NovelToon NovelToon
Ditaklukkan Gadis Tengil

Ditaklukkan Gadis Tengil

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Dosen / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:4.7M
Nilai: 4.7
Nama Author: emmarisma

Zafa tidak pernah menyangka, hidupnya yang mulai tertata harus direcoki oleh seorang gadis tengil yang tiba-tiba muncul dalam hidupnya.

"Jangan panggil aku, Star jika aku tidak bisa mendapatkannya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon emmarisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. Aku Tahu

Mama Dian mengikuti Zafa naik ke lantai di mana kamar pengantin disiapkan. Zafa terlihat terburu-buru menggendong Star. Rasanya Star ingin bergelayut di leher Zafa karena takut terjatuh.

Mama Dian membukakan pintu kamar untuk Zafa. Setelah Zafa meletakkan Star di atas ranjang, Dia melepas jasnya. Sungguh sebenarnya tak mudah menggendong dengan setengah berlari.

Mama Dian mengambilkan Zafa air minum karena tak tega melihat wajah putranya yang bermandikan keringat.

"Zafrina sudah menghubungi dokter, sebentar lagi mungkin dokternya datang."

'Aduh, sial. Pasti malam pertamaku akan gagal. Dasar Star bodoh,' gerutu gadis itu dalam hati.

Star melenguh dan memijat keningnya. Zafa dan mama Dian seketika menoleh ke arah gadis itu.

"Sayang, kenapa kamu pingsan? Apa kamu sakit?"

"Tidak, Mom. Aku hanya merasa pusing karena semalam tidak bisa tidur. Aku nerveus."

"Oh, ya ampun. Kau membuat kami semua cemas. Beruntung tamunya hanya tinggal sedikit."

"Maaf, Mom."

"Sudah, tidak apa-apa. Yang penting sekarang kamu istirahat dulu. Sebentar lagi dokter akan datang untuk memeriksamu." Mama Dian beranjak dan meninggalkan Zafa dan juga Star. Star jadi sedikit merasa bersalah.

Star mencoba bangkit, Zafa membantu istrinya itu bersandar di ranjang.

"Maaf aku membuatmu khawatir." Star menarik tisu yang ada di meja sebelahnya dan mengusap keringat Zafa.

Zafa mengangguk sembari membelai wajah Star. "Jangan seperti itu lagi, Kau membuatku hampir mati."

"Kau mencemaskanku sampai sebegitunya?" tanya Star. Dalam hati berbunga-bunga.

"Tidak. Bukan begitu, tapi aku hampir mati karena berlari sembari mengangkat dirimu. Kau benar-benar berat," kata Zafa tersenyum usil. Dia tahu Star hanya mengerjainya karena dari sorot mata Rebecca terbaca jelas, sorot yang menandakan ketakutan bukan kecemasan.

Star yang semula ingin melebarkan senyum mendadak langsung cemberut.

"Kau benar-benar menyebalkan, Prof."

"Jika saja aku tidak memikirkan harga dirimu sudah pasti akan ku guyur kau dengan air."

Star langsung mendongak menatap wajah suaminya. "Terima kasih suamiku. Kau benar-benar sangat baik dan pengertian," kata Star. Dia langsung menangkup pipi Zafa dan membenamkan ciuman dalam di bibir Zafa yang sangat menggoda itu.

Zafa mendorong tengkuk Star untuk memperdalam ciuman mereka, tapi kemudian ....

Tok Tok Tok

Suara ketukan pintu terdengar sangat mengganggu. Zafa mengurai ciuman mereka dan mengusap bibir Star yang semakin terlihat seksi dan merah.

"Aku akan bukakan pintu dulu. Itu pasti dokter yang dipanggil oleh Zafrina."

Star mengangguk. Dia memang masih merasa pusing. Jadi tak masalah jika dia diperiksa, tapi semoga saja hasilnya tidak membuat malam pertama mereka gagal nanti.

Seorang dokter wanita masuk. Star tersenyum menyambut dokter itu.

"Ada apa dengan pengantinmu, Zaf?" Dokter itu menatap Zafa dengan tatapan usil.

"Yah, seperti yang terlihat. Mungkin dia berniat menghindari malam pertama kami, Dok."

Dokter Teana mendekati Star. Tadi dia sempat menghadiri acara pernikahan Zafa dan Star, tapi karena ada panggilan dari rumah sakit. Dokter Teana langsung pergi tak menunggu hingga acara selesai.

"Wajahmu pucat, Sayang."

"Semalam aku tidak bisa tidur, Dok. Aku nerveus sampai sulit terpejam."

Dokter Teana tertawa. Dia mengambil tensimeter dan mulai memeriksa keadaan Star.

"Tekanan darahmu rendah, Sayang dan kau sepertinya kekurangan cairan. Aku akan memberikan infus selama 1 jam kedepan. Ku harap itu tidak merusak malam pertama kalian," ujar Dokter Teana sembari tertawa.

Zafa hanya menatap semua yang dilakukan oleh dokter Teana. Ternyata kondisi istrinya memang cukup serius.

Star hanya diam saat dipasangkan selang infus di tangannya. Jarum yang menancap di punggung tangannya tak terasa karena dia sejak tadi beradu pandang dengan suaminya yang tampan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
🥰🥰🥰
Ani Maryani
kejar terus star nanti juga bakal bucin mencintaimu dengan tulus
Ani Maryani
wanita tangguh hebat
Iyus Iyus
baguussssss
Ipehmom Rianrafa
mksih Thor 💪💪💪
Ricka Monika
👍
Ricka Monika
beh kalau aku udah kuracun tuh manusia sprt ini
Ricka Monika
kalau Memeng cinta seharusnya saling terbuka walaupun dalam keadaan yg sangat rumit tulah gunanya saling mempercayai dan melengkapi kekurangan masing masing
Ricka Monika
beh cam suami tetapi aku suka tipe cowok seperti ini 🥰
Ricka Monika
jangan jumpakan mereka Thor hancurkan tuh Damian dan Bertha
Ricka Monika
kau hancurkan dulu Larry sama luccias td baru kau kejar si dosen tu
74 Jameela
bagus kak
💗 AR Althafunisa 💗
acaranya ga disebut akad, apakah Zafa beda agama dengan kedua orang tuanya 😩😢
💗 AR Althafunisa 💗
Yang jadi pertanyaan, kira-kira agama Star apa ya?
Tira Aneri
suuukaaa
Ray
😅😅😅😅😅
Ana Akhwat
Syuuukaaaa banget sama ceritanya Singkat jelas dan bagus😍
jauh dari serial ikan terbang 🤭
Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati
anjay GPL EUY
falea sezi
karma makanya lu bangkrut secara g langsung lu uda nidurin ara trs lu tinggal gk ada perjuangan heleh
falea sezi
di buang bapak kandung di ratu kan suami
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!