NovelToon NovelToon
Menikah Karena Perjanjian

Menikah Karena Perjanjian

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Single Mom / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:142.6k
Nilai: 5
Nama Author: fania Mikaila AzZahrah

Sepuluh hari sebelum pernikahannya, dia mengetahui perselingkuhan calon suaminya dengan sahabatnya sendiri. Hatinya hancur berkeping-keping kala itu, tapi dia bersyukur karena mengetahui kebusukan dari pria yang sudah tiga tahun menjalin hubungan dengannya itu terbongkar sebelum pernikahan terjadi.

"Kalian manusia tidak tahu diri!" umpatnya Anindira.

Dihari yang sama,dia pun mendengar kabar duka jika, papanya ditangkap polisi karena tuduhan korupsi. Betapa hancur hatinya gadis berusia 21 tahun itu menderita kemalangan yang begitu bertubi-tubi datang menghampiri kehidupannya.

Satu bulan kemudian, Mamanya yang terkena serangan jantung tiba-tiba harus dilarikan ke rumah sakit serta rumahnya dan segala harta bendanya harus disita oleh pengadilan.

Hanya kedua kakaknya lah yang menjadi harapan hidupnya. Tapi, dihari kematian ibunya dia bertemu dengan seorang pria yang menawarkan pernikahan kilat untuknya.

Apakah Anindira menerima tawaran pria yang baru dikenalnya dalam hitungan jam itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fania Mikaila AzZahrah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 32

"Saya pun awalnya menentang keputusan kedua orang tuaku untuk menerima perjodohan ini dan tidak kuduga jika calon istriku itu adalah teman kuliahnya Anindira Adinda namanya gadis yang datang ketika kamu syukuran pernikahan kalian berdua," ungkapnya Arion.

Perbincangan mereka terhenti ketika kedatangan rombongan kakak dan papanya Anin. Mereka segera bergabung dengan mereka di ruang tamu.

Walaupun mereka baru kali ini bertemu, mereka seperti bukan baru bertemu. Anindira sebagai tuan rumah segera memerintahkan kepada para maid atau asisten rumah tangganya itu untuk menyiapkan beberapa masakan memang khusus dimasak untuk menyambut kedatangan kakak dan papanya itu serta kakak iparnya yang semuanya belum ada yang hamil.

"Alzam kamu sebentar lagi akan punya anak dua orang sekaligus kalau maunya kamu mau anak kembarnya maunya jenis kelaminnya perempuan atau cowok?" Tanya pak Mahendra yang sengaja ingin mengetahui apa kemauannya Alzam anak menantunya itu.

Biasanya setiap pria atau ayah itu kebanyakan menginginkan anak yang jenis kelaminnya sama, begitu pula sebaliknya dengan seorang perempuan.

Tanpa banyak pikir panjang, Alzam langsung menjawab pertanyaan dari ayah mertuanya itu.

"Aku terserah mau perempuan atau laki-laki sama saja yang paling penting dia lahir dengan selamat, istriku juga selamat itu sudah cukup bagiku," jawabnya Alzam dengan mantap.

Semua saling berbincang-bincang santai siang itu, kebetulan hari itu bertepatan dengan hari minggu. Sehingga mereka memiliki banyak waktu luang untuk bersantai dan berkumpul bersama.

Hanya kedua mertuanya,tante cantik dan neneknya Alzam yang tidak hadir di tempat karena berangkat haji bulan ini sehingga minus mereka berempat.

"Mbak Ani apa makanannya sudah siap semuanya?" Tanyanya Anin yang berjalan memegangi perutnya yang semakin membuncit dan besar saja.

"Alhamdulillah semuanya sudah siap Nyonya Muda, apa saya bantu Nyonya panggil mereka semua?" Pintanya Mbak Ani.

"Tidak perlu repot-repot, insya Allah aku masih sanggup berjalan ke arah depan kok," ujarnya Anin sambil tersenyum tipis.

Tapi, baru beberapa langkah kakinya melangkah. Anin tiba-tiba berteriak kencang menahan rasa sakit yang tiba-tiba datang.

"Abang Alzam!" Pekik Anin sambil memegangi perutnya yang berjalan tertatih ke arah sofa ruang tengah.

Semua orang spontan langsung berdiri bersaman dan seperti orang-orang yang sedang berlomba saling mendahului menuju tempatnya Anin berada.

"Sayang! Istriku! Pujaan hatiku apa yang terjadi padamu?" Tanyanya Alzam yang mulai panik, takut, cemas dan khawatir melihat sudah ada darah yang merembes keluar membasahi sekujur pahanya Anin yang hari itu hanya memakai daster selutut.

"Mas Alzam sepertinya Mbak Anin akan melahirkan," tebaknya Arinda calon istrinya Arion.

"Iya benar sekali itu darah segar kelihatan di pahanya," ucapnya Amarah Meylani istrinya Arvin.

Alzam bukannya menolong secepatnya Anin untuk ke rumah sakit malah ia mengamati bercak darah tersebut.

"Ya Allah.. itu darah apa?" Hebohnya Alzam.

"Abang bukannya Mbak Anin ditolongin segera di bawah ke rumah sakit bersalin tapi, malah mengamati hal yang seharusnya tidak Abang lakukan," ketusnya Ayunda adik tirinya Alzam beda bapak itu.

Semua orang saking banyaknya di dalam apartemen itu sampai-sampai tidak tahu harus berbuat apa lagi. Alzam menggendong tubuhnya Anin yang sudah banyak mengeluarkan darah segar itu.

Untungnya RS khusus ibu dan anak jaraknya hanya beberapa meter saja sehingga mereka segera sampai di tempat tujuan.

"Dokter tolong!!" Teriaknya Alzam yang menggendong tubuh berat istrinya yang sudah ngos-ngosan dibantu oleh Arion dan Arvin.

Bangkar rumah sakit segera didorong oleh beberapa perawat. Awalnya Anin ingin melahirkan normal, tapi dikarenakan sudah pecah ketuban dan banyak darah yang sudah keluar sehingga ditempuh jalan operasi.

Alzam mondar mandir di depan pintu operasi menunggu kedua anaknya lahir ke dunia ini. Semua orang nampak cemas hingga berselang beberapa menit kemudian terdengarlah suara tangisan bayi yang begitu nyaring saling bersahutan.

"Alhamdulillah sepertinya itu anakmu Alzam sudah lahir ke dunia ini," imbuh pak Mahendra.

Betapa bahagianya Alzam mengetahui hal tersebut, ia pun buru-buru menerobos masuk ke dalam ruang operasi.

Alzam mengadzani silih berganti kedua anaknya yang berjenis kelamin perempuan dan laki-laki. Anak pertamanya lahir dengan jenis kelamin perempuan dan keduanya anak laki-laki dengan sempurna.

Semua bergembira menyambut kelahiran dan kehadiran baby twins anak pertama dari pasangan Anindira Mahalika Mahendra dan Alzam Kheis Dirgantara.

Satu persatu masuk ke dalam ruangan khusus bayi yang begitu sehat dan montoknya. Lucu dan menggemaskan kedua bayi tersebut. Mereka mengucapkan rasa syukur dan doa untuk kedua putra putrinya Alzam yang terlahir sempurna.

Anin yang mengetahui kedua harta berharganya di dunia ini telah lahir, membuatnya begitu bahagia karena akhirnya sempurnalah kebahagiaan sebagai seorang perempuan sekaligus sebagai seorang istri.

"Syukur Alhamdulillah kasih banyak ya Allah atas segala resky dan anugerah terindah yang Engkau berikan untukku dan kepada keluargaku," cicitnya Anindira.

...--------TAMAT--------...

1
Lili Handayani
ini ibu sambung alzam renata atau karina,kok kxlimatnya,acak2am thor
GeGe Fani@🦩⃝ᶠ͢ᵌ™: tidak pernah direvisi kak jadi maklum acak-acakan 😂🙊🙈
total 1 replies
Sophia Aya
alhamdulillah baby twins lahir dengan selamat
Sophia Aya
semoga Anin sama debay nya sehat selalu sampai lahir
Sophia Aya
Robek surat perjanjiannya biar gak jadi pisah
Sophia Aya
cerita nya cukup menarik thor 👍👍👍
Sophia Aya
abang alzam so cuit banget moga jadi berpisah sama anin
Sophia Aya
tidur nya mirip pesawat ya thor kemana2 😂
Sophia Aya
semoga gak jadi cerai ya anin
Sophia Aya
semangat thor
Sophia Aya
mampir thor
Windarti08
maaf Thor, pemakaian kata SAYA untuk panggilan antara orang tua dan anak, kakak beradik, dan juga pasangan kekasih menurut ku kurang tepat, kesannya terlalu formal.
kurang enak aja dibacanya, sayang padahal ceritanya bagus
Windarti08
mbak Yuni siapa?🤔
Windarti08
Abizar... gak cocok loe punya nama sebagus itu sama kelakuan bejad loe!😡
Yaya Manies
bagus
ayu nuraini maulina
turunan abng alzam kembar euy
ayu nuraini maulina
kbykan yg nm nya magaretha agama Nasrani deh apa mualaf
ayu nuraini maulina
amiin
ayu nuraini maulina
ini br kompak 1 keluarga g mandang hrs dr ank kandung n sambung yg pntng akur
ayu nuraini maulina
n dirimu jg sama
ayu nuraini maulina
q LBH ska cwe yg dingin ,tegas ,ketimbang percaya mulut manis cwo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!