NovelToon NovelToon
One Night One Love

One Night One Love

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Chicklit / Tamat
Popularitas:147.2k
Nilai: 5
Nama Author: Fazariah

Seira yang bernama asli Sharon Diandra Wilson merupakan puteri dari konglomerat terkenal di Kotanya. Akan tetapi sebuah masalah keluarga membuatnya memilih tinggal terpisah dengan Ayah dan Adik kandungnya.

Setelah perselingkuhan mantan kekasihnya diketahui oleh Seira, dia tanpa sengaja bertemu seorang laki-laki tampan. Sama hal nya dengan Seira, pria tampan itu tengah mabuk berat yang membuat dirinya pingsan tak berdaya.

Pagi hari yang cerah Seira terbangun dari tidur nya yang nyenyak. Saat hendak bangkit dari tidur nya, Seira menyadari sesuatu, ia tengah menutup dirinya dengan selimut. Seira melihat sekeliling tempat tidur nya berantakan dengan pakaian, wanita itu menoleh ke samping dan melihat seorang pria tertidur di sampingnya. Mereka berdua memakai ranjangan bersama tanpa busana.

"Aaaaaaaaaa...." Seira berteriak saat menyadari dirinya tengah tanpa busana.

"Tidakkkkkkk" Seira menendang laki-laki yang berada di samping nya.

Saksikan kelanjutan Seira dan lelaki tampan yang ia temui. Bagaimana kisah mereka akan berlanjut? Dijamin tidak akan membosankan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fazariah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 : Lokasi Ditemukan

Yuna tengah menghitung pemasukan hari ini di salah satu Cafenya. Hari sudah larut dan Cafe telah di tutup. Para pekerja Cafe sudah pulang terlebih dahulu meninggalkan pemilik Cafe yang sedang bekerja.

"Permisi" terlihat seorang pria gagah masuk ke Cafe yang sudah tutup.

"Kami sudah tutup" ujar Yuna tanpa melihat siapa yang datang terlebih dahulu.

"Aku tidak ingin membeli, untuk saat ini aku ingin menemui pemilik Toko" ujar pria itu lagi.

Yuna segera melihat ke asal suara yang tidak terlalu asing itu. Benar saja Kevin sudah berdiri di depan pintu dan tersenyum ke arahnya.

"Kevin" ujar Yuna yang sudah tahu nama asli Kevin dari kartu namanya.

"Ya benar, kamu masih ingat" ujar Kevin senang.

"Kamu kenapa kesini?" tanya Yuna.

"Aku ingin melihatmu" jawab Kevin.

"Kevin aku tidak bisa berkencan seperti gadis-gadis umumnya" ujar Yuna.

"Kenapa?" tanya Kevin lagi.

"Aku harus mengolah Cafe ku dan menghidupi Adikku" jawab Yuna jujur.

"Itu tidak masalah bagiku" jawab Kevin.

"Aku juga harus menyelesaikan tugas akhir kuliah ku agar aku wisuda" ujar Kevin.

"Aku bisa menemanimu" jawab Kevin tersenyum.

"Aku tidak mau Kevin" jawab Yuna.

"Beritahu aku alasan kenapa kamu menolak aku?" tanya Kevin.

"Kamu terlihat seperti pria kaya raya, kita tidak selevel, sebaiknya kamu mencari yang sepadan dengan keluargamu" ujar Yuna kembali jujur.

"Aku tidak peduli dengan itu" jawab Kevin.

"Mungkin kamu tidak peduli, tapi keluargamu tidak begitu" ujar Yuna sangat berpikir dewasa dan tenang.

"Keluargaku juga tidak akan peduli akan hal itu, Ayahku tidak terlalu mencampuri urusan percintaanku begitu pula dengan Adik perempuanku, dia akan bahagia kalau aku bahagia, aku hanya punya Ayah dan satu Adik perempuan" ujar Kevin lagi.

"Lalu Ibumu?" tanya Yuna penasaran.

"Ibuku sudah meninggal, Ayahku menikah lagi dan aku tidak ikut campur dengannya, jadi dia juga tidak berhak mengatur wanita pilihanku" ujar Kevin.

"Maaf aku tidak tahu Ibumu sudah meninggal" ujar Yuna menyesal.

"Tidak apa-apa, semua itu sudah berlalu, aku sudah terbiasa" kmjawab Kevin tegar.

"Kamu bagaimana?" tanya Kevin lagi.

"Kedua orangtua ku meninggal sama aku masih muda, kecelakaan" ujar Yuna.

"Aku turut prihatin" ujar Kevin.

"Iya terimakasih" jawab Yuna.

"Adikmu?" tanya Kevin lagi.

"Dia sedang berkuliah di luar negeri, aku yang membayar full semua kebutuhannya" jawab Yuna wanita yang begitu jujur dan apa adanya.

"Wah kamu hebat sekali bisa menguliahkan Adikmu di luar negeri" ujar Kevin kagum.

"Sekarang kesibukanmu apa saja selain di Cafe ini?" tanya Kevin lagi.

"Sebenarnya Cafe ku bukan cuma di sini, aku sudah memiliki empat Cafe cabang" ujar Yuna lagi.

"Wah benar-benar wanita pekerja keras, kamu begitu sempurna" ujar Kevin tidak berhenti kagum.

"Biasa saja, oh iya sampai lupa, kamu mau minum apa?" tanya Yuna.

"Apa saja" ujar Kevin.

Yuna segera membuatkan minuman manis untuk Kevin. Setelah beberapa saat dia kembali dengan dua buah gelas berisi minuman.

"Ini minum dulu" ujar Yuna.

"Terimakasih" jawab Kevin.

"Oh ya, kamu bekerja dimana?" tanya Yuna tanpa mengingat kartu nama Kevin secara detail.

"Aku hanya penerus bisnis keluarga, tidak sepertimu yang mampu berdiri tanpa bantuan orangtua" ujar Kevin merendah sekaligus memuji Yuna.

"Seperti dugaan kamu pasti sangat kaya" ujar Yuna sedih.

"Kenapa kamu sangat membenci pria kaya? biasanya wanita sangat suka kekayaan" ujar Kevin berpikir logis.

"Iya kamu memang benar, tidak bisa dipungkiri semua orang menyukai uang" jawab Yuna lagi-lagi jujur.

"Tapi aku takut berhubungan dengan pria yang seperti itu, keluarganya pasti memperlakukan aku dan Adikku layaknya benalu, padahal aku juga bisa menghidupi diriku dan Adikku tanpa uangnya" ujar Yuna kembali mengingat masa lalunya yang kelam.

"Kamu pasti ada pengalaman dengan pria seperti itu, makanya kamu sangat trauma" ujar Kevin menebak.

"Iya benar" jawab Yuna.

"Yuna kamu boleh beranggapan seperti itu, tapi kamu harus ingat bahwa semua orang tidak sama" ujar Kevin lagi.

Yuna terdiam mendengar kalimat Kevin yang menyentuh hatinya. Memang benar tidak semua orang memiliki sifat yang sama. Mungkin saja Yuna bersikap begini hanya karena takut hal dulu terjadi kembali.

"Baiklah, maafkan aku sudah menganggap mu sama dengan yang lain" ujar Yuna menyesal.

"Tidak apa-apa Yuna, aku malah sangat suka dengan kejujuranmu" jawab Kevin.

"Aku tidak akan memaksamu langsung menyukaiku, kamu boleh mengenalku terlebih dahulu seperti seorang teman agar kamu tidak begitu terpaksa" ujar Kevin sangat pengertian.

"Terimakasih Kevin" jawab Yuna.

***********

Suara telepon berbunyi dari handphone Bryan. Pria itu segera mengangkat telepon dari bawahannya. Lokasi Larissa sudah diketahui setelah mengintai di dekat minimarket yang sering Larissa kunjungi.

"Tuan lokasi Nona Larissa sudah kita dapatkan" ujar bawahan itu.

"Bagaimana kalian bisa mendapatkannya?" kami selalu berjaga di minimarket yang sering ia kunjungi Tuan, benar saja pagi ini Nona Larissa kembali ke sana dan kami mengikutiny hingga dia berhenti di sebuah rumah Tuan" ujar bwahan itu.

"Kirimkan lokasinya sekarang kami akan datang" jawab Bryan.

Bryan dan anggotanya segera berangkat menuju kediaman Larissa. Dia sungguh ingin tahu kenapa Larissa berbuat semu ini pada Seira. Mereka sudah lama putus dan tidak berhubungan lagi setelah sekian lama. Banyak pertanyaan muncul di kepala Bryan dan ingin dia temukan jawabannya.

1
Irmalia
ceritanya seru,
Diny Julianti (Dy)
visual bryan ny jelek😁
Syahilla Naazifa
Luar biasa
Syahilla Naazifa
Lumayan
Lala Ripss
Thor nga cucok visual Bryan ...ganti yg maco an dikit dunk hiks hiks
Tatikkim
namanya kebalik Thor,🤭🤭
Tatikkim
Owen, selingkuhanya Clarissa kah?
Tatikkim
Pepet terus 🤭🤭
Tatikkim
min ho"Shinee"
Tatikkim
songkang bibir u👉👈👉👈
Niaa🥰🥰
Luar biasa
Hartaty
typo
Ika Cius
ahhh Thor visual nya Han Sohee ma songkang ❤️
NKJC's lovers
plis jangan buat seira sakit hati
NKJC's lovers
geram banget lihat herman
NKJC's lovers
gantengnya
Viviana Chan: hai kak, ayo mampir baca novel aku, sekalian kasih sarannya kak,
putri yang terabaikan
total 1 replies
NKJC's lovers
lanjut thor
NKJC's lovers
cantik anggung banget sih seira
Fazariah: jangan lupa di like ya
total 1 replies
NKJC's lovers
sepertinya bryan cemburu, aku akum fan base ya guys, masuk grup ya❤️
Fazariah: terimakasih min, dukung terus comeback author ya
total 1 replies
NKJC's lovers
bagus banget serius
Fazariah: makasih❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!