NovelToon NovelToon
GARA-GARA NGGAK CANTIK

GARA-GARA NGGAK CANTIK

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:406k
Nilai: 4.9
Nama Author: Fitria Susanti Harahap

Sepekan lagi menjelang hari H, tiba-tiba Arif membatalkan rencana pernikahan dengan alasan Rara terlalu baik.

Belum sempurna sembuh luka hati Rara, Arif kembali memberikan kejutan dengan menikahi mantan model di kantor mereka.

Rara mencoba move on, menata kembali hidupnya, tetapi Arif tidak melepaskan Rara begitu saja. Ia membuntuti kemanapun Rara pergi hingga sebuah tuduhan ditujukan pada Rara.

Dua orang lelaki baik membantu Rara keluar dari masalah demi masalah yang ditimbulkan Arif. Ialah Ken dan Rangga. Lalu siapakah yang akhirnya menjadi pendamping hidup Rara? Lelaki baik yang bisa menerima ia apa adanya meski Rara merasa enggak cantik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria Susanti Harahap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Maaf, Aku Tidak Mau Ghibah!

Namanya gosip, pasti masih banyak saja peminatnya meskipun mereka tahu bahwa dosanya tidak kecil, bayangkan kita diumpamakan memakan bangkai saudara sendiri!

Seperti ketika pertama kalinya aku menginjakkan kaki di kantor setelah kemarin libur, entah sudah berapa orang yang sengaja datang mendekat untuk membicarakan Arif. Ada yang sekedar berbagi informasi, mencari tahu informasi dariku, hingga menyematkan penilaian pada Arif meski sebenarnya kita sendiri bukanlah manusia yang suci.

"Ra, sudah tahu gosip terbaru belum? Monika kemarin melahirkan."

"Bayangkan, Ra. Belum tiga bulan menikah tapi susah lahiran."

"Sudah pasti Monika hamil di luar nikah."

"Pantas saja Arif meninggalkan kamu, Ra. Dia kan sudah dikejar-kejar tanggung jawab. Jadi terjawab kan, sebenarnya dia menikahi Monika karena terpaksa."

"Ckckck, enggak nyangka ya, ternyata Arif nakal juga. Padahal kelihatan alim. Apalagi pas tahu dia mau nikah sama kamu. Wah, aku kira Arif benar-benar laki-laki salih, ternyata ...."

"Ra, untungnya kamu enggak jadi nikah sama Arif, coba bayangkan, kalau kamu jadi nikah ternyata Arif punya anak di luar nikah dengan perempuan lain. Malah semakin kacau kan Ra?"

"Ra, kamu enggak diapa-apain juga kan sama Arif?" pertanyaan ini langsung kubantah sebab aku bukan perempuan sembarang meski menurut mereka aku tak cantik.

Entah sudah berapa orang teman-teman kantor yang datang menghampiri saat melihatku masuk kerja. Semuanya mendekat karena ingin membicarakan Arif. Membahas tentang kejadian kemarin yang membuat kantor geger.

Tiba-tiba saja, di jam kerja, salah seorang bapak-bapak yang diduga adalah pekerja di rumah Monika datang menjemput Arif. Ia mengabarkan kalau Monika masuk rumah sakit, siap untuk melahirkan.

Tentu saja yang mendapati kabar itu langsung geger. Berita itupun cepat menyebar dari mulut ke mulut.

Aku sendiri juga kaget mendengarnya. Hingga detik ini belum bisa mencerna apakah benar Arif seperti itu. Aku sungguh tidak bisa membayangkan, seseorang yang beberapa bulan lalu datang secara baik-baik dengan perantara kak Gita, menyampaikan niat baiknya ingin mengenalku lebih dekat untuk dijadikan teman dalam berlayar mengarungi kehidupan ini.

Tidak ada yang aneh dengan Arif saat itu selain ia yang ceplas-ceplos dan terlihat begitu bersemangat ingin menikah denganku.

Arif yang dahulu adalah seorang aktivis di kampusnya. Tertera juga di dalam CVnya. Aktif dalam dakwah masjid. Apakah ia benar seperti itu.

Astagfirullah. Aku belum bisa percaya. Walaupun aku membencinya sebab perbuatannya yang meninggalkan aku begitu saja, tetap saja belum percaya bahwa Arif sebejat itu.

"Sudah ya, tidak perlu dibahas lagi. Aku nggak mau ghibah. Tau sendiri kan bagaimana dosa ghibah? Sama saja kita memakan bangkai saudara sendiri. Lagipula kita tidak tahu bagaimana kejadian sebenarnya, jadi jangan ghibah lagi ya." aku menolak satu-persatu yang datang ke mejaku untuk membicarakan Arif.

Aku benar-benar takut jatuh pada dosa fitnah. Mengatakan Arif yang bukan-bukan sebab saat melihat bayi Monika yang dipajang di media sosial salah satu keluarga Monika, jelas sekali wajahnya tidak mirip Arif. Wajahnya juga berbeda dengan Monika yang keturunan Indonesia Inggris. Sedang bayinya seperti bayi India atau Arab. Aku juga tidak bisa memastikan sebab hanya melihat dari foto.

***

"Ra, bisa keluar sebentar." tiba-tiba Ken sudah berada di depan mejaku. Tentu saja aku kaget sebab sejak tadi sibuk dengan surat pembaca yang masuk ke emailku.

"Kenapa Ken? Eh, maksud saya pak Ken." aku agak gugup sebab beberapa orang yang berada di sekitarku melihat ke arah aku dan Ken. Duh, jangan sampai ada gosip yang aneh-aneh lagi nantinya.

"Ayo!" Ken memberikan isyarat agar aku mengikutinya.

Fiufff. Aku menghembuskan nafas. Lalu segera bangkit, meskipun agak berat sebab semua mata yang ada di sekitar melihat ke arahku. Secepat mungkin aku menyusul langkah Ken yang sudah lebih dulu berada di luar kantor.

"Kenapa?" tanyaku.

"Galak sekali. Ayo ikut!" Ken membukakan pintu mobilnya.

"Kemana?"

"Nanti juga tahu. Sekarang ikut saja dulu."

"Tapi kenapa?"

"Penting, Ra!"

Karena takut kelihatan oleh teman-teman kantor, akhirnya aku buru-buru masuk. Lalu Ken memacu mobilnya. Sepanjang perjalanan, entah sudah berapa kali aku bertanya kemana kami akan pergi, tapi ia tidak kunjung menjawab. Persis seperti patung, diam membisu, konsentrasi mengendarai mobil.

"Nah, sudah sampai!" kata Ken. Ia menyuruhku turun di depan sebuah restoran yang tidak kalah mewah dengan restoran pertama yang kami kunjungi.

"Kenapa ke sini?" tanyaku. "Katanya penting."

"Ya mau makanlah, Ra. Masa ke restoran mau olahraga." Ken memberi isyarat agar aku segera turun. "Makan itu juga penting, Ra. Masa mau kerja terus. Apa enggak capek. Tubuh juga butuh energi!"

"Aku nggak lapar, lagian kalau mau makan kan bisa makan sendiri."

"Tapi aku maunya makan sama kamu."

"Dih, aneh sekali. Sejak kapan. kamu jadi tukang paksa, Ken?"

Berbeda dengan sebelumnya, kali ini Ken langsung memesankan makanan untuk kami tanpa bertanya terlebih dahulu padaku. Tetapi saat makanan disajikan, aku langsung tersenyum sumringah mendapati menu kesukaanku ikut tersaji. Udang goreng dengan saus tomat.

"Kenapa? Senang ya bisa ketemu udang goreng?" tanya Ken, membuat senyumku langsung hilang.

"Kamu asal tebak atau ...."

"Enak saja asal tebak, ya aku tahukah kalau udang goreng adalah makanan favorit kamu. Iya, kan?"

"Iya sih. Tapi bagaimana bisa tahu?"

"Enggak hanya itu, aku juga tahu kalau kamu suka teh yang nggak manis. Terus kamu suka baca buku novel romance ketimbang nonton film."

"Tahu darimana?"

"Aku itu direktur kamu, Ra. Enggak sulit untuk mendapatkan informasi seperti ini tentang kamu."

"Apa untungnya kamu tahu itu semua?"

"Kamu masih belum paham, Ra?"

"Kenapa?"

"Kamu nggak sedang pura-pura nggak tahu, kan Ra?"

"Enggak."

"Coba pikir, Ra. Sebelum aku ungkapkan sendiri. Untuk apa seorang lelaki sudah payah mencari tahu apa yang disukai seorang perempuan? Lalu untuk apa juga ia bersikap baik pada keluarga perempuan?"

"Mana aku tahu!"

Ya ampun, Ra. Baiklah, akan aku jawab saja. Malas main tebak-tebakan sama kamu Aku suka sama kamu, Ra!"

"Uhuk ... uhuk ... uhuk." tiba-tiba aku merasa sulit untuk bernafas. Udang yang tadinya tertelan seperti nyangkut di tenggorokan, padahal sudah kukunyah sampai halus.

*Apakah Ken sedang mempermainkan aku?

Kenapa kalau bersama dia, aku seperti orang bodoh*?

"Kamu enggak apa-apa, kan?" Ken menyodorkan segelas air putih, ia tampak khawatir melihatku yang masih terbatuk-batuk. "Ini yang membuatku maju mundur mau mengutarakan isi hatiku padamu, Ra. Tapi aku enggak mau berlama-lama. Aku mau kamu tahu perasaanku yang sebenarnya.

Kemarin sebenarnya aku ingin bicara langsung dengan kedua orang tuamu, tapi karena kondisi Tante sedang tidak sehat, makanya aku tahan dulu."

"Tunggu, jangan bicara apapun dulu. Jawab dulu, kamu beneran suka atau sedang mencandai aku?" Tanyaku, sambil meletakkan tangan di depan Ken agar ia berhenti bicara.

1
Euis Yohana
kaya di sinetron2 pemeran utamanya sabaaaaaar bgt,,pdhl di dunia nyata aku blum tuh liat orang yg sabaaaaaar bgt gitu kalo d zolimi,,
Euis Yohana
baru jg sebulan nikahnya,,KK ku jg 3 bln br hamil ,,kalo aku sih KB dl karena blum mau punya takut kaya KK pertamaku susah lahirannya,,,
Euis Yohana
Rara jgn gitu jg SM Ken,,Ken hanya ingin kamu bahagia ,,memang uang bkn segalanya tp kalo g punya uang jg puyeng Ra ...jd maafin Ken ,,,ya...
Euis Yohana
turutin kata Dinda Ra,,karena dia keluargamu kan ,,sedang papamu dan istrinya br baiknya PD kmu inget2 kemarin"mereka gimn sikapnya pd kamu,mama SM dinda
Euis Yohana
memang sepertinya papa Ama ibu tirinya baik karena Rara nikah SM orkay...mau manfaatin bwat keluarga si Wira itu mah ya,,,,
Euis Yohana
iya,,pelakor ya,,kaya ga da laki lain aja pdhl cowo kan banyak yg single kenapa mau SM yg punya istri coba ga HBS pikir aku...🤕
Euis Yohana
Amiiiiin...lacaaaaaar ,,,,
Euis Yohana
dah Dig dug beuuh jantungku Alhmdllh,,,datang jg Ken ..hash ..
Euis Yohana
ada apa lg ini Thor ,,kasian Rara ,,jgn kacau lg atuh....
Euis Yohana
Tah gini visualnya asli Indonesia bkn or-kor Mulu masa cerita d indo orangnya Korea🤭
Euis Yohana
ga yg cewe ga cowoknya ga tau malu bgt ....apalagi si Arif ...hadeuuuuh ...kan maen😆
Euis Yohana
kak Gita and friend bantu ngomong atuh ke Ken jelasin ...
Euis Yohana
iiiih...si Arif ..Arif ...kunaon eta jelema nya hayang di geprek kitu ...😤🤬
Euis Yohana
ngapain jg di pikirin apa yg mau di ucapkan Ken SM si Arif biarin aja ,,paling jg di pecat dia ,,,😤
Euis Yohana
bicarakan aja Ama Ken kalo kamu masih takut kecewa lg,apalagi membuat mama kecewa jgn cuma bicara di dlm hati donk Ra...😶
Euis Yohana
kayanya Ken bos besarnya deh,,,jangan jangan jodoh Rara pa polisi
Euis Yohana
ada ya Thor orang kaya si Arif ga punya malu banget tuh orang ,,,pengen gua gibeng,cincang cincang buat pakan buaya😆🤯
Euis Yohana
jangan jangan Ken adalah bos besarnya yaaaa...
Euis Yohana
eeeuuuhh ..kenapa ga ada yg nendang mukanya si Arif siiich ...kesel aku da 🤬😤
Euis Yohana
ngomongnya di depan papa donk Din,,jgn sama mamah ,,kasian mamah tambah keteken perasaannya ...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!