NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Playboy / Tamat
Popularitas:24.4k
Nilai: 5
Nama Author: Chaesal

Demi mendapatkan mu, aku rela mengubah jenis kelaminku.

Ya, cinta ini gila

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chaesal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Syok

Brruuggkkk..

Arifpun ambruk kembali di tempat duduk nya, dengan dada yang berdebar kuat porak-poranda mendengar penjelasan dokter. Pantas selama ini banyak sekali kejanggalan dalam mengusut tuntas kasus kematian, ternyata mayat yang dikatakan Ali, bukanlah Ali.

"Bapak baik-baik saja?" tanya dokter dengan penuh kekhawatiran, karena saat ini keadaan Arif terlihat tidaklah baik-baik saja. Ekspresi wajah pria itu menunjukkan kekecewaan serta kebingungan yang amat. Wajah tampannya juga kini terlihat pucat seperti tak dialiri oleh darah.

Arif mengepakkan tangannya, menghalau Dokter yang hendak menjamah tangannya. "Aku baik-baik saja Dok." Sahutnya dengan nanar. Saat ini Ali hanya butuh hasil pemeriksaan ini." Arif menunjuk berkas yang ada di tangan dokter.

"Baik pak, boleh." Sahut Dokter ramah.

Setelah hasil pemeriksaan didapatkan oleh Arif. Ia bergegas menjumpai dokter yang membuat laporan palsu itu. Mereka melakukan pertemuan disebuah cafe. Arif tak mau membuang waktu, ia langsung bertanya pada dokter. Kenapa dokter itu membuat laporan palsu. Dokter itu pun mengakui, bahwa ia disuruh membuat laporan palsu.

"Siapa yang meminta Anda membuat laporan palsu?" tanya Arif dengan tatapan nanar nanar.

Semua orang yang ada di cafe itu kini matanya tertuju ke arah Arif dan sang dokter. Hal itu membuat sang dokter terlihat malu karena dibentak oleh Arif di tempat ramai. Dengan menahan rasa malu, kedua matanya terlihat celingak celinguk, memperhatikan sekitar. Arif sungguh kesal sangat kesal. Habis sudah kesabarannya saat ini, terlalu banyak lika-liku dalam kasus hilangnya Ali. Ia dibuat pusing akan hal itu.

"Pelankan suara Anda. Kalau anda ingin tahu dari siapa perintah itu." Ujar dokter dengan tatapan tajam kepada Arif dia juga bisa bersikap tegas.

Huufffttt..

Arif menarik napas panjang dan menghembuskannya pelan. Ia harus bisa tenang saat itu, karena mereka sedang jadi sorotan pengunjung kafe.

"Pak Kapolres yang meminta aku melakukan diagnosa palsu."

"Apa..?"

Prakkk..

Arif yang terkejut tanpa sengaja tangannya menyenggol gelas yang berisi air putih. Gelas itu pun jatuh ke lantai dan pecah berhamburan di lantai. Arif yang bingung, bangkit dari duduk nya, tanpa memperdulikan gelas yang ia pecahkan.

Dengan pikiran yang kacau. Arif meninggalkan cafe itu. Dia harus ke kantor polisi.

Sepanjang perjalanan menuju kantor polisi Arif melajukan mobilnya dengan sangat kencang. Ia sudah tidak sabar lagi, ingin segera sampai ke kantor polisi. Ia ingin menanyakan kepada Pak Kepala Kepolisian. Apa maksud bapak itu bersekongkol dengan dokter, menyembunyikan kematian Ali.

Yaa Arif baru ingat tak ada yang mau mengusut hilangnya Ali. Bahkan kepolisian tak mau mengusut kasus hilangnya. Kasus hilangnya Ali diusut olehnya sendiri, karena dirinyalah yang memaksa sehingga kepolisian itu mau bekerja sama dengannya. Walau Arif tidak tugas di satuan kerja itu.

Sesampainya di kantor polisi.

Brruuggkkk..

Arif membuka pintu ruangan Pak Kapolres dengan kasar sehingga pintu itu terhempas membentur ke dinding ruangan itu. Arif menghampiri Pak Kapolres yang tengah duduk di kursi kerjanya.

Saat itu juga Pak Kepala Kepolisian bangkit dari duduknya dengan ekspresi wajah terkejut. wajahnya menegang melihat Arif yang seperti kesetanan itu. Saat ini penampilan Arif sangat berbeda dari biasanya.Wajahnya sangat merah bak tomat matang, sorot matanya tajam seperti singa kelaparan dengan rahangnya yang rapat dan mengeras itu seperti siap menerkam.

"Aku tak butuh jawaban banyak Pak. Siapa dalang dibalik semua ini? Kenapa Anda beserta dokter membuat laporan palsu tentang kematian Ali. Aku sudah tahu semuanya Pak, bahwa mayat yang kita temukan di dalam mobilnya Ali bukanlah Ali tapi pria lain."

Pak kepala kepolisian sangat terkejut mendengar penjelasan Arif. Kenapa Arif bisa tahu?

"Aku bukan polisi bodoh. Dan aku bukan orang bodoh yang bisa kalian bodoh-bodohi. Dari awal, aku sudah curiga pada kepolisian ini dan sekarang terbukti, kalian tidak amanah. Sekarang saya tanya serius pada bapak, dan bapak harus menjawab jujur, kalau bapak tidak menjawab dengan Jujur. Maka, aku akan bawa kasus ini ke Kapolri."

Dadanya Arif terlihat naik turun saat memberi ultimatum pada Pak Kapolres. Sungguh kejiwaan Arif saat ini sangat terguncang, gara-gara menyelidiki kasus hilangnya Ali. Sang istri menjauhinya, bahkan sudah dua hari istrinya itu tidak bisa dihubungi. Yang lebih sialnya kasus hilangnya Ali begitu banyak menyimpan misteri.

Arif yang pintar melakukan penyelidikan saja terkecoh. Jelas terkecoh, karena ada campur tangan kepolisian dalam kasus ini.

Puukkk..

Arif menggebrak meja dengan kasar. Ia tak tahu lagi harus menyalurkan kesedihan serta kemarahannya yang membuncah dengan cara apa.

"Aaww.... Awww... Pak Polisi terkejut dengan sikap kasar nya Arif.

" Jangan bertele tele pak. Jawab jujur, siapa orangnya yang meminta Bapak membuat laporan palsu itu? aku sudah dapat hasilnya. Ini ada di tanganku."

Pak kepala Polisi pun angkat suara

"HANA...!" wanita itulah yang menyuruh kami melakukan sandiwara ini.

"Aarrrgggkk... Siall!" teriak Arif dengan penuh keputusasaan. Ternyata dalang dibalik semua ini adalah Hana, istrinya Ali

1
rifah
semangat tbor jangan lupa mampir di karyaku assalamualaikum bidadariku
Indah Batam
Semangat Thor 😊 suka banget sama ceritanya.. salam dari SELINGKUH LIMA LANGKAH
anggita
trus up.
anggita
like👍 kabeh ae lah.
anggita
👌👌,,
anggita
ceritanya sisi lain kehidupan anggota polri.. 👏
anggita
trus berkrya thor. hadiah bunga utkmu🌹smoga sukses novelnya. 👌
anggita
di novel cekrek, cekrek.. suara foto. klo ceklek, suara pintu dibuka.🤭
Chaesal: hihii iya thor
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!