NovelToon NovelToon
Diary Kayla

Diary Kayla

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Patahhati / Romansa Modern
Popularitas:124.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Devon

Awal kisah cinta yang tak terbalas, dan tetap berusaha mencari cinta sejati untuk mengobati luka cinta yang membekas di hati.

Tetap berdiri tegak, tetap menjadi diri sendiri untuk mencari hati yang bisa menerima segala kekurangan yang ada pada pasangan.

Belajar ikhlas menerima kenyataan walau sakit di hati, namun mempunyai tekad yang kuat untuk tetap bangkit lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Devon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps.34.Project Kampus.

Acara project kampus dua minggu lagi, semua panitia sudah semakin sibuk. Kayla pun mulai dengan kesehariannya dulu sebelum liburan semester, yaitu selalu pulang malam. Tapi dia sih, merasa senang-senang aja karena bisa bertemu dengan Raka walau harus pulang malam.

Meskipun sampai sekarang dia sendiri masih menyembunyikan perasaannya kepada Raka di depan orang-orang. Ketika Kayla dan Raka bertemu mereka seolah berlagak kayak tidak ada apa-apa diantara mereka.

Kayla yang masih gengsi kepada Raka, masih belum berani memberikan cowok itu perhatian lebih seperti dulu ketika Kayla belum menembak Raka. Apalagi kalau lagi kumpul sama anak-anak jurusan lain yang juga panitia.

Malah yang ada Kayla hanya menatap wajah Raka dari jauh yang sedang mengerjakan lay out poster. Untuk sementara hanya itu yang bisa Kayla lakukan. Tidak berani mengajak Raka untuk pulang bareng, mengajak makan siang bareng, apalagi bertanya jawaban yang belum sempat dia jawab waktu Kayla telepon kemarin.

Mereka paling bisa pergi kalau anak-anak yang lainnya juga ikutan pergi. Rame-rame begitu perginya enggak bisa berduaan...

Saat itu Kayla sedang menyusun bagan pertandingan sedangkan Raka masih mengotak-atik komputer di salah satu ruangan Auditorium Kegiatan Mahasiswa.

Di sana hanya ada Eko, anak Seni Rupa, Asti yang anak manajemen, Tito yang anak Bahasa Jerman, Raka dan juga Kayla sendiri.

Mereka tengah mempersiapkan semua yang akan dibutuhkan di acara besar event kampus itu. Sementara yang lainnya sudah pada pulang semua. Raka lebih banyak diam dibandingkan dengan orang-orang yang lain yang juga masih ada di sana. Selain karena Raka masih belum begitu akrab dengan mereka, Raka memang tidak banyak bicara kalau sedang bekerja.

Kayla sesekali memandang wajah cool cowok itu, dan tiba-tiba hatinya berkat...

Apa sih yang lagi kamu pikirin kalau lagi diam kayak gitu?

Kamu memang lagi fokus tentang ke kerjaan atau ada hal lain yang juga tinggal di bagian lain otak kamu.

Kamu sekarang mikirin aku apa enggak sih?

Sampai sekarang kan kamu belum ngasih jawaban ke aku, Ka?

Apa kamu enggak ingin bilang sesuatu sama aku.

Atau mungkin kamu enggak ada rasa sama aku .

Kamu sampai sekarang masih saja membuat gue merasa penasaran sama kamu.

Bahkan sampai detik ini.

"Asti, ada yang lagi mencari kamu, tuh?" tiba-tiba Doni yang tadi pergi untuk membeli spidol dan selotip itu, masuk sambil ngasih kepada tau Asti kalau ada yang lagi mencari dia.

Dari suara Doni tersebut, membuat Kayla kembali ke alam nyata yang tadi sempat melamun ketika sedang memandang wajah cool Raka.

"Siapa orangnya?" tanya Asti sambil menengok keluar pintu.

"Oh, sebentar ya!!" ucap Asti yang terdengar sedang berbicara kepada orang yang di luar yang tadi mencarinya.

Tidak berapa lama kemudian Asti kembali ke dalam dan segera membereskan tasnya.

"Eh, sori ya, aku pulang duluan. Soalnya sudah ada yang menjemput, tuh." ucap Asti dengan genit.

Sementara yang lain sibuk ber-dehem termasuk dengan Kayla juga, karena semua pada tau Kalau ternyata yang mencari Asti tadi adalah pacarnya dan sekalian menjemput Asti.

Disaat semua sedang ber-dehem, namun tidak dengan Raka karena Raka tetap saja masih fokus dengan pekerjaan menggambarnya di depan layar komputer.

"Hati-hati." kata Eko melambaikan tangan kepada Asti.

Asti kemudian menghilang di balik pintu.

"Done." ujar Raka secara tiba-tiba. Dia mengangkat kedua tangannya ke atas karena merasa sedikit pegal dengan pekerjaan menggambarnya. Lalu Raka memutar kursi duduknya. Lay out posternya selesai.

Kemudian Eko memperhatikan hasil kerja Raka, lalu tersenyum puas setelah melihatnya.

"Tadi itu, yang jemput Asti itu pacarnya ya?" tanya Doni sambil penasaran ingin melihat juga hasil lay out yang di buat Raka.

"Iyalah, siapa lagi memangnya. Si Tara anak psikologi itu kan?" kata Tito yang memang bisa dibilang pergaulannya lumayan luas. Makanya dia bisa kenal dengan banyak orang di setiap jurusan lain.

Eko pun mengangguk membenarkan ucapan dari Tito.

Enak yah,kalau ada yang jemput gitu. Gue kapan yah?" tanya Kayla seolah pada dirinya sendiri.

Kayla kemudian mengambil selembar kertas A4 yang masih kosong di atas meja komputer.

"Kalau kamu ingin di jemput kayak Asti, ya kamu buktiin dulu kalau kamu itu memang cewek beneran." sela Eko cuek meledek Kayla tanpa menghiraukan muka bete Kayla yang duduk di depannya.

"Maksud kamu, selama ini aku memangnya cewek gadungan, gitu?" ujar Kayla kepada eko dengan muka bete-nya.

"Selama ini aku bukan cewek tulen, gitu? Aku cuma cewek jadi-jadian, gitu?" tambah Kayla kali ini sewot.

Sementara yang lain cuma tertawa mendengar obrolan Kayla dengan Eko.

"Ya...aku sih enggak bilang gitu. Tapi serem saja kalau ternyata kamu bisa menang panco dari si Tito." balas Eko sedikit mengelak dan merasa serem karena ternyata Kayla bisa menang panco dengan si Tito.

"Bagus....bahas saja terus..." Tito yang merasa namanya disebut demi sesuatu yang memalukan karena kalah adu panco dengan Kayla langsung protes tidak terima.

Kali ini Eko ngakak melihat ekspresi Tito setelah namanya disebut karena kalah adi panco dengan Kayla.

"Kalau aku bisa ngalahin cowok adu panco, itu bukan berarti kalau aku bukan cewek tulen, kan? Itu kan cuma masalah skill saja. Lagian dasar Tito-nya aja yang badannya ceking kurang gizi, gitu." ucap Kayla mencoba membela diri Kalau dirinya memang beneran cewek tulen.

"Kamu kalau pengen punya cowok dan pengen di jemput kayak Asti, ya ngecengin cowok lah, La." sela Doni kemudian.

"Kamu masih normal kan, La? Masih suka sama cowok, kan?" tambah Doni bertanya kepada Kayla dengan sedikit agak meledek.

Jangan lupa dukungannya ya sobat.

Berikan like, komentar dan juga votenya.

Terima kasih.

1
@Princes halu"
up
Maya●●●
halo kak salam kenal.
mampir juga yuk di karyaku.
jangan lupa beri dukungan😊😊😊
Yulianti Pesek
lama nich lanjutan nya
anggita
ok smoga sukses trus.👏
anggita
mpir ng👍like aja..
Fenti
semangat kak 💪💪
Fenti
gatak atau gatal kak?🙏
Senajudifa
kutukan cinta mampir
Senajudifa
kira2 nantix desi sama kayla ribut gara2 rebutan raka y thor...kutukan cinta mampir y
Nurul Shahida
maaf sambungnya mna? ..dah lama..
Juwandi: maaf kak,,malas mau nerusin,,
total 1 replies
Risa Istifa
🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗
Risa Istifa
🤗🤗🤗🤗
Risa Istifa
pernah juga ada diposisi kayla ... nyesek ..... 😭😭😭😭😭
Risa Istifa
😭😭😭😭😭😭😭
Risa Istifa
duh ... 😭😭😭😭😭😭
Yanti
mampir lagi
Risa Istifa
mantap kay ..aq dulu jg gitu ..lebih enak berteman sama cowok ,g suda julid ..
Risa Istifa
kamu mendingan des .. 1 bulan ,aq baru ditembak dikasih jawaban eh ..sdh tdk berlaku ...🤭🤭🤭🤭💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼
Risa Istifa
🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗
Zhree
salam kenal dari Dikira Janda sama si Duda kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!