NovelToon NovelToon
Aku Memilih Diam

Aku Memilih Diam

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Angst / Romansa / Suami Tak Berguna / Tamat
Popularitas:65.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nirwana Asri

Ini adalah novel yang menceritakan tentang kehidupan seorang wanita yang mengalami segala jenis permasalahan dalam kehidupan rumah tangganya.

Arinda Rahma adalah wanita beranak satu yang hidup menumpang di rumah orang tuanya karena suaminya hanya memiliki gaji pas-pasan.

Tiada hari tanpa mengeluh tapi ketika dia merasa tak ada yang mendengar keluh kesahnya, Arin memilih diam.

"Mulai saat ini aku akan diam. Semua permasalahan akan kutanggung sendiri. Tak peduli rusak raga dan batinku."

Jangan lupa siapkan tisu karena banyak bawang yang akan othor tabur.

Kalian hanya perlu tabur bunga dan secangkir kopi tiap hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nirwana Asri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Curhat

Lily sudah berumur satu tahun. Kini dia dalam fase belajar berjalan. Dia sedang belajar berdiri dan merambat ke tembok. Arin harus memberikan pengawasan ekstra karena kadang kala Lily tiba-tiba memanjat sesuatu.

"Kak Flora, kok adiknya nggak diajak main?" tanya Arin.

"Flora ingin main sendiri."

Lily ingin bergabung tapi Flora malah menyembunyikan mainannya. Lily pun menangis ketika dia tidak bisa memiliki mainan yang dia inginkan. "Kak, pinjami adiknya mainan!"

"Nggak mau, ini punya Flora." Flora pun ikut menangis. Arin merasa kebingungan. Di satu sisi di sedang menggendong Lily di sisi lain Flora menangis sambil guling-guling.

"Ya ampun, kamu ini jangan terlalu keras pada anak."

'Keras? Memangnya apa yang telah aku lakukan? Masa hanya meminta Flora untuk meminjami mainan adiknya dibilang terlalu keras?'

Arin seolah tidak terima teguran sang ibu. "Mereka berebut mainan saja, Bu. Aku meminta Flora meminjami mainan adiknya tapi dia malah nangis."

Arin mencoba menjelaskan pada ibunya agar tidak salah paham. Tapi sepertinya Bu Nia tidak percaya. "Flora ikut nenek saja. Kita main ke rumah tetangga saja."

Arin membiarkan anaknya ikut dengan sang nenek. Mendadak perut Arin terasa mulas. Dia pun meninggalkan Lily di depan televisi. "Tunggi di sini sebentar ya, Nak."

Baru beberapa menit Arin memasuki toilet anaknya terdengar menangis. Dia terlihat frustasi karena belum menyelesaikan hajatnya. Arin pun memilih keluar dan menahan sakit perutnya.

"Kenapa, Nak?" tanya Arin meski gadis kecil itu belum bisa menjawab. Dia menduga Lily takut sendirian sehingga dia menangis.

Mendadak sakit perut Arin pum menghilang. Dia memilih menemani Lily bermain.

Setelah itu ketika jam makan siang, Arin sedang lahap-lahapnya makan tapi tiba-tiba anaknya yang kecil buang air besar. "Bu, adik eek," teriak Flora.

Arin pun menghela nafasnya berat. "Kenapa tiap kali makan harus ada kejadian kaya gini sih?" Kalau dipikir-pikir lucu tapi juga menyebalkan. Nafsu makan Arin tiba-tiba menghilang setelah mencium bau pup anaknya.

"Yuk, kita bersihkan pantat kamu dulu." Arin menggendong Lily dan mengganti popoknya.

Lagi, ketika sudah sore Arin berniat mandi setelah merasa sangat gerah usai beberes rumah. Akan tetapi ketika dia baru memakai sampo anaknya menangis. "Allahu Akbar, apalagi kali ini?" geram Arin kala merasakan hidupnya tak nyaman.

Arin pun terpaksa menyudahi kegiatan mandinya. Masa bodoh dia tidak memakai sabun pun tak masalah. Arin segera menghampiri anak-anaknya setelah memakai handuk. "Ada apa sayang?"

"Adik melempar mainan ke kepalaku, Bu." Flora mengadu pada ibunya.

"Maafkan adik ya kak. Adik nggak tahu apa yang dia lakukan. Adik belum ngerti. Mungkin dia ingin mengajak kakak bermain." Atin mencoba menjelaskan pada Flora dengan bahasa yang mudah dimengerti.

"Assalamualaikum," Ikbal pulang dari kerja.

"Waalaikumsalam." Anak-anak menyambut kedatangan ayahnya.

Ikbal mengerutkan keningnya ketika melihat sang istri hanya memakai handuk. "Dek?"

"Ini aku baru mau ganti baju, Mas. Tadi anak-anak rewel. Arin berjalan menuju ke kamar. Ikbal pun mengikuti.

"Mas, kamu mau apa?" tanya Arin.

"Melihatmu ganti baju." Arin membulatkan matanya.

"Hish, jangan sekarang! Aku harus segera ganti baju nanti Lily mencariku."

Ikbal tersenyum menyeringai. "Kalau begitu nanti malam jangan lupa bangunin aku ya. Aku kangen menyusu dari sumbernya."

"Hish, ini milik Lily," tegas Arin sehingga membuat wajah Ikbal berubah sendu.

Ketika anak-anak sudah mulai tidur, Arin bercerita tentang apa yang dia alami hari ini. Meski tiap hari dia alami tapi sesekali dia ingin mengeluh. "Mas, aku capek hari ini menghadapi dua bocil yang rewelnya minta ampun. Dari pagi sampai petang nggak ada istirahatnya..."

Arin menoleh pada Ikbal. Ternyata Ikbal sudah tidur duluan. "Jangan harap dapat jatah," gumam Arin yang kesal pada suaminya.

Hayo, siapa nih suaminya yang sama kaya Ikbal? Dicurhati istri dikira lagi mendongeng.

1
Hilya Nafilah
ini mah nyata banget, buat yang belum baca aku sarankan baca sampai akhir
Irma Kirana
Nyesek 😬kayak kehidupan ku dulu 🤧
Tiwik Firdaus
naknitu penting jangan asal cinta aja
Tiwik Firdaus
makanya jaraknga jangan terlalu dekat jangan mau didoktrin orang ini itu manut ae repot kan
Tiwik Firdaus
kerja pasti ada cutinya kalau tidak bisa minta ijin
Tiwik Firdaus
kalau dipabrik pasti bisa ngontrak sendiri walaupun karyawan kontrak bukan pejerja tetap apalagi kalau kaeyawan tetap pasti bisa sekarang umr mahal ya
Tiwik Firdaus
buruh pabrik kan banyak to sekarang umr mahal kok sampai beli skincar aja ngak bisa ini itu ngak bisa sebenarnya gajinya ikhbal berapa kam umr kok ngak masuk akal
Tiwik Firdaus
banyak aq pernah tapi sama mertua dulu
Sri Winda
ya.anak adalah faktor kita untuk selalu bertahan walaupun kadang ingin menyerah tp ketika ingat dgn kebahagiaan anak masih bs bertahan walaupun menderita
Nirwana Asri: terima kasih kak sudah mampir baca sampai akhir ya
total 1 replies
Eril Athallah
mungkin perlakuan ibu Arin jauh lbh Manusiwi sbgai ibu ,, sedangkan aku adalah manusia yg ibuku anggap sebuah kesalahan..tuhan meloloskan aku d dlm rahim ibuku selama 7 bulan baru ibu ketahui ...rasanya pilu d saat usia ku sudah 30 THN hrs mendengar fakta itu
Nirwana Asri: semangat ya kak semua orang punya ujiannya masing-masing
total 1 replies
Eril Athallah
mungkin keputusan akhir adalah d tinggalkan..sekencang² nya badai jika berdiri sendirian ,,ia pun akan lari mencari sanggahan untuk bertahan d tengah badai itu...
tokoh Iqbal blm seberapa toxic,,msh mau ada untuk istrinya..tp pa negaraku 10 taun LDR hidup terus d rmh ortuku tanpa berpikir untuk berpindah kerja agar bisa ngontrak satu kota dengan ku nyatanya hanya ilusi oasis d tengah Padang gurun..
Eril Athallah
bagus..ceritanya real
Eril Athallah
ahahahahaha sikap Iqbal gada apa apa timbang bapa negara ku ...🤣🤣🤣cm negor main aja lsg marahnya seminggu. ..sama fb² d blokir punya ku gara stalking FB dia ma grup tmnnya.
Nirwana Asri: hehe masa sih kak?
total 1 replies
Eril Athallah
😭 BENAR ,, mau hati pergi cukup membawa anak dan memulai kehidupan baru tak semudah itu ..apa lg anak yg tumbuh dengan kurang kasih sayang dari pigur ayah...akhhh kalau boleh memilih rasanya tak ingin berjumpa dengan pernikahan..
Nirwana Asri: sabar ya kak, semoga nanti akan ada kehidupan yang lebih baik untuk kakak
total 1 replies
Eril Athallah
ahahahahahah suami toxic.. keluarga pun toxic ..
Eril Athallah
MAU SUNGKEM MA UTHOR NYA ...
masyaallah related bgt sama kehidupan nyata ku ,, punya ortu kandung yg toxic tp bedanya rumah tangga ku LDR selama 10 taun..Ntah apa rencana Tuhan sampai lelah utk mempertahankan semuanya...
davil_14
byk yg kayak gini,tdk pikirkan kehidupan stelah pernikahan mau bagaimana yg penting status sj.
Nirwana Asri
ayo sama2 kita buang
Winie Na Budi
astaga Thor,... kalau semua Arin yg mikirin, mendingan g usah punya suami SE x an si Arin Thor,... 😩😩😩 kasian kamu Arin,... suami kaya Ikbal buang aja kelaut
Winie Na Budi
makanya bal JD suami tu yg tegas,.. kalok emang kamu punya pendirian dan sayang keluarga kecil mu, gimana pun caranya pasti bisa misah rumah, walaupun cuma ngontrak,... anak udah 2 kok masih ikut mertua,... ya ampun lama" gedek juga sama si Ikbal...
Nirwana Asri: ih sama kak aku juga gedek aslinya susah bgt dibilangin
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!