NovelToon NovelToon
Gara-Gara Kamu

Gara-Gara Kamu

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Selingkuh / Tamat
Popularitas:97.3k
Nilai: 5
Nama Author: Fhatt Trah

*** (Disarankan membaca cerita sebelumnya)
Sekuel CINTA UNTUK ARUNA

Gloria, wanita 24 tahun, yang harus menerima kepahitan hidup sejak orang tuanya meninggal dunia. Sering dijadikan suaminya sendiri sebagai wanita penghibur hanya demi uang.

Pertemuannya dengan seorang Richardo, pria 26 tahun, membuat hidupnya berubah. Tak hanya memperlakukannya dengan baik, memberinya perhatian, Richardo bahkan berani menantang badai hanya demi mendapatkan cintanya.

Bagaimanakah kisah Richardo dan Gloria selanjutnya? Akankah Richardo mampu menaklukkan wanita yang sudah menyandang status istri orang tersebut?

Ikuti kisah selengkapnya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fhatt Trah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33. Kesepakatan Aneh

Bab 33. Kesepakatan Aneh

"Baiklah. Akan aku berikan."

Ucapan Ardo itu membuat Gloria refleks mengangkat wajahnya. Lalu menatap Ardo tak percaya. Ia tak menyangka, semudah itu Ardo menyetujui tawarannya.

"Tapi dengan syarat ..." sambungnya tersenyum tipis. Kemudian beranjak dari duduknya menghampiri Gloria. Ia setengah duduk di pinggiran meja sembari bertumpu dengan kedua tangannya. Ditatapnya lekat sepasang mata Gloria.

"Asalkan kamu bisa memenuhi syaratnya, aku bisa memberimu uang itu cuma-cuma. Tidak perlu mengembalikannya," sambungnya.

"Syaratnya a-apa?" Gloria malah semakin gugup. Padahal Ardo belum memberitahu syaratnya. Entah mengapa ia merasa seakan Ardo akan memberinya syarat yang aneh-aneh. Yang mungkin saja ia tidak akan bisa memenuhinya.

"Syaratnya gampang. Kamu hanya perlu ..." Ardo menggantung ucapannya. Membuat Gloria kian berdebar.

"Berdiam diri di tempat mu," sambungnya.

Syarat yang Ardo ajukan membuat Gloria mengernyit bingung. Tak ia pahami maksud dibalik kalimat itu. Namun Ardo malah memberinya seulas senyum.

"Saya tidak mengerti maksud Anda."

"Jangan pernah sekalipun menghindari ataupun menjauhiku. Bisa kan?"

Nah, Aneh kan syaratnya?

250 juta gratis dengan syarat tidak menjauhi Ardo. Syarat yang terdengar memaksa itu sesungguhnya sangat merugikan Gloria. Bagaimana ia bisa memenuhi syarat itu, sementara Bary telah mewanti-wantinya agar menjauhi Ardo. Lalu ia harus bagaimana?

"Ha-hanya itu syaratnya?" Entah mengapa ia malah semakin gugup. Dengan tidak menghindar ataupun menjauhi Ardo, jelas akan membuatnya selalu berada di dekat pria itu. Yang sudah tentu akan memperburuk kinerja jantungnya.

Tidak lama lagi mungkin ia akan merasakan serangan jantung yang sebenarnya bila terus berada dekat dengan Ardo. Yang berarti umurnya tidak akan panjang.

"Ba-baiklah," sambungnya menyanggupi dengan berat hati.

"Oke. Kalau begitu kita sepakat. Oh ya, satu lagi."

"Apa itu?"

"Berhentilah bersikap formal padaku."

"Tapi ..." Gloria baru teringat bila Ardo tidak suka mendengar kata TAPI. Hingga ia tidak melanjutkan ucapannya.

"Satu pelanggaran. Dan sanksinya pulang bersamaku," ucap Ardo lalu kembali ke tempat duduknya semula.

"Tapi ..."

"Pelanggaran kedua. Sanksinya makan malam bersamaku."

Astaga!

Gloria hanya bisa termangu mendengarnya. Jelas ini merupakan pemaksaan model terbaru. Pria yang satu ini betul-betul gila mungkin. Sedikitpun Gloria tidak bisa menemukan cela untuk membantah. Setiap ucapannya terasa sangat memaksa.

Hingga akhirnya, ia pun tak bisa menolak. Ia menurut saja begitu mobil sport merah telah menunggunya di depan pintu loby. Ia naik dengan tenang ke mobil itu. Sementara rekan-rekannya yang sempat melihatnya, hanya bisa memandang iri dengan cibiran-cibiran yang menjatuhkannya.

Sepanjang perjalanan ia diam membisu. Tak ia gubris setiap ucapan Ardo. Ia biarkan saja pria itu mengoceh sesuka hatinya. Dan ocehannya baru terhenti begitu mereka tiba di sebuah restoran.

Ardo lebih dulu turun. Kemudian memutari sisi mobil untuk membukakan pintu untuk Gloria.

"Mau apa kita ke sini?" tanya Gloria begitu ia turun dari mobil.

"Ya makan lah. Masa kita mau tidur di resto?" kelakar Ardo mencoba mencairkan suasana. Sebab sedari tadi Gloria diam seribu bahasa. Ia tahu wanita itu merasa tidak nyaman berada dekat dengannya.

"Mau ikut tidak?" desaknya lantaran dilihatnya Gloria masih saja diam.

"Katanya makan malam kok malah makan sore," protes Gloria.

Ardo terkekeh. "Sebenarnya aku ingin kita makan malam yang romantis. Tapi kebetulan, aku sudah sangat lapar sekarang. Setelah kita makan, akan aku berikan apa yang kamu minta. Gimana, mau tidak?" desaknya.

Mau bagaimana lagi, ia tidak punya pilihan lain. Ia lantas mengangguk pelan. Kemudian turun dari mobil mengikuti langkah Ardo, berjalan disampingnya memasuki restoran itu.

.

Ardo begitu tenang dan rileks menikmati makanannya. Sedangkan Gloria sendiri, bahkan untuk seteguk air pun terasa sulit melewati tenggorokannya. Entah ia sedang terjebak dalam situasi apa saat ini, hingga ia tak bisa membantah ataupun menolak keinginan Ardo.

Akan tetapi, apa yang bisa ia lakukan. Bary sudah mendesaknya, meminta uang dengan jumlah yang tak sanggup ia berikan. Sehingga, untuk bisa memenuhi permintaan Bary, terpaksa ia menceburkan diri, menjadi boneka mainan atasannya sendiri.

Iya.

Dirinya saat ini tak ubahnya sebuah boneka. Boneka yang dimainkan sesuka hati. Bedanya, ia memiliki perasaan yang juga ikut dipermainkan.

Ia masih dalam mode berpikir panjang, dengan angan yang mulai melambung jauh. Saat tangan Ardo terulur dengan sepotong beef steak pada garpu berada tepat di depan wajahnya.

"Coba cicipi, ini sangat enak," ucap Ardo.

Entah situasi apa ini. Ia dan Ardo layaknya sepasang sejoli yang tengah kasmaran. Sekilas ia tampak seperti kekasih yang manja. Bahkan untuk makan saja minta disuapi pacar. Gloria hanya bisa membuang napasnya pelan. Kemudian malu-malu membuka mulutnya. Menerima suapan dari tangan Ardo.

Ardo tersenyum begitu sepotong kecil beef steak itu masuk ke mulut Gloria. Ia tak mau munafik, ada beberapa hal yang membuatnya sangat senang hari ini.

Yang pertama, Gloria bersedia ikut bersamanya ke luar kota. Dengan dalih, tugas dari kantor. Yah, meskipun harus melalui sebuah kesepakatan aneh. Aneh bagi Gloria, tetapi tidak dengannya.

Yang kedua, syarat yang ia ajukan disetujui Gloria meski dengan berat hati. Ia tahu Gloria terpaksa menyetujui syarat yang ia berikan. Namun syarat itu, sangat menguntungkan baginya. Dimana jalannya untuk mendekati wanita itu semakin terbuka lebar.

Dan yang ketiga, ah, ini mungkin terdengar sedikit tak manusiawi. Atau tidak berperasaan mungkin. Sebab dalam waktu tiga hari ini akan ia pergunakan sebaik mungkin untuk bisa memenangkan taruhan dan tantangan yang diberikan Leona.

Sebagai konsekuensinya, Leona harus mengenakan kostum Mickey Mouse di hari ulang tahunnya seminggu lagi. Ia sudah tak sabar ingin sekali mengerjai adik sepupunya itu. Menjadikannya bahan tertawaan diantara keluarga dan teman-temannya nanti.

Namun ...

Apakah ia sejahat itu? Menjadikan wanita yang ia sukai sebagai bahan taruhan? Meski sebenarnya dalam lubuk hati yang terdalam, ia mencintai Gloria.

Cinta?

Cinta macam apa yang tidak mengenal batasan bahkan mengabaikan status yang melekat dalam diri wanita yang ia cintai?

Mencintai milik orang itu masihkah ia disebut pantas?

Ardo tak peduli!

Cinta tetaplah cinta. Walau bagaimanapun keadaannya.

_____

Diantar pulang Ardo sebenarnya membuat Gloria takut juga cemas. Ia takut jika Bary melihatnya. Yang ia takutkan adalah bila terjadi sesuatu kepada Ardo. Karenanya ia meminta Ardo mengantarnya tidak sampai di depan rumahnya.

Ardo menepikan mobilnya tak jauh, hanya berjarak beberapa rumah saja dari rumah Bary.

"Sesuai janjiku, aku akan memberimu apa yang kamu minta," ucap Ardo begitu mobil telah menepi.

Ardo mengeluarkan sebuah cek yang telah ia isi sesuai dengan nominal yang Gloria minta. Cek itu ia sodorkan kepada Gloria.

Perlahan, dengan tangan dingin dan gemetaran, Gloria meraih cek itu dari tangan Ardo. Begitu cek ia pegang, dan hendak menariknya, Ardo malah menahannya.

"Masih ingat kesepakatannya?" tanya Ardo menatap Gloria lekat.

Gloria mengangguk pelan membalas tatapan Ardo. Ia mencoba bersikap tenang meski jantung tengah berloncatan di dalam sana. Menatap Ardo dalam jarak dekat seperti ini membuat tubuhnya panas dingin.

Dalam hati, diam-diam ia mengagumi. Bagaimana bisa Tuhan menganugerahi pria itu paras rupawan. Namun sayangnya, ia bukanlah wanita yang pantas untuk mengaguminya.

Dan kini paras rupawan itu tengah mendekat perlahan. Begitu ia dekat, refleks Gloria memejamkan matanya rapat sembari memalingkan wajahnya. Mencoba menghindari kesalahan yang pernah ia lakukan tempo hari.

"Berarti kamu lupa," ucap Ardo kecewa. Helaan napasnya terdengar berat. Seperti tengah menahan gejolak dalam diri.

"Ma-maaf. Saya pikir kesepakatannya bu..."

"Kamu pikir aku ini pria tua yang berperut gendut dan berkepala botak? Kenapa masih saja berbicara formal denganku?" sela Ardo mencoba mencairkan suasana yang mulai terasa canggung.

"Maaf." Dan hanya kata itu yang lagi-lagi bisa terucap dari mulut Gloria.

"Baiklah. Tidak apa-apa." Ardo kembali ke tempat semula. Menyandarkan punggung di sandaran kursi serta menaruh kedua tangannya pada stang kemudi.

"Saya permisi dulu. Terima kasih banyak atas makan malamnya. Saya janji akan mengembalikan uangnya secepat mungkin. Permisi." Gloria pun bergegas turun dari mobil. Lalu mengambil langkah cepat menjauhi mobil itu.

Ardo hanya bisa menghembuskan napasnya kasar. Kekecewaan itu tergambar jelas di wajahnya. Mungkin, ia harus lebih bersabar lagi untuk bisa meluluhkan wanita itu.

Tiga hari.

Dan hari itu dimulai dari esok hari. Ia harus bisa memanfaatkan waktu itu sebaik mungkin.

Tiga hari.

Kita lihat saja, apakah ia mampu menaklukkan wanita es itu.

Bersambung

1
Cinta Rodriques
langsung PD intix thour jngn mutar2 nanti yg baca bosan...
Cinta Rodriques
ya g taulh kmkn tukang CELUP mnjijikn
redmi Notetujuh
😂😂😂😂😂
Aisyah farhana
yaaahhh sudah end aja kak adakah boncap nya ???
lovely
yangyang pacarrr gue😍
Aisyah farhana
gaa sabar nunggu baby launching
Syahrul
jangan lupa mampir ya
💖 NAMA Q CINTA 💖
DASAR... CABUL" HHH
Aisyah farhana
hhhhmmmmm dasar pengantin baruuuuu
Aisyah farhana
hayoooo udah sah yahh Ardo loly
💖 NAMA Q CINTA 💖
TABUR TUAI KAN HHHH...GABISAH DI ELAK PASTI TERJADI
Syahrul
mampir dong ke novelku
Aisyah farhana
kirain kemana kak lama ga up up sehat selalu kak semangaaaaaatttttt
mama Al
Semesta merestui kami hadir
Syahrul
like
Syahrul
hai thor aku mampir nih
jangn lupa berkunjung ya
Elisabeth Ratna Susanti
keren 😍
Rani mdvpriangan
yah gagal deh mau mesra"an nya. mmah mlh nongol 😁
Aisyah farhana
aahhhh mamah ganggu ajah
💖 NAMA Q CINTA 💖
DASAR OTAK BOCA...BISAH2 NYA MIKIRIN MAKAN LGI URJEN HHHHH
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah): 😁😁emang dasar bocah ya, pikirannya gak jauh² dr mknan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!