NovelToon NovelToon
Luka

Luka

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:60.1k
Nilai: 5
Nama Author: Gina

"Aku ingin putus"Ucap Michi tertunduk dia menahan tangisnya.
"Putus? kenapa?"Satria meminta penjelasan dia tidak terima begitu saja.
"Karena aku hamil"jelas Michi.

Duar....
Bagai di lempar Boom ke wajahnya Satria sungguh terkejut medengar pernyataan kekasihnya orang yang paling dia cintai hamil,bagaimana tidak karena selama ini mereka jarang bertemu bahkan Satria sangat menjaga Michi dia tak pernah berani menyentuh gadis itu meski sehelai rambut pun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panggil Aku Mas

"Anda!" pekiknya.

"Iya ini aki Chi...selama ini aku berusaha mendekati mu tanpa menimbulkan ketakutan pada diri mu,hingga aku menyamar menjadi orang lain"jelas Agung.

Michi terdiam sejenak mencoba mencerna kenyataan di depan matanya ini.

"Jadi selama ini anda selalu mengawasi ku?"tanya Michi ragu.

Agung hanya mengangguk saja.

"Kenapa? Apa karena anda menyesali perbuatan anda?"tanya Michi.

"Iya aku sangat menyesali perbuatan ku pada mu hingga boy tak sempat kau lahirkan"

"Boy? Maksud anda?"

"Iya janin yang kau tinggalkan di klinik,di bawa oleh Andri dan aku kuburkan di belakang rumah ku dan ku beri nama dia boy"jelas Agung.

Michi menutup mulutnya karena terkejut.

Sungguh dia sangat terkjut dengan semua pengakuan Agung ini,apa lagi saat tadi Agung seolah bukan Agung yang dia kenal,sangat berbeda dia tak menyangka Agung bisa seramah itu dengan orang lain.

Dan sangking tidak percayanya Michi mencubit tangannya sediri memastikan ini bukanlah mimpi.

Dia merasakan sakit.

"Aw ternyata ini nyata"gumamnya.

"Jangan sakiti diri mu sendiri Baby"ucap Agung.

"Ish....apaan sih Baby...Baby..."Michi sewot.

Agung tergelak melihat reaksi Michi.

"Jadi bagaimana?"

"Bagiamana apanya?"tanya Michi sewot.

"Kau mau nggak menerima cinta ku?"

"Apaan sih orang ini,anda yakin itu cinta bukan rasa bersalah anda saja?"

Agung menghela nafasnya dalam.

"Ya awalnya aku mengira memang begitu kufikir ini hanya rasa bersalah ku pada mu tapi...semakin kita dekat dan semakin kita sering bersama aku menyadari aku mulai jatuh hati pada mu"

"Apaan sih anda salah kali"Michi berusaha menolak kenyataan.

"Serius Chi ini.sungguhan aku pun tak mengerti karena bisa jatuh cinta sama gadis tusuk gigi seperti mu"

Michi langsung terhina.

"Hei...pak.Agung Wijaya yang terhormat,anda ini sedang menyatakan cinta atau menghina aku hah?!"Michi kesal.

Agung jadi serba salah karena dirinya salah menyampaikan kata-kata.

"Ck...heuh...aku sudah duga anda ini hanya bermain-main saja"Michi bangun dari duduknya dan berjalan meninggalkan Agung.

Agung pun tak diam saja dia mengejar Michi dan meraih tangan gaids itu.

"Aku serius aku tak main-main"ucap Agung dengan mata menatap tajam ke arah Michi.

"Kita pulang"ucap Michi singkat.

"Chi...aku tak meminta kau membalas cinta ku tapi percayalah apa yang aku katakan ini adalah sesungguhnya"ucap Agung tegas.

Michi menghela nafasnya dalam.

"Kita pulang pak...dan sebaiknya kita tak usah bahas ini lagi"ucap Michi memalingkan wajahnya dari pandangan Agung.

Aku tahu hati mu hanya untuk Satria,oh...astaga kenapa saingan cinta ku itu harus adik kandung ku sendiri sih.

Batin Agung kesal bila mengetahui siapa yang ada di hati Michi sesungguhnya.

Aku pun tak tahu aku harus senang atau sedih,dia mencintai ku?dia menyesali perbuatannya waktu itu?iya aku memang bisa merasakan semua itu sejak kemarinnya,tapi yang aku tak yakin dia mencintai ku.

Batin Michi.

Mereka akhirnya sama-sama terdiam saat di dalam taxi,bahkan hingga taxi sampai di depan ruko pun mereka hanya terdiam.

Mereka berdua melangkah masuk kedalam ruko,Sinta yang sedang membereskan dan membersihkan toko hanya kebingungan melihat kedua orang yang masuk ini.

Nampak seperti diam-diaman.

Ada apa lagi dengan kedua orang ini,eh... tapi bukannya tadi mba Michi pergi dengan papah Boy ya...kok bisa pulang bersama pak Agung?

Sinta bingung sendiri.

Senja berganti malam Michi dan Sinta sudah menyiapkan makan malam di meja makan Pingki pun sudah turun dari lantai atas bersiap makan malam bersama tapi Agung masih setia berada di kamar.

"Pak...Agung...anda mau makan tidak"teriak Michi dari lantai bawah.

Pingki hanya menggelang pelan saja melihat kelakuan sahabatnya ini.

Agung keluar dari kamar dan turun ke lantai bawah berjalan ke meja makan,dan duduk disana.

Mereka pun berdoa dahulu sebelum makan,dan setelah itu mereka pun mulai makan.

Tapi saat akan menyuap makanan kedalam mulutnya Agung berbicara pada Michi.

"Chi...aku rasa aku tidak bisa tinggal disini lagi"ucapnya.

Sinta dan Pingki masih asik menikmati makanannya.

Tapi berbeda dengan Michi dia menghentikan tangannya yang sudah menyuap nasi ke dalam sendoknya.

Entah kenapa dadanya seolah sakit mendengar kata-kata itu terlontar dari mulut Agung.

Michi menatap Agung yang memang sedang menatapnya lekat saat ini,mata Michi sudah mulai berkaca-kaca.

"Kenapa?"tanya Michi ketus.

"Aku rasa tak nyaman saja,karena kau tak percaya dengan ku"ucpa Agung dingin.

Michi menggenggam erat sendok yang sedang di pengangnya.

Michi berdiri dari kursi dan membanting sendok yang dia pegang hingga membentur lantai.

Ting...

Bunyi sendok yang membentur lantai hingga terpental entah kemana.

"Dasar pembohong"ucap Michi lirih.

Sinta dan Pingki mengehentikan gerakan mereka bahkan Pingki masih menggigit sendok di mulutnya dan Sinta hanya bengong saja menyaksikan adegan di depan matanya ini.

"Bohong apanya sih?"Agung bingung.

"Kau bilang kau tidak akan meningglakan aku lagi setelah lembali dari luar kota,tapi kenapa sekarang kau malah ingin pergi dari sini"ucap Michi menggebu-gebu.

"Aku memang tidak akan meninggalkan mu,aku tidak pernah meninggalkan mu"ucap Agung hingga dia pun bangun dari kursinya.

"Bohong dasar pembohong,kau bilang kau cinta aku,kau tidak akan meninggalkan aku semua itu bohong"Michi histeris.

Pingki dan Sinta hanya cengo menyaksikan perdebatan keduanya yang tidak seperti biasanya.

Greb...

Agung langsung menarik tubuh Michi kepelukannya.

Sendok yang ada di mulut Pingki jatuh ke piring yang ada di depannya karena dirinya terkejut melihat itu.

"Aku memang mencintai mu dan tak akan meninggalkan mu Baby,justu karena aku mencintai mu karena aku ingin menjaga mu aku harus keluar dari sini,tapi aku akan sering kesini dan menemui,menamani mu aku janji"ucap Agung lembut.

"Karena bila aku tetap disini aku takut tak bisa menahan diri dan kita malah membuat adiknya Boy sebelum kita menikah hehe"ucap Agung asal.

Michi langsung mencubit perut Agung hingga Agung mengaduh.

"Aduh...sakit Baby..."

"Ish...apaan sih aku tak suka di panggil Baby"Michi mencebik.

"Lalu apa? mamah?"tanya Agung.

"Apaan sih aku juga nggak suka itu"

Mereka masih asik berpelukan melupakan kedua orang yang juga ada disana bersama mereka.

"Mereka jadian gitu ceritanya?"bisik Sinta pada Pingki.

"Bukan ceritanya lagi tapi memang sudah jadian sepertinya"balas Pingki berbisik juga.

"Panggil aku..."Michi terlihat berfikir "adik"ucap Michi akhirnya.

Agung tergelak mendengar itu.

"Kalau begitu panggil aku Mas jangan panggil aku Pak lagi"ucap Agung manja.

Mereka tergelak bersama sambil berpelukan.

"Ehm...mau makan nggak nanti keburu dingin nih sayurnya"ucap Pingki membuat mereka berdua ingat kalau disana bukan hanya mereka berdua saja.

Michi terlihat malu saat Pingki menegur seperi itu,sedangkan Sinta hanya tergelak sendiri dan kembali makan.

Bersambung.

1
andi hastutty
akhirnya akhir yg bahagia 😍❤️🥰😘😇jangan mempermainkan hati seseorang meskipun berkuasa. kejarlah cinta dan libatkan Allah dan sabar. sehat slalu Thor dan tambah banyak karyanya
Gina: Terima kasih sudah mampir 🙏
total 1 replies
andi hastutty
Hem mau dimarahi atau mau dinikahkan ?🫣
andi hastutty
dilamar saat pesta temannya yuhhuuu
andi hastutty
tabibnya baik banget dan benar tu agung jangan datang dan pergi sesuka hatimu
andi hastutty
astaga agung aneh2 ajha fikirannya 😜🤭
andi hastutty
sama2 ngga mau jujur dasar yah mereka menyiks diri
andi hastutty
agung yg nyerah duluan sebelum bertempur kan sakit liat orang disayang menikah
andi hastutty
menyiksa diri masing2
andi hastutty
wah agung mundur
andi hastutty
aduh tambah so sweet ajha 😂
andi hastutty
moga lekas sembuh
andi hastutty
agung parah
andi hastutty
katrine ih dasar yah ngga kapok ajha
andi hastutty
astaga sesingkat i2 hahahahha 😜🤭
andi hastutty
larinya kepesantren
andi hastutty
kasian agung
andi hastutty
dasar wanita yg ular
andi hastutty
ulat bulu mau apa lagi sih ?
andi hastutty
Naura dan Michi kan baik akur hehehhe
andi hastutty
betul satria
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!