NovelToon NovelToon
Zara Untuk Pramudya

Zara Untuk Pramudya

Status: tamat
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:225.5k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Misi lomba kepenulisan Noveltoon #kekasihkotrak #yatimpiatu, kekasih ideal 100% S3


Kisah seorang CEO yang jatuh cinta pada kekasih kontraknya.

Pramudya Hadiyanto adalah salah satu pewaris Bank Arta Jaya milik keluarga Hadiyanto. Pertemuannya dengan Zara Aulia di rumah sakit, membuatnya membawa gadis itu dalam permainan kekasih kontrak.

Zara yang memang membutuhkan biaya untuk cuci darah sang nenek, menerima permintaan Pramudya. Namun seiring berjalannya waktu, keduanya saling jatuh cinta. Namu tragedi terjadi dan Zara pergi meninggalkan Pramudya.

Bagaimana kah akhir kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Juned

Ruang Pengadilan, Sidang kedua

Hari ini Zara sudah lebih siap untuk menghadiri sidang kedua. Sidang kali ini beragendakan kasus tabrak lari yang menimpa Martina dan Zara namun baru Martina yang akan maju bersama dengan polisi yang berada di tempat kejadian perkara depan Plaza Senayan serta beberapa satpam dan pengunjung yang melihat kejadian tersebut.

Rata-rata mereka semua mengatakan hal yang sama, seorang pria naik motor trail hendak menabrak gadis berbaju biru ( Zara ) namun gadis berbaju pink ( Martina ) mendorong gadis berbaju biru hingga dirinya tertabrak.

Semua pernyataan para saksi didukung dengan rekaman CCTV yang berada di jalan raya, pintu masuk plaza Senayan dan yang ada diatas gerbang sebelum tempat tiket kendaraan.

Zara menatap ke arah Martina yang duduk di kursi saksi untuk ditanyai baik oleh jaksa penuntut umum maupun pengacara Tamara. Jawaban Martina tidak berubah meskipun pengacara Tamara berusaha membuatnya bingung.

"Saya melihat motor itu tiba-tiba menginjak gas begitu saya dan Zara berjalan mendekati pintu masuk mobil dan motor. Kami dalam posisi baru saja turun dari bis trans Jakarta." Pernyataan Martina tetap sama. "Saya langsung mendorong Zara hingga saya yang tertabrak dan setelahnya saya tidak ingat apa - apa lagi."

"Apakah saudari melihat wajah penabraknya?" tanya pengacara Tamara.

"Saya tidak memperhatikan wajahnya karena menggunakan helm full face. Tapi motornya ada nomor 34 UZ di belakangnya. Seingat saya itu" jawab Martina.

"Terima kasih saudari Martina" ucap pengacara itu.

Martina menghela nafas panjang saat selesai menjawab pertanyaan bertubi-tubi. Matanya melirik ke arah Tamara yang tampak tidak ada emosi disana, seperti semua ini macam film yang membosankan. Martina menggelengkan kepalanya, tidak habis pikir ada orang yang sangat-sangat tidak memiliki perasaan dan empati sama sekali.

"Saudari Martina" panggil Jaksa penuntut umum.

"Iya tuan jaksa?"

"Saya memperlihatkan kembali kejadian saat itu. Saya meluruskan pernyataan anda. Jadi motor itu nomor polisinya 34 UZ. Benar?"

"Ya. Saya melihat sekilas sebelum kesadaran saya hilang" jawab Martina tegas.

"Tuan hakim, saya memperlihatkan nomor polisi motor yang menabrak." Jaksa penuntut umum memutar kembali rekaman CCTV dan semua orang terkejut saat pria itu mempause gambar motor itu dengan plat B 134 UZ.

"Bukti di CCTV sinkron dengan pernyataan saksi, tuan hakim. Jadi memang benar, motor dengan nomor polisi B 134 UZ yang terdaftar atas nama tuan Juned, digunakan sebagai alat percobaan pembunuhan."

Pramudya dan Zara terkejut. Bagaimana motor itu menjadi milik Juned ? Keduanya menoleh ke arah Tamara yang tersenyum sinis.

"Astaghfirullah... Dia juga menyeret Juned ?" bisik Pramudya ke Zara.

"Jahatnya..." balas Zara juga dengan berbisik.

***

Juned dipanggil sebagai saksi berikut nya dan dia mengakui bahwa motor itu dibeli atas namanya.

"Tamara ingin memiliki motor itu tapi karena dia tidak mau kena pajak progresif, dia meminta memakai nama saya dan karena saya tidak memiliki motor, jadi saya iyakan" jawab Juned.

"Jadi motor itu...?"

"Saya beli secara tunai dan langsung dibawa pulang Tamara." Juned menoleh ke arah Tamara. "Tega kamu ya !"

"Saudara Juned, harap tenang" tegur Hakim ketua.

"Maaf tuan hakim, tapi dia memang keterlaluan !" geram Juned.

"Saudara Juned. Ini teguran kedua. Anda jangan berbicara tanpa diminta jaksa penuntut umum atau pun pengacara. Paham?"

"Paham tuan hakim..." jawab Juned sambil menoleh ke arah Pramudya.

Pramudya dan Zara menatap kasihan ke Juned karena ikut terlibat padahal dia tidak tahu apa-apa.

***

Yuhuuuu Up Malam Yaaaaaa

Maaf pendek... Kena aji sirep ini

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
Vivi Zenidar
Baru baca langsung suka
istri darmayanty
Candra Hadiyanto itu om nya dewa kan y.

trs ayahnya pram itu Candra Hadiyanto? JD Randy kakeknya Pram y kak hanna. mohon infonya
Hana Reeves: iyaaa. 🙏🙏🙏
total 1 replies
This Is Me
Opanya burung Dodo nih
This Is Me: Bukan ayah Grace. Ayah Grace mantan petinggi BIN, namanya Lucas Syahputra.

Opanya Dodo namanya Septian, pengacara di Blair & Blair
total 2 replies
This Is Me
Valentino kan anak Hoshi, pantaslah kalau judes macam bon cabe juga
Ani
bener bener Luar Biasa cerita nya menguras emosi dan air mata..

Good job Mbak Hana..
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Ani
ya Allah 😭😭😭😭😭😭😭😭

gak bisa dibendung lagi air mata ku.
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
good
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
lia rahma
ga tau musti nulis apa, yg pasti selalu suka n selalu nunggu cerita yg udh tamat hehehe....
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
This Is Me
Seruuuu
beybi T.Halim
tetap terbaik👍👍👍
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Mas Chabibah Muslich
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Diana Puji Astuti
semua karyamu selalu bagus... lumayan banyak yg dh ku baca... semangat Thor
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Ninik Rochaini
Wiiiihhh...ngeri banget...
Ninik Rochaini
wes ndang di cekel...gemes aq...
Ninik Rochaini
ikut sakit rasanya...sabar ya Zara...psti tertangkap ulet itu
Ninik Rochaini
astaghfirullah..../Cry//Cry/
Ninik Rochaini
lheee...mau pitenah ya...ngajak gelut opo...ya Allah kok yo tego ambek orgtua....
Ninik Rochaini
kok yo ora kapok golek molo...sek berulah ae ulet bulu
Ninik Rochaini
lhee...lhee...lhee...kok enak...mikir e piye tho...anak e ora ngenah ra duwe adab kok Pram sing kudu nanggung...somplak tenan Bpk e...njaluk digetok ambek 🔨....lhaa aq maleh melok semosi/Panic/
Ninik Rochaini
ngajak gegeran...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!