NovelToon NovelToon
PENDEKAR BINTANG 9

PENDEKAR BINTANG 9

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Barat
Popularitas:312.3k
Nilai: 5
Nama Author: el kurdi

Ali bin Abbas adalah seorang Pangeran dari sebuah Kerajaan di Benua Arab. Dengan bimbingan Sang Guru dia bertekad untuk mempersatukan semua Kerajaan yang ada di daratan Benua Gurun tersebut.

Seiring berjalannya waktu, terlepas dari usianya yang masih sangat muda, dia sudah menapaki puncak tertinggi kependekaran.

Akan tetapi dalam waktu yang singkat itu pula ternyata sudah banyak bermunculan aliran-aliran Sesat yang didalangi para pendekar tingkat tinggi.

Bersama Sembilan Muridnya mencoba mengumpulkan Lima Kitab tanpa tanding yang di percaya mampu membuat pemiliknya akan menjadi Penguasa nomer Satu di Dunia.

Akankah perjalanannya mampu mengubah perdamaian seperti yang diinginkannya? Ikuti terus ceritanya hanya di novel Pendekar Bintang Sembilan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon el kurdi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Babak Kedua Kelompok Wanita 1

Setelah mendengar ucapan motivasi dari Ali, para gadis mulai bersemangat kembali, mereka ingin menunjukkan kemampuan nya di depan sang pangeran.

Wasit sudah kembali memasuki arena pertandingan, pertanda pertarungan grup wanita akan segera dimulai.

di grup pertama ada Asma binti Umais dari perguruan Singa Api, melawan Khafifah binti Jahsy dari perguruan Kuda Terbang. Mereka adalah sama-sama pendekar yang memakai tongkat.

Seperti biasa Wasit tidak pernah bosan menjelaskan peraturan dalam pertandingan, setelah satu persatu peraturan di terangkan, kedua gadis pendekar itu bersiap siap untuk bertarung.

Kedua nya belum ada yang bergerak untuk menyerang terlebih dahulu, kedua masih menunggu di serang, setelah beberapa lama Asma akhir nya yang berinisiatif untuk menyerang dahulu.

"Jurus tongkat membelah gunung" serangan itu dengan sangat cepat menghantam tempat Khafifah berdiri semula, suara ledakan cukup keras terdengar menghantam tanah.

Asma tahu itu tidak mampu melumpuhkan lawannya, serangan itu hanya untuk mengejutkan lawannya, setelah mengetahui bahwa lawannya menghindar ke sisi kiri, Asma langsung berlari sambil mengeluarkan sebuah jurus "pukulan singa api" Asma sudah sangat dekat dengan lawannya, tapi tidak juga bergerak untuk melakukan perlawanan, dia membatalkan serangan nya.

setelah asap debu dari efek pukulan Asma yang pertama mulai menghilang, ternyata kaki Khafifah mengalami patah tulang yang cukup parah, ternyata dia sedikit terlambat untuk menghindar.

Khafifah tidak menyangka jika Asma langsung akan menyerang nya dengan kekuatan penuh nya, jurus tongkat membelah gunung milik Asma itu memang sering mengecoh lawannya, jurus itu tidak terlihat membahayakan, hanya terlihat seperti jurus pukulan tongkat biasa saja, namun saat tongkat nya berbenturan dengan lawannya, maka akan terjadi sebuah ledakan yang cukup besar, tergantung tenaga dalam yang di alirkan.

"Aku menyerah" ucap Khafifah sambil memegangi kaki nya, wajah nya agak pucat karena menahan sakit.

Asma melempar tongkat nya dan langsung merangkul Khafifah, "Maafkan aku, aku tidak berniat melukaimu sampai seperti ini" Asma menangis menyesali perbuatan nya.

"Ini bukan salah mu, aku yang tidak berhati hati " jawab Khafifah sambil mencoba tersenyum.

tim medis segera membawa Khafifah ke ruang perawatan kamar wanita, Asma mengikuti nya, dia tidak menunggu wasit mengumumkan pemenangnya.

Di ruang perawatan dokter Salimah sudah menunggu, dia langsung memeriksa kaki Khafifah, tulang betis kanannya hancur, jalan satu satunya harus di potong.

Khafifah menangis histeris, dia tidak siap menjalani sisa hidup nya dengan satu kaki saja, dia masih belum siap menerima kenyataan.

Asma juga menangis tersedu sedu, dia tidak mau beranjak dari samping Khafifah, kata maaf dan rasa penyesalan sesering mungkin dia ucapkan.

Ali baru datang, dia terkejut melihat adegan mengharukan tersebut. Ali menemui dokter Salimah yang sedang musyawarah dengan seorang pria dari perguruan Kuda Terbang.

"Assalamualaikum dokter?" ucap Ali setelah sampai di samping mereka.

"Wa'alaikum salam pangeran. " jawab dokter Salimah sambil tersenyum.

Pria yang duduk di depan dokter Salimah menoleh pada Ali, setelah menjawab salamnya.

"Bagaimana keadaan nya dokter? kenapa mereka seperti itu?" Ali menunjuk dua gadis yang sedang menangis di tempat perawatan.

dokter Salimah menundukkan kepala nya "Tulang betis nya hancur, kita harus memotong nya, agar tidak membusuk, dan menjalar kemana mana, sehingga membahayakan jiwa nya." dokter Salimah menjelaskan.

"Apa sudah di bicarakan dengan keluarga nya? " Ali memastikan prosedur sudah di lakukan, agar tidak ada yang menyalahkan pihak perlombaan di kemudian hari.

"Dia adalah putri ketua perguruan kami, beliau tidak ikut kemari" kata pria paruh baya itu kebingungan.

"Lalu siapa yang akan mengambil keputusan sekarang? " tanya dokter Salimah.

Pria itu tidak menjawab, dia tidak mau salah mengambil keputusan, apa yang akan dia sampaikan kepada Syaikh Jahsy kalau kaki putrinya di potong karena terkena serangan lawannya.

"Apa saya boleh mengurusnya? " tanya Ali yang sedang menatap kedua gadis itu.

Pria itu tidak setuju "Tidak perlu pangeran, saya khawatir dengan kondisi anda" jawab pria itu tidak ingin menambah masalah lagi.

Ali tersenyum, dia berjalan mendekati kedua gadis itu. "bagaimana keadaanmu? "tanya Ali yang sudah berdiri di belakang Asma.

Melihat ada Ali disana, kedua gadis itu langsung menyeka air matanya, dan memaksakan senyuman di wajah nya.

"Apa kau sudah siap?" tanya Ali masih dengan senyuman nya.

gadis itu teringat kembali keadaan kakinya, "Apa bisa di gantikan dengan kaki saya pangeran?" Asma yang sangat ketakutan.

Ali menatap keduanya bergantian, dia menggelengkan kepala, membuat keduanya menjadi lemas, mereka merasa sudah tidak memiliki harapan lagi.

"Apa aku boleh memeriksa kakimu? " tanya Ali dengan hati hati.

gadis itu tidak sanggup lagi berkata apa apa, dia hanya menganggukkan kepala, Asma menatap Ali dengan penuh harapan. "Apa pangeran bisa menyembuhkan nya?" tanya Asma.

Ali menggelengkan kepala "Aku hanya ingin memeriksa nya." jawab Ali. yang langsung membuat Asma kembali menelan kecewa.

Ali melihat betis Khafifah yang lebam dan bengkak, setelah memeriksa nya, dia tahu kalau memang ada tulang yang hancur, wajahnya muram tak ada lagi senyuman di wajahnya.

Ali berpikir keras bagaimana cara nya memperbaiki tulang yang telah hancur, dia berpikir jika seandainya dia bisa menyembuhkan kondisi yang seperti ini, maka akan sangat membantu nya menjalankan semua rencananya di masa depan.

"Tuan, anda bisa mengobati nya dengan tenaga murni yang anda miliki." ucap suara di belakang nya.

Ali menoleh ke arah suara tersebut, Ali sedikit terkejut, ternyata Abdullah qorin nya sendiri. Ali beranjak dari tempat nya, dia keluar dari ruangan itu.

semua pasang mata melihat nya, namun tidak ada yang berani bertanya "Aku ingin mengambil obat sebentar. " ucap Ali setelah berada di depan pintu.

setelah sampai di kamarnya Ali mengambil beberapa obat. "bagaimana caranya mengobati kondisi tulang yang seperti itu? " tanya Ali pada Abdullah.

"Anda harus menyalurkan tenaga murni pada tulang sumsum belakangnya, dengan begitu tulang yang retak atau hancur akan segera mereproduksi kembali, cara ini juga bisa meningkatkan kondisi fisik tulang seseorang sampai tingkat kondisi fisik tulang baja" Qorin itu menjelaskan panjang lebar.

raut wajah Ali kembali berbinar, senyum nya kembali menghiasi wajahnya, "Baiklah terima kasih" ucap Ali sambil berjalan menuju kembali keruang perawatan.

setelah sampai di ruang perawatan, Ali sudah mendapati dokter Salimah akan segera melakukan operasi pemotongan kaki Khafifah.

Dia segera bergegas kesana, "maaf dokter, biarkan saya memberi obat ini dulu" kata Ali.

dokter Salimah melihat obat itu "itu obat apa pangeran? " tanya dokter itu penasaran, dia tidak pernah melihat obat seperti itu sebelumnya.

"ini obat penyambung tulang" jawab Ali.

mendengar itu, Khafifah dan Asma menjadi sangat senang, mereka berdua memiliki harapan baru. "Tolong pangeran, lakukan apapun tapi jangan memotongnya, Aku akan memenuhi memenuhi semua keinginanmu." kata Asma memohon.

~1027kata.

1
Bhazir Taniaguru
Luar biasa
Roni Sakroni
gmn nih kok melenceng jauh dari misinya.....
Roni Sakroni
kpn ngurusin negara klo terlena gitu di hutan
Roni Sakroni
orang sombong dimakan garong
Roni Sakroni
mati suri dibungkus morim..
Roni Sakroni
apaaaaaaa........ tunangan......?????
Roni Sakroni
Pangerannya terlalu baik
Roni Sakroni
sombongnya
Roni Sakroni
mantap tentang sejarah kerajaan Islam di tanah arab.
Aditya Gbng
terbaik
Aditya Gbng
semangat
Muhamad Sabir Ahmad
kenapa cerita ini berhenti separuh jalan???
Hadi Darmawan
tetap semangat boss
Hadi Darmawan
terus semangat boss
Muhamad Sabir Ahmad
wa'alaikumsalam wbkt
Batam Jaya
ceritanya udah tamat sampai di sini
Ayahandilala
Syukran thor ajiib
Ayahandilala
semangaat thor,saluuut
Ayahandilala
Masyaallah Tabarakallah
budi susilo
kok lama banget nggak ups kemana ya author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!