NovelToon NovelToon
My Husband Is An Adult Male

My Husband Is An Adult Male

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:110k
Nilai: 5
Nama Author: Khanza Safira

Bagaimana Jadinya Jika Seorang Gadis Berusia 18 Tahun Dijodohkan Dengan Pria Dewasa Berusia 27 Tahun ?

🤔🤔🤔


"Om, tau gak persamaan om dengan Bumi ?."

"tidak. Memangnya apa??."

"Sama-sama tua!!"

"Kaaauu" 😡😡

Kabuuuurrrrr.....

***********

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khanza Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32.

Sesampainya di Rumah Sakit. Kakek segera di tangani oleh Dokter Andra. Dokter yang selama ini menangani kakek.

Tak lama Ayah dan Alana datang berbarengan, entah bagaimana ceritanya mereka sampai dirumah sakit bersama.

"Bagaimana kabar kakek mah.." ujar Alana ketika sampai didepan Mamah

"Alana, kakek mu. Hiks" mamah pun langsung memeluk Alana dan dibalas sama halnya oleh Alana

"sudah, tenangkan dulu diri mamah, kakek pasti baik-baik saja"

Alana pun membawa mamah untuk duduk di kursi yang sudah disediakan.

Mamah pun beralih memeluk Ayah yang masih dengan isak tangisnya.

Dokter Andra pun keluar dari ruangan di mana kakek ditangani sambil membuka maskernya.

Alana yang melihat itu segera bangun.

"bagaimana dok keadaan kake"

Dokter itu mengehela nafas.

"Begini, penyakit jantung yang diderita Tuan Kendrick semakin parah. Maka dari itu kami menyarankan Tuan Kendrick di rawat terlebih dahulu di sini. Karena dengan begitu kami bisa lebih mudah mengawasinya" Dokter Andra memberi penjelasan

"lakukan yang terbaik dok" saut Papah

Dokter Andra pun mengangguk dan izin pamit kembali ke ruangannya.

Di Kantor.

Aldric sedang menandatangani berkas-berkas yang sudah diberi oleh Daven untuk di tanda tangani.

"Dav, bagaimana tanggapan mu tentang Alana" ujar Aldric ketika selesai menandatangani berkas

Daven mendongakkan kepalanya dan terdiam sejenak.

"mmm.... Nona Alana baik, ramah dan juga cantik"

Aldric melototkan matanya dan melemparkan pulpen yang ia pegang ke kening Daven.

"Aw.. Bos" ringis Daven

"maksudku bukan itu, bagaimana tanggapan mu tentang Alana padaku. Apa ia mencintaiku atau tidak" ucap Aldric

"Ohh... begitu"

"mmm... oh ya kalau boleh tau kenapa tuan menanyakan hal itu? apa kau sudah mencintai-nya?" tebak Daven

"tidak, si-siapa yang kau maksud" jawab Aldric tergagap

Daven terkekeh dengan jawaban Aldric.

"Dengar Bos, aku sebagai Sekertaris dan sahabat mu. Hanya bisa memberitahumu lebih baik kau jujur saja tentang perasaanmu sebelum terlambat"

"sudahlah, jangan menasehatiku. Dan lupakan pertanyaanku tadi" Aldric pun melanjutkan tugasnya memeriksa berkas lagi

Daven menggeleng kepalanya melihat tingkah Aldric yang sudah mencintai istrinya namun belum menyadarinya.

Di sisi lain terlihat seseorang sedang memberi perintah pada bawahnya untuk menghabisi seseorang.

📞: Aku tidak mau tahu, kalian pastikan bahwa rencana kita berhasil. Jangan sampai ada kesalahan sedikitpun"

📞: baik bos, kami akan melakukan yang bos perintahkan"

📞: aku tunggu kabar baiknya"

Ia pun mematikan sambungan telponnya lalu tersenyum sinis.

...****************...

"apa, baiklah aku akan segera kesana" Aldric pun segera berlari dari ruangannya dan menyerahkan pekerjaan pada Daven

Alana telah memberi tahu Daven mengenai kondisi Kakek dan memintanya memberitahukannya pada Aldric.

Aldric terkejut saat Daven memberitahukan kondisi Kakek-nya dan melihat begitu banyak panggilan dan chat dari Alana, Mamah dan Ayahnya. Ia lupa menghidupkan kembali ponselnya yang ia matikan saat bertemu Natalie.

Sesampainya Di rumah sakit Aldric segera menanyakan ruangan kakek pada Resepsionis.

"Permisi, dimana ruangan Tuan Kendrick"

"Tuan Kendrick kini berada di lantai lima nomor 32 ruang VIP" ujar Resepsionis itu

Aldric pun segera pergi setelah mengetahui tempat ruangannya dengan menggunakan Lift.

Tak lama Aldric pun Sampai di ruangan sang kakek.

Ceklek.

Pintu terbuka.

Ia melihat Alana dan kedua orang tuanya yang tengah duduk di sofa. Terlihat wajah sendu Ketiganya.

"Mamah, papah, Alana" ujarnya

ketiganya mendongakkan kepalanya.

"Aldric kau sudah sampai..?" sapa mamah ketika melihat Aldric

Aldric pun menganggukan kepalanya.

"Hm..."

kemudian ia duduk di samping Alana.

Setengah jam berlalu, mamah yang lelah menangis tertidur di susul papah yang lelah saat perjalanan dari kantor. Menyisakan Aldric dan Alana yang masih terjaga. Namun selama itu juga entah mengapa Alana terlihat berbeda dari biasanya, dan terlihat lebih pendiam. Biasanya ia akan cerewet menanyakan kabarnya atau kenapa ponselnya tidak dapat di hubungi?.

Aldric pun memulai percakapan.

"Alana, apa kau sudah makan?" tanyanya

namun hanya dijawab anggukan oleh Alana.

Aldric tidak mempermasalahkan anggukan Alana karena ia pikir mungkin istrinya tengah lelah.

Padahal Alana belum makan, hanya sarapan pagi tadi.

Aldric mencoba mengelus perut Alana, namun Alana menepisnya.

"lepaskan tanganmu Om"

"baiklah" Aldric pun menurut apa yang diucapkan Alana

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷.

Hayo lanjut gak nih?

Jangan lupa like vote dan coment biar author tambah semangat.

🌷🌷🌷🌷🌷.

1
👑Queen Lisa👑
jangan kasih spasi sebelum tanda baca ya, Kak.

Seperti:

Siapa yang tidak ingin bersamanya?

Semangat👍
Khanza Safira: Terimakasih kakak 😍🤗🤗🤗
total 1 replies
Anonim
🥰👍🏼
Berbieliza
aku mampir
Khanza Safira: makasih juga udah mampir
total 1 replies
Kim na-ya
kenapa harus om sih Alana, kenapa ngga mas aja... wkwkwkw
Khanza Safira: kan biar ada kesan hot nya gitu 🤣
total 1 replies
Kim na-ya
bocah-bocah, tapi cinta kan? dasar aldric
TripleAdorable
Terdebest sihh kalau baca karya-karya author, apalagi sambil rebahan gini dan mendukung halu sebelum tidur wkwkw
Prasetya Wibowo
Kamulah mimpiku setiap malam Thor :( lanjutkan!
indigosparkle
Thor, kamu mau ngeluarin berapa karya pun pasti aku baca!
TickleStar
Aduh aku sampe tahan napas baca beberapa bagian ceritanya. Excited banget
Khanza Safira: ikut terhura
total 1 replies
monsoonblooms
Thor, dapet notifikasi dari update-an ceritamu itu kayak minum es di siang hari bolong!
Khanza Safira: kenapa tuuuu 😅
total 1 replies
ShySnicker
Apa benar Thor, kelanjutannya Pipip pipip calon mantu *sensor maksudnya wkwk. Hanya Author yang tahu!
Khanza Safira: apa tuh yang di sensor 🤣🤣🤣
total 1 replies
Kim na-ya
🤭🤭
Khanza Safira: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣😂😂😂😂
total 1 replies
RainbowSweety
Makasih thor... hiks sampe terharu aku tuh hiks. walaupun gatau berapa lama ga update tapi aku masih inget ceritanya kok.
Khanza Safira: uunnch maaciw, insyaallah author bakal up 2 bab.....
total 1 replies
moon struck traveller
Thor, ini salah satu karya yang bikin aku gak bosen bacanya!
Khanza Safira: 😉👍 thanks you
total 1 replies
Intan Haryanti
Semangat ya, thor! Jangan lupa ambil komen yg positif dan membangun, ya
Khanza Safira: makasih Intan Haryanti support nya 🙌
total 1 replies
visi Sembiring
Natalie sama nicko saja dy gadis yg baik dy berhak bahagia
Khanza Safira: asiap 🙌
total 1 replies
CupcakeHugs
Hah demi apa udh sampe bab paling baru? Padahal baru baca tadi… Yuk lanjut thor!
Khanza Safira: 🙌 🙌 🙌
total 1 replies
peto
Kak authooor, demi ketenangan hatiku, aku mohon up bab selanjutnya uuyy
Khanza Safira: asiap...
total 1 replies
MouthofMexico
cerita ya bagus tapi harus lebih hati hati dengan tulisanya. jangan sampai salah Dan tertukar.
Khanza Safira: makasih koreksinya 🙌 🙌
total 1 replies
SugarGenius
Aku baru baca dan ga berasa udah sampe bab paling baru. Ditunggu bab selanjutnya, ya!
Khanza Safira: stay tuned ya 🙌
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!