NovelToon NovelToon
Benih Ayah Mertua

Benih Ayah Mertua

Status: tamat
Genre:Anak Haram Sang Istri / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.6
Nama Author: Momoy Dandelion

Rima selalu disudutkan keluarga mertua karena belum juga hamil setelah menikah 4 tahun dengan Arjun. Dari hasil pemeriksaan, ternyata yang bermasalah bukanlah dirinya, melainkan sang suami. Arjun tak dapat memiliki keturunan.

Rasa cintanya yang besar terhadap suami dan tidak tega melihat Arjun sedih membuat Rima ragu mengatakan kebenarannya. Tanpa sengaja sang ayah mertua mengetahui kenyataan itu. Memiliki ketertarikan pada Rima sejak lama, membuat ide licik Sandi bermain. Berkedok rasa simpati, ia membujuk Rima untuk melakukan hubungan terlarang dengannya agar bisa hamil. Ia berjanji akan merahasiakan segalanya dari keluarga.

Kebimbangan telah membutakan mata Rima. Ia menerima tawaran sang ayah mertua dan melakukan hubungan terlarang dengannya. Satu bulan kemudian, Rima dinyatakan hamil. Ia mengandung benih ayah mertuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Momoy Dandelion, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34: Pandangan Yunita

Semenjak cerita yang ia dengar dari sisi Rima, Yunita semakin waspada terhadap lelaki yang bernama Sandi itu. Seorang mertua yang seharusnya menghargai menantu, malam memiliki tatapan penuh hasrat setiap melihat Rima. Padahal di rumah itu ada Arjun dan Suni.

Yunita masih sibuk mengawasi Renjun yang sedang bermain di ruang tamu ketika suara anggota keluarga yang lain mulai terdengar dari ruang tengah yang tidak jauh dari tempatnya berada. Ia tidak sengaja mendengar percakapan mereka yang sedang membahas masalah di perusahaan milik ibu mertua Rima.

"Kenapa bisa begitu? Semua laporan keuangan sudah aku periksa sebelum berangkat, tidak mungkin ada yang salah," kata Suni dengan nada khawatir.

"Aku sudah mencoba memeriksa ulang, tapi tetap tidak menemukan pelakunya. Ada yang menggelapkan uang dari perusahaan, tapi siapa?" tanya Arjun dengan wajah penuh keraguan.

Rima mencoba memberikan pendapatnya, "Mungkin ada karyawan yang tidak jujur, atau bisa juga ada pihak luar yang mencuri uang dari perusahaan kita."

Sandi yang selama ini terdiam tiba-tiba memberikan saran, "Mungkin kamu harus memeriksa transaksi yang melibatkan pihak keluarga, siapa tahu ada yang mencoba mengambil keuntungan."

Yunita merasa tidak nyaman dengan apa yang dia dengar. Ia merasa ada yang disembunyikan, terutama dari Sandi yang tiba-tiba memberikan saran yang cukup spesifik. Dia memutuskan untuk mencoba mengorek informasi lebih lanjut nanti.

Beberapa saat kemudian, Yunita mendengar Sandi berbicara dengan Arjun. "Kamu harus lebih jeli dalam memeriksa laporan keuangan perusahaan. Jangan sampai ada lagi yang seperti ini terjadi. Dan satu lagi, jangan biarkan istri kamu terlalu banyak mengambil keputusan di perusahaan. Mungkin kalau kamu lebih mengendalikan, masalah seperti ini bisa dihindari."

Yunita semakin tidak nyaman dengan apa yang dia dengar. Dia merasa ada sesuatu yang disembunyikan dan berencana untuk mengungkapkannya. Namun, dia harus memikirkan cara yang tepat untuk menghadapinya tanpa menimbulkan masalah baru.

"Mama ... Mama ... Hua ...."

Yunita panik saat Renjun tiba-tiba menangis. "Kamu kenapa, Sayang?" tanyanya khawatir seraya mengecek tubuh Renjun siapa tahu ada yang luka.

"Renjun kenapa?"

Dari arah ruang tamu Rima berlari mendekat ke arah mereka. Rima terlihat khawatir mendengar tangisan putranya.

"Mama, ngantuk, mau bobo," kata Renjun dengan nada merajuk.

"Oh, kamu mengantuk, sini-sini ...."

Rima duduk di hadapan Renjun dan merentangkan tangannya. Renjun langsung berlari ke prlukan ibunya. Yunita menghela napas lega karena Renjun hanya mengantuk. Anak itu meskipun sudah disapih memang masih suka tidur men yusu pada ibunya.

"Yun, kamu boleh kembali ke belakang. Biar aku yang menidurkan Renjun," kata Rima dengan seulas senyum.

"Iya, Rim. Aku balik dulu ke belakang," pamitnya.

"Renjun kenapa?" tanya Suni yang masih duduk bersama Arjun dan Sandi.

"Dia mengantuk, Ma," jawab Rima seraya menggendong Renjun.

"Memangnya dia belum bisa tidur sendiri?" tanya Suni.

"Renjun sudah bisa tidur sendiri, Ma. Tapi, kalau malam memang suka manja ingin ditemani ibunya," sahut Arjun.

"Seharusnya latih sejak kecil supaya dia tidur sendiri. Nanti susah membiasakannya," ujar Suni.

Rima hanya tersenyum kikuk mendengar ucapan ibu mertuanya. "Aku mau ke kamar dulu," pamitnya.

"Iya, Sayang. Kamu ke kamar saja dan tidurkan Renjun," kata Arjun.

Rima membawa Renjun berjalan menuju kamar. Sebelum masuk kamar, ia sempat bertatapan dengan Yunita yang ternyata belum kembali ke paviliun belakang. Wajah Yunita terlihat mengkhawatirkannya.

Rima memasang senyuman untuk menenangkan Yunita. Ia mengangguk kecil sebagai petanda bahwa dirinya baik-baik saja. Setelah melihat Yunita berbalik badan, ia segera masuk ke kamar bersama Renjun.

1
Ati Ati
endingnya bikin terharu,ya si Arjun tahu diri juga dia punya kekurangan....
Ati Ati
kasihan Rima,br pun caranya salah bt dpt anak TPI dia sebenarnya istri yg baik,sabar dengan mertua yg suka ngatur,suami nya mandul dia tutupin,ya udh gini nasib nya yg buruk, harus nya si Sandi tu mati kecelakaan atau apalah jng mati ditangan Rima...
Dewi Habibah
bagus ceritanya
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Katherina Ajawaila
aneh" aja walaupun itu PP tiri judulnya. bukan suami. biarpun tdk ada ikatan darah dgn Arjun. mertua perempuan bawel ngk mikir 😡
Bunda
nyimak kak 🙏🏻
Wiwik Rusmita
Luar biasa
Amilia Indriyanti
bulshit
Amilia Indriyanti
pegawai wanita karir kok goblog. tapi ya mungkin dia menikmati si sebenernya
Amilia Indriyanti
goblogke renoreno
Nining Moo
malas deh sama rima
Retno Ardhani
keselku ama rima,pembohong
jujur lebih bsik
Ely
Luar biasa
Rama Rame
akhir yang membagongkan
Muliati Muliati
Biasa
Muliati Muliati
Kecewa
Dawam Lee
yang bikin novel ini anjing.......pezina berakhir bahagia itu tidak masuk akal......
Intan Risma Wandy
gk tlaten suwi" pancet ngene'ae
Momoy Dandelion: sabar, kak ... 😆
total 1 replies
Intan Risma Wandy
hadehhhh thorrrr gregettt suwi"
Intan Risma Wandy
lhaaaaa konagan thooooo
Intan Risma Wandy
gregettt sama Rima....... hadeh thorrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!