu cukup banyak hewan, aku akan meminta orang untuk membawanya nanti." ucap Leyna dengan datar sembari menunggangi kudanya dengan tenang melewati hutan tersebut yang sudah mulai gelap
"Apa kau tidak takut hewan perburuanmu akan diambil oleh peserta lain?" tanya Veronica
"Semuanya pasti sudah kembali terlebih dahulu di tempat peristirahatan, jadi tidak akan ada yang akan mengambilnya sampai penjaga yang menemukannya." jawab Leyna lagi
Saat Leyna dan yang lainnya kembali, sudah ramai peserta yang tiba terlebih dahulu darinya. Termasuk Louis dan Percy yang terlihat khawatir menunggu Leyna kembali. Ketika melihat Leyna, mereka langsung menghampiri Leyna dengan raut wajah khawatirnya
"Darimana saja kau? harusnya kau tidak jauh-jauh dari kami!" ucap Percy dengan agak khawatir
"Apa kau hewan dihutan ini sangat bahaya? jika saja kau bertemu langsung dengan binatang-binatang itu.."
"Kalian tahu kan kemampuan memanah saya seperti apa? tidak mungkin saya akan kalah dengan binatang buas seperti itu." ucap Leyna memotong ucapan Louis yang belum selesai
"Tetap saja bahaya, harusnya kau mendengarkan kami, jika terjadi apa-apa denganmu bagaimana?" ucap Louis
"Baiklah, baiklah. Tetapi sekarang aku baik-baik saja kan?" ucap Leyna membentangkan tangannya yang bermaksud agar mereka bisa melihat bahwa ia tidak terluka sama sekali
"Apa ada yang melihat pangeran Shane?" tanya seorang pria dengan sedikit berteriak membuat semua orang menoleh ke arahnya
"Pangeran Shane? Dia belum kembali?"
"Langit sudah gelap, apakah terjadi sesuatu dengan pangeran Shane?"
Terdengar bisikan orang-orang yang menebak-nebak dimana Shane berada karena ia belum kembali ke tempat peristirahatan
"Cepat juga mereka menyadarinya.." batin Leyna
"Pria sialan itu.. Kita tidak perlu memedulikannya, ayo beristirahatlah didalam." ucap Percy kepada Leyna
"Aku tidak lelah, aku akan disini saja." ucap Leyna
"Bagaimana bisa aku masuk dan melewati pertunjukkan seru nanti.." batin Leyna
Orang-orang mulai beramai-ramai membantu untuk mencari Shane yang belum kembali juga.
Leyna menatap ke arah Alice, Veronica, Sally dan Kylie yang menatap kearahnya juga. Mereka menghampiri Leyna dan duduk dengan santai disalah satu tempat disana
"Mari kita tunggu pertunjukkan seru dimulai." ucap Alice tersenyum tipis kepada Leyna sembari ia mengambil buah apel yang tersedia di meja sampingnya
Leyna bergabung untuk duduk disana, tak lama. Ia melihat Everly yang berjalan mondar-mandir dengan raut wajahnya yang terlihat khawatir dan seperti mencari seseorang
Leyna tentu tahu bahwa orang yang dicari Everly adalah Greisy. Dan Leyna sengaja memanggil Everly untuk duduk bergabung dengannya disana
Everly datang dengan ragu dan ia juga terlihat seperti ingin bertanya kepada Leyna tentang sesuatu
"Apa ada yang ingin kau tanyakan, Everly?" tanya Leyna kepadanya
"...A..Apa kau ada bertemu dengan Greisy di hutan saat sedang berburu?" tanya Everly dengan ragu
"Greisy?...Aku tidak bertemu dengannya, kenapa? apa dia belum kembali juga?" tanya Leyna dengan penuh kepura-puraannya membuat Alice dan yang lain berusaha untuk menahan tawanya
"Dia sangat pandai berpura-pura." ucap Sally berbisik
"Ah,..Itu.. Iya dia belum kembali, aku sangat khawatir." ucap Everly dengan pelan dan sedikit ragu
"Apa dia yang menyuruh Greisy untuk menjebakku dengan Shane?" batin Leyna sembari memperhatikan Everly
Setelah menunggu beberapa lama, terdengar suara keributan orang-orang yang keluar dari hutan tersebut
Mereka membawa Shane dan Greisy, dan juga ada beberapa mayat yang ditemukan disana
Leyna tersenyum tipis melihat itu dan ia mulai melihat drama yang akan dimulai dihadapannya saat ini
Para Kaisar tiba ditempat tersebut, Kaisar Parveen dari istana Amethysta, Kaisar Andonios dari istana Magnolia, Kaisar Alfred dari istana Parthevia dan yang terakhir Kaisar Winston dari istana Midland
Kaisar Winston terlihat sangat murka ketika melihat kondisi Shane saat ini. Shane terlihat mengenaskan dengan pakaiannya yang terbuka bersama dengan Greisy. Semua orang yang melihat itu menyimpulkan bahwa Shane dan Greisy melakukan hal yang memalukan didalam hutan tersebut
"Yang Mulia Kaisar, kami menemukan mereka melakukan hal yang memalukan didalam hutan, dan kami juga menemukan beberapa mayat yang tergeletak disana." ucap salah satu penjaga yang menemukan Shane dan Greisy disana
"Yang Mulia Kaisar, kami rasa mereka yang membunuh mayat-mayat tersebut." ucap seorang penjaga yang lain
"Bagaimana bisa seorang pangeran melakukan hal seperti itu dengan seorang anak bangsawan." terdengar bisikan-bisikan para bangsawan yang berada disana membuat Kaisar Winston yang melihat hal tersebut semakin murka
Shane akhirnya tersadar dari pingsannya akibat Leyna tadi dan ia terkejut ketika melihat ramai orang yang berbisik dari segala arah dan menatapnya dengan tatapan menjijikkan
"Mungkin ia tertidur setelah melakukan hal yang memalukan bersama dengan Greisy." ucap salah seorang bangsawan
Tak lama ia baru tersadar bahwa pakaian yang saat ini ia kenakan berantakan, tetapi Shane masih mengira bahwa yang disampingnya adalah Leyna jadi ia merasa puas, tetapi Shane menjadi terkejut ketika melihat Leyna berada disuatu sudut menatapnya dengan tatapan yang merendahkan
"Leyna? lalu siapa yang berada disampingku ini?" batin Shane sembari menoleh ke arah sampingnya untuk mencari tahu siapakah wanita yang berada disampingnya itu
"Greisy?!" ucapnya dengan terkejut
Greisy hanya menangis disana, ia tak tahu ingin melakukan apa lagi untuk menjelaskan kepada mereka semua yang berada disana dan ia juga merasa sangat malu dengan pakaiannya yang terbuka seperti itu disaksikan dengan banyak orang ditempat tersebut
"Habislah..! bagaimana ini.." batin Greisy sembari hanya bisa menangis terisak-isak
"Anak sialan! kau mencela nama baik keluarga kerajaan Midland! untuk apa aku membesarkanmu hingga menjadi pria tak berguna seperti ini." ucap Kaisar Winston sembari menendang Shane yang masih disana hingga terjatuh
"I..Ini bukan seperti yang kau lihat! Wanita itu yang menjebakku! dia wanita gila yang melakukan ini semua!" ucap Shane yang dengan segera ia membela dirinya dengan melemparkan semua masalahnya kepada Greisy yang berada disampingnya itu
"Apa maksudmu! Leyna yang melakukan ini semua! aku melihatnya membunuh mereka satu persatu dan kemudian ia menjebak kita!" ucap Greisy dengan gemetar
"Apa? dia bilang putri Leyna yang menjebak mereka?"
"Bagaimana mungkin yang mulia putri yang terhormat melakukan hal seperti itu, sepertinya mereka hanya mencari-cari alasan saja!"
"Benar, yang mulia putri tidak akan melakukan hal yang tidak menguntungkannya seperti ini!" bisik beberapa wanita dan pria yang juga berada disekitar sana yang menyaksikan langsung saat ini
"Tutup mulutmu!" bentak Shane kepada Greisy
"Gadis bodoh ini! Siapa yang akan percaya jika Leyna yang melakukan ini semua!" batin Shane dengan emosi
"Beraninya kau menuduh putri Amethysta yang berharga melakukan hal seperti ini!" ucap Kaisar Parveen menyela pembicaraan tersebut dengan raut wajahnya yang dingin
"..Apa tidak ada yang mempercayaiku? Putri! kau yang memerintah saya untuk melakukan ini! Jelaskanlah kepada para Kaisar dan semua orang!" ucap Greisy kemudian ia menoleh ke arah Everly yang membuat semua orang yang berada disana mulai membicarakannya
"Everly? benar dugaanku, Everly lah yang memerintah Greisy untuk melakukan ini semua." batin Leyna
Para bangsawan mulai membicarakannya dan mereka semua menatap Everly dengan raut wajah yang bertanya apakah benar dia yang memerintah Greisy?
"Apa benar yang dikatakannya?" tanya Andonios kepada Everly
"Ti..Tidak, aku tidak menyuruhnya ayah.." ucap Everly dengan cepat dan berlindung dibelakang Kaisar Andonios
"Tentu saja putri Everly tidak akan melakukan itu, dia dikenal sebagai putri yang baik hati tetapi Greisy malah mengkhianatinya dan menuduhnya." ucap salah seorang bangsawan
"Everly.. Bagaimana bisa kau membiarkanku seperti ini.." ucap Greisy dengan putus asa
"Bagaimana menurutmu, Bevis? putrimu menuduh putriku." tanya Andonios kepada ayah Greisy yang juga berada disana menyaksikan semua yang dikatakan Greisy
"Mohon ampun, baginda. Putriku mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak ia ucapkan." ucap Bevis berlutut dihadapan Kaisar Andonios
"Memikirkan hubungan kita yang dekat. Aku mengampunimu, tetapi tidak dengan putrimu ini." ucap Andonios dengan tenang tanpa tersulut emosi
"Penjaga! bawa wanita rendahan ini ke dalam sel penjara bawah tanah istana Magnolia! Kau akan menunggu hukumanmu disana." ucap Kaisar Andonios dengan tenang yang disaksikan oleh seluruh bangsawan yang berada ditempat tersebut
"Apa? tidak! tolong, kumohon dengarkan penjelasan saya baginda! Everly! kau harus membantuku!" ucap Greisy dengan panik memohon kepada Kaisar Andonios saat beberapa penjaga datang dan ingin membawanya pergi
"Lepaskan! Baginda!" Teriak Greisy yang memberontak dengan penjaga yang akan membawanya pergi dan ia juga sempat memohon kepada baginda lagi agar melepaskannya
"Kasihan sekali.."
"Ini adalah akibatnya dia melakukan hal yang memalukan seperti ini." ucap beberapa bangsawan
"Sekarang bagaimana dengan putramu? kau tidak akan membantunya bebas dari hukuman kan? jika begitu, itu akan sangat tidak adil bagi semua orang." ucap Andonios yang menyulut emosi Kaisar Winston lagi terhadap putranya yaitu Shane
"Bawa dia ke sel penjara bawah tanah!" ucap Kaisar Winston yang menatap Shane dengan tatapan tajam dan dengan raut wajahnya yang sangat emosi kepadanya
"Ayah! Aku putramu, bagaimana bisa kau memperlakukanku seperti ini?! Ibu..Ibu harus membantuku!" ucap Shane dengan panik yang beralih menatap ibunya yang berada disamping Kaisar Winston meminta bantuan
"Winston.. Bagaimanapun dia masih putramu.." ucap Briela yang adalah ibu dari Shane dan juga Ratu kerajaan Midland
"Diam! aku tidak mempunyai putra sepertinya!" ucap Kaisar Winston membentak
Penjaga pun membawa Shane pergi dari tempat itu, sekarang tempat itu hanya tersisa bangsawan-bangsawan yang membicarakan peristiwa yang telah terjadi kepada Shane dan Greisy
"Kira-kira hukuman seperti apa yang akan diberikan oleh Kaisar kepada mereka ya?"
"Apa mungkin pangeran Shane akan diturunkan dari gelarnya sebagai pangeran?"
"Tidak mungkin, dia kan satu-satunya pewaris takhta kerajaan Midland."
"Sstt, diamlah. Para Kaisar masih berada disini, apa kau ingin kehilangan kepalamu karena membicarakan keluarga Kaisar?" ucap beberapa bangsawan yang berbisik-bisik
"...Kemungkinan Shane hanya akan diasingkan di istana dingin.." batin Leyna
"Kuharap hukuman yang diberikan kepada mereka akan memuaskan.."
.
.
.
tp kok lemah ya