NovelToon NovelToon
Gold Eyes

Gold Eyes

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Fantasi
Popularitas:69k
Nilai: 4.8
Nama Author: Fundhy

Mata yang bisa melihat masa depan sekilas? Apa jadinya bila kau menggunakan mata itu untuk mendapatkan gelar juara dalam olahraga bola basket...
Gyo dan Ren adalah sahabat sejak kecil, dan kini mereka mencoba menjuarai kompetisi basket antar sekolah. Rumor mengatakan bila kacamata yang sering digunakan Gyo dilepas maka segel akan terbuka dan sesuatu yang menakjubkan akan terjadi.
Melawan tim-tim besar yang memiliki kemampuan khusus ini bukan lagi olahraga basket biasa tapi basket dengan kekuatan di luar nalar.
Akankah mereka mewujudkan mimpinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fundhy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kapten Yang Misterius dan Rahasia 'Reverse Doll'

Kucuran keringat terus saja membasahi tubuh kelima pemain tim SMA Cyoku menandakan kelelahan yang mereka rasakan ikut mengalir ke seluruh tubuh bersama dengan keringat. Ada perasaan kesal berkecamuk merasuki hati mereka akibat ketidakberdayaan mereka terutama Shin dan Ryu yang dikendalikan oleh tim lawan tanpa bisa berbuat apa-apa.

"Sial... aku tak menyangka bahwa kemampuan mereka diluar dugaan... bahkan aku tak berdaya dikendalikan oleh si Kiriya itu." Ryu mengumpat melampiaskan kekesalannya.

"Aku juga merasa tak berguna saat menghadapi pengendali tubuh itu...," ujar Shin sambil menatap tajam ke arah Kiriya yang sedang membicarakan strategi selanjutnya dengan pelatih mereka.

Marah, kesal, bimbang, frustrasi dan putus asa. Tak ada hal lain yang bisa menggambarkan perasaan mereka pada saat itu namun disaat anggota tim lainnya sedang meluapkan emosi mereka, hanya satu orang yang terlihat bingung karena memikirkan sesuatu.

"Aaarrrrggh.... aku tidak punya ide apapun tentang itu !!" kata Raito tiba-tiba memecah suasana.

"Hey apa yang terjadi padamu? Apa kau memikirkan satu hal yang berat sampai-sampai berbicara sendiri seperti itu?" tanya Gyo heran.

"Aku hanya merasakan ada sesuatu yang aneh dengan tim lawan.

"Apa kalian tidak perhatikan bahwa dari tadi kapten tim mereka sama sekali tidak berbuat apa-apa bahkan mengeluarkan kemampuan pun tidak." Raito mengeluarkan seluruh prasangka yang dipikirkannya kepada teman-temannya membuat mereka sedikit terkejut.

"Benar juga.... daritadi aku tidak memperhatikannya karena terlalu sibuk dengan pertandingan," kata Shin.

"Sepertinya ada yang disembunyikan oleh mereka dan mungkin ini adalah kesempatan kita untuk mematahkan kemampuan pengendalian tubuh itu," ujar Ryu bersemangat.

"Memangnya kau bisa apa? mungkin saja tubuhmu masih dikendalikan olehnya dari jauh. Lihat saja kemampuan Kaze yang sampai saat ini masih aktif dalam lapangan," kata Gyo sinis.

Mendadak semangat yang muncul dalam diri Ryu perlahan menghilang karena kata-kata Gyo.

"Bagaimana kalau Gyo dan Ren dimainkan saja menggantikan Ryu dan Shin yang sudah terkena kemampuan lawan?" Raito memberikan sebuah ide yang kemudian dibantah oleh Hiruka.

"Bagaimanapun juga mereka tidak akan dimainkan karena masih dalam masa hukuman. Semua peraturan harus ditaati," kata Hiruka tegas.

Di dalam ketegangan dan saling adu pendapat, tiba-tiba saja muncul Dark Eyes yang sedari tadi pergi entah kemana karena perintah Gyo yang tidak ingin berinteraksi dengannya saat berada di dekat teman-temannya karena dapat membuat teman-temannya menyangka hal yang tidak-tidak padanya saat terlihat seperti berbicara sendiri.

"Ahemm... Apakah kau butuh saran dariku?" kata Dark Eyes tiba-tiba sehingga mengagetkan Gyo.

"Diamlah !! Bukankah aku telah menyuruhmu untuk sementara ini menjauh sebelum aku meminta bantuan darimu?" bentak Gyo sembari berbisik.

"Tapi aku lihat kalian sangat membutuhkan bantuan... lagipula aku tau cara membuat mereka terlepas dari kemampuan pengendalian tubuh itu," kata Dark Eyes santai.

"Benarkah...!?" Mata Gyo berbinar-binar saat mendengar kata-kata Dark Eyes namun hal itu sontak membuat kaget teman-temannya.

"Hey kau sedang apa Gyo tiba-tiba saja mengagetkan kami dengan berkata seperti itu dan berbicara sendiri pula," tegur Shin yang merasa terganggu.

"Maafkan aku... aku hanya terlalu bersemangat saat menemukan ide untuk membebaskan kalian berdua dari pengendalian tubuh itu," kata Gyo minta maaf.

"B-benarkah?" Shin dan Ryu terlihat histeris dengan pernyataan Gyo bahkan tidak pernah mereka merasa sesenang ini dalam hidup mereka. Gyo dengan hati-hati mengucapkan kalimat dengan dibimbing oleh Dark Eyes tentang bagaimana cara mengatasi kemampuan pengendalian tubuh itu. Penjelasan demi penjelasan disampaikan oleh Gyo hingga akhirnya tiba saatnya bagi Gyo untuk mempraktekkan apa yang disampaikannya.

Pertama-tama Gyo melepaskan kacamata yang menyegel Gold Eyes miliknya sehingga Gold Eyes aktif dan setelah itu dengan bantuan Dark Eyes membuat matanya mengeluarkan cahaya yang menyilaukan.

Pada dasarnya kemampuan pengendalian tubuh milik Kiriya membuat lawan yang terkena kemampuan ini dapat dijadikan boneka yang dapat dikendalikan semaunya. Proses pengendalian tubuh itu pun sebenarnya dipicu oleh benang-benang jiwa yang ditebarkan pada lawannya dan sebenarnya mengendalikan lawannya melalui jiwanya sehingga kata pengendalian tubuh tidak cocok digunakan untuk kemampuan ini karena yang benar adalah pengendalian jiwa.

Dark Eyes menyadari hal ini karena dirinya hanya berupa esensi jiwa dari Gyo yang kemudian membentuk bayangan hitam. Dengan demikian maka Dark Eyes mampu melihat apa yang tidak bisa dilihat oleh mata biasa dan bahkan Gold Eyes yang dimiliki oleh Gyo tidak bisa melihat hal itu sebelum membuka segel mata itu sampai tingkat tertentu. Tanpa berbasa-basi lagi, Dark Eyes menciptakan sebuah energi di tangannya membuat energi tersebut menjadi seperti pedang hitam yang tajam dan kemudian memotong benang-benang jiwa yang menempel pada jiwa Shin dan Ryu. Dengan demikian maka Shin dan Ryu akhirnya dapat menggunakan tubuhnya seperti sedia kala.

Akhirnya waktu istirahat dalam jeda pergantian babak berakhir. Quarter ketiga sekaligus pertandingan babak kedua dimulai dan dengan penuh percaya diri tim SMA Cyoku masuk ke dalam lapangan sambil membusungkan dadanya tanda telah siap untuk babak penghabisan. Dengan dipandu oleh peluit wasit mengiringi dimulainya awal babak kedua dan bola kembali bergulir di tangan para anggota tim SMA Nidou.

Suara gaduh bola basket yang memantul beradu dengan lantai diiringi suara decitan sepatu sebelum akhirnya terdengar suara orang merapalkan tekniknya.

'Camouflage'

Ogure dengan kemampuan miliknya membuat tubuhnya menghilang dan dengan bebas melewati penjagaan pemain tim SMA Cyoku sebelum akhirnya muncul kembali dan melakukan passing pada Kiriya yang berdiri bebas. Dengan percaya diri Kiriya melangkah menuju area serang lawannya kemudian mengoper bola yang dipegangnya pada Shin namun tidak sesuai yang diharapkan, Shin malah mengoper bola pada Raito rekan setimnya.

"A-apa yang terjadi? Bagaimana mungkin kau tidak terkendali dengan kemampuan milikku?" tanya Kiriya heran.

"Haha... kemampuan pengecut seperti itu tidak akan mempan lagi pada kami," jawab Shin dengan sombongnya.

Seakan tak percaya pada apa yang terjadi, Kiriya kembali mencoba mengendalikan tubuh Ryu namun tidak ada satupun yang terjadi.

"Kalau pada kalian berdua sudah tidak mempan lagi maka aku hanya perlu menggunakan kemampuanku pada orang lain," kata Kiriya sambil menatap Raito dengan tersenyum.

'Reverse Doll'

Kiriya mengarahkan kemampuan miliknya pada Raito yang sedang membawa bola namun dengan kecepatan yang luar biasa miliknya, Raito berusaha menghindari benang-benang jiwa yang mengarah padanya. Walaupun kecepatannya sangat luar biasa namun benang-benang jiwa itu dengan mudah menempel pada jiwanya.

"Kena kau !!"

Tersenyum puas karena kemampuan miliknya berhasil, Kiriya mulai mencoba mengendalikan Raito namun senyuman yang sebelumnya tersungging berubah menjadi senyum kecut. Tubuh Raito yang semula bergerak dikendalikan oleh Kiriya tiba-tiba saja hilang kendali karena di area lapangan Dark Eyes telah bersiaga mengatasi benang-benang jiwa itu.

"B-bagaimana bisa?" Kiriya sejenak tertegun melihat kemampuan miliknya sudah tidak berpengaruh lagi terhadap lawannya. Kiriya hanya bisa terdiam sambil melihat tim lawan melancarkan serangan hingga akhirnya sebuah tepukan di bahunya membuatnya tersadar.

"Tenanglah.... yang bertanding bukan hanya kau saja," kata Clay memberi semangat.

Mendengar kata-kata Clay membuat Kiriya mendapatkan semangatnya kembali dan melakukan pertahanan. Gempuran demi gempuran yang dilakukan oleh tim SMA Cyoku membuat pertahanan tim SMA Nidou menjadi goyah sebelum akhirnya kegelapan menutupi dan menyelimuti tim lawan.

'Darkest Area'

Kenta dengan persiapan yang matang menggunakan kemampuannya untuk bertahan dari gempuran serangan lawan.

"Dengan ini berakhir sudah !!"

To be continued...

1
Ahmad Abdilah
GG patah
anggita
lile👍 dri pendekar tanpa kawan.
anggita
trus 💪berkarya
anggita
like lgi.,
anggita
blue flash., 🏀🏀
anggita
gyo takaki,, ren agaki..
anggita
mampir, ikut lihat masa depan. gold eyes.
leooo
menurut ku ini masih belum bener tulisan nya ada saltik bahasanya agak kaku
saran ku bikin yang judul menarik dan cerita yang epik salam boruto😊🙌
mohon maaf
#harapan2020
~_~
lanjut trs thor jangan lupa semangat dan jaga kesehatan ;)
▶◆●▪•F I Y A H•▪●◆◀
Waah" Bgs Bnget Kak
......
#Harapan2021
Black Heaven
saran kak, menurutku bahasanya terlalu kaku dan masih ada yg saltik. Setelah titik tiga tidak perlu menggunakan huruf kapital.

2021 Bismillah dapet kuin, glow up, dapet hadiah, dapet doi, and the last yg pling penting dapet duit😂😂

#Harapan 2020
mizumi
aku kesini gara gara pengen dapet koin
Black Heaven
maaf, saran lagi kak ... penulisan elipsis itu spasi terlebih dahulu baru titik tiga dan kata setelahnya.

contohnya:
"Basket, basket, basket, basket ... menyenangkan sekali aku bisa bermain. Bahkan, aku bisa mengalahkan seorang dari mereka. Kau lihat tadi kan, Ren?" Gyo tidak bisa menahan diri karena bermain basket.

kalimat di atas itu menurut revisi aku.

semoga tahun depan bisa dapat doi dan terlepas dari gelar single😂

#Harapan 2020
Black Heaven
Alur ceritanya bagus kak, tapi menurutku penempatan tanda bacanya msih ada yg kurang tepat. pemilihan kata yg di gunakan sedikit aneh dan itu menyebabkan pembaca agak bingung untuk mencerna maksud dari kalimatnya. itu aja sih saran dri ku, tetap semangat kak.

yaaah semoga di masa depan gk ada lgi musibah seperti di tahun 2020😂

#harapan 2020
Light: qqqqqqqqqqqqqqqqqqqqp0p
total 1 replies
Black Heaven
akhir dri semua ke khawatiran semoga di 2021 tdk ada ke khawatiran seperti ini lgi😂

#harapan 2020
Novellette (akun thor hiatus)
#harapan 2020
semoga cepat sembuh
Novellette (akun thor hiatus)
#Harapan 2020
tetap semangat
Novellette (akun thor hiatus)
#Harapan 2020
aku bc rules di gc td,makanya aku datang kemari utk bc karya km.aku like dulu ya^^
~_~
btw semangat kedepannya kak
~_~
sering2lah up kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!