Mendapatkan batu roh ungu dan bertemu dengan seorang Dewi. Wan Tian yang tidak memiliki akar spiritual pun menjalani pelatihan keras dari Yang Yue, Dewi Alkemis dari batu roh ungu.
Menjadi kuat bukanlah masalah, ketika menghadapi kejamnya dunia. Bukankah ada guru seorang Dewi membantunya? Ketika mendapatkan kekuatan dan mengalahkan musuh kuat, para wanita cantik di dunia juga datang sendiri memperebutkannya.
Menjadi kultivator maupun alkemis hebat, semua dilaluinya dengan kerja keras. Jalan menuju abadi dan menjadi dewa, menginjak orang jahat, melindungi jalan kebenaran.
Tingkatan Ranah Kultivasi: Manusia Pejuang, Manusia Sakti, Manusia Luar Biasa, Tubuh Emas, Tubuh Berlian, Manusia Suci dan Manusia Tertinggi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wanto Trisno 2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Akar Spiritual Ganda
Di sebuah tempat yang memiliki kekuatan spiritual pekat, Wan Tian tengah berdiri. Di depan ada sebuah gua yang ia temukan dua tahun yang lalu. Di dalamnya ada Air Telaga Peri. Sementara di dalam dinding batu, terdapat sesuatu yang lebih berharga.
Pertama Wan Tian meminum air telaga untuk menghilangkan haus. Setelahnya ia harus menghancurkan dinding batu untuk mengambil inti api yang ada di dalamnya. Pertama, ia menggunakan pedang kayunya. Namun mengalami kesulitan dan tidak bisa menghancurkan batu.
"Kamu tidak mungkin bisa menggunakan pedang kayu itu. Kecuali kamu sudah punya kekuatan."
"Aku masih belum mencobanya. Bagaimana bisa mengatakan hal itu? Ini adalah pedang yang digunakan oleh Dewa Yuwen, bukan? Masa tidak bisa menghancurkan batu ini?"
"Aish, kamu masih menjadi manusia biasa sekarang. Jadi jangan gunakan pedang itu dengan gegabah. Kamu harus menyelam ke dalam air dan temukan batu besar yang menutupi lubang dan singkirkan itu."
"Adakah cara yang seperti itu?" Wan Tian masuk ke dalam telaga dan melihat batu besar. "Apakah batu ini yang dimaksud?"
Yang Yue tidak menjawab pertanyaan Wan Tian. Diam sebagai tanda tak peduli mau berbuat apapun. Wan Tian pun mencoba mengangkat batu besar itu dengan sekuat tenaga. Namun ia hanya bisa menggeser sedikit. Itupun membuat air masuk ke dalam lubang dengan sangat cepat. Sehingga membuatnya hampir tersedot oleh pusaran air.
"Aaa! Apa yang terjadi? Aku merasa tubuhku tersedot!" teriak Wan Tian. Karena kecerobohan yang dilakukannya, membuatnya hampir masuk ke dalam lubang.
"Sebelum airnya habis, kamu harus cepat menyingkirkan batu agar kamu bisa masuk saja. Jangan melawan arus air. Begitu muat di badanmu, masuk saja!"
Wan Tian pun mengangkat batu besar itu sekuat tenaga. Begitu ada lubang yang cukup untuk dimasuki, ia pun masuk bersama dengan air. Ia terdorong ke bawah dalam ruang gelap.
Wan Tian tidak bisa melihat dengan jelas tapi merasakan dirinya meluncur dengan cepat. Hingga tubuhnya menabrak dinding batu. Ia masih berada dalam kegelapan tapi badannya basah oleh air yang menampungnya.
"Sekarang kamu cari inti api itu. Ke arah kiri, kamu menemukan lubang yang bisa kamu masuki. Tapi hati-hati, baginya terjal dan bisa membuat berdarah."
Wan Tian sudah sering mengalami luka dan tidak takut akan mengeluarkan darah lagi. Sehingga ia pun mengikuti perintah Yang Yue untuk mencari jalannya. Ia berhati-hati dan merangkak karena lubangnya kecil. Tidak bisa berjalan di ruangan yang sangat sempit. Bahkan tubuhnya hampir tidak bisa masuk.
Namun usahanya selama ini juga sangat sulit. Sehingga membuatnya harus berusaha dengan keras. Apalagi udara sangat tipis, membuatnya kesulitan untuk bernafas. Namun ia tetap berusaha hingga mencapai tempat yang lebih lebar. Melihat adanya cahaya redup dari sebuah bongkahan batu bening.
Ukuran batu bening yang menyimpan inti api setinggi tiga meter dan lebar sekitar dua sampai tiga meter. Bentuknya yang tidak beraturan dan memancarkan sinar berwarna biru. Terasa panas hingga membuat Wan Tian berkeringat.
"Ini adalah kesempatan besarmu. Tapi dengan mengandalkan kekuatanmu saja, kamu tidak akan bisa mengambilnya. Kamu keluarkan lotus es dan bawa untuk mendekati inti api itu."
Wan Tian mengambil lotus es yang ada di dalam kotak. Kotak itu mampu mencegah aura dingin keluar. Meski masih terasa sangat dingin saat ini. Wan Tian mendekati batu yang di dalamnya memiliki inti api. Siap untuk perintah selanjutnya.
"Tubuhmu tidak bisa menahan energi panas dan dingin yang begitu ekstrem. Setidaknya, inti api adalah sumber api yang sangat panas. Ini adalah api biru tingkat langit. Dengan tubuh biasa, akan membuatmu menjadi debu dalam sekejap. Lalu lotus es. Memiliki suhu yang sangat dingin. Jika kamu membuka kotak itu, bahkan seluruh gunung ini akan menjadi gunung es."
"Bagaimana caranya aku mengambil inti api ini?" Wan Tian sudah ada di depan mata untuk memiliki akar spiritual sendiri. Namun tidak memiliki kesempatan untuk melakukannya. Yang ada ia hanya bisa mati saat mencobanya.
"Kamu hanya bisa melakukannya dengan sangat cepat. Bersamaan, kamu membuka kotak yang berisi lotus es berbarengan dengan memecahkan batu bening ini. Selanjutnya, kamu akan dalam kondisi panas dan dingin ekstrem. Tubuh biasa tidak mungkin bisa menahannya. Maka dari itu, untungnya kamu sudah minum air telaga peri."
Air telaga peri telah masuk ke dalam tubuhnya. Yang Yue memerintahkan Wan Tian untuk menebas batu bening dengan pedang kayu. Lalu secara bersamaan, harus membuka kotak yang menyimpan lotus es. Momentum itu tidak boleh terlambat salah satunya. Harus bersamaan dibuka agar keduanya saling melawan.
Saat energi panas dan energi dingin diletakan di tempat yang sama, maka akan terjadi benturan suhu yang saling berlawanan. Jika saja terlambat meski satu menit, Wan Tian akan membeku atau menjadi abu.
"Semua tergantung pada keberuntungan. Jika kamu tidak bisa, kita akan mati bersama. Jika berhasil, kamu akan memiliki akar spiritual ganda. Namun rasa sakit itu sangat berat. Apakah kamu bisa menahannya atau tidak. Jangan sampai kamu mati. Aku akan berusaha untuk membantumu menjadikan kedua unsur yang saling berlawanan ini menjadi akar spiritualmu."
Wan Tian mengatur waktunya. Ia menebas batu bening dengan pedang di tangan kanannya. Sementara tangan kirinya memegang kotak yang berisi lotus es. Ia menebas batu itu dengan satu tebasan bersamaan dengan membuka kotak.
Setelah kedua energi itu saling bertabrakan, membuat tubuh Wan Tian berada dalam keadaan yang sangat kritis. Berkat Air Telaga Peri yang diminum sebelumnya, membuat jiwanya masih di tubuhnya.
"Aku akan membantumu menyerap inti api dan lotus es. Tapi resikonya, aku akan tertidur lama. Kamu harus meningkatkan kultivasimu agar aku bangun lagi. Selanjutnya, aku tidak bisa menemani dan memberikan ilmuku sampai kamu benar-benar kuat."
Yang Yue mengambil alih tubuh Wan Tian dan menyerap kedua unsur yang saling berlawanan itu. Menggabungkan inti api biru dengan lotus es. Membuat sebuah akar spiritual yang ditempatkan di dalam dantian Wan Tian.
Jiwa Yang Yue tertidur dan kini tubuh Wan Tian sudah ada dalam kendali pemilik tubuh. Rasa panas dan dingin secara bersamaan, membuat rasa sakit yang begitu ekstrem. Jika bisa, ia lebih baik mati dan sangat sulit untuk menahan agar tidak pingsan.
Rasa panas dingin itu tak bisa membuat Wan Tian mengeluarkan suara teriakan. Seakan-akan jiwanya dalam hidup dan mati. Ia sekarang sudah memiliki akar spiritual dan sudah bisa berkultivasi.
Di dalam tiga dunia, tidak pernah terdengar adanya orang yang bisa membuat akar spiritualnya sendiri. Setiap orang memiliki akar spiritual sejak lahir dan tidak mungkin bisa memilikinya dengan sendirinya. Hanya Yang Yue yang memiliki pemikiran seperti itu dalam sejarah.
Manusia pertama yang memiliki akar spiritual buatan sekaligus dua adalah Wan Tian. Dengan perhitungan sang Dewi, membuat hal yang tidak mungkin, menjadi hal yang sudah terjadi.
***
tingkatkan kan terus kekuatan mu wan tian