Kaisar Pratama, pemuda tampan yang disukai banyak wanita. Anak bungsu dari pasangan pengusaha Andi Pratama dan Wina Pratama. Di usianya yang baru menginjak dua puluh lima tahun seorang Kaisar sudah menjabat sebagai Manager keuangan di salah satu Bank swasta terbesar yang ada di Indonesia.
Kaisar Pratama sudah di kenal banyak orang sebagai pemuda dingin tingkat tinggi.
Yasika, gadis sederhana berparas cantik, pintar dan sedikit pendiam. Melanjutkan pendidikan terakhir nya di salah satu Universitas yang berada di Jakarta. Menjadi seorang pengacara adalah cita-citanya.
Yasika pernah bertunangan
dengan seorang laki-laki yang merupakan cinta pertamanya.
Anne Putri, gadis cantik, tinggi, dan juga pintar. Menjadi seorang Dokter adalah impiannya sejak kecil. Anne dan Kaisar pernah menjalin hubungan selama lima tahun lamanya.
Dan hubungan mereka harus berakhir ketika Anne memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di negeri kangguru.
Bagaimana kisah asmara antara mereka bertiga?
Siapakah diantara kedua gadis itu yang akan mendapatkan hati seorang Kaisar?
Yasika, gadis sederhana berparas cantik dan sedikit pendiam.
Atau Anne Putri, yang merupakan mantan terindahnya.
yu ikuti terus kelanjutanya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon parida hakim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
34. Hari pertunangan
Haiii..... semua aku balik lagi.
Semoga kalian suka ya..
Jangan lupa tinggalkan like, komen, dan vote buat aku...
Ok kalau gitu..
Happy reading semua...
* * *
Hari ini adalah hari pertunangannya Kaisar dan Anne Putri. Acaranya di gelar di sebuah ballroom hotel bintang lima, acaranya sangat mewah dan meriah, dengan hiasan berlatar bunga hidup nan megah. Banyak tamu yang di undang, mulai dari keluarga besar keduanya, para sahabatnya, rekan bisnis dari orang tuanya, dan masih banyak lagi tamu yang datang.
Kaisar begitu tampan malam ini, ia menggunakan setelan jas yang pas dengan fostur tubuh dan warna kulitnya yang kontras. Membuat semua orang yang melihatnya sangat kagum akan ketampanan yang dimiliki oleh Kaisar.
Begitu juga dengan Anne Putri, ia terlihat sangat cantik, anggun dengan balutan gaun yang indah dan mewah, sehingga membuat orang semua terpaku melihatnya. Mereka menilai keduanya adalah pasangan yang sangat serasi.
Mereka sudah bersiap dengan acara malam ini, dengan begitu bahagianya untuk seorang Anne Putri menyambut hari ini, dimana akhirnya ia dan Kaisar laki laki yang sangat ia cintai akan bertunangan hari ini. Senyum yang mengembang dari bibir merah nya itu tidak pernah hilang, ia terus menampilkan senyum bahagianya.
Bagi seorang Anne Putri, ini adalah hari yang sangat ia tunggu tunggu, ini adalah hari spesial untuknya. Ia merasakan rasa bahagia yang begitu dalam. Akhirnya sekarang ia bisa bersama dengan Kaisar, setelah sempat kandasnya hubungan mereka, tetapi sekarang ikatan itu akan segera di resmikan dengan ikatan pertunangan, bahkan dalam waktu singkat mereka akan segera menikah.
Ya Tuhan.... Akhirnya aku dan dia akan bersatu. Dalam ikatan pertunangan. Aku sangat bahagia. Aku mencintaimu sangat mencintaimu dengan segenap hatiku Kaisar Pratama.
" Dimana Kaisar, apa dia belum turun? " tanya Papa Andi kepada istrinya itu.
" Hmm... sepertinya belum pa, kalau begitu biar mama yang mencarinya.? "
" Baiklah ma, bilang sama dia acaranya akan segera di mulai..! "
" Ya Pa. "
Mama Wina segera pergi mencari Kaisar, ia menemui anak nya itu yang masih berada di dalam salah satu kamar hotel tersebut.
Mama Wina membuka pintu kamar itu, ia melihat sang anak masih berdiam diri di balkon kamar itu, dengan segera ia menghampirinya. Mama Wina bisa melihat wajah Kaisar yang begitu gusar, ia terlihat kacau, tidak ada sedikit senyumanpun di bibirnya itu. Kaisar menatap lurus ke depan dengan tatapan kosong.
Maafkan Mama sayang, mama tahu kamu tidak bahagia Nak..
" Sayang... kamu masih disini nak? semua orang sedang menunggumu, acaranya akan segera di mulai, ayo kita turun.? " dengan lirih mama Wina mengajak anaknya itu untuk segera turun.
Kaisar masih diam, ia tidak bergeming dari tempatnya. Entah kenapa rasanya ia tidak bahagia sama sekali. Hatinya kalut saat ini, ingin sekali Kaisar kabur dari tempat ini sekarang juga. Ia tidak menginginkan pertunangan ini. Ia mengusap wajahnya dengan kasar.
" Ma.. "
Mama Wina menatap nanar anaknya itu, ia merasakan apa yang anaknya rasakan saat ini. Hatinya sakit melihat anak laki lakinya seperti ini. Sebenarnya ia tidak tega melihat anaknya frustasi seperti ini.
" Sayang... maafkan Mama nak, Mama tidak bisa berbuat apa apa? Mama tahu perasaan mu saat ini, tapi Mama mohon jangan sakiti hati Papa kamu ya.? " dengan sangat sedih mama Wina bicara itu kepada Kaisar.
Kaisar menarik nafasnya dalam dan membuangnya perlahan. Ia melihat kesedihan di mata sang mama, ia tidak ingin membuatnya sedih, ia juga tidak ingin membuat sang Papa kecewa.
" Mama percaya sama kamu nak.! " ucap mama Wina dengan menggenggam tangan Kaisar.
" Baiklah mah.. biarkan ini semua aku yang jalani, meski hati ini tidak menginginkannya, aku tidak ingin membuat mama sedih, apalagi membuat papa sakit lagi dan kecewa. " dengan menutup matanya Kaisar mengatakan itu. Ia ingat betul ketika ia berbicara pada Papanya tentang penolakan pertunangan ini papanya jatuh sakit.
" Sekali lagi maafkan mama sayang. "
Akhirnya Kaisar dan mamanya itu turun, dan acara pun akan segera di mulai, sudah banyak tamu yang datang termasuk dengan para sahabatnya itu. Mereka sudah berkumpul semua. Kaisar sudah berdiri di samping Anne saat ini, dengan wajah datar seperti biasa, tidak ada senyuman sedikitpun di bibirnya. Tanpa sengaja Kaisar melihat ke arah dimana Alan sepupunya itu datang, dan Kaisar sangat terkejut bukan main ketika Alan datang bersama dan menggandeng tangan seorang perempuan, yang tak lain adalah Yasika.
Kaisar terpaku menatapnya, menatap gadis yang kini datang bersama sepupunya itu, ia melihat begitu cantiknya Yasika malam ini. Ia tidak berhenti menatapnya, pandangannya saat ini hanyalah gadis cantik itu. Gadis yang ia cintai.
Ya Tuhan.... aku tidak sanggup melihat ini semua. Kuatkan hatiku, untuk melihat kenyataan ini. Sungguh sangat sakit rasanya, hati ini benar benar sakit. Melihat orang yang aku cintai bersama dengan yang lain.
Pandangan Yasika saat ini tertuju pada orang yang kini bertatapan dengannya. Orang yang sebentar lagi akan menyematkan sebuah cincin di jari manis perempuan lain. Ia merasakan sesak di dadanya, hatinya begitu sakit saat ini. Ingin rasanya ia menangis saat ini juga, tapi ia menahannya dengan segala kekuatan hatinya. Ia tidak ingin menjadi perempuan lemah di hadapan semua orang. Ia akan bisa menerima kenyataan ini meskipun rasanya akan sangat sulit.
Sekarang Yasika berharap pada dirinya sendiri, ia harus segera bisa melupakan perasaannya pada Kaisar. Meski sulit baginya, ia harus merelakan Kaisar dengan perempuan pilihannya.
" Kalian pasangan yang serasi " gumam Yasika dalam hatinya.
Dan acara pertunangan itu di mulai, kini Kaisar dan Anne telah resmi bertunangan. Anne sudah memakai sebuah cincin berlian yang melingkar di jari manisnya. Hal itu membuat Anne tidak berhenti untuk tersenyum. Mereka semua bertepuk tangan, serta memberikan ucapan selamat pada kedua pasangan itu.
" Terima kasih sayang,, aku mencintaimu. " bisik Anne di telinga Kaisar.
Kaisar tidak menjawab ia hanya menatapnya, tanpa merespon. Kaisar berdiri dengan wajah datarnya, ia sama sekali tidak tertarik dengan acaranya. Terlihat jelas bahwa Kai saat ini tidak bahagia.
Hanya satu yang ada di pikirannya Kaisar saat ini adalah gadis cantik itu yang tidak lain adalah Yasika. Ia melihat kesana dan kemari mencari dimana sosok perempuan itu sekarang. Ia tidak melihatnya.
Maafkan aku sayang.?
Aku membuatmu terluka..
Aku hanya ingin kau tahu, bahwa aku sangat mencintaimu..
* * *
gimana... gimana?
masih suka sama ceritanya gak ya?
Antara Kaisar dan Yasika???
Mohon dukungannya ya buat aku..
mohon maaf juga bila ada kesalahan..
salam sayang saya... ❤