NovelToon NovelToon
Supir Taksi Dengan SISTEM

Supir Taksi Dengan SISTEM

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Komedi / Sistem
Popularitas:549.5k
Nilai: 4.5
Nama Author: fak

-Mc seorang Traveling atau seorang Terlahir Kembali di dunia sama seperti Bumi.

-Mc dapat Ingatannya saat di Chapter 18.

-Mc Hidup di Dunia dimana Artis Artis terkenal dulunya tidak muncul, seperti Michael Jackshon, dan lain lainnya.

-Bagaimanakah kisah Mc saat bertemu dengan Artis yang dia ingat dulunya terkenal, tapi di dunia ini dia Artis itu hanyalah orang biasa atau belum berkarir.

_______________________________

Alexander adalah seorang Pria dengan wajah biasa biasa saja, Alex berkerja sebagai Pengemudi Taksi Online.

Saat Alex dalam keadaan yang bingung, Alex menemukan sebuah Sistem yang membantunya menjadi Kaya dan Tampan.

Dengan adanya Sistem, kehidupan Alex berubah menjadi Tuan yang kaya raya.

Sistem selalu memberi Hadiah pada Alex saat Alex mendapatkan Bintang dari Penumpang.

[Ting!...Anda mendapatkan Bintang Dua. Selamat anda mendapatkan 2 Juta Rupiah]

[Ting!...Anda mendapatkan Bintang 4. Selamat anda mendapatkan Kemampuan 'Pengemudi Tingkat Lanjut]

[Ting!...Anda mendapatkan Bintang 5. Selamat anda mendapatkan Mobil 'Lamborghini Veneno']

[Ting!....Anda mendapatkan Bintang 5. Selamat anda mendapatkan Pill Mempertampankan wajah]

Dan banyak lagi hadiah hadiah yang di berikan oleh Sistem

Alex yang tadinya hanya seorang Taksi Online, saat ketemu dengan Sistem Alex berubah menjadi seorang Dewa laki laki yang tampan.

Alex juga menemukan banyak Kecantikan dan Keindahan.

"Alex! Kumohon! Jadikan aku pacarmu."

"Hey! Alex! Kau kuperintahkan menjadi pacarku!."

"Alex! Jadikan aku pacarmu, aku akan memberi apapun yang kau inginkan."

"Alex! Mari kita bercosplay bersama, jika cosplayyan mu jelek, maka kau akan menjadi pacarku."

"Alex! Apakah kau ingin Mobil Lamborghini ini? Jika kau ingin bilang saja padaku, aku akan membeli sepuluh untukmu~."

"Alex-Kun! Apakah kau menyukai wanita dewasa sepertiku?."

"Alex..."

"Alex...."

"Alex...."

"Alex...."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Supir Taksi Dengan SISTEM - 034

Mata Ridho menjadi cerah, dan menjawab. "Apakah betul? Karena kau akan membandariku maka aku akan memaafkan kesalahanmu. Yaa, sesekali minum di Cafe mewah bukanlah hal yang buruk, dari pada terus menerus minum Kopi di angkringan".

________________________

Alex tersenyum tersenyum saja tidak menjawab, tanpa berbicara lagi mereka berdua menaiki Mobil mereka masing masing, dan langsung menancap Mobilnya dengan santai dan pelan.

Sesekali Alex juga menggeber Mobil Ridho untuk memancing emosinya. Dan hal tersebut berhasil, Ridho langsung menancap Gas Mobilnya lebih cepat dan melewati semua kendaraan.

Alex yang tidak mau kalah langsung menancap Gas mobilnya juga, dan melewati seluruh kendaraan. Bahkan Ridho yang melihat kemampuan pengemudi Alex menjadi kagum, pasalnya dulu kemampuannya tidak seperti sekarang.

_____________

Beberapa menit kemudian, Alex telah sampai disebuah Cafe yang mewah dan indah dari semua cafe yang dia tau. Alex turun dari Mobilnya dan berjalan menuju Cafe dan diikuti oleh Ridho di belakangnya.

TRINGG!!! TRINGG!!

Suara lonceng dari Cafe berbunyi. Alex diperlihatkan Cafe yang sangat indah membawa suasana yang sangat damai, juga saat dia masuk dia langsung di serbu oleh bau harum dari bubuk Kopi yang membuatnya sangat ingin langsung menyesapnya.

Alex menoleh kearah Ridho yang menatap suasana Cafe dengan kagum, Alex langsung menepuk pundak Ridho sambil berkata. "Jangan bengong aja bodoh, ntar kau kesurupan. Ayo duduk, kayak orang gila kalau kau kek gitu".

Setelah selesai berbicara, Alex langsung berjalan ketempat duduk atau seperti sebuah Sofa dan diikuti oleh Ridho dari belakang. Tidak banyak orang yang nongkrong di cafe ini, hanya 5 orang saja. Mungkin karena hari masih pagi.

Alex langsung duduk di Sofa setelah sampai. Alex juga melihat sekitarnya dan ternyata di sebelahnya terdapat seorang Anak kecil yang sangat cantik berpakaian Sekolah Dasar (SD) dan seorang Wanita dewasa yang sedang duduk memainkan Hp.

Alex tersenyum tidak memperdulikannya. Dia menemukan seorang Pelayan Cafe dan langsung memanggilnya dengan bersiul.

"*Wiuwitt* Mass...!!" Panggil Alex dengan suara yang lumayan tinggi.

Pelayan itu menoleh dan menganguk saja sembari berjalan kearah Alex dengan membawa kertas atau menu di Cafe ini.

"Silahkan dilihat, mas." Setelah sampai, pelayan Pria itu memberikan menu pada Alex. Walaupun ada sedikit rasa iri karena wajah Alex yang tampan, tapi dia harus Profesional sebagai pelayan.

Alex menganguk dan mengambil menu tersebut dan langsung melihatnya. Beberapa menit memesan, Pelayan itu kembali membawa sebuah nampan berisi 2 Kopi dan juga ada juga 2 Mie.

Karena saat Alex menanyakkan Ridho sudah makan atau belum jawabannya belum. Jadi Alex sekalian membeli makanan untuknya, sekalian untuk dirinya.

"Ini dia mas, silahkan dinikmati." Kata Pelayan itu setelah sampai, sambil memberikan apa yang Alex pesan.

Alex menganguk saja dan memakannya dengan santai dan pelan. Saat dia menatap kearah Ridho, dia melihat kalau dia memakan Mie itu dengan sangat lahap tanpa memperdulikan tatapan Alex.

"Pelan pelan aja makannya, gadak yang minta kok."

"Hemm, kau taukan kalau aku ini orang yang tidak mampu. Sangat jarang bagiku untuk makan ditempat seperti ini."

"Begitukah, jika kau ingin nambah pesan saja aku tidak mempersalahkannya."

Mata Ridho kembali bercahaya dan langsung berdiri duduknya dan berteriak kencang. "Mass, pesan Mie 5, Dagingnya 3 dan tolong bawakan Roti 2 Biji saja!!!"

Setelah selesai memesan, Ridho duduk kembali dan memakan makanannya dengan lahap lagi. Pelayan itu menganguk saja dan memesan apa yang di pesan oleh Ridho. Disisi lain Alex membiarkannya saja, lagian Ridho sudah baik kepadanya selama ini jadi ini waktunya untuk dia membalasnya.

______________

Beberapa Puluh Menit berlalu.

Selama waktu itu, Alex belum juga mendapatkan Notifikasi dari penumpang. Yahh, Alex berpikir juga karena ini adalah tanggal tua jadinya sedikit orang yang memesan Taksi, karena orang orang belum pada gajian. Dan lagi hari juga tidak terlalu panas.

Selama waktu ini juga Alex dan Ridho berbicara satu sama lain, walaupun mereka berbicara hal yang tidak penting.

Alex mengambil Kopinya dan menyesapnya. Saat menyesap dia mendapat kembali topik pembicaraan, dan berkata pada Ridho.

"Heh, kau tau Pak Jima, kan?"

"Tentu saja aku tau, emang kenapa?"

"Kemarin ada orang yang berani bermacam macam dengan Pak Jima, orang itu menaruh Racun makanan di wartegnya Pak Jima, sampe sampe orang yang makannya sakit perut."

"Apa?! Berani sekali orang itu! Jadi, apa yang terjadi dengan Pak Jima?" Ridho langsung marah dan bertanya kembali pada Alex.

"Pak Jima tidak apa apa sekarang karena ada aku, jika tidak maka Pak Jima bakal masuk kedalam penjaralah, karena kenak Pasal 134 Undang Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan."

"Huh...Syukurlah karena Pak Jima tidak apa apa. Tunggu, sejak kapan kau tau tentang Undang Undang? Aku tau kau hanya lulusan SMP." tanyanya dengan aneh.

"Ohh..Ahh....Itu, ohh benar aku belajar saat itu." Alex menjawab dengan sedikit keringat. Alex bahkan tidak tau kenapa, dia pikir mungkin karena Kemampuan Detektifnya.

Disisi lain, Anak Kecil SD yang berada di samping Alex menatapnya dengan wajah imutnya, sambil mengayun ayunkan kaki kecilnya yang memakai sepatu tanpa tali. Karena ayunan kakinya semakin kencang, membuat Sepatunya terlepas dari kakinya.

Alex yang mendengar suara sesuatu yang jatuh, menoleh kesamping dan melihat Anak kecil itu dengan sepatu yang sudah terlepas. Alex tersenyum dan berjongkok mengambil sepatunya kemudian memasang kembali sepatu tersebut ke kaki Anak Kecil itu.

"Berhati hati kedepannya, ya , hemm, Dinaa" Alex berkata dengan tersenyum setelah melihat nama yang terpampang di bajunya.

Anak yang bernama Dina itu menganguk malu pada Alex. Dan Ibu dari Dina berterima kasih padanya, dan dia hanya melambaikan tangannya saja.

"Kita ke tempat Pak Jima yok, aku juga mau melihat kabarnya." Ucap Ridho setelah Alex duduk.

"Ohh benar juga, aku juga ingin tahu apa yang terjadi dengan Pria Kekar itu" jawab Alex sambil berdiri. Tanpa dia sadari, anak kecil itu masih menatapnya.

"Siapa yang kau katakan?" Ridho juga berdiri.

"Kau akan tau nanti." Tanpa berlama lama lagi, Alex langsung kekasir untuk membayarnya.

Beberapa menit kemudian, Alex telah selesai membayar dan dia langsung berjalan keluar Cafe. Harganya tidak terlalu mahal baginya, tapi mungkin jika itu Ridho maka dia akan sangat terkejut dengan harganya.

Saat ingin masuk kedalam Mobil, seseorang menarik bajunya. Alex menoleh kebelakang dia hanya menemukan Ibu dari Anak bernama Dina. Ibu itu memberi isyarat untuk melihat kebawah, dan Alex melihat kebawah.

"Kakak..." Alex melihat Dina yang sedang memegang bajunya dengan tangan kecilnya, dan berkata dengan suara imutnya.

Alex merasa lucu dengan Dina jadinya dia menundukan kepalanya agar sejajar dengan Dina. "Iya ada apa?" jawab Alex dengan lembut sembari tangannya mengelus kepala Dina.

"Hemm, bisakah Kakak menutup matanya?" Dina bertanya dengan tubuh yang menggoyang goyang, dengan wajah yang memerah malu.

"Tentu saja, kenapa tidak." Alex tersenyum menutup matanya dengan rapat.

Selanjutnya, apa yang dia rasakan selanjutnya membuat matanya membelak, dia merasa sesuatu dibibirnya. Dengan sigap dia langsung membuka matanya dan melihat Dina yang sedang mencium bibirnya.

Dina langsung melepaskannya, sambil berkata. "Hemm, itu terima kasihku karena sudah memakaikan sepatu untuku. Ahhh....Mama, ayo kita pergi." Dina sangat malu dan langsung menarik tangan Ibunya dan berlari pergi.

(N/A: Bro siapin Karung, malam ini kita akan berburu Loli)

Alex merasa sangat terkejut dan memegang bibirnya. 'A-Aku baru di cium oleh anak kecil? Apakah aku seorang Lolicon? Hah....Kurasa itu tidak terlalu buruk dicium oleh Loli, apalagi Dina anak yang cantik, hehe rasanya aku ingin dicium lagi oleh Loli.' Gumamnya.

"Hey...!!" Saat sedang berpikir seperti itu, seseorang memegang pundaknya dengan kuat. Alex menoleh dan melihat Ridho dengan air mata yang sudah membasahi pipinya.

"A-Apaa...? I-Ini bukan kesalahanku, kau tau".

"Hemm, kukira hubungan kita istimewa." Ridho menangis dan langsung berlari manja kedalam Mobil.

Alex hanya menatap Ridho dengan tatapan merendah, dan membuang ludah karena jijik. "Cuihh...! Gay Sialan!!"

Tanpa menunda lagi Alex langsung memasuki Mobilnya kemudian menancap Gas Mobilnya dengan lumayan cepat.

___________

Beberapa menit kemudian Alex dan Ridho telah sampai di Warteg Pak Jima, tapi ada yang aneh karena Warteg Pak Jima tidak terbuka atau tutup. Saat melihat Wartegnya Alex entah kenapa merasa ada yang terjadi pada Pak Jima.

__________________________

Bersambung.

N/A: Maaf seribu kali maaf, karena 3 Chapter ini hanya basa basi doang, maaf sekali. Kedepan gw bakal berusaha buat alurnya lebih cepat. Dan mohon maaf juga, karena kata kata yang gw gunakan sedikit ribet dan kagak santai.

Mohon dong kasih sarannya supaya Novel ini semakin bagus seperti Novel Sistem lainnya. Dan maaf juga ya, karena gw cuman bisa

1
Jeme Merinem
lah harus nya izin dulu ke saya kalo mau pakek foto rumah saya Thor😏
Max Dillon
2 tahun hanya untuk belajar sebagai pemandu taxi ..... pelanggan minta hantar ke cafe dihantar ke kubur.... disitu sudah tahu mc ni bodoh.... rumah dah lah kecil, penuh sampah pula tu..... nampak sangat khayalan penulis cerita ni 🤮🤮🤮🤮🤮
Bejo giring
ya pantesan yg like sedikit serba sedikit isinya bacot...
Bejo giring
mau hayati gimana kalau banyak bacotnya...buluk
Bejo giring
jgn maaf2 trs... perbaiki...
Bejo giring
knp sudah ada sistem MC nya di bikin jadi pengecut takut dg ancaman anggota geng 😜😜
Bejo giring
banyakin aksi sering2 di gunakan tuh hadiah sistemnya jgn di anggurin sudah tampan tp dianggurin hrs ada aksi dr hadiah ketampanan itu,
uwa_botak
Luar biasa
Mas Rino Rino
Akhiran dari cerita y jg.. setiap gw bc nopel sll kentang kentang jg.. kebanyakan autor y kyk gitu..
/Cry//Cry//Cry/
Mas Rino Rino
Akhiran dari cerita y jg.. setiap gw bc nopel sll kentang kentang jg.. kebanyakan autor y kyk gitu..
Abbie Jard
njiiiiiiirrr temen nya ternyata gay🤣🤣🤣🤣
Abbie Jard
njiiieierrr rumah mewah seharga 3,5M isi nya kosong🤣🤣🤣
kaya kontrakan saja rumah nya🤭🤣🤣
Abbie Jard
MC nya NA'IF banget
Abbie Jard
sistem koplaaaaakkk kebanyakan korupsi kek gini.10 detik 2M unninstal aja sitem nya
Abbie Jard
sebagai cowo malah jorok gitu.ga bisa ngurusin sendiri 🤣🤣
system
kalo setang lebih ke motor ato spedah , sedang kan untuk mobil enak nya stir mobil🙏
system
kalo merenggut itu lebih ke mangambil keperawanan anak gadis orang ato megambil nyawa orang , nah kata merenggut cocok d gunakan , sedangkan untuk menarik orang menjadi karyawan kita itu yg lebih cocok adalah merekrut thor
system
weleh mengemudi ada tingkat dewa hadeuh ke tingkatan kultuvasi aja , padhal cukup ampe tingkatan grandmaster aja thor🤦🤦🤦 jadi lebay
system
si mc kaya'ny kelakuan'ny sesuai karakter si author🤭
system
d pantau dulu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!