NovelToon NovelToon
Affair With My Step Brother

Affair With My Step Brother

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:545.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ita Yulfiana

Berselingkuh dengan calon duda yang merupakan kakak tiri sendiri. Apa jadinya?

Follow IG @honey.queen174

Hai guys! Dukung terus ya biar aku bisa semangat nulis ceritanya sampai tamat😁

Happy reading~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ita Yulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34

Sesampainya di restoran, mas Darren langsung mengajak aku untuk masuk ke dalam ruangannya.

Begitu kami masuk ke sana, aku tidak lagi melihat wajah datar mas Darren. Dia bahkan langsung memelukku dengan erat begitu pintu ruangannya dia tutup dengan rapat.

"Mas Darren kenapa?" tanyaku hanya diam mematung tanpa balas memeluknya.

"Tidak kenapa-kenapa. Mas hanya sangat merindukan kamu," jawabnya tanpa melepaskan pelukannya.

"Mas jangan bohong. Kei tahu kalau Mas sedang menyembunyikan sesuatu," kataku seraya mendorong pelan dada mas Darren agar dia melonggarkan pelukannya padaku.

Jujur saja, aku tidak percaya kalau mas Darren hanya merindukanku saja. Pasti ada sesuatu yang sedang dia sembunyikan sekarang. Aku sangat yakin itu. Bertahun-tahun saling mengenal, aku sudah cukup hafal sifat mas Darren, meski pun belum sepenuhnya tahu.

Aku mendongak menatap wajah mas Darren. Terlihat jelas kalau sekarang ada masalah yang sedang membebani pikirannya.

"Mas kenapa? Kalau ada masalah, Mas harusnya cerita sama Kei. Jangan malah ditutup-tutupi," tanyaku seraya menangkup kedua pipi mas Darren menggunakan kedua tanganku. Sementara kedua tangannya masih setia melingkar di pinggangku.

Posisi kami berdua saat ini terlihat sangat mesra sekali. Mungkin karena kami sama-sama saling merindukan. Setelah satu bulan lebih, kami akhirnya punya waktu untuk berdua seperti sekarang ini.

Mas Darren menggeleng. "Tidak ada masalah apa-apa Sayang. Mas benar hanya merindukan kamu."

"Mas jangan coba-coba bohong sama Kei, Kei paling nggak suka dibohongi," ucapku sambil menatap manik matanya yang hitam pekat.

"Kei tahu, saat ini Mas sedang menyimpan masalah dan nggak mau berbagi sama Kei. Apa bagi Mas, Kei ini masih seperti orang lain yang nggak bisa diajak untuk berbagi masalah?" imbuhku, masih menatap matanya dengan lekat.

"Bukan begitu Sayang. Kamu jangan salah paham," kata Mas Darren seraya balas menangkup kedua pipiku juga. Sementara aku mulai menampakkan wajah marah karena merasa dibohongi olehnya dan terkesan menutup-nutupi masalah dariku.

"Baiklah, Mas akan cerita. Sebenarnya saat ini Mas sedang merasakan ketakutan yang teramat sangat," imbuhnya.

"Mas Darren merasa sangat ketakutan? Ketakutan apa maksud Mas?" tanyaku tidak mengerti.

"Mas sangat takut kehilangan kamu, Sayang," jawabnya seraya kembali memelukku dengan erat, seperti tidak rela untuk melepasnya lagi.

"Kamu lihat 'kan tadi bagaimana ibu memuji-muji si Rey itu? Sepertinya ibu sudah merasa kalau Rey itu adalah pria yang paling cocok untuk mendampingi kamu nanti."

"Tadinya Mas pikir setelah Mas resmi bercerai, Mas bisa dengan mudah menceritakan hubungan kita pada ibu dan ayah, mendapatkan restu dari mereka, kemudian kita menikah dan hidup bahagia, punya anak, dan menua bersama. Ternyata kenyataan tidak seindah ekspektasi Mas. Mas jadi takut kita malah dipaksa untuk berpisah ketika Mas mencoba untuk membicarakan hubungan kita pada ibu dan ayah," ungkap mas Darren.

Aku bisa mengerti perasaan mas Darren. Mungkin itulah sebabnya tadi dia tiba-tiba pergi meninggalkan ruang perawatan kak Rey, karena dia sudah tidak tahan mendengar ibu yang terus-terusan tiada henti memuji kak Rey di hadapan semua orang.

Aku berusaha menenangkan Mas Darren. Namun nyatanya tanpa mas Darren sadari dan ketahui, yang dia katakan  tadi seketika ikut menjadi beban di pikiranku.

Apakah nanti hubungan kami akan mendapat restu dari kedua orang tua kami atau tidak? Mengingat sekarang kami adalah saudara. Apakah pantas kami menjalin hubungan seperti ini dengan status kami sebagai saudara tiri?

Sepertinya pertanyaan itu akan selalu hadir di pikiranku mulai detik ini.

.

.

Tidak terasa sudah hampir 2 jam aku dan mas Darren berada di sini. Di ruangannya mas Darren. Entah mengapa aku merasa sedikit gelisah pergi selama ini. Mungkin karena aku sudah terbiasa menunggui kak Rey di rumah sakit, jadi tidak betah jika berlama-lama di luar.

Saat ini aku sedang duduk di sebuah sofa panjang, sedangkan mas Darren sedang tertidur di pangkuanku. Rasanya aku ingin membangunkannya dan menyuruhnya !!untuk mengantarku pulang ke rumah sakit, tapi sayangnya aku tidak tega mengganggu tidurnya karena kelihatan sangat nyenyak sekali.

Tiba-tiba ponselku berdering, panggilan telepon dari ibu. Langsung saja aku menjawab panggilan dari beliau.

"Iya, Bu. Ada apa?" jawabku.

"Kamu ke mana saja sih Kei? Cepat kembali ke rumah sakit. Kondisi Rey tiba-tiba drop," kata ibu di ujung telepon.

"Apa, Bu?! I-iya, Kei akan segera ke sana secepatnya," jawabku seketika mulai panik. Aku benar-benar sangat terkejut mendengar perkataan ibu mengenai kabar tentang kondisi terbaru kak Rey saat ini.

Baru saja aku ingin membangunkan mas Darren, tapi tiba-tiba dia sudah bangun sendiri dan duduk di sampingku. Dia terlihat mengusap wajahnya seraya mendengus kasar.

"Maaf, Kei mengganggu tidurnya Mas Darren," ucapku seraya meraih tasku yang ada di atas meja bersiap untuk pergi.

"Mas, bisa minta tolong antar Kei ke rumah sakit sekarang juga? Kondisi kak Rey tiba-tiba drop. Kei harus segera kembali ke sana." Aku berkata seraya mulai bangkit dari dudukku.

"Sebentar, Mas cuci muka dulu," jawabnya seraya berjalan menuju pintu kamar mandi yang ada di sudut ruangannya.

***

Sesampainya di rumah sakit. Aku segera berlari tergesa-gesa menuju Paviliun Anggrek di mana kamar perawatan kak Rey berada.

Saking panik dan khawatirnya, aku sampai tidak menghiraukan teriakan mas Darren yang sesekali berteriak menyuruhku untuk berhati-hati saat aku secara tidak sengaja hampir menabrak orang lain.

Begitu memasuki ruang perawatan kak Rey, kulihat dokter Rizal bersama dua orang perawat yang menemaninya sedang sibuk menempelkan alat pacu jantung di dada kak Rey. Dan seketika itu pula, dada kak Rey terlihat membusung ke atas lalu tersentak kembali ke tempat pembaringannya begitu dokter Rizal melepaskan alat kecil bertenaga listrik tersebut.

"Astaga," ucapku seraya menutup mulutku dengan tangan.

Aku benar-benar tidak percaya dengan apa yang aku lihat. Kenapa bisa seperti ini? Pikirku. Perasaan tadi kondisi kak Rey baik-baik saja ketika aku tinggal. Kenapa bisa tiba-tiba menjadi drop dalam waktu yang sangat singkat.

Ku lihat tante Rena sedang menangis sambil dipeluk oleh ibu. Saat ini beliau pasti merasa sangat sedih dan ketakutan. Takut kehilangan putra semata wayang yang teramat sangat dia cintai dan sayangi. Sementara om Reza terlihat tidak kala khawatirnya. Beliau terlihat sedang ditenangkan oleh ayah Gilang.

"Ibu, Tante Rena, apa yang terjadi?" tanyaku menghampiri keduanya.

Begitu menyadari kedatanganku, tante Rena malah beralih memelukku sambil tangisannya semakin keras dari sebelumnya. "Kei ... Rey, Kei .... Huhuhu."

B e r s a m b u n g ...

1
Yani Cuhayanih
ribet amat sihh hidup mu kei..lama2 kamu bisa tepar sendiri../Smug/
L.s
aku mampir Thor jgn lupa mampir juga dikarya ku 'Terjebak dalam kebencian'
gaby
Mending Kei aja yg mati kelindes truk. Aq ga suka karakter Kei yg tukang php di dua pria
gaby
Kei plin plan. Aq malah ga menyalahkan Darren sm skali karena dr awal emang Kei naksir Darren & Rey cm dijadikan pelarian tanpa ada rasa cinta. Kei itu cwek sok paling laku, ngasih php ke smua cwok. Jujur aq lbh suka bila jln critanya Kei menikah dgn Rey, abis itu Darrren mati bunuh diri, biar Kei trauma seumur hdp.
Ruk Mini
ko ga sesuai judul sih thorrr..aq kira jdi ame abank ye..tpi gpp lh ..yg penting Happy ..tq thorr d tgg lgi karya2 mu🙏
Athie Roesmana
klo loe diem aj kei, b'ati emank loe jg gatel...
Athie Roesmana
panik panik panik... keceplosan saking panik nya rey rey🤣🤣🤣
Athie Roesmana
cowok egois loe pacarin kei...
Athie Roesmana
darren di pikirin...
fitria widyani
bagus kaak ceritanya. penulisannya rapi tata bahasanya mudah dipahami.. pokoke keren deeh kaak.. gak sabar baca karya kakak yg lain🤗🤗🤗
Komangnovi Andayani
kira kira bakal sama darenkah?
Athie Roesmana
gila...bnr2 manusia terlahir tanpa otak dan hati si darren, auto ilfeel gw
Athie Roesmana
sumpah jijok bgt sm si kei...
Athie Roesmana
aneh kok ad cewek dgn gampang pilih cowok yg ga ad perjuangan nya buat dia, malah cowok yg prnh buang dia....
Athie Roesmana
team rey tentu nya aq
Athie Roesmana
dih kocak malih....loe aj blm cere dah dekati cewek
Athie Roesmana
salahin ibu loe lah yg egois, bis dpt laki baru seenak nya misahin anak sm sesuatu peninggalan ayah nya... ga abis pikir deh
Athie Roesmana
narasi nya panjang beut...
meli
bagus bangett di tunggu exra part thoor semangat ngetik 🌹👍👍👍
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
Darren kayaknya sih cemburu itu🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!