NovelToon NovelToon
Aku Mencintaimu Ustadz

Aku Mencintaimu Ustadz

Status: sedang berlangsung
Popularitas:148.9k
Nilai: 5
Nama Author: Umul khaira

Rania gadis manja yang dipaksa masuk ke sebuah pesantren karena kelakuannya yang tidak bisa diatur oleh kedua orang tuanya dan selalu membuat masalah.

Namun, Rania menolak mentah-mentah perintah orang tuanya lebih tepatnya perintah sang Mama.

Nikmati kisahnya hanya di NOVELTOON

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Umul khaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 34

Seperti yang dikatakan Salman sebelumnya dia akan menemui Rania sebelum ujian, dengan sedikit bantuan dari umminya akhirnya Rania mau menemui Salman di luar pondok. Awalnya Rania menolak tapi karena bujukan ummi Aisyah akhirnya Rania menyetujui.

Sekarang Salman sudah ada di salah satu cafe menunggu Rania dan umminya yang belum juga datang, Salman juga sengaja mengajak Rania di cafe karena Rania yang tidak mau ada yang tahu tentang hubungannya dengan Salman.

"Assalamualaikum"ucap ummi Aisyah yang baru saja sampai bersama Rania yang memperlihatkan wajah kesalnya dan tidak menatap Salman sama sekali.

"Waalaikumsalam" balas Salman bangun dari tempat duduknya menyalami ummi Aisyah dan m tangan menjulurkan tangannya ke arah Rania.

Meskipun sedang kesal dengan Salman Rania tetap menyalami dan mencium tangan Salman karena merasa tidak enak dengan ummi Aisyah, melihat ada yang janggal dengan Rania dan Salman ummi Aisyah yang peka dengan itu pamit pulang terlebih dulu membiarkan pasangan suami istri itu menyelesaikan masalah mereka sendiri.

"Rania!" Panggil Salman tapi tidak ada sahutan dari yang punya nama.

"Sayang! Kamu kenapa? Apa saya punya salah sama kamu?" Tanya Salman pada Rania yang sama sekali tidak menganggapnya ada sejak tadi. Tidak! bukan sejak tadi, melainkan sejak beberapa hari yang lalu.

"Rania saya sedang bicara sama kamu, kalau saya punya salah saya minta maaf tapi jangan mendiamkan saya seperti ini. Katakan ada apa sebenarnya? Saya benar-benar tidak mengerti!" Ujar Salman.

"Kenapa ustadz tidak mengerti juga, ini semua karena ustadz" balas Rania kesal dengan Salman yang tidak peka.

Salman mengerutkan kening tidak mengerti sama sekali apa yang dikatakan Rania, Salman beranjak dari tempat duduknya duduk di samping Rania.

"Makanya jelaskan apa kesalahan saya Rania, jangan buat saya serba salah seperti ini!" Balas Salman menarik tangan Rania.

" Makanya ustadz jangan suka tebar pesona, udah punya istri juga!" gumam Rania asih bisa didengar Salman.

Salman menarik napas panjang tidak mengeri apa yang terjadi dengan Rania tapi yang Salman tanggap Rania sedang cemburu sekarang.

" Saya tebar pesona sama siapa, Rania? Yang jelas kalau bicara!" Ujar Salman.

"Kalau ustadz enggak tebar pesona para santriwati dan juga ustazah di pondok nggak akan memuji ustadz bahkan ingin jadi istri ustadz" balas Rania kesal.

Oke! fiks istrinya sedang cemburu sekarang. Tapi apa salahnya kalau mereka menyukai Salman, Salman juga tidak penah membalas perasaan mereka dan juga emang belum ada yang tau tentang hubungannya dengan Rania.

" Sayang dengarkan abi, abi tidak pernah terbar pesona seperti yang kamu bilang. Masalah mereka suka atau tidaknya sama abi itu semua bukan kuasa abi. Sekarang bi tanya sama kamu, apa kamu siap mengumumkan pernikahan kita ini supaya mereka tidak lagi menyimpan perasaan sama abi? Biar mereka tau kalau abi sudah punya istri yang cantik dan juga lagi cemburu sama abi karena dipuji wanita lain tapi dia sendiri malu punya suami seperti abi ini!" jelas Salman ingin melihat reaksi Rania.

"Siapa bilang aku cemburu, Rania hanya tidak suka mereka memuji orang yang sudah menjadi milik Rania"balas Rania tidak mau mengakui apa yang dikatakan Salman.

"Memangnya apa yang dikatakan mereka sampai istri abi ini cemburu sampai tidak mau bicara sama abi?" Tanya Salman seraya mencubit pipi Rania gemas dengan Rania yang ketahuan sedang cemburu tapi tidak mau mengakuinya.

Rania menceritakan semua yang pernah dia dengar dari para santriwati yang memuji Salman di depan mata Rania bahkan Rania sudah mencoba untuk menyadarkan mereka kalau Salman sudah punya istri dan mereka tidak percaya malahan mereka sempat bilang kalaupun Salman sudah punya istri mereka tetap mau meskipun dijadikan istri kedua. Sungguh konyol sekali.

Rania juga menceritakan kalau dia sempat keceplosan bilang sama mereka kalau Salman adalah suaminya tapi tidak ada yang percaya satupun yang ada Rania mendapat ejekan dari mereka.

Salman mendengarkan dengan baik apa yang diceritakan Salman, sesekali Salman tersenyum karena dia yakin kalau Rania sedang cemburu padanya, dan itu pertanda kalau Rania sudah mulai menyukainya.

" Coba abi bayangkan kalau abi ada dalam posisi aku pasti kesal juga, dasar wanita ganjen. Nasehatin itu, bukannya fokus belajar malah sibuk memuji suami orang" umpat Rania kesal.

" Udah nggak usah marah-marah, ini juga bukan salah mereka. Kan mereka nggak tau kalau abi udah punya istri" balas Salman senang karena Rania sudah memanggilnya dengan sebutan 'Abi' lagi itu artinya Rania sudah tidak kesal lagi padanya.

" Jadi, abi suka sama mereka kalau begitu nikahin mereka aja jangan aku, emang laki-laki sama aja. udah! Aku mau pulang aja" balas Rania beranjak dari tempat duduknya semakin kesal dengan suaminya karena membela meraka bukannya dia yang istrinya.

Belum sempat Rania melangkahkan kakinya, Salman menarik tangan Rania ingin menjelaskan kepada sang istri bukan itu yang dia maksud.

"Lepas, aku mau pulang. Percuma juga bilang sama abi, bukannya membela istrinya malah bela wanita lain. Dasar suami nggak peka!" ucap Rania berusaha melepaskan tangannya tapi tidak bisa.

"Sayang! Bukan begitu maksud abi. Mereka kan nggak tau kalau abi udah punya istri, kalau mereka tau pasti mereka nggak akan berbicara seperti itu lagi. Sekarang istri abi yang solehah ini mau apa? Apa abi harus mengumukan pada semua kalau kamu adalah istri abi atau..."

"Jangan, kita kan udah sepakat sebelum aku selesai ujian nggak ada yang tau tentang pernikahan ini" potong Rania.

Sambil nunggu author up lagi mampir juga di karya author yang baru rilis.

Sssstt! I LOVE YOU.

Gus Tampan itu suamiku.

1
andriati kusuma
Luar biasa
Desy Linasari
ko ga ada kelanjutannya sie
Desy Linasari
ko ga up² lg thor
Husenhasnahasan UmiH3
kak mau tanya aq baca novel ton kok tiba2 g ada iklan ya, padahal kemarin banyak iklan itu gi mana ya kak, takut q nanti d tagih bayar karena bebas iklan,
Rais Rais
kenapa lama sekali upaya autor
Rais Rais
lanjut
marlina djalis
lanjuuut thor
Rais Rais
lanjut
Titik Sofiah
lanjut Thor
Titik Sofiah
awal yg menarik ya Thor
Pena Rindu: mampir juga di si oren kak
total 1 replies
Desy Linasari
ceritanya bagus, lebih sering lg upnya ya jgn lama² spy jelas alurnya
AwanMendung26: Halo, kak. Jika berkenan mampir di cerita aku juga, yuk! Judulnya Jodoh Untuk Syakayla. 🌻

Terima kasih. 🌻
total 1 replies
Desy Linasari
thor ko lama sie updatenya
Rais Rais
lanjut
Agna
emang rentan klo hamil msh usia dibawah 20th, Salman hrs mengerti disitu
Agna
💖💖💖💖💖💖💖
Rais Rais
lanjut
Agna
semoga kedepanx Salman dan Rania lbh saling memahami ya
Rais Rais
next
Agna
msh dlm tahap belajar tuk saling mengerti Rania dan Salman, blm ada tanda bucin
AwanMendung26: Halo, kak. Jika berkenan mampir di cerita aku juga, yuk! Judulnya Jodoh Untuk Syakayla. 🌻

Terima kasih. 🌻
total 1 replies
Agna
Rania msh labil, jd mood²an 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!